Hikayat Dunia

Kita hanya pengumpul remah-remah | Dari khazanah yang pernah ada | Kita tak lebih hanya penjaga | Dari warisan yang telah terkecai ||

Rabu, 30 Oktober 2013

Milad Negeri Pontianak; Mana Hulu, Mana Muara

Mungkin agak telat kutulis ini. Tapi tentunya tak ada kata terlambat untuk menuliskannya. Hari Jadi Negeri Pontianak ke-242 tahun (12 Rajjab 1185 H/23 Oktober 1771 M – 23 Oktober 2013 M). Sungguh begitu ramai putera-puteri Negeri Pontianak yang mencintai negerinya ini. Begitu terharu setelah mengetahui akan semangat tersebut, walaupun di tengah keterbatasan, wawasan di antaranya. Di Negeri Pontianak ini berbagai cabaran hidup pernah dilalui. Negeri...

Sabtu, 26 Oktober 2013

Syair Permata Negeri Pontianak

(Syair tentang sekilas sejarah berdirinya Negeri/Kesultanan Pontianak, hingga kemudian sampailah pada masa Seri Paduka Duli Yang Maha Mulia Tuanku Sultan Syarif Muhammad Al-Qadrie ibnu Seri Paduka Duli Yang Maha Mulia Tuanku Sultan Syarif Yusuf Al-Qadrie dan Seri Paduka Duli Yang Maha Mulia Tuanku Sultan Hamid II ibnu Seri Paduka Duli Yang Maha Mulia Tuanku Sultan Syarif Muhammad Al-Qadrie/Seri Paduka Duli Yang Maha Mulia Tuanku Sultan Syarif Hamid...

Selasa, 30 Juli 2013

Kampong Timbalan Raje beserta Para Pemukanya [Bagian-3]

20) Al-Ustadz Mahmud Syafhan (Mahmud bin Muhammad Syafi'i bin Haji Adnan bin Haji Ahmad bin Haji Abu Na’im bin Nakhode Tanggok), adalah 'Ulama/Pendakwah/Da'i yang masyhur di masanya. Beliau merupakan seorang ahli ilmu Fiqh, pakar dalam ihwal Faraidh, serta juga mengkhidmatkan diri sebagai Penghulu. 21) Adik dari Al-Ustadz Mahmud Syafhan yaitu Al-Ustadz 'Abdurrazak Syafhan ('Abdurrazak bin Muhammad Syafi'i bin Haji Adnan bin Haji Ahmad bin Haji...

Minggu, 28 Juli 2013

Kampong Timbalan Raje beserta Para Pemukanya [Bagian-2]

6) Muhammad ‘Umar bin Encik Harun bin Malim Bungsu. Ibunya bernama Ruqayyah binti Haji 'Abdul Qadir bin Haji 'Abdul Ghani bin Wan Muhammad Daram bin Encik Wan Mat Thalib bin Encik Wan Jermat bin ‘Umar (Megat Laksemane) bin 'Utsman (Datok Kaye Megat Patan Pahang) bin Tuan Kadi Haji Ahmad. Beliau merupakan seorang Nakhoda Pelayaran dan juga Pakar Pengobatan Tradisional (Tabib). Beliau juga menguasai banyak bidang ilmu, terutama sekali ilmu Tawhid...

Minggu, 21 Juli 2013

"Syair Kerajaan Pontianak", Sultan, dan Silat

Tulésan berikot ni mengenai Pelajaran Silat di Kesultanan Pontianak, kaétannye dengan peran Sultan Pontianak sebagai Umara' dan 'Ulama, sebagaimane temaktob di dalam "Syair Kerajaan Pontianak". "Syair Kerajaan Pontianak" ditulés beberape taon setelah bedirinye Kesultanan Melayu-Islam Pontianak (Kesultanan Pontianak) di dalam Negeri Pontianak, Borneo Barat. Dalam untaian "Syair Kerajaan Pontianak" tesebot juga' jelas mencerménkan minat dan kesunggohan...

Kamis, 18 Juli 2013

Sultan Pontianak; Umara’ dan ‘Ulama

Kesultanan Pontianak merupakan salah satu Kesultanan Melayu yang paling terakhir didirikan di Kepulauan Melayu ini. Negeri Pontianak berdiri pada tarikh 24 haribulan Rajjab sanat 1181 Hijriyah, bertepatan dengan tarikh 23 haribulan Oktober sanat 1771 Miladiyah. Negeri Pontianak adalah Kesultanan Melayu-Islam yang didirikan dan di’azaskan oleh Sultan-Sultan-nya yang Umara' sekaligus ‘Ulama. Sebagai suatu Negeri, Pontianak telah hidup sebagai suatu...

Rabu, 17 Juli 2013

Mengenang Sultan Hamid II ketika Pagi Juma'at 12 Juli 2013

Pagi tadi (Juma’at, 12 Juli 2013), sebak dan haru tika 'kan menulis: “Hari ini, kami mengenang 100 tahun miladmu wahai Seri Paduka Duli Yang Maha Mulia Tuanku Sultan Syarif Hamid Al-Qadrie ibnu Sultan Syarif Muhammad Al-Qadrie yang bertahta Kerajaan di dalam Negeri Pontianak.” Entah mengapa, setiap kali akan menulis mengenai Sultan Hamid II, berkecamuk rasa sebak, haru, dan pemberontakan. Rasa itu bergumpal-gumpal. Tiada lain tiada bukan, terkenang...

Selasa, 16 Juli 2013

Dari Peringatan Seabad Sultan Hamid II

12 Juli 1913 adalah hari lahirnya Sultan Hamid II. Pada tahun ini (2013), genap seabad kelahiran beliau (12 Juli 2013). Dalam rangka memperingatinya, Yayasan Sultan Hamid II bekerjasama dengan ramai pihak menyelenggarakan “Peringatan Seabad Sultan Hamid II” yang dilangsungkan di Pontianak Convention Centre (PCC), Jum’at, 12 Juli 2013. Acara dimulai pada jam 15.30, hingga kemudian berakhir pada jam 18.30. Peringatan Seabad Sultan Hamid II ini dirangkai...

Selasa, 09 Juli 2013

Penetapan Awal Ramadhan dan Negara Tak Bermarwah

Apakah sebabnya banyak Golongan di nkri ini yang tidak mau mengikuti Keputusan Penetapan Tanggal 1 Ramadhan dari Pihak Pusat Kekuasaan? Itulah Pertanyaannya, dan itulah salah satu penyebabnya mengapa ‎nkri ini selalu ‎MatiGaya hingga bila-bilapun masanya. Jika pemerintah/pemimpin sudah memutuskan dan menetapkan "A", maka sepatutnya Golongan-Golongan yang sebelumnya berbeda pendapat itu (bahkan berbeda keputusan) kemudian mengikuti yang telah diputuskan...

Minggu, 07 Juli 2013

[Undangan] Launching Buku "Biografi Politik Sultan Hamid II" dalam rangka "Peringatan Seabad Sultan Hamid II"

~ U N D A N G A N ~ Hadirilah beramai-ramai... Launching Buku "Biografi Politik Sultan Hamid II" dalam rangka "Peringatan Seabad Sultan Hamid II" (12 Juli 1913 - 12 Juli 2013), yang insyaALLAH akan diselenggarakan pada: Hari/Tanggal : Juma'at, 12 Juli 2013 Miladiyah Dimulai dari jam 15:00 (jam 3 sore) hingga selesai, dirangkai dengan Buka Puasa Bersama dan Makan Malam Bertempat di : Pontianak Convention Center (PCC) Jalan Sultan Syarif 'Abdurrahman...

Rabu, 26 Juni 2013

Kampong Timbalan Raje beserta Para Pemukanya [Bagian-1]

#) Muqaddimah: Muasal Kampong Timbalan Raje Berbicara mengenai Benua Borneo, maka tak terlepas dengan keberadaan sungai dan kampong-kampong di tepi sungai. Tersebutlah suatu kampong di tepian Sungai Kapuas di dalam Negeri Pontianak. Kampong ini letaknya tak jauh dari lingkungan Istana Qadriyah – Kesultanan Pontianak. Kampong tersebut masyhur dikenal dengan nama "Kampong Tambelan". Kampong Tambelan dibuka/didirikan pada masa Seri Paduka Duli Yang...

Minggu, 16 Juni 2013

#Risalah

Terima kasih atas segala risalah, yang dititip malam kepada embun, dari lembutnya belaian rembulan Risalah yang juga bertatah di pelangi senja, selepas mentari cerahkan dunia, kemudian hujan basahi bumi di siang tadi Embun itu sebagai penanda, di taman syahdu kala pagi, yang menjejaki dedaunan dan bebunga Begitupun arona pelangi di cakrawala, khabarkan risalah tak berujung batas, saujana pandang di sempadan langit dan bumi Seuntai risalah penerang...