Hikayat Dunia

Kita hanya pengumpul remah-remah | Dari khazanah yang pernah ada | Kita tak lebih hanya penjaga | Dari warisan yang telah terkecai ||

Selasa, 23 Agustus 2016

Bahasa Melayu Terpaksa Mengalah

Bahasa Melayu sebagai bahasa nasional di Indonesia, sering pula disebut Bahasa Indonesia; walau dalam sejarahnya tidak ada ragam bahasa yang bernama Bahasa Indonesia, tetapi Bahasa Melayu yang nyatanya dimasuki oleh kosakata dari bahasa asing dan bahasa daerah di luar Melayu, itulah kini yang disebut Bahasa Indonesia. Namun pengucapan kata demi kata dalam Bahasa Indonesia sekarang sudah berada di luar kaidah Bahasa Melayu itu sendiri. Saat ini...

Minggu, 21 Agustus 2016

Menjulangkan Bahasa Ibu Kita

Budaya (termasuk juga bahasa) adalah hasil kreatif dari bangsa pemiliknya. Persentuhan dan saling pengaruh mempengaruhi dengan budaya lainnya tentu tak dapat pula dipungkiri. Semakin terbuka suatu bangsa, maka semakin kompleks lah persentuhan budaya yang terjadi di dalam masyarakatnya. Budaya dan juga bahasa akan bertahan di masyarakat pemiliknya, tinggal kemudian keberlangsungannya sebagai budaya dan bahasa kaum apakah akan tetap tegak berdiri...

Jumat, 19 Agustus 2016

Sultan Syarif Yusuf Al-Qadri nan Belia dan Wara'

Mengetahui mengenai ihwal tanah kelahirannya tentu menjadi suatu kepatutan bagi putera-puteri yang terlahir di negeri tersebut. Karena itu, menela’ahnya merupakan keniscayaan bagi sang putera negeri, tak terkecuali bagi putera-puteri Negeri Pontianak. Sebagaimana kita mafhumi bersama, alas identitas Negeri Pontianak adalah bermula ketika dicacakkannya pondasi Masjid Jami’ Sultan Syarif ‘Abdurrahman Al-Qadri. Beberapa tahun kemudian barulah Pangeran...

Selasa, 09 Agustus 2016

Dindéng Tecontang-Conténg

Pagi itu Deraman Kumar agak telat berangkat kerje. Naék tambang oplét merupekan kebiasean sehari-harinya kini. Sepanjang jalan menuju ke tempat kerjenye, bebagai macam ragam pemandangan sentiase melintas di depan matenye. Jalor pejalan kaki yang tak befungsi sebagaimane rencane awal, tong sampah tepi jalan yang indah menawan harom semerbak. Jalan padat merayap senike-nike penoh sesak motor, oto, dan kengkawannye. Bunyi klakson yang merdu memekakkan...