Kami di Borneo tak pernah mengenal istilah "pedalaman" dan juga "orang pedalaman" ataupun "suku pedalaman" atau "orang terasing" atau "suku terasing". Di dalam kosakata kami hanya ada istilah: ulu (hulu), ilé' (hilir), laot (laut), daghat (darat), Orang Laot, Orang Darat, Orang Ulu. [HM/03122011]
Hikayat Dunia
Kita hanya pengumpul remah-remah | Dari khazanah yang pernah ada | Kita tak lebih hanya penjaga | Dari warisan yang telah terkecai ||
Pontianak Singgah Palembang
Daripada terus berpusing-pusing di atas Negeri Pontianak, yang itu tentu akan menghabiskan bahan bakar, maka lebih baik pesawat singgah dahulu ke bandar udara terdekat. Sesuai pemberitahuan dari awak pesawat, bandar udara terdekat adalah Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II, Negeri Palembang.
Mudék ke Ulu
Pasangan dari kate “ulu” ielah “mudék”. Kate “mudék” beakar kate dari kate “udék”. Udék bemakne "sungai yang sebelah atas (arah dekat sumber)", "daerah di ulu sungai", juga’ bemakne "kampong halaman (tempat beasal-muasal)".
Soal Nama Negeri Kita
Belakangan ini kiranya ramai yang berpendapat ini dan itu mengenai asal usul dan makna nama "pontianak" kaitannya dengan Negeri Pontianak. Tapi apakah semua yang didedahkan itu betul-betul dipahami oleh masyarakat Pontianak?
Kampong Timbalan Raje Beserta Para Pemukanya [Bagian-3]
Selain banyak menguasai berbagai bidang keilmuan, beliau juga banyak memegang peran dalam kehidupan kemasyarakatan. H.M. Kasim Mohan yang merupakan anak sulong (tertua) dari pasangan Muhammad Buraa'i dan Ruqayyah ini merupakan seorang Pejuang di masanya.
Musik Motivasi Setahun Silam
“Satu Kursi untuk Seniman”, begitu tagline kampanyenya. Tekadnya untuk memajukan Kalbar lewat industri kreatif tentu patut diapresiasi. Melalui industri kreatif diharapkannya dapat menjadi jembatan menjulangkan budaya yang memayungi Kalimantan Barat.
Sultan Pontianak; Umara' dan 'Ulama
Kegemilangan Negeri Pontianak salah satunya diasbabkan kepemimpinan para Sultan-nya yang arif dan bijaksana. Sultan-Sultan Pontianak selama masa bertahtanya rata-rata memiliki dua peranan, yaitu berperan sebagai umara', sekaligus berperan sebagai 'ulama.
Puisi Buya Hamka untuk Muhammad Natsir
Kepada Saudaraku M. Natsir | Meskipun bersilang keris di leher | Berkilat pedang di hadapan matamu | Namun yang benar kau sebut juga benar ||
Minggu, 19 Oktober 2014
Daghat atau Ulu, Bukan Pedalaman
Kami di Borneo tak pernah mengenal istilah "pedalaman" dan juga "orang pedalaman" ataupun "suku pedalaman" atau "orang terasing" atau "suku terasing". Di dalam kosakata kami hanya ada istilah: ulu (hulu), ilé' (hilir), laot (laut), daghat (darat), Orang Laot, Orang Darat, Orang Ulu. [HM/03122011]
Kamis, 16 Oktober 2014
Ketika di Haribaan
Jikalau persada bersimpuh
di haribaan waktu,
entah pagi entah petang,
atau siang apalagi malam
Sujud qalbu di hadapan taqdir
Masihkah hamba 'kan sentiasa
bersimbah arona jingga,
atau keribang,
mungkin pula dadu
Ke setiap jengkal buana
Hanyalah sehelai sepinggang
Sudahlah hamba faham
akan erti cahaya mata
Terus berpinar
walau apapun racau dunia
Di sempadan langit dan bumi
Jingga telah pun tenggelam
Lalu hadir keribang
diliputi arona dadu
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Hanafi Mohan
Sabtu, 2 Dzulhijjah 1435 Hijriyyah,
bertepatan dengan 27 September 2014 Miladiyyah
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Catatan:
- simbah = dibasahkan dengan cara agak menghentak/agak kuat
- arona = warna
- jingga = warna kuning kemerah-merahan (oranye)
- keribang = warna merah tua bercampur biru (ungu/violet)
- dadu = warna merah muda (pink)
- erti = arti
- sempadan = batas
** Sumber gambar ilustrasi: wallfoy.com



.jpg)










