Minggu, 16 Juni 2013

#Risalah


Terima kasih atas segala risalah,
yang dititip malam kepada embun,
dari lembutnya belaian rembulan
Risalah yang juga bertatah di pelangi senja,
selepas mentari cerahkan dunia,
kemudian hujan basahi bumi di siang tadi

Embun itu sebagai penanda,
di taman syahdu kala pagi,
yang menjejaki dedaunan dan bebunga
Begitupun arona pelangi di cakrawala,
khabarkan risalah tak berujung batas,
saujana pandang di sempadan langit dan bumi

Seuntai risalah penerang dunia,
jelma dari secercah cahaya mata,
hidupkan suasana secerah lazuardi benderangi pagi

Fajar yang mengintip dari ufuk timur,
titik bermula hari berkelindan asa
Tanpa sadar melintaslah pawana,
bawa risalah penyejuk qalbu nan sentiasa bersyukur


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Hanafi Mohan
Tanah Betawi, Penghujung Mei 2013
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -


Puisi ini terinspirasi dari Lagu "Syukran 'Ala Al-Risalah" yang dinyanyikan oleh Jannat Mahid



Puisi ini sebelumnya telah dimuat pada Status Facebook: Risalah-1, Risalah-2, Risalah-3, dan Risalah-4

Puisi ini dimuat kembali di: Laman Blog "Arus Deras"

Sumber gambar ilustrasi: http://amivieneski.blogspot.com/


Reaksi:

0 ulasan:

Posting Komentar