Senin, 02 Maret 2009

(5) Memicu Inspirasi dan Kreativitas Menulis

Urusan picu-memicu adalah sesuatu yang gampang-gampang sulit. Memicu inspirasi dan kreativitas menulis menjadi gampang jika sumber pemicu tersebut dengan mudahnya didapatkan. Menjadi sulit jika sumbernya tak mudah didapat. Namun pada dasarnya sumber pemicu tersebut begitu mudahnya didapat, bahkan selalu didapatkan. Sumber ini selalu tersedia di keseharian kita, bahkan sudah ada dan selalu ada di dalam diri kita.

Salah satu sumber pemicu inspirasi dan kreativitas menulis adalah membaca. Seorang penulis memang mau tak mau harus rajin membaca, membaca apa saja. Dengan membaca, inspirasi dan kreativitas itu menjadi tak habis-habisnya bagaikan air bah. Patut diingat juga, jangan persempit pengertian mengenai membaca dan jangan pula persempit apa yang akan dibaca. Membaca itu sangat luas pengertiannya, dan apa yang mesti dibaca itu juga begitu beragamnya.

Membaca itu bukan hanya membaca buku, bukan hanya membaca tulisan. Bacalah yang tersurat maupun yang tersirat. Bacalah apa yang ada di sekeliling kita. Bacalah yang ada di lingkungan kita. Bacalah yang ada di dalam diri kita.

Membaca buku atau tulisan pun bukan hanya membaca mengenai suatu hal, tapi bacalah mengenai banyak hal. Berbicaralah dengan apa yang kita baca. Berdialog dan berdiskusilah dengan bahan bacaan kita itu.

Perluaslah bacaan kita. Perluaslah wawasan dan cakrawala pikiran kita. Dengan begitu, maka kita akan terkeluar dari kotak pandora kebekuan. Dengan begitu, maka kita tak lagi menjadi "katak dalam tempurung".

Jika kita adalah penikmat musik, maka jadikan pula musik yang kita dengar sebagai sumber pemicu inspirasi dan kreativitas. Jika kita tak pernah pergi ke negeri Arab, jika kita tak pernah merasakan panas teriknya gurun pasir Arabia, jika kita tak pernah melihat eksotisme Jazirah Arabia, maka dengarkanlah lantunan musik Arabia. Dengarkanlah musik tersebut, niscaya seakan-akan kita sedang berada di sana serta merasakan panasnya gurun pasir dan melihat eksotisnya Jazirah Arabia.

Jika kita tak pernah ke Benua Amerika, jika kita tak pernah melihat aksi para koboi, maka dengarkanlah musik Country. Dengarkanlah musik tersebut, niscaya seakan-akan kita sedang berada di negeri para koboi, serta melihat dan merasakan kehidupan mereka.

Rutinitas kadang menjemukan kita. Jika kita sudah merasa bahwa rutinitas begitu membelenggu inspirasi dan kreativitas, maka tak ada salahnya sesekali untuk meninggalkan belenggu rutinitas. Lakukanlah hal-hal yang ingin kita lakukan, tinggalkanlah hal-hal yang harus dilakukan. Lakukanlah hal-hal yang kita sukai.

Mainkanlah lagi gitar kita yang selama ini hanya tergantung saja di dinding kamar karena akhir-akhir ini kita terlalu sibuk dengan rutinitas. Mainkanlah nada-nada yang harmonis, dinamis, dan melodis. Jika kita suka berkebun dan penyuka bunga, maka rawatlah kembali bunga-bunga yang ada di pekarangan kita yang daunnya mungkin kini sudah banyak yang layu dan berguguran.

Bicaralah dengan orang-orang yang ada di sekitar kita mengenai suatu hal ataupun banyak hal. Cobalah pula berbicara dengan anak-anak. Tanyakanlah kepada mereka mengenai hal yang menarik untuk kita tulis. Mungkin sudut pandang anak-anak mengenai hal tersebut juga menarik untuk kita tulis.

Mungkin sekarang kita sedang berada di depan layar komputer. Mungkin komputer kita kini sedang terkoneksi internet. Manfaatkan fasilitas ini untuk memicu inspirasi dan kreativitas menulis. Berselancarlah ke situs-situs kesukaan kita. Carilah hal-hal yang ingin kita ketahui melalui search engine.

Mungkin kini kita sedang berada di depan layar televisi. Carilah channel kesukaan kita, carilah acara favorit kita. Atau bisa juga sesekali kita melihat acara yang paling tidak kita sukai, seperti acara gosip (infotainment). Bisa jadi kita jengah menyaksikan acara yang tak kita sukai itu, tapi yakinlah inspirasi lambat laun kini sedang beterbangan mengitari kepala kita. Jika acara yang tak kita sukai saja bisa memicu inspirasi, apalagi acara favorit kita.

Cermati juga berita terhangat. Bisa jadi kita jengah melihat tingkah para politisi dan partai politik yang kini sedang berebut kekuasaan dengan cara-cara yang naif, tidak elegan, dan tidak fair. Mungkin kita jengah melihat orang-orang yang haus kekuasaan itu. Mungkin juga kita jengah karena tak ada calon presiden yang layak untuk kita pilih. Rasakanlah, kini inspirasi sedang menyelinap ke dalam kesadaran kita.

Kini layar komputer bisa jadi sedang kita pelototi saja dari tadi, bingung mau menuliskan apa. Tak ada salahnya juga kebingungan kita ini ditemani oleh radio. Carilah saluran radio favorit kita. Mungkin celotehan dan obrolan penyiarnya bisa menjadi pemicu inspirasi. Mungkin lagu-lagu ataupun berita-berita yang disiarkan bisa menjadi pemicu inspirasi yang begitu berharga. Atau mungkin juga kebingungan kita itulah yang menjadi pemicu inspirasi.

Bacalah buku diary kita yang akhir-akhir sudah jarang kita tulis. Yakinlah, bhwa di situ begitu banyaknya inspirasi yang bisa digali. Tulis pula diary tersebut. Tulis apa saja, karena diary tersebut hanya kita yang membacanya. Munculkan inspirasi tersebut dari kedalaman diri kita. Hadirkan inspirasi tersebut dari kedalaman hati dan kejernihan pikiran kita. Tuliskan terus inspirasi yang mengalir itu. Jangan endapkan ia terlalu lama, karena lambat-laun ia akan lari dan menghilang jika tak segera kita ikat dengan tulisan.

Ternyata memicu inspirasi dan kreativitas menulis itu mudah ya. Jika kita sudah terbiasa, maka kita bisa memicu inspirasi dengan beragam cara. Jika sudah terbiasa, maka inspirasi bisa hadir dengan sendirinya tanpa diminta. Jika sudah terbiasa, maka kapanpun, di manapun, dalam kondisi apapun juga, maka kita bisa memicu inspirasi dengan begitu mudahnya.

Kalau kita sudah terbiasa, maka inspirasi bisa kita atur kedatangannya. Kalau sudah terbiasa, maka inspirasi itu akan mengalir ketika kita sedang menulis, bahkan ketika kita tak memiliki inspirasi apapun. [Hanafi Mohan/Ciputat, Senin 2 Maret 2009]
Reaksi:

4 ulasan:

  1. makasih dah berbagi, dengan menulis mas,, insyaallah ini kan sangat bermamfaat bagi saya untuk memicu inspirasi menulis saya.

    BalasHapus
  2. makasih juga.

    semangat terus menulis.

    BalasHapus
  3. Inspirasi dan kreativitas memang seringkali hadir dalam suasana santai dan kespontanitasan.

    Tulisan anda mengalir pak, enak dibaca. Hehehe...

    BalasHapus
  4. Yoa, temukan inspirasimu, tulislah ia..., semoga bermanfaat sbg pemicu inspirasi.

    Terus semangat menulis.

    BalasHapus