Hikayat Dunia

Kita hanya pengumpul remah-remah | Dari khazanah yang pernah ada | Kita tak lebih hanya penjaga | Dari warisan yang telah terkecai ||

Sabtu, 25 April 2009

[Cerbung: Senja Merah Jingga] 14- Gratis Menonton Bioskop

Ada satu tempat permainan video game yang cukup dekat dengan kampong kami. Lokasinya memang berada di seberang kampong kami, tapi cukup dekat untuk kami akses. Tempat ini sebenarnya bukanlah tempat permainan video game seperti halnya tempat lain yang berada di lokasi pasar, melainkan tempat ini sebenarnya adalah gedung bioskop. Lebih tepatnya adalah gedung bioskop yang menyediakan permainan video game. Karena memang dekat untuk kami akses, maka...

Selasa, 21 April 2009

[Cerbung: Senja Merah Jingga] 13- Street Fighter

Izhar, anak-kemanakku itu, adalah temanku yang begitu banyak memberikan arti pada masa kecilku. Ia banyak mengenalkanku pada hal-hal yang baru. Darinya, aku juga bisa merasakan masa kecil yang begitu indah. Ia begitu senang dengan inovasi-inovasi teknologi terbaru. Darinyalah aku banyak mengenal seluk-beluk wajah kotaku. Yaitu seluk-beluk yang ternyata bukan hanya kawasan budaya dan tradisi yang begitu terlihat di sekitar kampongku, juga sisi lain...

Sabtu, 18 April 2009

[Cerbung: Senja Merah Jingga] 12- Berkomplot di Atas Sampan

Selain berteman dengan tiga budak-budak laot, aku juga berteman akrab dengan seorang anak kemanakku yang umurnya sebaya denganku. Namanya Izhar. Ia adalah anak dari kakak sepupuku, yang berarti ia adalah cucu dari pak mudeku. Tak lain dan tak bukan, Izhar adalah cucu dari pak mude tertuaku yaitu Yah Long. Pertemananku menjadi akrab dengan Izhar gara-gara kami sekelas ketika bersekolah di madrasah diniyah awaliyah. Seharusnya Izhar memanggilku "Pak...

Minggu, 12 April 2009

[Cerbung: Senja Merah Jingga] 11- Duta Budaya Melayu

Masa kecil adalah masa menanamkan segala macam nilai: baik itu positif maupun negatif. Lingkungan adalah salah satu faktor terpenting yang sangat mempengaruhi penanaman nilai itu. Aku adalah satu dari sekian anak Melayu yang beruntung di atas bumi ini, karena sedari kecil memang hidup dan dididik dalam adat resam budaya Melayu. Semenjak kecil, aku sudah ditanamkan begitu rupa kesadaran untuk menjaga, melestarikan, dan mengembangkan budaya kami....