Kamis, 15 April 2010

Hai Fajar Hidupku

Puisi: Hanafi Mohan



Sudah sepuluh tahun ini kau menjadi kekuatanku
Menjadi fajar yang menerangi setiap pagiku
Menyinari relung-relung hatiku
Ceriakan detik-detik sepiku

Aku tahu perasaanmu
Begitu juga engkau tahu perasaanku
Tapi entah mengapa, begitu sulitnya hati kita menyatu
Bagaikan ada dinding api yang menghalangi

Engkau menghargai perasaanku
Aku pun juga menghargai perasaanmu
Kisah silam kita begitu indah jika kuingat
Juga kisah kita kini yang mengharu-biru perasaan
Mungkin lebih fenomenal dari karya Habiburrahman As-Shirazi dan Andrea Hirata jika kutuliskan

Pada hari-hari yang lalu,
setiap berlandas di pelabuhan kota kita,
selalu engkau yang kurindukan
Bahkan kerinduan itu telah membumbung tinggi ketika bertolak dari pelabuhan kota metropolitan
Semakin membuncah-buncah kerinduan itu ketika memasuki muara sungai kota kita
Bagaikan ada aura kesyahduan memenuhi sepanjang aliran sungai itu
Yang menghadirkan kilasan-kilasan nostalgia kita
Yang memanggil-manggil kerinduanku untuk bertemu denganmu

Kini aku tak tahu bagaimanakah kelanjutan kisahnya
Aku hanya berharap suatu masa nanti ada keajaiban Tuhan
Yang menjadikan kisah ini berakhir bahagia
Seperti senja merah jingga nan indah yang sering kulihat di tepian sungai kita


[Hanafi Mohan - Ciputat, Kamis 15 April 2010 _ 17.25-18.24 WIB]


Tulisan ini dimuat di: http://hanafimohan.blogspot.com/
Reaksi:

4 ulasan:

  1. haloo mas Hanafi! puisi yg bagus! o iya Link blog sobat sudah saya pasang di salah satu blog saya!
    silahkan di cek di :

    http://piss-blogger.blogspot.com/2010/01/zona-tukeran-link.html

    Di link balik ya mas! makasih! salam ceria

    BalasHapus
  2. Puisinya indah, tapi kayak yang sedih. Saling cinta tapi nggak bisa menyatu? Bukankah cinta itu tak mesti bersatu? (kata orang sih..)

    BalasHapus
  3. @pISS-bloGGer, link Anda sudah ditaut di blog ini. Trims sudah menaut Blog saya di blog Anda.

    @DewiFatma, memang sedih, krn pengalaman pribadi yg sekarang sedang saya rasakan. Trims sudah berkunjung. Kapan2 saya akan berkunjung ke Blog anda, krn skrg saya jarang Blogwalking, jadi jarang pula mampir ke blog rekan2.

    BalasHapus
  4. yap mas hanafi sama2 yah! he he he! salam ceria...

    BalasHapus