Senin, 21 Januari 2008

Kedermawanan Global

Kedermawanan Global

Oleh: Hanafi Mohan


Beberapa hari yang lalu, Zinedine Zidane, bintang sepakbola Prancis yang seorang muslim itu datang ke Indonesia (menurut berita di TV). Zidane berkunjung ke Indonesia sebagai Duta DANONE (perusahaan yang memproduksi Air Mineral AQUA dan juga Biskuit DANONE, dan beberapa produk lainnya).

Aku sungguh terkesan dengan kedatangan Zidane, karena ia rela berkunjung ke rumah orang-orang miskin dan bermain sepakbola bersama-sama dengan anak-anak SD di suatu desa (aku lupa nama tempatnya).

Di tengah ketidak-pastian hidup dan individualisme manusia, ternyata masih ada nilai-nilai kedermawanan seperti ini. Dunia memang semakin kapitalis dan individualis. Tapi lagil-lagi masih ada yang dermawan seperti ini.

Bersikap baik itu sungguh tidak mudah. Kadang perbuatan baik yang kita lakukan masih saja dicurigai, dan bahkan dianggap merupakan perbuatan yang salah (perbuatan jahat). Sungguh membingungkan dan tragis.

Karena itu, kedermawanan memang patut kita hargai dan apresiasi, walau seberapa besarpun nilainya.

Kedermawanan bisa kita implementasikan dalam berbagai sisi kehidupan. Pendidikan misalnya. Betapa masih banyak lapisan-lapisan tertentu di masyarakat yang tidka mendapat pendidikan yang layak. Siapakah yang mempedulikan nasib orang-orang tersisih ini? Tentunya kita semua masyarakat harus mempedulikan hal tersebut (jangan masa’ bodoh). Marilah bersama-sama kita berbuat kedermawanan ini! [Aan]

Ciputat, Minggu-8 Juni 2007
Pukul 18.03 WIB




Reaksi:

0 ulasan:

Poskan Komentar