Rabu, 10 Desember 2008

Kolam Renang di Lapangan Bola


Masa SD adalah masa yag menyenangkan bagiku (dan mungkin juga bagi teman-temanku). Seakan-akan kami tak punya beban kehidupan selain daripada harus belajar tekun, dan yang pasti belajar tersebut membuat kepala kami pusing. Sehingga waktu yang kami sukai dan kami tunggu-tunggu adalah ketika lonceng istirahat berdentang sebanyak tiga kali yang menandakan waktu istirahat. Ketika istirahat, maka kami akan bermain di lapangan sekolah dengan berbagai macam permainan. Main bola, gelasen (galah hadang/galah panjang), main guli (kelerang/gundu), dan masih banyak lagi permainan lainnya. Kalau sudah jemu dengan lapangan sekolah, maka kami akan menjadikan hutan dekat sekolah sebagai tempat alternatif untuk bermain permainan yang lebih menantang, seperti main perang-perangan. Selain waktu istirahat, jam pelajaran olah raga juga ditunggu-tunggu, karena waktu luang untuk bermainnya agak lebih panjang.

Kalau Pontianak sedang mengalami air pasang yang memang rutin setiap tahun itu, maka kami begitu bergembira, karena bisa bermain air dengan riang-gembira di lapangan SD yang dipenuhi air. Lapangan sepak bola SD kami memang multifungsi. Bisa untuk bermain bola, senam pagi, upacara bendera, dan kalau lagi air pasang bisa menjadi kolam renang. Karena tak terlalu terawat, lebih seringnya lapangan ini menjadi taman bunga di depan sekolah kami. Jauh dari yang dibayangkan, taman bunga ini isinya bukanlah bunga-bunga yang berbau harum semerbak dengan warnanya yang indah menawan, tapi tak lain isinya adalah semak-belukar dengan rumputnya yang miang dan berduri., yang kalau hujan tanahnya menjadi becek, kemudian menjadi tempat yang paling indah bagi kodok untuk bertelur. []
Reaksi:

0 ulasan:

Poskan Komentar