Hikayat Dunia

Kita hanya pengumpul remah-remah | Dari khazanah yang pernah ada | Kita tak lebih hanya penjaga | Dari warisan yang telah terkecai ||

Kamis, 29 November 2012

Negeri di ‘Azam Cita

Suatu kala, di Hujung Tanah, daulat mewujud, marwah terjulang, Negeri-Negerinya pun makmur dan masyhur Luas menghampar daratan dan air yang melimpah, bak untaian zamrud tersusun indah Kencana dan intan berpinar di persada buminya Budaya nan elok naungi penghuninya yang bertamaddun gemilang Mengundang mata hendak menyinggah Semesta penjuru hendak mendulang Yang datang bersih hatinya, namun tak sedikit pula yang beri'tikad serupa penyamun...

Kamis, 15 November 2012

Mim Lam Ya

- Mim - Kami... Butiran pasir... Dihempas diterjang ombak badai Terserak ke serata samudera Bertabur-biar di persada dunia - Lam - Umpama butiran pasir Kami... menjelma pantai di tepi lautan Alahai berjuta pesona Menjadi gerbang pintu gemilang peradaban - Ya - Lah pasir bertebaran segenap penjuru Lah pantai kilau berkilau sepanjang tepian Lah pulau tempat labuhnya insan Lah benua di sini seminya cita tamaddun Lah laut zaman berzaman daulat...

Rabu, 19 September 2012

Sultan Hamid II, Federalisme, dan Cita yang Dibenam

Negeri-negeri di Kepulauan Melayu ini adalah negeri-negeri yang tegak berdaulat berdiri sendiri, bahkan ketika era 1945-an. Perjumpaan masing-masing negeri dengan bangsa-bangsa Eropa tentunya juga memiliki dinamikanya tersendiri. Tak selamanya perjumpaan masing-masing negeri tersebut berupa negeri yang dijajah dengan negeri yang menjajah. Bahkan tak sedikit negeri-negeri tersebut yang menjalin persahabatan dan atau persekutuan dengan berbagai...

Kamis, 26 Juli 2012

Negeri Pontianak dan Ihwal Namanya

Sedikit hendak meluruskan mengenai sejarah berdirinya Negeri Pontianak, pasal penamaan negerinya, dan beberapa hal-ihwal lainnya yang bersangkut paut dengan hal tersebut. * * * Ketika mendengar nama "Pontianak", maka yang berkelebat di pikiran orang yang mendengarnya itu adalah "hantu". Begitu juga ketika mendengar nama "Negeri Pontianak", maka yang berkelebat di pikiran masing-masing orang bahwa itu adalah Negeri Hantu (sesuai dengan namanya,...

Jumat, 15 Juni 2012

Aura dan Landmark Negeri Pontianak

Di manakah aura Negeri Pontianak bisa dirasakan? Di mana pula landmark Negeri Pontianak bisa dilihat? Setiap kali balik liburan ke Pontianak, kiranya tak pernah puas-puasnya mereguk indahnya tanah kelahiran. Kalau sekarang-sekarang balik ke Pontianak tak pernah bisa lama, paling-paling hanya sekitar seminggu (pas Lebaran). Kalau Liburan biasa paling paling sekitar tiga hari. Masa kuliah dulu biasanya balik ke Pontianak sampai berminggu-minggu,...

Kamis, 05 April 2012

Seloka Rindu Dendam Khatulistiwa Negeri

Tika menderu rindu dendam Padamu wahai Khatulistiwa Negeri Tempat teruntai kenangan silam Ranah bersemayam tembuni diri Padamu wahai Khatulistiwa Negeri Tanah tumpah darah zaman berzaman Ranah bersemayam tembuni diri Selalu menjadi idam-idaman Tanah tumpah darah zaman berzaman Bumi pertiwi indah nan permai Selalu menjadi idam-idaman Negeri leluhur aman dan damai Bumi pertiwi indah nan permai Untaian Zamrud Bumi Khatulistiwa Negeri leluhur...

Rabu, 07 Maret 2012

Deru Deram

Hening, Tak sangka tak duga tak kira Mengalir arus darilah hulu Deras, kadangkala lambat Pelan gelayuti masa Syahdu menghantami persada Cekam, Nyanyi lirih meruap-ruap Gelegak senandung irama Nazam Ghazal bersahut-sahutan dengan rentak Marwas Bercakap-cakap mengurai zaman Tika belia sejadi-jadi Tawa riang tak rasa beban Deru deram, Gelumbang pasang menghantam-hantam Sebongkah karang pun berderai-derai Mengharu biru laman di tepi jalan Alah diterjang...

Sabtu, 03 Maret 2012

Pemulihan Nama Baik Sultan Hamid II

“Teruntuk Pemimpin Negeri Khatulistiwaku; Allahyarham Tuanku Sultan Syarif Hamid Al-Qadrie (Sultan Hamid II), ku persembahkan pembelaanku untukmu.” Begitulah yang dinyatakan oleh Anshari Dimyati, mahasiswa Magister Hukum Universitas Indonesia menjelang Sidang Terbuka untuk mempertahankan tesisnya pada hari Selasa, 24 Januari 2012 di Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta. Tesis berjudul: “Delik Terhadap Keamanan Negara...

Kamis, 01 Maret 2012

#Kampong

Di masa Kesultanan Pontianak masih berdaulat, Kampong adalah satuan kepemerintahan yang langsung berada di bawah naungan Kesultanan. Tiap-tiap Kampong dipimpin oleh seorang Panglime, Tok Kaye, Punggawe/Penggawe, ataupun Kepala’ Kampong (untuk Kampong pemukiman Melayu). Sedangkan Kampong pemukiman Cina (Tionghoa) dipimpin oleh seorang Kapitan. Belakangan hari ketika Negeri Pontianak dan Negeri-Negeri lainnya di Borneo Barat digabungkan secara paksa...

Selasa, 28 Februari 2012

Bukti-Bukti Sultan Hamid II Bukan Pemberontak

Naskah ini merupakan tesis Anshari Dimyati, mahasiswa Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI), Magister Hukum. Ia mengambil Program Studi Hukum dan Sistem Peradilan Pidana. Judul tesisnya: “Delik Terhadap Keamanan Negara (Makar) di Indonesia; (Suatu Analisis Yuridis Normatif pada Studi Kasus Sultan Hamid II).” Tesis mahasiswa kelahiran Pontianak pada 18 Juli 1987 ini berhasil dipertahankan di hadapan Dewan Penguji Prof. Dr. jur. Andi...

Minggu, 19 Februari 2012

Harmonik Borneo

Kami di Borneo selama ini selalu hidup damai sentausa, tak pernah ada konflik antar pemeluk agama. Multi Etnik, Multikultur, begitulah Borneo. Bagi yang mau berbuat macam-macam di Bumi Borneo (infiltrasi ideologi, mazhab agama, dan sebagainya), maka Bumiputera Borneo pasti akan menolak kalian. Memangnya kalian itu siapa? Bisa-bisanya mau mengatur-atur Negeri Orang. Bukan karena kalian itu dari Pusat Kekuasaan lantas kemudian peradaban semua negeri...

Minggu, 12 Februari 2012

Pulihkan Nama Baik Sultan Hamid II

JAKARTA – Sudah selayaknya nama baik Sultan Hamid II dipulihkan oleh pemerintah dari tuduhan pemberontakan dan makar dalam Peristiwa Sultan Hamid II, 1950-1953. “Tidak ada faktor yuridis dan ilmiah yang dapat membuktikan bahwa Sultan Hamid II bersalah secara hukum. Artinya, ada domain hukum yang diintervensi oleh kewenangan politik dalam mengambil sebuah keputusan maupun kebijakan,” ungkap Anshari Dimyati kepada Equator, setelah meraih master...

Kamis, 09 Februari 2012

#Ayah (1)

Tersadar di tengah malam ini (dinihari), bertemu dengannya yang selalu kurindu, sosok yang tak pernah hilang dari hati ini walau dia telah lama pergi. Seakan-akan dirinya masihlah hidup hingga kini: candanya, senyumnya, petuahnya, ilmunya, dan sebagainya. Dia selalu hadir ketika problema demi problema mendera diri. Ketika deraan demi deraan tak kunjung usai, dia hadir laksana Jibril menyampaikan wahyu kepada Para Anbiya. Di alam bawah sadar, disampaikannya...

Jumat, 06 Januari 2012

Kembali Mendedahkan Bahasa Kita

Perjumpaan berbagai macam arus budaya yang kemudian berpusar pada dinamika masyarakat yang ada di dalamnya mau tak mau suka tak suka merupakan suatu keniscayaan. Pusaran budaya tersebut lebih dahsyatnya kemudian menjelma riak gelombang yang lambat laun mewujud ombak nan besar yang menghantam-hantam budaya di sekitarnya yang tak lain merupakan budaya pembentuknya. Ada beberapa kemungkinan yang bakal terjadi: budaya yang dihantam dilibas itu tetap...

Senin, 02 Januari 2012

Keréte Api Setengah-Setengah

Bagi Tok Moh, pelesér ke mane-mane pakai Keréte Api bukanlah sekali ini ja'. Walaupon tak telalu sering, tapi lumayanlah untok ukoran Perantau bin Musafir Lata (halaaaah…, dah bebelas-belas taon maséh ga’ ngaku’ sebagai Perantau, maséh ga’ ngaku’ sebagai Musafir). Ceritenye ari itu tu Tok Moh nak pelesér ke Kote B. Pejalanan dari Kote TS ke Kote B yang paléng cepat dan paléng murah adelah dengan nggunekan Keréte Api (entah ape pasal disebot Keréte...