Kamis, 03 November 2011

Menulis Bagai Menyusun Puzzle


Menelusuri jejak langkah yang membekas di jalan setapak demi setapak dengan cara menulis, sambil mengumpulkan puzzle yang telah terserak tercerai berai entah ke mana. Menulis itu bagaikan menyusun puzzle yang ada di dalam pikiran. Dengan menulis, maka puzzle yang tercerai-berai itu tersusun menjadi sesuatu yang berarti.

Yang pertama harus ditulis adalah menulis itu sendiri. Ketika huruf pertama tergores, maka akan terus bermunculan huruf-huruf yang lainnya. Semuanya mengalir. Lambat-laun terangkai kata demi kata, kalimat demi kalimat, paragraf demi paragraf, hingga tersusun suatu tulisan yang utuh.

Tulislah huruf pertama. Tatap huruf tersebut sedalam-dalamnya. Dari satu huruf itu akan berpendaran huruf-huruf lainnya, bagai secercah cahaya lilin yang terangi gelap.

Tidak mesti yang ditulis duluan itu diletakkan di awal dan yang ditulis belakangan diletakkan di akhir. Jangan terpaku pada kerangka tulisan. Kerangka tersebut hanyalah acuan awal. Bisa saja ketika menulis agak berbeda dengan kerangka tersebut. Sebenarnya ada aturan dalam menulis, tapi tidak ada aturan yang baku berkaitan dengan tulis-menulis.

Jangan bingung ketika akan mulai menulis. Jika sudah bingung di awal menulis, maka sebenarnya sudah gagal sebelum memulai.

Waktu yang ideal untuk menulis bagi setiap orang itu begitu subjektifnya. Ada yang begitu lancar menulis ketika santai, namun ada juga yang sebaliknya. Ada yang lancar menulis ketika emosinya stabil, ada juga yang sebaliknya.

Menulis adalah pekerjaan yang mensinergikan antara indera, rasio, dan emosi. Karena itulah, menulis merupakan aktivitas yang superkompleks.

Abaikan semua teori dan aturan menulis. Kini, hal terpenting yang harus dilakukan adalah menulis, menulis, dan menulis. Abaikan semua teori dan aturan menulis, kemudian langsunglah menulis. Ada juga yang menyatakan bahwa tips terbaik menulis adalah: Lupakan semua tips, mulailah menulis. [~]


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Hanafi Mohan
Ciputat, 31 Oktober - 3 November 2011
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Tulisan ini sebelumnya telah dijadikan sebagai Update Status Twitter @hanafimohan dengan HashTag: #puzzle dan #menulis.

Tulisan terkait:
- Menulis dari Belakang
- Waktu yang Ideal untuk Menulis

Sumber Gambar: http://puzzlepuzzlekehidupan.blogspot.com/

Tulisan ini dimuat di: http://hanafimohan.blogspot.com/



Reaksi:

1 ulasan:

  1. assalamu'alaikum
    like this.
    " Yang pertama harus ditulis adalah menulis itu sendiri. Ketika huruf pertama tergores, maka akan terus bermunculan huruf-huruf yang lainnya. Tatap huruf tersebut sedalam-dalamnya. Dari satu huruf itu akan berpendaran huruf-huruf lainnya, bagai secercah cahaya lilin yang terangi gelap."

    pak pinjam kata2nya ya. br bikin blog ni. mo mulai belajar menulis juga ^_^

    BalasHapus