Minggu, 01 Mei 2011

Puisi Terakhir Allahyarham Sayyid Quthb Sebelum Dieksekusi di Tiang Gantungan





Sahabat,
Andainya kematianku ini kau tangisi
Pusaraku kau siram dengan air matamu
Maka di atas tulang belulangku yang sudah hancur luluh
Nyalakan obor untuk ummat ini
Dan ... lanjutkan gerak merebut kemenangan

Sahabat,
Kematianku hanyalah suatu perjalanan
Memenuhi panggilan kekasih yang merindu
Taman-taman indah di syurga Tuhan
Terhampar menanti
Burung burungnya berpesta menyambutku
Dan berbahagialah hidupku di sana

Sahabat,
Puaka kegelapan pasti 'kan lebur
Fajar 'kan menyingsing
Dan alam ini 'kan disinari cahaya lagi
Relakanlah rohku terbang menjelang rindunya
Jangan gentar berkelana ke alam abadi
Nun di sana ... cahaya fajar sedang memancar {~}




Sumber gambar: http://muslimkuonline.blogspot.com/


Sumber tulisan:
- http://smalldeeds.wordpress.com/
- http://penarevolusi.wordpress.com/
- http://mrfajarsyah.wordpress.com/


Puisi ini kemudian dimuat kembali di: http://hanafimohan.blogspot.com/
Reaksi:

0 ulasan:

Posting Komentar