Jumat, 28 Oktober 2011

Kepada Borneo




Di manakah suaramu, Borneo?
Yang alamnya menjelma musik terindah

Parasmu nan rupawan tunjukkanlah
wahai tanah yang dihiasi rimbunan hijau paru-paru dunia

Masihkah damai menyertaimu, wahai bumi bertuah?
Sesyahdu gemerisik aliran sungai-sungaimu yang panjang nan lebar

Duhai tanah yang terberkahi,
dapatkah lagi kupandang tatapan lazuardi pagimu yang menyemangati hari?

Hangatnya mentari khatulistiwamu
hingga kini tetap terasa membelai sanubari

Suatu masa nanti 'kan kutunaikan semua sumpah dan janji
yang pernah terlafaz kepadamu tanah leluhur tumpah darah nan permai

Ingin segera bersimpuh di tanahmu yang harum mewangi
Menjura ke haribaan bunda yang telah lama memanggil-manggil rindu


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Hanafi Mohan
Ciputat, 18 - 19 Oktober 2011
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Puisi ini sebelumnya telah dijadikan sebagai Update Status Twitter @hanafimohan dengan HashTag #KepadaBorneo.

Sumber Gambar: http://www.wwf.or.id/

Tulisan ini dimuat di: http://hanafimohan.blogspot.com/

Reaksi:

0 ulasan:

Poskan Komentar