Rabu, 22 Oktober 2014

Nampak Seri Akar Tak Jejak


Apa yang tampak di permukaan belumlah tentu sesuai adanya. Banyak yang mengada-ada, tapi tak sesuai kenyataan. Jauh panggang daripada api. Doktrin ini itu hanyalah igauan belaka. Kalikan nol, sehingga semua pengelabuan tetap menjadi kelabu, bahkan semakin tampak gelapnya. Yang bertopeng akan semakin tampak wajah sejatinya. Rupanya bermanis-manis muka, masam kecut yang sebenar-benarnya.

Lembaran-lembaran pohon salasilah telah terdedah. Mana gelap mana terang tentu semakin nyata. Kuasa nan puaka sudah tak dapat lagi mengelak dan berkilah. Percuma berterus-terusan menutup rapat-rapat segala macam ragam dusta.

Khilaf hanya boleh sekali, bukan berkali-kali. Jika ianya sentiasa berulang, bukan khilaf namanya, melainkan kesengajaan untuk menindas. Dan itu adalah penjajahan. Kami para zuriat yang diinisiasi dengan Tombak Benderang pada setiap fase kehidupan takkan diam berpangku tangan. Bungkam sama saja bersetuju dengan penindasan yang ditimpakan ke atas negeri kami yang berdaulat.

Sungguh kami sadar sesadar-sadarnya, bahwa tiada daya upaya yang kami punya. Tapi cukuplah segala tunjuk ajar dari para tetua, yang darinya memancar cahaya gemilang tamaddun, ‘kan menjadi pemanggil semangat jiwa. Dan pengorbanan jiwa serta raga para pemangku negeri kami tentu juga menjadi pemandu jalan menuju benderang di sana.

Tiada ‘kan pernah sama sekali kami berpegang kepada yang “nampak seri akar tak jejak”, karena telah nyata rupa kamuflase Negara Puaka. Telah tumpas punah ranah tebiat “mengelakkan hantu terpeluk ke bangkai”. Tentu takkan pernah ingin “lepas dari mulut harimau, lalu masuk ke mulut buaya”.

Kekuatan jiwa kami ialah adat resam yang memang telah mengisi relung diri. Begitupun kecintaan kepada negeri tanah kelahiran sudah sebati dengan diri kami, menjadi bagian yang tak terpisahkan dari hidup dan kehidupan kami. Karena kami telah mawjud menjadi askar setia, melanjutkan perjuangan para Setie Lile Pahlawan, yang mengabdikan segenap hidupnya berkhidmat sebagai Timbalan Raje. *#*



Hanafi Mohan
Medio Oktober 2014



Sumber gambar ilustrasi: http://pixabay.com/ dan http://nurillahiyahmunggaran.blogspot.com/

Reaksi:

2 ulasan:

  1. Sudah lama tidak bersua, apa kabar bang?

    Nitip link ya
    Infodunianet.blogspot.com

    BalasHapus
  2. Assalamu alaikum wr wb,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah se orang TKW yg bekerja di kilang selangor malaysia, dan secara tidak sengaja sy lihat comentar pak Ramli dari singapur di internet tentang pesugihan dana hibah AKI SYEH MAULANA yg telah membuatnya sukses, saya pun coba buka situs pesugihan AKI SYEH MAULANA Di Website/situnya dan lihan no tlp aki, Saya pun langsug hubungi aki dan Semua petunjuk AKI saya ikuti dan uang RM 200 ribu yg sy minta benar benar terbukti dan semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kata kata beliau yang selalu sy ingat setiap manusia bisa menjadi kaya, hanya saja terkadang mereka tidak tahu atau salah jalan. Banyak orang menganggap bahwa miskin dan kaya merupakan bagian dari takdir Tuhan, Takdir macam apa? Tuhan tidak akan memberikan takdir yang buruk terhadap kita semua, cobaan yang Tuhan berikan merupakan pembuktian seberapa kuat Anda bertahan di dalamnya, Tuhan tidak akan merubah nasib Anda jika Anda tidak berusaha untuk merubahnya. saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui Ritual Penarikan Dana Hibah AKI ZYEH MAULANA saya Bisa sukses, Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, AKI ZYEH MAULANA Banyak Dikenal Oleh Kalangan Pengusaha Dan Artis Ternama Karna Beliau adalah guru spiritual terkenal di indonesia, jika anda ingin seperti saya silahkan Lihat No Tlp Aki Di website/internet ~>KLIK DISINI<~ Wassalam

    BalasHapus