Hikayat Dunia

Kita hanya pengumpul remah-remah | Dari khazanah yang pernah ada | Kita tak lebih hanya penjaga | Dari warisan yang telah terkecai ||

Senin, 21 Januari 2008

“The Da Vinci Code” Tak Hanya Mengguncang Iman Kristiani

Mungkin aku termasuk seorang yang terlambat membaca Novel “The Da Vinci Code” karya Dan Brown, karena novel ini untuk pertama kalinya terbit pada tahun 2003 (edisi Bahasa Inggris). Kemudian terbit di Indonesia (edisi Bahasa Indonesia) pada tahun 2004 dan 2005. Kini sudah tahun 2008. Jadi boleh dikatakan, bahwa aku adalah orang yang terlambat membaca Novel yang menarik ini. Namun bagiku, tak ada kata terlambat untuk membagi apa yang kumengerti...

Khutbah Yang Menyejukkan

Khutbah Yang MenyejukkanOleh: Hanafi MohanJum’at yang lalu (31 Agustus 2007), aku Shalat Jum’at di Masjid Al-Muhajjirin. Rasanya baru ketika Shalat Jum’at tersebut aku merasakan khutbah yang begitu menyejukkan dari “Sang Khatib”.Mengapa menyejukkan?Karena yang kurasakan selama ini, bahwa khatib (dan penda’i-penda’i lainnya) lebih seringnya berkhutbah (berceramah) bagaikan mau ngajak Umat Islam berperang. Biasanya hanya menyalah-nyalahkan kelompok lain (kelompok yang tidak selairan dengannya), dan membenar-benarkan kelompoknya sendiri. Sangat jarang...

Masjid Yang Toleran

Masjid Yang ToleranOleh: Hanafi MohanShubuh ini aku Shalat Shubuh di Masjid Fathullah UIN Jakarta. Mungkin baru kali ini aku Shalat Shubuh di Masjid Kampusku itu. Sudah sekitar seminggu ini aku rutin untuk Shalat Berjamaah di masjid dekat kosanku (Masjid Al-Muhajjirin-Sedap Malam-Pisangan-Ciputat). Entah mengapa, beberapa hari ini aku berkeinginan untuk Shalat Shubuh di Masjid Fathullah yang jaraknya kalau ditempuh berjalan kaki santai dari kosanku, mungkin sekitar 10-15 menit. Jarak yang tak terlalu dekat, dan memang cukup jauh bagi sebagian orang....

Gerhana Bulan; Maha Besar-Mu Ya Tuhan

Gerhana Bulan; Maha Besar-Mu Ya TuhanOleh: Hanafi MohanSelasa, 28 Agustus 2007 Pukul 19.00 WIB (malam)Tadi, aku shalat Maghrib di Masjid dekat kosanku (Masjid Muhajjirin-Sedap Malam-Pisangan-Ciputat). Selesai shalat, ada pengumuman dari masjid. Hahwa nanti malam sekitar pukul 20.30 WIB akan ada gerhana bulan.Rabu, 29 Agustus Pukul 07.30 WIB (pagi)Tadi malam, sebenarnya aku sudah berencana untuk melihat gerhana bulan secara langsung dan lengkap dari awal gerhana hingga selesai (hingga bulan muncul lagi). Karena bagiku, gejala alam seperti ini jarang-jarang...

Kebebasan, Kegembiraan, dan Futsal Ibu-ibu

Kebebasan, Kegembiraan, dan Futsal Ibu-ibuOleh: Hanafi MohanSuasana 17 Agustus-an masih begitu terasa di sekitar lingkungan kosanku. Tadi pagi ada lomba gerak jalan santai. Dan sore tadi (beberapa jam yang lalu), kulihat ada pertandingan futsal untuk ibu-ibu. Bagiku, pertandingan futsal ibu-ibu itu begitu lucunya. Walaupun sekarang sudah lumrah saja perempuan bermain sepakbola. Tapi tetap saja, jika yang bermain sepakbola itu adalah ibu-ibu yang anaknya entah sudah berapa, tentu saja pertandingan futsal (sepakbola mini) tersebut akan terasa lucu...

Kemerdekaan

KemerdekaanOleh: Hanafi MohanHari ini, Jum’at-17 Agustus 2007, genaplah kemerdekaan kemerdekaan negara tercinta ini 62 tahun.62 tahun yang lalu, rakyat Indonesia terbebas dari kungkungan penjajahan. Aku hanya dapat membayangkan, mungkin rakyat Indonesia ketika itu sangat bergembiranya mendapatkan kemerdekaan dan kebebasan yang telah ditunggu-tunggu setelah kurang lebih 350 tahun dijajah.62 tahun kemudian dari tahun 1945, yaitu hari ini, 17 Agustus 2007 (dan mungkin sudah rutin pada tahun-tahun sebelumnya selama Indonesia merdeka), rakyat Indonesia...

Dunia Yang Penuh Kepalsuan (Kamuflase)

Dunia Yang Penuh Kepalsuan (Kamuflase)Oleh: Hanafi MohanDuniaku kini adalah dunia yang penuh dengan kepalsuan. Agamanya adalah kepalsuan. Bertuhankan kepalsuan. Karena hanya agama kepalsuan-lah yang sanggup untuk menghancurkan sesame manusia. Karena hanya agama kepalsuan-lah yang sanggup menyatakan, bahwa kami benar sedangkan yang lain salah. Hanya agama kepalsuan-lah yang sanggup menyatakan bahwa kami lurus, sedangkan yang lain sesat. Hanya agama kepalsuan-lah yang tega mengkafirkan yang lainnya. Sehingga Tuhan yang disembahnya-pun tak lain adalah...

Tingkat Kecurigaan

Tingkat KecurigaanOleh: Hanafi MohanYang kutulis kali ini adalah memang benar-benar pengalamanku. Walaupun ini baru kesimpulan sementaraku saat menjadi Surveyor LSI.Begini,1) Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, maka semakin tinggi pula tingkat kecurigaan orang tersebut terhadap orang lain.2) Semakin tinggi tingkat perekonomian seseorang, maka semakin tinggi pula tingkat kecurigaan orang tersebut terhadap orang orang lain.Jadi, semakin seseorang itu pintar (berpendidikan tinggi), maka semakin tinggi tingkat kecurigaan orang tersebut terhadap...

Generasiku

GenerasikuOleh: Hanafi MohanGenerasiku berbeda dengan generasi-generasi yang lalu, bahkan dengan generasi ’45 sekalipun. Tantangan yang dihadapi generasiku tak kalah beratnya dibandingkan dengan tantangan yang dihadapi oleh generasi-generasi terdahulu. Bahkan mungkin tantangan yang dihadapi oleh generasiku lebih berat dibandingkan dengan tantangan yang dihadapi oleh generasi terdahulu. Betapa tidak? Generasiku kini hidup di dunia yang mengglobal. Arus informasi dan komunikasi yang tak terbendung derasnya memasuki setiap denyut nadi generasiku.Generasikulah...

Kedermawanan Global

Kedermawanan GlobalOleh: Hanafi MohanBeberapa hari yang lalu, Zinedine Zidane, bintang sepakbola Prancis yang seorang muslim itu datang ke Indonesia (menurut berita di TV). Zidane berkunjung ke Indonesia sebagai Duta DANONE (perusahaan yang memproduksi Air Mineral AQUA dan juga Biskuit DANONE, dan beberapa produk lainnya). Aku sungguh terkesan dengan kedatangan Zidane, karena ia rela berkunjung ke rumah orang-orang miskin dan bermain sepakbola bersama-sama dengan anak-anak SD di suatu desa (aku lupa nama tempatnya).Di tengah ketidak-pastian hidup...

Hiburan di Atas Kendaraan

Hiburan di Atas KendaraanOleh: Hanafi MohanMalam Minggu kiranya menjadi malam yang special bagi kebanyakan kita. Tak terkecuali bagi para pemuda di Jakarta. Bagi warga Jakarta, hiburan yang selama ini identik dengan pergi ke puncak atau tempat-tempat tamasya lainnya yang berada di luar Jakarta, kini orientasinya lambat laun mulai berubah. Ternyata, banyak sekali hiburan yang bisa didapatkan di dalam Kota Jakarta sendiri. Berkendaraan motor misalkan. Mengapa berkendaraan motor yang dipilih?Ini karena ada kepuasan tersendiri yang didapatkan di situ....