Rabu, 08 Desember 2010

Inspirasi yang Tersendat

Entah mengapa, Arus Deras inspirasiku akhir-akhir ini jadi tersendat-sendat. Biasa-biasanya sih mengalir deras bagai Air Terjun Bantimurung yang ada di Kabupaten Maros-Sulawesi Selatan yang beberapa tahun lalu pernah kukunjungi, atau setidaknya kadang mengalir tak terlalu deras dan tak terlalu lambat tapi pasti menuju ke laut bagai aliran Sungai Kapuas yang ada di kota kelahiranku tercinta (Pontianak). Saking tersendatnya inspirasiku kini, bahkan tulisan yang sedang anda baca kini pun tertatih-tatih kutulis.
Lagi-lagi aku tak tahu apa penyebab ketersendatan inspirasiku ini. Bisa jadi karena kini aku jarang membaca koran dan jarang pula menonton televisi. Jarang membaca koran karena aku memang tidak langganan koran. Paling-paling membaca koran kalau kebetulan sedang nongkrong atau kongkow-kongkow di Warung Makan dekat kosanku. Warung Makan yang satu ini memang keren, walaupun kecil, tapi berlangganan koran, sehingga selalu tersedia koran untuk dibaca oleh para konsumen warung tersebut. Selain itu yang lebih keren lagi bahwa di Warung Makan ini juga terdapat Hotspot Internet yang menggunakan teknologi Wi-Fi (Wireless Fidelity), sehingga kita bisa mengakses internet cukup bermodalkan Laptop. Harganya juga murah, yaitu paling-paling 1000 hingga 2000 rupiah per-jam. Jadi, bagi yang punya Laptop dan mau internetan menggunakan sarana Wi-Fi, tinggal nongkrong aja di Warung Makan yang top-markotop ini. Tapi jangan lupa, beli dulu kuponnya, mau bayar langsung atau belakangan, terserah, yang penting bayar, dan uangnya bukan uang palsu.

Kalau akhir-akhir ini jarang menonton televisi, tak lain karena televisi di kosanku kini hanya bisa mengeluarkan suara, tetapi gambarnya gelap-gulita. Alasan lainnya mengapa aku tak berusaha untuk mengakses kedua media tersebut, karena koran dan televisi kurasakan kni semakin tak bisa mencerdaskan kehidupan bangsa, apalagi berita-berita maupun tayangan-tayangannya akhir-akhir ini lebih cenderung tendensius dan terkesan membodohi masyarakat. Sehingga dengan tidak mengakses kedua media tersebut menurutku sepertinya akan bisa lebih mencerdaskan kehidupan bangsa. Dan memang dengan jarangnya menyentuh kedua media tersebut ternyata kemudian menjadikan kita bisa lebih produktif berkarya, setidak-tidaknya bagi diriku sendiri.

Mungkin juga ada beberapa hal lain yang membuat ketersendatan inspirasiku akhir-akhir ini. Yang pasti aku belum bisa memastikan apakah benar adanya bahwa hal-hal tersebutlah sumber ketersendatan inspirasiku. Kukatakan demikian, karena walaupun di blog ini sudah jarang ku posting tulisan terbaru, tetapi ada juga catatan-catatan tertentu yang kadang masih begitu lancar kutulis yang itu tidak diniatkan untuk dipublikasikan, kecuali ada pihak-pihak lain yang iseng ingin mempublikasikannya entah dengan alasan apa.

Lebih tepatnya, catatan yang dimaksud tak lain adalah semacam catatan rahasia yang hanya aku dan Tuhan yang boleh tahu isinya. Saking rahasianya, bahkan semut-semut merah yang berbaris di dinding dan cicak-cicak yang merayap di dek (plafon/langit-langit) kosanku pun tak boleh tahu apa isi catatan tersebut. Julian Assange dan Situs WikiLeaks-nya pun bahkan tak bakalan bisa menjebol kerahasiaan catatan tersebut, karena catatan itu hanya berada di komputerku yang berada di kosan yang kini kudiami dan flashdisk yang selalu kubawa ke mana-mana. Kecuali kalau memang ada teman se-kosanku yang iseng-iseng mengotak-atik dan membuka-buka data yang ada di komputer itu, dan kemudian tanpa sengaja membaca dokumen yang sangat rahasia tersebut.

Walaupun misalkan catatan tersebut berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, maka tetap saja tak boleh ada orang lain yang tahu apa isinya, kecuali hanya satu orang lagi yang boleh membacanya. Yang pasti orang tersebut selain diriku. Kepada orang tersebutlah catatan rahasia itu kelak dipersembahkan. Hanya aku dan dia yang boleh membacanya, disaksikan oleh Zat yang jiwa ini berada di tangan-Nya. []



Hanafi Mohan
Ciputat, Selasa 1 Muharram 1432 H / 7 Desember 2010 M
15:29-17:36 WIB



Sumber gambar: http://www.adsfm.co.cc/

Tulisan ini dimuat di: http://hanafimohan.blogspot.com/

Reaksi:

0 ulasan:

Posting Komentar