Senin, 07 September 2015

Piagam Persetudjuan antara RI dan BFO


Piagam Persetudjuan antara Delegasi Republik Indonesia dan Delegasi Pertemuan Untuk Permusjawaratan Federal (Bijeenkomst Federaal Overleg) tentang rentjana Kontitusi Republik Indonesia Serikat. Pada hari Sabtu tanggal dua-puluh sembilan bulan Oktober tahun seribu sembilan-ratus empatpuluh sembilan kami Delegasi Republik Indonesia dan Delegasi Pertemuan Untuk Permusjawaratan Federal (Bijeenkomst Federaal Overleg) jang melangsungkan persidangan kami di Scheveningen. Setelah mempertimbangkan dan menjetudjui pikiran2 ketatanegaraan jang disusun oleh kedua Panitia Ketatanegaraan kami dalam beberapa persidangan bersama di Scheveningen dan ‘s Gravenhage semendjak bulan Agustus sampai achir bulan Oktober tahun 1949;
Dengan mendjundjung tinggi segala putusan kebulatan jang diambil dalam Konperensi Inter- Indonesia dalam sidangnja dikota Jogjakarta dan Djakarta dalam bulan Djuli dan Agustus 1949; Setelah mempeladjari dan mempertimbangkan rentjana Konstitusi Republik Indonesia Serikat itu, maka kami Menjatakan bahwa kami menjetudjui naskah Undang-Undang Dasar Peralihan bernama Konstitusi Republik Indonesia Serikat jang dilampirkan pada Piagam-Persetudjuan ini. Kemudian dari pada itu maka untuk membuktikan itu kami kedua Delegasi dengan bersaksikan Tuhan Jang Maha-Esa terhadap sikap-sutji dan kesungguhan-keinginan Bangsa dan Tanah Air Indonesia Serikat membubuhkan tanda-tangan parap kami pada Piagam-Persetudjuan ini:

a. Untuk Republik Indonesia,
Pemimpin Delegasi Republik Indonesia
(Drs. Moh. Hatta)

b. Untuk Daerah2-Bagian jang bekerdja-sama dalam perhubungan B.F.O.
Utusan Daerah Istimewa Kalimantan Barat (Sultan Hamid II) Ketua B.F.O.
Utusan Indonesia Timur (Ide Anak Agoeng Gde Agoeng) Wakil Ketua I B.F.O.
Utusan Madura (Dr. Soeparmo) Wakil Ketua II B.F.O.
Utusan Bandjar (A.A. Rivai)
Utusan Bangka (Saleh Achmad)
Utusan Belitung (K.A. Moh. Joesoef)
Utusan Dajak Besar (Mochran Bin Hadji Moh. Ali)
Utusan Djawa Tengah (Dr. r. Sudjito)
Utusan Djawa Timur (R. Tg. Djuwito)
Utusan Kalimantan Tenggara (M. Jamani)
Utusan Kalimantan Timur (Adji Pangeran Sosronegoro)
Utusan Pasundan (Mr. R. Tg. Djumhana Wiriaatmadja)
Utusan Riau (Radja Mohammad)
Utusan Sumatera Selatan (Abdul Malik)
Utusan Sumatera Timur (Radja Kaliamsjah Sinaga)

Kesepakatan ini tercantum pada Bag.32.Konstitusi RIS


Reaksi:

1 ulasan:

  1. Assalamu alaikum wr wb,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah se orang TKW yg bekerja di kilang selangor malaysia, dan secara tidak sengaja sy lihat comentar pak Ramli dari singapur di internet tentang pesugihan dana hibah AKI SYEH MAULANA yg telah membuatnya sukses, saya pun coba buka situs pesugihan AKI SYEH MAULANA Di Website/situnya dan lihan no tlp aki, Saya pun langsug hubungi aki dan Semua petunjuk AKI saya ikuti dan uang RM 200 ribu yg sy minta benar benar terbukti dan semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kata kata beliau yang selalu sy ingat setiap manusia bisa menjadi kaya, hanya saja terkadang mereka tidak tahu atau salah jalan. Banyak orang menganggap bahwa miskin dan kaya merupakan bagian dari takdir Tuhan, Takdir macam apa? Tuhan tidak akan memberikan takdir yang buruk terhadap kita semua, cobaan yang Tuhan berikan merupakan pembuktian seberapa kuat Anda bertahan di dalamnya, Tuhan tidak akan merubah nasib Anda jika Anda tidak berusaha untuk merubahnya. saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui Ritual Penarikan Dana Hibah AKI ZYEH MAULANA saya Bisa sukses, Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, AKI ZYEH MAULANA Banyak Dikenal Oleh Kalangan Pengusaha Dan Artis Ternama Karna Beliau adalah guru spiritual terkenal di indonesia, jika anda ingin seperti saya silahkan Lihat No Tlp Aki Di website/internet ~>KLIK DISINI<~ Wassalam

    BalasHapus