<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899</id><updated>2012-01-14T19:02:07.873+07:00</updated><category term='Kosakata Bahasa Melayu Pontianak'/><category term='Puisi'/><category term='Ragam Menulis'/><category term='Cerbung: Senja Merah Jingga'/><category term='Catatan Lepas'/><category term='Khazanah Pemikiran Cak Nur'/><category term='profil kita'/><category term='Sekedar Memulai'/><category term='Menulis yang Komunikatif'/><category term='Cerobongkat'/><category term='Autokritik'/><category term='Bahasa dan Kata'/><category term='Kilasan'/><category term='Refleksi Hati'/><category term='Serba-Serbi Melayu'/><category term='Mari Menulis'/><category term='Spirit of Menulis'/><category term='Puisi Twit'/><category term='Borneo'/><category term='Mozaik Islam'/><category term='Di Balik Goresan Pena'/><category term='Serba-serbi Menulis'/><category term='Seputar Pontianak'/><category term='Cerpen'/><category term='Sastra Melayu'/><category term='Cerobong &quot;TdCB&quot;'/><category term='Cerite-Cerite'/><title type='text'>Arus Deras</title><subtitle type='html'>Hanafi Mohan Punya Cerita</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>174</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-5189996721194798107</id><published>2012-01-06T04:48:00.000+07:00</published><updated>2012-01-07T09:40:12.500+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba-Serbi Melayu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Lepas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bahasa dan Kata'/><title type='text'>Kembali Mendedahkan Bahasa Kita</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-vbujnPwdd2Q/TwbGr7ygcxI/AAAAAAAAAX8/qnHl3sc0-f0/s1600/BahasaMelayu.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="259" width="350" src="http://4.bp.blogspot.com/-vbujnPwdd2Q/TwbGr7ygcxI/AAAAAAAAAX8/qnHl3sc0-f0/s400/BahasaMelayu.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan berbagai macam arus budaya yang kemudian berpusar pada dinamika masyarakat yang ada di dalamnya mau tak mau suka tak suka merupakan suatu keniscayaan. Pusaran budaya tersebut lebih dahsyatnya kemudian menjelma riak gelombang yang lambat laun mewujud ombak nan besar yang menghantam-hantam budaya di sekitarnya yang tak lain merupakan budaya pembentuknya. Ada beberapa kemungkinan yang bakal terjadi:&lt;span class="fullpost"&gt; budaya yang dihantam dilibas itu tetap berdiri namun terhuyung-huyung, budaya yang dihantam itu hancur berkeping-keping, budaya yang dihantam itu lebur ke dalam gelombang besar. Atau mungkin juga menjadi seperti pasir yang dihantam gelombang, yang terhempas ke tepian, yang butiran-butirannya bertabur-biaran terserak dilamun ombak nan garang, kemudian di suatu masa butiran-butiran pasir yang tercerai-berai itu berkumpul kembali ke tepian menjadi pantai nan indah selaksa pesona.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budaya (termasuk juga bahasa) adalah hasil kreatif dari bangsa pemiliknya. Persentuhan dan saling pengaruh mempengaruhi dengan budaya lainnya tentu tak dapat pula dipungkiri. Semakin terbuka suatu bangsa, maka semakin kompleks lah persentuhan budaya yang terjadi di dalam masyarakatnya. Budaya (termasuk juga bahasa) akan bertahan di masyarakat pemiliknya, tinggal kemudian keberlangsungannya sebagai budaya dan bahasa kaum apakah akan tetap tegak berdiri di tengah hantaman badai besar yang bertopengkan nasionalisme dan modernisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penelitian-penelitian ter-muta-akhir, ternyata kini tak sedikit bahasa-bahasa kaum di Kepulauan Melayu ini yang terancam punah karena semakin kuatnya cengkeraman Bahasa Nasional, cengkeraman yang mendominasi dan memangsa bahasa ibu-nya sendiri. Bahkan ada juga beberapa kasus kekerasan oleh tentara nasional terhadap orang perorangan di negara ini karena orang tersebut tidak fasih berbahasa nasional. Ironis memang terjadi di tengah-tengah negara yang katanya berfalsafahkan “Pancasila” yang bersemboyankan “Bhinneka Tunggal Ika” ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-8OJCKZMVwjw/TwbFzuf5_LI/AAAAAAAAAXw/qYTNSXIPhMM/s1600/p4c089f0f12c94.jpg" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="150" width="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-8OJCKZMVwjw/TwbFzuf5_LI/AAAAAAAAAXw/qYTNSXIPhMM/s200/p4c089f0f12c94.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sudah jamak diketahui bahwa &lt;a href="http://www.lenteratimur.com/perjalanan-pengajaran-bahasa-melayu/"&gt;Bahasa Melayu&lt;/a&gt; merupakan &lt;i&gt;lingua franca&lt;/i&gt; di Kepulauan Melayu ini, bahasa yang kemudian diklaim sebagai &lt;a href="http://www.lenteratimur.com/kun-fayakun-jadilah-indonesia/"&gt;Bahasa Indonesia&lt;/a&gt; (bahasa persatuan, bahasa nasional di republik ini). Bahasa Nasional tersebut kini semakin hari semakin jauh meninggalkan kaidah dan kearifan Bahasa Melayu. Karena apa? Mungkin salah satu sebabnya karena Bahasa Nasional tersebut sudah melupakan identitas sejatinya, bahkan telah dengan serampangan mengubah-ubah nama yang sejati dari bahasa tersebut (dengan serampangan diubah menjadi bernama “Bahasa Indonesia”, padahal sejatinya bernama “Bahasa Melayu”, itulah salah satu upaya melupakan dan menenggelamkan identitas aslinya). Untungnya penutur asli Bahasa Melayu hingga kini masih bertahan (di negerinya masing-masing ataupun di negeri rantau) dengan berbagai macam ragam dialeknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh pun begitu, di masing-masing negeri Melayu juga tak luput dari kekhawatiran akan keberlangsungan Bahasa Melayu-nya di tiap-tiap negerinya. Apa pasal? Tentu begitu banyak pula penyebabnya: media massa, tren (mode), pergaulan, bahkan juga sistem pendidikan, yang kesemuanya itu dibayang-bayangi oleh Puaka Globalisasi, ditakut-takuti oleh Hantu Modernisasi, dihembus-hembusi oleh Angin Surga Nasionalisme. Mungkin tak sedikit kini orang-orang Melayu yang sudah malu berbahasa Melayu, apalagi berbahasa Melayu dialek negeri-nya. Bagi para puteranya yang sadar akan kenyataan ini, sudah semestinya bergandengan tangan seiring sejalan menghalau anasir-anasir gelap berwujud monster itu, raksasa-raksasa buas nan beringas yang akan menginjak-injak dan memusnahkan bahasa ibunya, bahasa tanah tumpah darahnya, yang dengan keagungan bahasa ibunya itulah dirinya tumbuh dan dibesarkan menjadi putera-puteri Ibu Pertiwi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya terkecil yang mungkin bisa dilakukan kini adalah kembali mendedahkan bahasa kita, bahasa ibu kita, bahasa nan agung yang hingga kini masihlah menjadi &lt;i&gt;lingua franca&lt;/i&gt; di Kepulauan Melayu ini. Salah satu media yang cukup efektif untuk mendedahkannya yakni melalui media tulisan, apalagi kini setiap orang bisa menjadi “penulis”, tak pandang dia penulis termasyhur ataupun orang awam. Dunia yang bagai &lt;a href="http://www.alhikmahonline.com/content/view/922/14/"&gt;Desa Buana&lt;/a&gt; (&lt;i&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Global_village_%28term%29"&gt;Global Village&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; / &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Desa_global"&gt;Desa Global&lt;/a&gt;) ini marilah dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk mendedahkan bahasa kita, mendedahkan "Bahasa Ibu" kita. [~]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tanah Betawi, Senin - 8 Shafar 1433 Hijriyah /&lt;br /&gt;2 Januari 2012 Miladiyah&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* &lt;i&gt;Ditulis di tengah-tengah kerinduan yang membuncah-buncah kepadamu, Borneo Tercinta. Dikaulah Borneo.&lt;/i&gt; *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# &lt;i&gt;Tulisan ini sebelumnya merupakan Komentar pada&lt;/i&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150492719644438"&gt;Note FB Hanafi Mohan&lt;/a&gt; &lt;i&gt;yang kemudian dijadikan sebagai&lt;/i&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/navy.xbart/posts/2347412529307"&gt;Update Status FB Hanafi Mohan&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber Gambar:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;- &lt;a href="http://knotwisez.blogspot.com/2011/05/bahasa-melayu.html"&gt;http://knotwisez.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://melayuonline.com/ind/news/read/11414"&gt;http://melayuonline.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tulisan ini dimuat kembali di&lt;/i&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2012/01/kembali-mendedahkan-bahasa-kita.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;i&gt;dengan penyuntingan yang agak longgar tanpa mengurangi isi dan maksud tulisan&lt;/i&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-5189996721194798107?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/5189996721194798107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2012/01/kembali-mendedahkan-bahasa-kita.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/5189996721194798107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/5189996721194798107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2012/01/kembali-mendedahkan-bahasa-kita.html' title='Kembali Mendedahkan Bahasa Kita'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-vbujnPwdd2Q/TwbGr7ygcxI/AAAAAAAAAX8/qnHl3sc0-f0/s72-c/BahasaMelayu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total><georss:featurename>Ciputat, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-6.3021238 106.7438032</georss:point><georss:box>-6.365254800000001 106.6648392 -6.2389928 106.8227672</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-5748718768074262324</id><published>2012-01-02T22:47:00.000+07:00</published><updated>2012-01-04T13:09:13.264+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerite-Cerite'/><title type='text'>Keréte Api Setengah-Setengah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-n-_cNmWjITY/TwHSq0j_WdI/AAAAAAAAAXA/bmFgcdWyphU/s1600/train_big.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="162" width="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-n-_cNmWjITY/TwHSq0j_WdI/AAAAAAAAAXA/bmFgcdWyphU/s200/train_big.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Bagi Tok Moh, pelesér ke mane-mane pakai Keréte Api bukanlah sekali ini ja'. Walaupon tak telalu sering, tapi lumayanlah untok ukoran Perantau bin Musafir Lata (halaaaah…, dah bebelas-belas taon maséh ga’ ngaku’ sebagai Perantau, maséh ga’ ngaku’ sebagai Musafir). Ceritenye ari itu tu Tok Moh nak pelesér ke Kote B. Pejalanan dari Kote TS ke Kote B yang paléng cepat dan paléng murah adelah dengan nggunekan Keréte Api (entah ape pasal disebot Keréte Api, padehal kalau ditingok-tingok tak ade pula’ api-nye tang keréte tu).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;Singkat cerite, dari Stasiun PR Tok Moh pon naék Keréte KRL nuju ke Stasiun TA. Dari Stasiun TA kemudian naék keréte nuju ke Stasiun B yang ade di Kote B. Tok Moh pon héran pas agé’ naék keréte nuju ke Stasiun B ni, karene bebéde sangat ngan keréte yang dinaéknye dari Stasiun PR nuju ke Stasiun TA tadé'. Keréte yang nuju ke Stasiun B ni sejuk sangat udare di dalamnye tu, ade kipas angén di mane-mane, berséh, penumpangnye pon ndak belonggok-longgok. Kalau pon mesti bediri, kite pon akan ikhlas hati. Sedangkan keréte yang dari Stasiun PR nuju ke Stasiun TA, hadoooh…, sesak ngan manusie, idong kite pon sesak dibuatnye, cuacenye panas, pokoknye begitu’lah die adenye, bemacam-macam bau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tibelah masenye Tukang Perikse Karcis bejalan tehundogh-handégh merikse karcis setiap penumpang. Pas Tukang Perikse Karcis tu merikse karcis Tok Moh, dengan senyum yang semanis-manisnye Tok Moh pon ngunjokkanlah karcisnye kepade Tukang Perikse Karcis tu. Entah karene ape, Tukang Perikse Karcis tu acam kehéranan pula’. “Hape pasal engkau tegamam mandang aku? Memangnye muke aku ni lawagh ke… dah acam bulan purname?” benak Tok Moh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tibe-tibe Tukang Perikse Karcis tu ngeluarkan kate-kate yang tadak diharapkan oleh oghang ghamai, “Tikét Bapak ini salah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ati Tok Moh bekate, “Alahai, mandai-mandai ja’ ye engkau ni manggél aku “Bapak”. Maséh mude belie acam begini’ ni engkau panggél “Bapak”? Pandanglah lo’ betol-betol wajah aku ni!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lho, apanya yang salah?” kate Tok Moh dengan wajahnye yang penoh tande tanya’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tukang Perikse Karcis pon bekate, “Sesuai dengan tikét yang ada di tangan Bapak, semestinya Bapak naik KRL, bukannya naik Commuter.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi … gimana?” tanya’ Tok Moh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau mau melanjutkan perjalanan dengan kereta ini, Bapak mesti membayar denda sebesar dua puluh ribu rupiah. Tapi kalau tidak, silakan Bapak turun di stasiun perhentian selanjutnya yang ada di depan. Sebentar lagi kita sampai ke Stasiun PM, silakan turun di situ jika tak mau melanjutkan perjalanan dengan kereta ini, kemudian melanjutkan perjalanan dengan KRL selanjutnya yang ada di belakang, KRL yang memang semestinya Bapak naiki,” tegas Tukang Perikse Karcis tu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benak Tok Moh, “Pantaslah harge karcisnye ampér same ngan harge karcis dari PR ke TA, rupenye aku yang salah naék keréte,” sambél senyum-senyum tak tentu rudu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadak pakai pikér panjang agé’, Tok Moh pon langsung ngambé’ keputosan untok turon. Begitu’ keréte berenti di Stasiun PM, langsunglah Tok Moh turon dari keréte dengan muke selembe-nye. Dalam pikérannye Tok Moh bekate, “Bukannye aku tak ade duét nak mbayar dende tu, ade pula’ duét ni haaa…. Tak ape-apelah dah dapat setengah pejalanan pakai keréte yang bagos, dan setengah pejalanan selanjutnye pakai keréte yang baunye bemacam ragam tu. Setengah-setengah.” [~]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Rabu 3 Shafar 1433 Hijriyah / &lt;br /&gt;28 Desember 2011 Miladiyah&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Cerite ini ditulés dalam Bahase Melayu Logat Pontianak - Borneo Barat.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tulésan ini sebelomnye dah dijadikan sebagai Update Status di&lt;/i&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/navy.xbart/posts/2318638209967"&gt;FB Hanafi Mohan&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Gambar didapat dari:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.msegurola.com/anim_train.html"&gt;http://www.msegurola.com/anim_train.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulésan ini dimuat agé' di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2012/01/kerete-api-setengah-setengah.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-5748718768074262324?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/5748718768074262324/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2012/01/kerete-api-setengah-setengah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/5748718768074262324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/5748718768074262324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2012/01/kerete-api-setengah-setengah.html' title='Keréte Api Setengah-Setengah'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-n-_cNmWjITY/TwHSq0j_WdI/AAAAAAAAAXA/bmFgcdWyphU/s72-c/train_big.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total><georss:featurename>Ciputat, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-6.3021238 106.7438032</georss:point><georss:box>-6.365254800000001 106.6648392 -6.2389928 106.8227672</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-7286093073482472555</id><published>2011-12-29T11:29:00.000+07:00</published><updated>2011-12-30T10:26:18.636+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerite-Cerite'/><title type='text'>Semalam tang Kedai Kopi Oghang Putéh</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-wo0Ah28l814/TvvttZeQ3hI/AAAAAAAAAWo/sh7SKMQCO_Y/s1600/Coffee_Coffee_Cup.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="156" src="http://3.bp.blogspot.com/-wo0Ah28l814/TvvttZeQ3hI/AAAAAAAAAWo/sh7SKMQCO_Y/s200/Coffee_Coffee_Cup.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tok Daod malam semalam mberé'kan sikit masok'an, cammane kalau Tok Moh mendarma-baktikan diri' tang Kampong Halaman ja'. Abés-lah Tok Moh kena' kumbah oleh Tok Daod: pasal nyemarakkan budaye lah, pasal hini lah, pasal hitu lah, pokoknye belonggok-lah. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tok Moh cuman bise hanggok-hanggokkan kepala' ja'. Dalam ati Tok Moh bekate, "Hai..., awak tu baru' setaon dua' taon tang Tanah Betawi ni, udah jadi Mantri Sunték pula' tang kampong awak sana', jadinye tu dah berade di titék aman. Nanté'lah bile-bile mase kubalas mbelétérkan awak pula', péndéknye bedesing-lah telinge tu ndengarnye." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementare Tok Daod menampakkan wajah serius, sedangkan Tok Moh dengan wajah dua' rius. Tak terase, kopi campor es krim yang berade di depan dua' orang itu pon ranap, entah karene kena' pinom, atau mungkin karene cawannye tu bucor. Kedai Kopi Oghang Putéh tempat minom kopi tu pon maséhlah ramai ngan oghang-oghang yang agé' bebual-bual bedabol-dabol sambél ngentam aé' kopi: ade Aé' Kopi Panas, ade ga' Aé' Kopi Sejuk, kopi-nye tu ngan bebagai macam ragam rase dan bentok pula'. Gulenye disediekan dua' macam: ade Gule Putéh (Gule Pasér), ade ga' Gule Mérah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas nak balék...., eee... lupa' pula' mbayar, langsung ja' nak ngayonkan kaki keluar kedai. Memanglah ye, malam-malam buta' maséh ga' nak mbuat ragam. [~]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Selase 27 Desember 2011 Miladiyah&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tulésan ini sebelomnye dah dijadikan sebagai Update Status di&lt;/i&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/navy.xbart/posts/2313642605080"&gt;FB Hanafi Mohan&lt;/a&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Gambar didapat dari:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.metal-art-decor.com/"&gt;http://www.metal-art-decor.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulésan ini dimuat agé' di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/12/semalam-tang-kedai-kopi-oghang-puteh.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-7286093073482472555?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/7286093073482472555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/12/semalam-tang-kedai-kopi-oghang-puteh.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/7286093073482472555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/7286093073482472555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/12/semalam-tang-kedai-kopi-oghang-puteh.html' title='Semalam tang Kedai Kopi Oghang Putéh'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-wo0Ah28l814/TvvttZeQ3hI/AAAAAAAAAWo/sh7SKMQCO_Y/s72-c/Coffee_Coffee_Cup.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total><georss:featurename>Ciputat, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-6.3021238 106.7438032</georss:point><georss:box>-6.365254800000001 106.6648392 -6.2389928 106.8227672</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-4288791145905495852</id><published>2011-12-24T12:53:00.000+07:00</published><updated>2011-12-24T17:06:52.005+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Selamat Jalan, Pamanda</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-VtQirX-PsiI/TvVjZ2WS82I/AAAAAAAAAWQ/nRPOXvMkVk8/s1600/HM%2BYunus%2BMohan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-VtQirX-PsiI/TvVjZ2WS82I/AAAAAAAAAWQ/nRPOXvMkVk8/s400/HM%2BYunus%2BMohan.jpg" width="280" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan, Paman-ku&lt;br /&gt;Selamat jalan, Pak Mude-ku&lt;br /&gt;Selamat jalan wahai Adiknya Almarhum Ayah-ku&lt;br /&gt;Selamat jalan, Guru-ku&lt;br /&gt;Selamat jalan, Pak Andak&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hanya do'a yang bisa Ananda panjatkan dari jauh di Negeri Orang&lt;br /&gt;Untaian ilmu, nasihat, dan petuahmu selalulah terngiang-ngiang di semesta pendengaran, mengiringi langkah kaki ini yang kadang gontai terseok-seok di kaki langit peradaban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyum dan candamu masih lekat bersama debur hidup ini yang masih beriak-riak di antara racaunya dunia&lt;br /&gt;Kiranya tak ada yang lebih berharga selain daripada selaksa restu yang telah Pamanda berikan kepada Ananda yang dha'if ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan, Pak Andak&lt;br /&gt;Walau masih terasa sebak di dada ini, 'ku relakan kepergianmu&lt;br /&gt;Di antara hikayat dunia,&lt;br /&gt;Bersenandung risalah alam,&lt;br /&gt;Rangkaian Tahlil tak henti-hentinya mengantar kepergianmu&lt;br /&gt;Jiwa-jiwa yang tenang dibawa terbang burung-burung putih ke angkasa menghadap Rabb-nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Jalan, Pamanda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Pagi Sabtu 24 Desember 2011&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;# Khusus dipersembahkan untuk mengantar kepergian Pamanku &lt;/b&gt; &lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&amp;amp;id=103641"&gt;"Al-Ustadz H.M. Yunus Mohan"&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;i&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/?ref=tn_tnmn#!/navy.xbart/posts/291494937568420?notif_t=like"&gt;FB Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber foto:&lt;/b&gt; &lt;i&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=286677868045565&amp;amp;set=o.180244398716746&amp;amp;type=1&amp;amp;ref=nf"&gt;Grup FB "Ikatan Keluarge Besa' Haji Adnan (IKBHA)"&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat kembali di:&lt;/b&gt; &lt;i&gt;&lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/12/selamat-jalan-pamanda.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-4288791145905495852?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/4288791145905495852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/12/selamat-jalan-pamanda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/4288791145905495852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/4288791145905495852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/12/selamat-jalan-pamanda.html' title='Selamat Jalan, Pamanda'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-VtQirX-PsiI/TvVjZ2WS82I/AAAAAAAAAWQ/nRPOXvMkVk8/s72-c/HM%2BYunus%2BMohan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Ciputat, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-6.3021238 106.7438032</georss:point><georss:box>-6.365254800000001 106.6648392 -6.2389928 106.8227672</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-6758626396799187399</id><published>2011-12-19T01:11:00.004+07:00</published><updated>2011-12-19T01:24:52.071+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi Twit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Borneo'/><title type='text'>Dikaulah Borneo</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-DYjOp8DQoJU/Tu4jHM4cbJI/AAAAAAAAAWE/ltDk8uCQyzI/s1600/borneoC19-1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="320" width="279" src="http://1.bp.blogspot.com/-DYjOp8DQoJU/Tu4jHM4cbJI/AAAAAAAAAWE/ltDk8uCQyzI/s320/borneoC19-1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kalam menggoreskan Borneo,&lt;br /&gt;maka dikaulah Borneo itu&lt;br /&gt;Pun di saat lisan terucap Borneo,&lt;br /&gt;dirimulah jua gerangan adanya&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Semesta rasa hanya ada namamu,&lt;br /&gt;Borneo&lt;br /&gt;Selaksa rindu hanyalah tertuju kepadamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukanlah jarak yang menjadi beban,&lt;br /&gt;melainkan lebih karena menanggung rindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, 10 - 18 Desember 2011&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tulisan ini sebelumnya telah dijadikan sebagai Tweet pada Twitter&lt;/i&gt; &lt;a href="http://twitter.com/hanafimohan"&gt;@hanafimohan&lt;/a&gt; &lt;i&gt;dengan HashTag&lt;/i&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/search?q=%23Borneo"&gt;#Borneo&lt;/a&gt; &lt;i&gt;dan&lt;/i&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/search?q=%23Dikaulah_Borneo"&gt;#Dikaulah_Borneo&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber Gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.indonesianhistory.info/map/borneoc19-1.html"&gt;http://www.indonesianhistory.info/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/12/dikaulah-borneo.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-6758626396799187399?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/6758626396799187399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/12/dikaulah-borneo.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/6758626396799187399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/6758626396799187399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/12/dikaulah-borneo.html' title='Dikaulah Borneo'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-DYjOp8DQoJU/Tu4jHM4cbJI/AAAAAAAAAWE/ltDk8uCQyzI/s72-c/borneoC19-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total><georss:featurename>Ciputat, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-6.3021238 106.7438032</georss:point><georss:box>-6.365267800000001 106.6648392 -6.2389798 106.8227672</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-3200270200021584236</id><published>2011-11-19T07:26:00.001+07:00</published><updated>2011-11-19T08:14:26.867+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi Hati'/><title type='text'>Kalbu yang Damai</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-YxCLB7MFphg/Tsb5eJGpUNI/AAAAAAAAAV4/41F_FcSpE1w/s1600/92f6upcq_butiran%2Bpasir.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-YxCLB7MFphg/Tsb5eJGpUNI/AAAAAAAAAV4/41F_FcSpE1w/s320/92f6upcq_butiran%2Bpasir.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai jiwa yang tenang, &lt;br /&gt;jangan kau hitung gerimis itu, &lt;br /&gt;jangan kau hitung tetesan hujan itu, &lt;br /&gt;jangan kau hitung...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Wahai hati yang lapang, &lt;br /&gt;jangan kau kenang yang sudah-sudah, &lt;br /&gt;jangan kau perturutkan gundah gulana dan gelisah, &lt;br /&gt;jangan ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai kalbu yang damai, &lt;br /&gt;biarkanlah lonceng itu berdentang seperti semula, &lt;br /&gt;kadang ia gaung bergema, &lt;br /&gt;kadang pula lirih mengalir di persada rasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai sukma yang sentausa, &lt;br /&gt;jikalau telah ter'azamkan butiran pasir menjadi intan permata, &lt;br /&gt;niscaya persada dunia terang-benderang&lt;br /&gt;terbentang selaksa jalan menuju istana kilau berkilau&lt;br /&gt;yang bertahta di langit nan biru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Januari – Februari 2011&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di Majalah&lt;/i&gt; &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001243448381&amp;amp;sk=wall"&gt;"Qalam - Mujahidin"&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;i&gt;Edisi 41 / V / Dzulqaidah 1432 H / Oktober 2011 M.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber Gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://nurilhudaa.blogspot.com/2011/06/pasir-super-untuk-membantu-membersihkan.html"&gt;http://nurilhudaa.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat kembali di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/11/kalbu-yang-damai.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-3200270200021584236?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/3200270200021584236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/11/kalbu-yang-damai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/3200270200021584236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/3200270200021584236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/11/kalbu-yang-damai.html' title='Kalbu yang Damai'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-YxCLB7MFphg/Tsb5eJGpUNI/AAAAAAAAAV4/41F_FcSpE1w/s72-c/92f6upcq_butiran%2Bpasir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-1260939618808907713</id><published>2011-11-12T11:47:00.001+07:00</published><updated>2011-11-13T12:21:54.561+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Borneo'/><title type='text'>Mozaik Borneo</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-GxZaXVwYLEs/Tr36_J91w9I/AAAAAAAAAVs/vil1kuDpl5k/s1600/map_of_borneo.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://1.bp.blogspot.com/-GxZaXVwYLEs/Tr36_J91w9I/AAAAAAAAAVs/vil1kuDpl5k/s400/map_of_borneo.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tahun 400 Zaman Mulawarman". [&lt;i&gt;termaktub pada Batu Bertulis di Kutai Lama (batas Samarinda), tulisannya di dalam Bahasa Sanskrit&lt;/i&gt;]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Senkala Tahun 110. Hidup Mati. Suwarga." [&lt;i&gt;termaktub pada Batu Bertulis (masyarakat setempat menyebutnya “Monggo Bata”) di Sanggau (Borneo Barat)&lt;/i&gt;]&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Sekitar tahun 400 Masehi, Borneo telah memasuki zaman sejarah dengan ditemukannya Prasasti Yupa peninggalan Kerajaan Kutai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga kerajaan besar di Bumi Borneo yaitu: Borneo (Brunei/Barune), Succadana/Sukadana (Tanjungpura/Bakulapura), dan Banjarmasin (Nusa Kencana).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luasnya Borneo (Kalimantan) yaitu 743.330 km². Borneo merupakan pulau terbesar ketiga di dunia. Borneo berada di tengah-tengah Asia Tenggara.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai-sungai terpanjang di Borneo adalah: Sungai Kapuas (1143 km), Sungai Barito (880 km), Sungai Mahakam (980 km), Sungai Rajang (562,5 km).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negeri-negeri yang berada di Bumi Borneo adalah: Brunei Darussalam, Sabah, Sarawak, Borneo Barat, Borneo Tengah, Borneo Selatan, Borneo Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Kinabalu (4095 m) merupakan gunung tertinggi di Borneo, terletak di Negeri Sabah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13 kota besar di Bumi Borneo berdasarkan jumlah populasi tahun 2010 dan perbandingan dengan tahun 2000 yaitu: Samarinda, Kuching, Banjarmasin, Kota Kinabalu, Balikpapan, Pontianak, Miri, Palangka Raya, Banjarbaru, Tarakan, Singkawang, Bontang, dan Bandar Seri Begawan. [~;~] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;b&gt;&lt;i&gt;dikompilasi dari berbagai sumber&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, 1 - 10 November 2011&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tulisan ini sebelumnya telah dijadikan sebagai Update Status Twitter&lt;/i&gt; &lt;a href="http://twitter.com/hanafimohan"&gt;@hanafimohan&lt;/a&gt; &lt;i&gt;dengan HashTag&lt;/i&gt;: &lt;a href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23Mozaik_Borneo"&gt;#Mozaik_Borneo&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber Gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.lonelyplanet.com/maps/asia/malaysia/borneo/"&gt;http://www.lonelyplanet.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/11/mozaik-borneo.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-1260939618808907713?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/1260939618808907713/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/11/mozaik-borneo.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1260939618808907713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1260939618808907713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/11/mozaik-borneo.html' title='Mozaik Borneo'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-GxZaXVwYLEs/Tr36_J91w9I/AAAAAAAAAVs/vil1kuDpl5k/s72-c/map_of_borneo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-5153098906891431602</id><published>2011-11-03T13:01:00.000+07:00</published><updated>2011-11-03T13:10:41.031+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba-serbi Menulis'/><title type='text'>Menulis Bagai Menyusun Puzzle</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-NYwf900I8so/TrIvieqJ1eI/AAAAAAAAAVU/uSdFpH75-Fk/s1600/puzzle2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/-NYwf900I8so/TrIvieqJ1eI/AAAAAAAAAVU/uSdFpH75-Fk/s200/puzzle2.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Menelusuri jejak langkah yang membekas di jalan setapak demi setapak dengan cara menulis, sambil mengumpulkan puzzle yang telah terserak tercerai berai entah ke mana. Menulis itu bagaikan menyusun puzzle yang ada di dalam pikiran. Dengan menulis, maka puzzle yang tercerai-berai itu tersusun menjadi sesuatu yang berarti.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Yang pertama harus ditulis adalah menulis itu sendiri. Ketika huruf pertama tergores, maka akan terus bermunculan huruf-huruf yang lainnya. Semuanya mengalir. Lambat-laun terangkai kata demi kata, kalimat demi kalimat, paragraf demi paragraf, hingga tersusun suatu tulisan yang utuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulislah huruf pertama. Tatap huruf tersebut sedalam-dalamnya. Dari satu huruf itu akan berpendaran huruf-huruf lainnya, bagai secercah cahaya lilin yang terangi gelap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mesti yang ditulis duluan itu diletakkan di awal dan yang ditulis belakangan diletakkan di akhir. Jangan terpaku pada kerangka tulisan. Kerangka tersebut hanyalah acuan awal. Bisa saja ketika menulis agak berbeda dengan kerangka tersebut. Sebenarnya ada aturan dalam menulis, tapi tidak ada aturan yang baku berkaitan dengan tulis-menulis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan bingung ketika akan mulai menulis. Jika sudah bingung di awal menulis, maka sebenarnya sudah gagal sebelum memulai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu yang ideal untuk menulis bagi setiap orang itu begitu subjektifnya. Ada yang begitu lancar menulis ketika santai, namun ada juga yang sebaliknya. Ada yang lancar menulis ketika emosinya stabil, ada juga yang sebaliknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menulis adalah pekerjaan yang mensinergikan antara indera, rasio, dan emosi. Karena itulah, menulis merupakan aktivitas yang superkompleks. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abaikan semua teori dan aturan menulis. Kini, hal terpenting yang harus dilakukan adalah menulis, menulis, dan menulis. Abaikan semua teori dan aturan menulis, kemudian langsunglah menulis. Ada juga yang menyatakan bahwa tips terbaik menulis adalah: Lupakan semua tips, mulailah menulis. [~]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, 31 Oktober - 3 November 2011&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tulisan ini sebelumnya telah dijadikan sebagai Update Status Twitter&lt;/i&gt; &lt;a href="http://twitter.com/hanafimohan"&gt;@hanafimohan&lt;/a&gt; &lt;i&gt;dengan HashTag:&lt;/i&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23puzzle"&gt;#puzzle&lt;/a&gt; &lt;i&gt;dan&lt;/i&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23menulis"&gt;#menulis&lt;/a&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan terkait:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2009/01/menulis-dari-belakang.html"&gt;Menulis dari Belakang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2009/01/waktu-yang-ideal-untuk-menulis.html"&gt;Waktu yang Ideal untuk Menulis&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber Gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://puzzlepuzzlekehidupan.blogspot.com/2011/08/puzzle-puzzle-kehidupan.html"&gt;http://puzzlepuzzlekehidupan.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/11/menulis-bagai-menyusun-puzzle.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-5153098906891431602?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/5153098906891431602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/11/menulis-bagai-menyusun-puzzle.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/5153098906891431602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/5153098906891431602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/11/menulis-bagai-menyusun-puzzle.html' title='Menulis Bagai Menyusun Puzzle'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-NYwf900I8so/TrIvieqJ1eI/AAAAAAAAAVU/uSdFpH75-Fk/s72-c/puzzle2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-3935780534723962095</id><published>2011-10-28T21:10:00.000+07:00</published><updated>2011-10-28T21:12:43.125+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi Twit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Borneo'/><title type='text'>Kepada Borneo</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-hgxa3w_fl6M/Tqq1jMxQzvI/AAAAAAAAAU0/o88NcBhMtZg/s1600/marcelinus_bejet_kelawik_24820.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="228" width="304" src="http://1.bp.blogspot.com/-hgxa3w_fl6M/Tqq1jMxQzvI/AAAAAAAAAU0/o88NcBhMtZg/s400/marcelinus_bejet_kelawik_24820.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di manakah suaramu, Borneo? &lt;br /&gt;Yang alamnya menjelma musik terindah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parasmu nan rupawan tunjukkanlah &lt;br /&gt;wahai tanah yang dihiasi rimbunan hijau paru-paru dunia&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Masihkah damai menyertaimu, wahai bumi bertuah? &lt;br /&gt;Sesyahdu gemerisik aliran sungai-sungaimu yang panjang nan lebar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai tanah yang terberkahi, &lt;br /&gt;dapatkah lagi kupandang tatapan lazuardi pagimu yang menyemangati hari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hangatnya mentari khatulistiwamu &lt;br /&gt;hingga kini tetap terasa membelai sanubari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu masa nanti 'kan kutunaikan semua sumpah dan janji &lt;br /&gt;yang pernah terlafaz kepadamu tanah leluhur tumpah darah nan permai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin segera bersimpuh di tanahmu yang harum mewangi&lt;br /&gt;Menjura ke haribaan bunda yang telah lama memanggil-manggil rindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, 18 - 19 Oktober 2011&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Puisi ini sebelumnya telah dijadikan sebagai Update Status Twitter&lt;/i&gt; &lt;a href="http://twitter.com/hanafimohan"&gt;@hanafimohan&lt;/a&gt; &lt;i&gt;dengan HashTag&lt;/i&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/search?q=%23KepadaBorneo"&gt;#KepadaBorneo&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber Gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.wwf.or.id/berita_fakta/highlights/?21721/Panda-CLICK-Aspirasi-masyarakat-Kalbar-lewat-fotografi"&gt;http://www.wwf.or.id/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/10/kepada-borneo.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-3935780534723962095?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/3935780534723962095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/10/kepada-borneo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/3935780534723962095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/3935780534723962095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/10/kepada-borneo.html' title='Kepada Borneo'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-hgxa3w_fl6M/Tqq1jMxQzvI/AAAAAAAAAU0/o88NcBhMtZg/s72-c/marcelinus_bejet_kelawik_24820.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-7472645089711940659</id><published>2011-10-23T13:26:00.000+07:00</published><updated>2011-10-23T13:56:04.454+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba-Serbi Melayu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi Twit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seputar Pontianak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Melayu'/><title type='text'>Seloka Dirgahayu Khatulistiwa Negeri</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-u6LfA-rAfz8/TqOyY2B5YuI/AAAAAAAAAUY/mK01a0eetbc/s1600/Bendera%2Bdan%2BLambang%2BKesultanan%2BPontianak.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="211" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-u6LfA-rAfz8/TqOyY2B5YuI/AAAAAAAAAUY/mK01a0eetbc/s400/Bendera%2Bdan%2BLambang%2BKesultanan%2BPontianak.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan Bismillah kalam dibuka&lt;br /&gt;Ketika fajar menerangi mata&lt;br /&gt;Mentari khatulistiwa negeri bercahaya&lt;br /&gt;Perahu Kakap masuki muara&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ketika fajar menerangi mata&lt;br /&gt;Dari Mempawah rombongan bertolak&lt;br /&gt;Perahu Kakap masuki muara&lt;br /&gt;Walaupun sungai berolak-olak &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Mempawah rombongan bertolak&lt;br /&gt;Susuri Kuale perahu bergerak&lt;br /&gt;Walaupun sungai berolak-olak&lt;br /&gt;Niat yang suci tetaplah tegak &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susuri Kuale perahu bergerak&lt;br /&gt;Biduk dikayuh memecah ombak&lt;br /&gt;Niat yang suci tetaplah tegak&lt;br /&gt;Hinggalah tiba di Simpang Tiga Kapuas-Landak &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biduk dikayuh memecah ombak&lt;br /&gt;Halang rintangan teruslah dobrak&lt;br /&gt;Hinggalah tiba di Simpang Tiga Kapuas-Landak&lt;br /&gt;Setelah halau rombongan rompak &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halang rintangan teruslah dobrak&lt;br /&gt;Penjajab kokoh tiada retak&lt;br /&gt;Setelah halau rombongn rompak&lt;br /&gt;Tembakkan meriam tentukan letak &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjajab kokoh tiada retak&lt;br /&gt;Walau dilamun taufan dan badai&lt;br /&gt;Tembakkan meriam tentukan letak&lt;br /&gt;Di tepian Sungai Batang Lawai &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau dilamun taufan dan badai&lt;br /&gt;Walau perompak menghadang ramai&lt;br /&gt;Di tepian Sungai Batang Lawai&lt;br /&gt;Demi tujuan hendak dicapai &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau perompak menghadang ramai&lt;br /&gt;Pantang haluan putar ke belakang&lt;br /&gt;Demi tujuan hendak dicapai&lt;br /&gt;Tembakkan meriam dari Batu Layang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantang haluan putar ke belakang&lt;br /&gt;Sabda dan titah seorang pembesar&lt;br /&gt;Tembakkan meriam dari Batu Layang&lt;br /&gt;Seraya bersumpah dan bernazar &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda dan titah seorang pembesar&lt;br /&gt;Ayahnya Hadhralmaut ibuny Matan&lt;br /&gt;Seraya bersumpah dan bernazar&lt;br /&gt;Tegakkan tamaddun di Bumi Kalimantan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya Hadhralmaut ibunya Matan&lt;br /&gt;Pangeran Syarif Abdurrahman Nur Alam&lt;br /&gt;Tegakkan tamaddun di Bumi Kalimantan&lt;br /&gt;Tekadnya memang sudah lama ter’azam &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangeran Syarif Abdurrahman Nur Alam&lt;br /&gt;Pendiri Negeri Pontianak bernama&lt;br /&gt;Tekadnya memang sudah lama ter’azam&lt;br /&gt;Wujudkan cita ayahanda tercinta &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendiri Negeri Pontianak bernama&lt;br /&gt;Di Tanjong Besiku Masjid Jami’ dan Istana Qadriyah&lt;br /&gt;Wujudkan cita ayahanda tercinta&lt;br /&gt;Al-Habib Husain Tuan Besar Mempawah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;*** Seloka ini dipersembahkan untuk memperingati Hari Jadi Negeri Pontianak yang ke-240 Tahun (23 Oktober 1771 M - 23 Oktober 2011 M)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Seloka oleh:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/navy.xbart"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1744431489"&gt;Syach Ranie&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001372725094"&gt;Yusni Abeb Nahkoda&lt;/a&gt; (21-23 Oktober 2011)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Editor:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt; (Ciputat, Minggu 23 Oktober 2011)&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Seloka ini sebelumnya telah dijadikan sebagai Update Status Twitter&lt;/i&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/hanafimohan"&gt;@hanafimohan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://twitter.com/#!/syachranie_"&gt;@syachranie_&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://twitter.com/#!/YusniAbeb"&gt;@YusniAbeb&lt;/a&gt; dengan HashTag &lt;a href="http://twitter.com/#!/search?q=%23DirgahayuKhatulistiwa"&gt;#DirgahayuKhatulistiwa&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber Gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://melayuonline.com/ind/history/dig/386"&gt;http://melayuonline.com/ind/history/dig/386&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/10/seloka-dirgahayu-khatulistiwa-negeri.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-7472645089711940659?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/7472645089711940659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/10/seloka-dirgahayu-khatulistiwa-negeri.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/7472645089711940659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/7472645089711940659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/10/seloka-dirgahayu-khatulistiwa-negeri.html' title='Seloka Dirgahayu Khatulistiwa Negeri'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-u6LfA-rAfz8/TqOyY2B5YuI/AAAAAAAAAUY/mK01a0eetbc/s72-c/Bendera%2Bdan%2BLambang%2BKesultanan%2BPontianak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-4047616428894893717</id><published>2011-10-16T21:44:00.000+07:00</published><updated>2011-10-16T21:53:03.238+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba-Serbi Melayu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi Twit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Melayu'/><title type='text'>Kesuma Bahari</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-EEiyDrOhtRQ/Tpru2in7kcI/AAAAAAAAAUM/gYy_IU4g1QI/s1600/Istana%2BQadriyah_Masjid%2BJami%2527%2BSSA.JPG" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="146" width="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-EEiyDrOhtRQ/Tpru2in7kcI/AAAAAAAAAUM/gYy_IU4g1QI/s400/Istana%2BQadriyah_Masjid%2BJami%2527%2BSSA.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu yang tak pernah diketahui langit terhadap laut&lt;br /&gt;Zikir yang tak pernah harapkan balas&lt;br /&gt;Setia bertasbih hingga di ujung senja&lt;br /&gt;Walau taufan badai menghantam-hantam&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berlari-lari anak negeri bertabur-biar&lt;br /&gt;Ketika petaka tak kunjung usai&lt;br /&gt;Silang-sengkarut semakin berpanjang-lebar&lt;br /&gt;Racau-meracau tak tentu arah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lama tertidur lelap&lt;br /&gt;Ketika bangun, lalu mengigau&lt;br /&gt;Bukan mengaum bangkit meradang&lt;br /&gt;Malah terlupa asalnya diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai putera bunda kesuma bahari&lt;br /&gt;Bakti dan sembah laksana jauhari&lt;br /&gt;Terang benderang menyengat mentari&lt;br /&gt;Surya gemilang khatulistiwa negeri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesuma bahari setia amanah&lt;br /&gt;Janji telah meluncur melesat bak panah&lt;br /&gt;Tetaplah berjalan di jalur rahmah&lt;br /&gt;Yang telah ter’azam pegang teguhlah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ananda perwira putera ibunda&lt;br /&gt;Kelana penuhi titah ayahanda&lt;br /&gt;Handai dan taulan jauhlah di sana&lt;br /&gt;Tanah leluhur kita selalulah dijaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda pemangku negeri bertuah&lt;br /&gt;Tetaplah bergaung wahai pejuang&lt;br /&gt;Terbujur lalu melintang patah&lt;br /&gt;Sehinggalah tamaddun tinggi menjulang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titah Tuanku Sultan masihlah bergema&lt;br /&gt;Adil dan bijaksana memangku negeri&lt;br /&gt;Amanah dan janji di Balairung Istana&lt;br /&gt;Tempatnya kini masihlah terjejaki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kencana cahayanya negeri bermarwah&lt;br /&gt;Putera Kesuma Bahari jelmalah askar&lt;br /&gt;Peperangan yang dulu usailah sudah&lt;br /&gt;Kini semangatmu terus kobarlah kobar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hanafi Mohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Jakarta, 9 - 16 Oktober 2011&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Puisi ini sebelumnya telah dijadikan sebagai Update Status Twitter&lt;/i&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/hanafimohan"&gt;@hanafimohan&lt;/a&gt; &lt;i&gt;dengan HashTag&lt;/i&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/search?q=%23KesumaBahari"&gt;#KesumaBahari&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber Gambar:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://melayuonline.com/ind/history/dig/386"&gt;http://melayuonline.com/ind/history/dig/386&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://www.wisatamelayu.com/id/tour/244-Istana-Kadriah-Kesultanan-Pontianak/navcat"&gt;http://www.wisatamelayu.com/id/tour/244-Istana-Kadriah-Kesultanan-Pontianak/navcat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://www.wisatamelayu.com/id/tour/245-Masjid-Jami-Sultan-Abdurrahman/navcat"&gt;http://www.wisatamelayu.com/id/tour/245-Masjid-Jami-Sultan-Abdurrahman/navcat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/10/kesuma-bahari.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-4047616428894893717?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/4047616428894893717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/10/kesuma-bahari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/4047616428894893717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/4047616428894893717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/10/kesuma-bahari.html' title='Kesuma Bahari'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-EEiyDrOhtRQ/Tpru2in7kcI/AAAAAAAAAUM/gYy_IU4g1QI/s72-c/Istana%2BQadriyah_Masjid%2BJami%2527%2BSSA.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-2137803439196736681</id><published>2011-09-10T14:23:00.001+07:00</published><updated>2011-09-10T15:00:34.433+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba-Serbi Melayu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi Twit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Melayu'/><title type='text'>Wahai Askar Setia</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-gwdnborNtm0/TmsPt4z-61I/AAAAAAAAAT4/RmqqSUfj-qs/s1600/jung.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="267" src="http://3.bp.blogspot.com/-gwdnborNtm0/TmsPt4z-61I/AAAAAAAAAT4/RmqqSUfj-qs/s400/jung.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkaulah rajawali yang kepakkan sayap jelajahi dunia../&lt;br /&gt;Rentasi ruang lintasi waktu zaman berzaman../&lt;br /&gt;Tamaddun agung engkau tegakkan di segenap negeri../&lt;br /&gt;Kuasa zalim engkau halau, engkau hancur luluh-lantakkan../&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Masih terdengar derap langkah para askarmu yang gagah perkasa berjuang tegakkan marwah../&lt;br /&gt;Masih terlihat Penjajab dan Pencalang membelah Laot Champa, Selat Melake, dan Selat Karimate../&lt;br /&gt;Ketika Lela Rentaka mengoyak armada musuh yang bergelimang nafsu serakah../&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panji kemenangan derap berderap memasuki Muara Sungai Batang Lawai../&amp;nbsp;&lt;br /&gt;Selusuri Kapuas hingga menjejak ke Batu Layang../&lt;br /&gt;Meriam pun menggelegar membahana mengusir para Perompak dan Bajak Laot yang bersarang di Tepian Sungai../&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka terberkahilah Negeri yang beristana di suatu pulau yang berada di Simpang Tiga Kapuas-Landak../&lt;br /&gt;Maka gilang gemilanglah cahaya emas intan berlian memancar berpendaran menerangi persada dunia..//&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hanafi Mohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat – Pontianak – Ciputat &lt;br /&gt;Agustus – September 2011&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puisi ini sebelumnya telah dijadikan sebagai Update Status Twitter dengan HashTag:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#%21/search?q=%23WahaiAskarSetia"&gt;#WahaiAskarSetia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Gambar didapat dari tulisan:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://riwayatmelayu.blogspot.com/2010/08/senjata-senjata-melayu-yang-digelapkan.html"&gt;Senjata-Senjata Melayu yang Digelapkan dalam Sejarah&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lihat juga gambar yang sama pada tulisan:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://mistisfiles.blogspot.com/2010/01/alter-terahsia-bangsa-melayu-ix.html"&gt;Alter Terahsia Bangsa Melayu IX&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/09/wahai-askar-setia.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-2137803439196736681?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/2137803439196736681/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/09/wahai-askar-setia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/2137803439196736681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/2137803439196736681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/09/wahai-askar-setia.html' title='Wahai Askar Setia'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-gwdnborNtm0/TmsPt4z-61I/AAAAAAAAAT4/RmqqSUfj-qs/s72-c/jung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-3723695838233378862</id><published>2011-08-26T18:57:00.001+07:00</published><updated>2011-08-26T19:23:33.708+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba-Serbi Melayu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Melayu'/><title type='text'>Pantun Menyambut Hari Raya 'Aidil Fithri</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-N696P2C0XBU/TleJanSo3bI/AAAAAAAAATw/JlwtJelNn9k/s1600/Senja%2BRomantis%2BKapuas.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="264" src="http://4.bp.blogspot.com/-N696P2C0XBU/TleJanSo3bI/AAAAAAAAATw/JlwtJelNn9k/s400/Senja%2BRomantis%2BKapuas.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau menyulam Si Kain Sari../&lt;br /&gt;Benangnya emas indah berkilauan../&lt;br /&gt;Tak lama lagi 'Aidil Fithri../&lt;br /&gt;Salah dan Khilaf mohonlah dima'afkan../&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hanafi Mohan&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ciputat, Jum'at 26 Ramadhan 1432 H /&lt;br /&gt;26 Agustus 2011 M&lt;br /&gt;17:18 WIB&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber Gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.panoramio.com/photo/44919993?source=wapi&amp;amp;referrer=www.panoramio.com"&gt;http://www.panoramio.com/&lt;/a&gt; &lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/08/pantun-hari-raya-aidil-fithri.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-3723695838233378862?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/3723695838233378862/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/08/pantun-hari-raya-aidil-fithri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/3723695838233378862'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/3723695838233378862'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/08/pantun-hari-raya-aidil-fithri.html' title='Pantun Menyambut Hari Raya &apos;Aidil Fithri'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-N696P2C0XBU/TleJanSo3bI/AAAAAAAAATw/JlwtJelNn9k/s72-c/Senja%2BRomantis%2BKapuas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-3559175312212868055</id><published>2011-07-31T17:48:00.003+07:00</published><updated>2011-07-31T19:19:35.177+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Senja Sya'ban Malam Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-r7XErEaqWDo/TjUyAo45zLI/AAAAAAAAATo/YsT2D8i9ArM/s1600/senja%2Bsungai%2Bkapuas.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="266" src="http://3.bp.blogspot.com/-r7XErEaqWDo/TjUyAo45zLI/AAAAAAAAATo/YsT2D8i9ArM/s400/senja%2Bsungai%2Bkapuas.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jingga di senja Sya'ban ini sebentar lagi pergi&lt;br /&gt;Lambat laun digantikan malam Ramadhan&lt;br /&gt;Esok pagi fajar baru kan hadir,&lt;br /&gt;gantikan fajar silam yang telah berlalu&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;Tinggallah senyap, tinggallah sepi&lt;br /&gt;Memutar tasbih lirihkan zikir&lt;br /&gt;Arahkan kemudi ubah haluan&lt;br /&gt;Arungi samudera yang masihlah berombak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Minggu 31 Juli 2011&lt;br /&gt;06:30 WIB&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: : :&lt;br /&gt;Sengat lebah melenyar rasenye../&lt;br /&gt;Ambe' madu'nye dijadikan obat../&lt;br /&gt;Kalaulah ade tesasol-sasol kate../&lt;br /&gt;Bema'afanlah walau hanye sesa'at../&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** Selamat Nyambot Bulan Puase. Kame' minta' ma'af yang sebesa'-besa'nye kalau seandainye selama' ini kame' ade tesalah-salah kate (tesasol-sasol kate).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber Gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://komengleoart.blogspot.com/2010/04/senja-di-sungai-kapuas.html"&gt;http://komengleoart.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/07/senja-syaban-malam-ramadhan.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-3559175312212868055?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/3559175312212868055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/07/senja-syaban-malam-ramadhan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/3559175312212868055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/3559175312212868055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/07/senja-syaban-malam-ramadhan.html' title='Senja Sya&apos;ban Malam Ramadhan'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-r7XErEaqWDo/TjUyAo45zLI/AAAAAAAAATo/YsT2D8i9ArM/s72-c/senja%2Bsungai%2Bkapuas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-4216008697007536913</id><published>2011-07-09T18:10:00.002+07:00</published><updated>2011-07-09T18:14:44.728+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi Twit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Cempaka Permata Nila</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-qpXApb5B6co/Thg20HIR-3I/AAAAAAAAATY/aIVFpAXY1U8/s1600/indigo_nila_ungu.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="300" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-qpXApb5B6co/Thg20HIR-3I/AAAAAAAAATY/aIVFpAXY1U8/s400/indigo_nila_ungu.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembang Anggrek seumpama Mawar Berduri../&lt;br /&gt;Nampak elok sukar disunting../&lt;br /&gt;Bunga Kenanga berbau menusuk bak dari pelimbahan../&lt;br /&gt;Menyesak masuk hingga ke dalam../&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke manakah lagi perginya hamba abdi, di dunia tinggallah sendiri../&lt;br /&gt;Mengembara bak sufi berkelana../&lt;br /&gt;Bagai kaki tak menjejak tanah, sukma terlepas dari badan../&lt;br /&gt;Terasa sukar umpama duri ditarik dari sutra basah../&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kalaulah pedang mengancam nyawa, hamparkanlah taburan bebunga./&lt;br /&gt;Agar dapat hirup lagi aroma hidup../&lt;br /&gt;Jikalau panah meluncur melesat 'kan menembus raga, lemparkanlah senyuman riang../&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiadalah sendu di sudut bibir menahan getir../&lt;br /&gt;Karena hidup memanglah demi Cempaka Permata Nila../&lt;br /&gt;Tiada tergantikan walau beribu pengganti../&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takkanlah sama cempaka yang satu dengan cempaka yang lainnya../&lt;br /&gt;Entah ke mana cempaka yang satu dapat dicari ganti../&lt;br /&gt;Mungkin di ujung dunia, atau mungkin di surga../&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada tahu kepastian ke mana hendak dituju../&lt;br /&gt;Apalah daya musafir lata, kelana tak ada tempat berteduhnya../&lt;br /&gt;Sendiri melangkah tiada bertopang../&lt;br /&gt;Limbung di tengah badai menderu-deram../&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dibelai, kini dihempas keras di atas karang../&lt;br /&gt;Hancur berderai dilamun ombak berdegum-degam../&lt;br /&gt;Penat sudah, tapi hidup terus berjalan../&lt;br /&gt;Walaupun kembali menelusuri jalanan gelap tanpa cahaya penerang mata../&lt;br /&gt;Kumpulkan kembali remah hati yang berserakan../&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika nanti masanya tiba, lepaskanlah raga serahkanlah jiwa../&lt;br /&gt;Kalaulah bumi tak menerima, biarlah melayang bersama angin../ &lt;br /&gt;Kalaulah tanah ini menolak, biarlah dibawa terbang rajawali putih ke angkasa.// &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#*#*#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puisi oleh:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/navy.xbart"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt; &amp;amp; &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1744431489"&gt;Syach Ranie&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Editor:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.koprol.com/users/hanafi_mohan"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Sabtu 9 Juli 2011&lt;br /&gt;17:51 WIB&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://yusufsila.wordpress.com/2011/06/02/tentang-indigo/"&gt;http://yusufsila.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puisi ini berasal dari:&lt;/b&gt; Twitter &lt;a href="http://twitter.com/#!/hanafimohan"&gt;@hanafimohan&lt;/a&gt; dan Twitter &lt;a href="http://twitter.com/#!/syachranie_"&gt;@syachranie_&lt;/a&gt;  dengan HashTag: &lt;a href="http://twitter.com/#!/search?q=%23CempakaNila"&gt;#CempakaNila&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puisi ini dimuat kembali di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/07/cempaka-permata-nila.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-4216008697007536913?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/4216008697007536913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/07/cempaka-permata-nila.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/4216008697007536913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/4216008697007536913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/07/cempaka-permata-nila.html' title='Cempaka Permata Nila'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-qpXApb5B6co/Thg20HIR-3I/AAAAAAAAATY/aIVFpAXY1U8/s72-c/indigo_nila_ungu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-8208039820094694681</id><published>2011-06-26T00:16:00.005+07:00</published><updated>2011-07-09T18:11:38.471+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi Twit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Akhir Musim Dingin</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-fb5hd0KGr1M/TgYX386vM1I/AAAAAAAAATQ/I3TrZKhOQok/s1600/Vermont-Winter-Picture.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="265" src="http://3.bp.blogspot.com/-fb5hd0KGr1M/TgYX386vM1I/AAAAAAAAATQ/I3TrZKhOQok/s400/Vermont-Winter-Picture.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari-hari terakhir musim dingin, sebelum musim dingin terakhir &lt;br /&gt;Tinggallah cerita satu sama lain &lt;br /&gt;Cerita yang tak tahu bermulanya, dan tiba-tiba berakhir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ingin menghabiskan waktu yang indah bersama hadirnya fajar pagi&lt;br /&gt;Gelisah terseok-seok di kaki langit&lt;br /&gt;Sepanjang hari hingga menemui semburat senja merah jingga&lt;br /&gt;Lama terpaku hingga memendar beribu-ribu warna&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Syahdu terasa walau sejenak bersamanya&lt;br /&gt;Apakah aku harus pergi tanggalkan semua kesyahduan itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada musim dingin terakhir, orang-orang lari menyembunyikan diri&lt;br /&gt;Entah mengapa, aku masih di sini dan terus sendiri&lt;br /&gt;Ketika sedang berjalan dan bersembunyi sendiri dengan cepat ke dalam hatinya&lt;br /&gt;Hangat membelai lembut enggan ‘tuk pergi&lt;br /&gt;Dan sampai terjatuh sujud bersimpuh di suatu malam di gerbang kalbunya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munajatkan dalam tiap tarikan napasku&lt;br /&gt;Tafakur hamba mengharapkan hadirnya keajaiban dari Sang Pemilik Kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tiap ruas jariku ada namamu&lt;br /&gt;Umpama kaki langit dan lautan yang tak bersempadan&lt;br /&gt;Berhias teja menyelimuti rasa&lt;br /&gt;Tiba-tiba mendung berarak dihembus pawana&lt;br /&gt;Terus memekat dan enggan ‘tuk menepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tiba-tiba mengapa hidup setelah berjanji&lt;br /&gt;Tak ter’azam bak pawana di musim semi&lt;br /&gt;Dan membuat kita hidup sepenggalan jalan, kemudian kembali dan membunuh kita&lt;br /&gt;Bak ratusan pedang menusuk raga ini&lt;br /&gt;Kita mendengar, dan sejak itu kehidupan sehari-hari bagaikan tak bernyawa&lt;br /&gt;Kita pun tahu, tapi mata tetap terpejam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takkan leka untaian zikir laut kepada langit, walau dihantam badai prahara&lt;br /&gt;Bergetar lirih di sudut bibir&lt;br /&gt;Laut pun meruap ke langit ditempa mentari yang panas meradang&lt;br /&gt;Memupuk gumpalan hitam kelam hendak meringis&lt;br /&gt;Bergemuruh halilintar sahut menyahut bersama meluncurnya panah kilat sambar menyambar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sepanjang jalan, banyak orang yang akan kembali pulang&lt;br /&gt;Meski melalui jalan yang tak sama dengan pergi&lt;br /&gt;Walaupun kaki melangkah jauh memutar melintasi jalan setapak demi setapak&lt;br /&gt;Tujuan yang satu tetaplah hingga di persimpangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengedar pandangan, lalu mengabur gelap cahaya penerang mata&lt;br /&gt;‘Ku raih penopang, diri rasa goyah&lt;br /&gt;Limbung tertatih-tatih memerangkaki gurun tak bernama&lt;br /&gt;Sejauh mata memandang, hanya fatamorgana&lt;br /&gt;Berpinar pancarona menyilap mata ketika mentari bakar dahaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih di gersangnya gurun yang ‘ku tak tahu namanya&lt;br /&gt;Di musim dingin terakhir, menggigil jasad, meronta sukma&lt;br /&gt;Apakah ini akhir dari kehidupan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim panas berkepanjangan menanti di hadapan&lt;br /&gt;Tak ada tempat berteduhku, kering gersang&lt;br /&gt;Berjalan memandang sekeliling, bertanya setiap hari&lt;br /&gt;Jawaban tiada menerangi hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semestinya terus berjalan menuju cahaya benderang di sana&lt;br /&gt;Menepati janji yang telah ter’azam di sanubari&lt;br /&gt;Yang tak lekang diterjang panas berkepanjangan&lt;br /&gt;Memegang teguh amanah yang telah dititipkan&lt;br /&gt;Menyongsong takdir yang telah tertulis indah di Lauhul Mahfuzh. [~]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#*#*#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puisi oleh:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/navy.xbart"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt; &amp;amp; &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1744431489"&gt;Syach Ranie&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Editor:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.koprol.com/users/hanafi_mohan"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Sabtu 25 Juni 2011&lt;br /&gt;23:47 WIB&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://loveearthalways.com/community/2011/02/vermont-pictures-late-winter-vermont-photography/"&gt;http://loveearthalways.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puisi ini berasal dari:&lt;/b&gt; Twitter &lt;a href="http://twitter.com/#!/hanafimohan"&gt;@hanafimohan&lt;/a&gt; dan Twitter &lt;a href="http://twitter.com/#!/syachranie_"&gt;@syachranie_&lt;/a&gt;  dengan HashTag: &lt;a href="http://twitter.com/#!/search/%23AkhirMusimDingin"&gt;#AkhirMusimDingin&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://twitter.com/#!/search/%23AkhirMusimDingin2"&gt;#AkhirMusimDingin2&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://twitter.com/#!/search?q=%23AkhirMusimDingin3"&gt;#AkhirMusimDingin3&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://twitter.com/#!/search/%23AkhirMusimDingin4"&gt;#AkhirMusimDingin4&lt;/a&gt;. Sebelumnya telah dimuat secara terpisah dengan judul: &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/puisi-twit-akhirmusimdingin.html"&gt;[Puisi Twit] #AkhirMusimDingin&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/puisi-twit-akhirmusimdingin2.html"&gt;[Puisi Twit] #AkhirMusimDingin2&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/puisi-twit-akhirmusimdingin3.html"&gt;[Puisi Twit] #AkhirMusimDingin3&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/puisi-twit-akhirmusimdingin4.html"&gt;[Puisi Twit] #AkhirMusimDingin4&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puisi ini dimuat kembali secara lengkap di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/akhir-musim-dingin.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-8208039820094694681?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/8208039820094694681/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/akhir-musim-dingin.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/8208039820094694681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/8208039820094694681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/akhir-musim-dingin.html' title='Akhir Musim Dingin'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-fb5hd0KGr1M/TgYX386vM1I/AAAAAAAAATQ/I3TrZKhOQok/s72-c/Vermont-Winter-Picture.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-3106148262348962216</id><published>2011-06-25T17:27:00.001+07:00</published><updated>2011-06-25T17:28:59.809+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi Twit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>[Puisi Twit] #AkhirMusimDingin4</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-artrVgQ43Y4/TgW3-9Y-uPI/AAAAAAAAATI/-_44LjygO-0/s1600/Late-Winter-Sunset-web.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="266" src="http://1.bp.blogspot.com/-artrVgQ43Y4/TgW3-9Y-uPI/AAAAAAAAATI/-_44LjygO-0/s400/Late-Winter-Sunset-web.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Di sepanjang jalan, banyak orang yang akan kembali pulang, #AkhirMusimDingin4 @syachranie_&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Meski melalui jalan yg tak sama dgn pergi RT"@hanafimohan: Di sepanjang jalan, banyak orang yang akan kembali pulang, #AkhirMusimDingin4&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Wlaupun kaki mlangkah jauh mmutar mlintasi jln stapak demi stapak, RT @syachranie_ Mski mlalui jln yg tak sama dgn pergi, #AkhirMusimDingin4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tjuan yg 1 ttaplh hngga di prsimpangn RT "@hanafimohan: Wlaupn kaki mlangkah jauh mmutar mlintasi jln stapak dmi stapak, #AkhirMusimDingin4"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mengedar pandangan, lalu mengabur gelap cahaya penerang mata, RT @syachranie_ Tjuan yg 1 ttaplh hngga di prsimpangn, #AkhirMusimDingin4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Kuraih penopang, diri rasa goyah RT "@hanafimohan: Mengedar pandangan, lalu mengabur gelap cahaya penerang mata, #AkhirMusimDingin4"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Limbung tertatih-tatih memerangkaki gurun tak bernama, RT @syachranie_ Kuraih penopang, diri rasa goyah, #AkhirMusimDingin4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sejauh mata memandang hanya fatamorgana RT @hanafimohan: Limbung tertatih-tatih memerangkaki gurun tak bernama, #AkhirMusimDingin4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Berpinar pancarona menyilap mata ketika mentari bakar dahaga, RT @syachranie_ : Sejauh mata memandang hanya fatamorgana, #AkhirMusimDingin4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Msh di gersangny gurun yg ku tak tau namany RT@hanafimohan: Berpinar pancarona menyilap mata ketika mentari bakar dahaga, #AkhirMusimDingin4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Di musim dingin terakhir, menggigil jasad, meronta sukma, RT @syachranie_ : Msh di gersangny gurun yg ku tak tau namany, #AkhirMusimDingin4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini akhir dari kehidupan,,, RT @hanafimohan: Di musim dingin terakhir, menggigil jasad, meronta sukma, #AkhirMusimDingin4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Musim panas berkepanjangan menanti di hadapan, RT @syachranie_ : Apakah ini akhir dari kehidupan, #AkhirMusimDingin4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tak ada tempat berteduh ku, kering gersang RT @hanafimohan: Musim panas berkepanjangan menanti di hadapan, #AkhirMusimDingin4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Berjalan memandang sekeliling, bertanya setiap hari, RT @syachranie_ : Tak ada tempat berteduhku, kering gersang, #AkhirMusimDingin4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jawaban tiada menerangi hati RT @hanafimohan: Berjalan memandang sekeliling, bertanya setiap hari, #AkhirMusimDingin4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Semestinya terus berjalan menuju cahaya benderang di sana, RT @syachranie_ : Jawaban tiada menerangi hati, #AkhirMusimDingin4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mnepati janji yg tlah tr’azam di sanubari, RT @hanafimohan : Smstiny trs brjln mnuju chya bndrng d sana, #AkhirMusimDingin4 RT @syachranie_&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Yang tak lekang di terjang panas berkepanjangan RT "@hanafimohan: Mnepati janji yg tlah tr’azam di sanubari, #AkhirMusimDingin4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Memegang teguh amanah yang telah dititipkan, RT @syachranie_ : Yg tak lekang diterjang panas berkepanjangan, #AkhirMusimDingin4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mnyongsong takdir yg tlah trtulis indah di Lauhul Mahfuzh. RT @hanafimohan :Mmgang tguh amanah..., #AkhirMusimDingin4 @syachranie_ *Khatham*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#*#*#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penulis:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/navy.xbart"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt; &amp; &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1744431489"&gt;Syach Ranie&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Editor:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.koprol.com/users/hanafi_mohan"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Sabtu 25 Juni 2011&lt;br /&gt;17:17 WIB&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://ckspc.org/segraves.htm"&gt;http://ckspc.org/segraves.htm&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puisi Twit ini berasal dari:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/hanafimohan"&gt;@hanafimohan&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://twitter.com/#!/syachranie_"&gt;@syachranie_&lt;/a&gt;  dengan HashTag &lt;a href="http://twitter.com/#!/search/%23AkhirMusimDingin4"&gt;#AkhirMusimDingin4&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puisi Twit ini dimuat kembali di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/puisi-twit-akhirmusimdingin4.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-3106148262348962216?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/3106148262348962216/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/puisi-twit-akhirmusimdingin4.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/3106148262348962216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/3106148262348962216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/puisi-twit-akhirmusimdingin4.html' title='[Puisi Twit] #AkhirMusimDingin4'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-artrVgQ43Y4/TgW3-9Y-uPI/AAAAAAAAATI/-_44LjygO-0/s72-c/Late-Winter-Sunset-web.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-1509497884777651728</id><published>2011-06-25T05:02:00.003+07:00</published><updated>2011-06-25T17:14:33.245+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi Twit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>[Puisi Twit] #AkhirMusimDingin3</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-zsXzsmDOc8k/TgUJUQ1EpPI/AAAAAAAAAS4/cSgK5Qj4lqQ/s1600/rke_late_winter1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="280" width="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-zsXzsmDOc8k/TgUJUQ1EpPI/AAAAAAAAAS4/cSgK5Qj4lqQ/s400/rke_late_winter1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tafakur hamba mngharapkan hadirny keajaibn dari Sang Pemilik Kehidupn, #AkhirMusimDingin3 , @syachranie_&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_ &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Di tiap ruas jari ku ada nama mu RT @hanafimohan: Tafakur &lt;br /&gt;hamba mngharapkan hadirny keajaibn dari Sang Pemilik Kehidupn, #AkhirMusimDingin3&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Umpama kaki langit dan lautan yang tak bersempadan, RT @syachranie_ Di tiap ruas jariku ada nama mu, #AkhirMusimDingin3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Berhias teja menyelimuti rasa RT @hanafimohan: Umpama kaki &lt;br /&gt;langit dan lautan yang tak bersempadan, #AkhirMusimDingin3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba mendung berarak dihembus pawana, RT @syachranie_ &lt;br /&gt;Berhias teja menyelimuti rasa, #AkhirMusimDingin3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Terus memekat dan enggan tuk menepi RT @hanafimohan: Tiba-&lt;br /&gt;tiba mendung berarak dihembus pawana, #AkhirMusimDingin3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dan tiba-tiba mengapa hidup setelah berjanji, RT @syachranie_ &lt;br /&gt;Terus memekat dan enggan tuk menepi, #AkhirMusimDingin3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tak terazam bak pawana dimusim semi RT @hanafimohan: Dan &lt;br /&gt;tiba-tiba mengapa hidup setelah berjanji, #AkhirMusimDingin3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dan mmbuat kita hidup spenggaln jln, kmudian kmbali &amp; mmbunuh kita, RT @syachranie_ Tak terazam bak pawana di musim semi, #AkhirMusimDingin3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bak ratusan pedang menusuk raga ini RT @hanafimohan: Dan mmbuat kita hidup spenggaln jln, kmudian kmbali &amp; mmbunuh kita, #AkhirMusimDingin3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kita mndengar,dan sjak itu kehidupn sehari-hari bagaikn tak brnyawa, RT @syachranie_ Bak ratusan pedang menusuk raga ini, #AkhirMusimDingin3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kita pun tahu, tp mata tetap trpejam RT @hanafimohan: Kita mndengar,dan sjak itu kehidupn sehari-hari bagaikn tak brnyawa #AkhirMusimDingin3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Takkn leka untaian zikir laut kpd langit,walau dihantam badai prahara, RT @syachranie_ Kita pun tau,tp mata ttap trpejam, #AkhirMusimDingin3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bergetar lirih disudut bibir RT @hanafimohan: Takkn leka untaian zikir laut kpd langit,walau dihantam badai prahara, #AkhirMusimDingin3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Laut pun meruap ke langit ditempa mentari yang panas meradang, RT @syachranie_ : Bergetar lirih disudut bibir, #AkhirMusimDingin3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Memupuk gmpalan hitam pelam hndak meringis RT @hanafimohan: Laut pun meruap ke langit ditempa mntari yang panas meradang, #AkhirMusimDingin3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Brgmuruh halilintar sahut mnyahut brsama mluncurny panah kilat smbar mnymbar, RT @syachranie_ Mmupuk gmpaln hitam klam.., #AkhirMusimDingin3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Di spnjang jalan, bnyak orang yg akan kmbali pulang, RT @hanafimohan : Brgmuruh halilintar sahut mnyahut.., #AkhirMusimDingin3 @syachranie_&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#*#*#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penulis:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/navy.xbart"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt; &amp; &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1744431489"&gt;Syach Ranie&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Editor:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.koprol.com/users/hanafi_mohan"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Sabtu 25 Juni 2011&lt;br /&gt;03:26 WIB&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.nokenews.com/2009/03/12/signs-of-a-new-spring-around-roanoke/"&gt;http://www.nokenews.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puisi Twit ini berasal dari:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/hanafimohan"&gt;@hanafimohan&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://twitter.com/#!/syachranie_"&gt;@syachranie_&lt;/a&gt;  dengan HashTag &lt;a href="http://twitter.com/#!/search?q=%23AkhirMusimDingin3"&gt;#AkhirMusimDingin3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puisi Twit ini dimuat kembali di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/puisi-twit-akhirmusimdingin3.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-1509497884777651728?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/1509497884777651728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/puisi-twit-akhirmusimdingin3.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1509497884777651728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1509497884777651728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/puisi-twit-akhirmusimdingin3.html' title='[Puisi Twit] #AkhirMusimDingin3'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-zsXzsmDOc8k/TgUJUQ1EpPI/AAAAAAAAAS4/cSgK5Qj4lqQ/s72-c/rke_late_winter1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-7422531444586396760</id><published>2011-06-22T16:24:00.004+07:00</published><updated>2011-06-25T05:20:44.102+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi Twit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>[Puisi Twit] #AkhirMusimDingin2</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-TpUyISJsc94/TgG1x9eGLHI/AAAAAAAAASw/J6CaItYIEKY/s1600/0_my_photographs_montreal_winter_snowstorm_1ua33.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="400" width="255" src="http://1.bp.blogspot.com/-TpUyISJsc94/TgG1x9eGLHI/AAAAAAAAASw/J6CaItYIEKY/s400/0_my_photographs_montreal_winter_snowstorm_1ua33.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Pd musim dingin terakhir, org-org lari mnyembunyikn diri, #AkhirMusimDingin2 @syachranie_&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_ &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Entah mengapa aq msh disini dan terus sndiri RT @hanafimohan: Pd musim dingin terakhir, org-org lari mnyembunyikn diri, #AkhirMusimDingin2&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan &lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;Ktika sdang brjalan &amp; brsmbunyi sndiri dgn cpat ke dlm hatiny, RT @syachranie_ Entah mngapa aq msh disini &amp; trus sndiri, # AkhirMusimDingin2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Hangat mmblai lmbut enggan tuk pergi RT @hanafimohan: Ktika &lt;br /&gt;sdang brjalan &amp; brsmbunyi sndiri dgn cpat ke dlm hatiny, #AkhirMusimDingin2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Dan smpai trjatuh sujud brsimpuh di suatu malam di gerbang kalbuny, RT @syachranie_ Hangat mmblai lmbut enggan tuk pergi, #AkhirMusimDingin2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Munjatkn dlm tiap trikan nafas ku RT @hanafimohan: Dan smpai &lt;br /&gt;trjatuh sujud brsimpuh di suatu mlam di grbang kalbuny, #AkhirMusimDingin2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Tafakur hamba mngharapkan hadirny keajaibn dari Sang Pemilik Kehidupn, RT @syachranie_ Munjatkn dlm tiap trikan nafas ku, #AkhirMusimDingin2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#*#*#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penulis:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/navy.xbart"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt; &amp; &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1744431489"&gt;Syach Ranie&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Editor:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.koprol.com/users/hanafi_mohan"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Rabu 22 Juni 2011&lt;br /&gt;16:11 WIB&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.edinphoto.org.uk/0_my_p_m/0_my_photographs_montreal_winter_snowstorm_1ua33.htm"&gt;http://www.edinphoto.org.uk/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puisi Twit ini berasal dari:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/hanafimohan"&gt;@hanafimohan&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://twitter.com/#!/syachranie_"&gt;@syachranie_&lt;/a&gt;  dengan HashTag &lt;a href="http://twitter.com/#!/search/%23AkhirMusimDingin2"&gt;#AkhirMusimDingin2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puisi Twit ini dimuat kembali di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/puisi-twit-akhirmusimdingin2.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-7422531444586396760?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/7422531444586396760/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/puisi-twit-akhirmusimdingin2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/7422531444586396760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/7422531444586396760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/puisi-twit-akhirmusimdingin2.html' title='[Puisi Twit] #AkhirMusimDingin2'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-TpUyISJsc94/TgG1x9eGLHI/AAAAAAAAASw/J6CaItYIEKY/s72-c/0_my_photographs_montreal_winter_snowstorm_1ua33.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-9044013372568075377</id><published>2011-06-21T02:00:00.004+07:00</published><updated>2011-06-25T05:21:25.312+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi Twit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>[Puisi Twit] #AkhirMusimDingin</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-bR6lfNXuQyc/Tf-WcVgvhTI/AAAAAAAAASg/tGfDwbNRaLs/s1600/sakura1_akhirMusimDingin.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="240" width="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-bR6lfNXuQyc/Tf-WcVgvhTI/AAAAAAAAASg/tGfDwbNRaLs/s320/sakura1_akhirMusimDingin.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;- Di hari-hari terakhir musim dingin, sebelum musim dingin terakhir &lt;br /&gt;- Tinggallah cerita satu sama lain #AkhirMusimDingin &lt;br /&gt;&gt;&gt;&gt; @syachranie_&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Cerita tak tau mulanya - dan tiba berakhir RT @hanafimohan: - Di hari-hari terakhir musim dingin, #AkhirMusimDingin &gt;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Ketika ingin mnghabiskn wktu yg indah brsama hadirny fajar pagi, RT @syachranie_ Cerita tak tau mulanya #AkhirMusimDingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie&lt;/b&gt;_   &lt;br /&gt;Gelisah terseok-seok di kaki langit RT @hanafimohan: Ketika ingin mnghabiskn wktu yg indah brsama hadirny fajar pagi, #AkhirMusimDingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Sepanjang hari hingga menemui semburat senja merah jingga, RT @syachranie_ Gelisah terseok-seok di kaki langit, #AkhirMusimDingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Lama terpaku hingga memendar beribu warna RT @hanafimohan: Sepanjang hari hingga menemui semburat senja merah jingga, #AkhirMusimDingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Syahdu terasa walau sejenak bersamanya, RT @syachranie_ Lama terpaku hingga memendar beribu warna, #AkhirMusimDingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Apakah aq harus pergi, tanggalkan semua kesyahduan itu,,,???RT @hanafimohan: Syahdu terasa walau sejenak bersamanya, #AkhirMusimDingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;)&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Pd musim dingin terakhir, org-org lari mnyembunyikn diri, RT @syachranie_ Apakh aq hrs prgi, tanggalkn smua ksyahduan itu? #AkhirMusimDingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#*#*#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penulis:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/navy.xbart"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt; &amp; &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1744431489"&gt;Syach Ranie&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Editor:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.koprol.com/users/hanafi_mohan"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Selasa 21 Juni 2011&lt;br /&gt;01:29 WIB&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.phonet.co.cc/2010/08/mengetahui-asal-usul-dan-jenis-jenis.html"&gt;http://www.phonet.co.cc/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puisi Twit ini berasal dari:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/hanafimohan"&gt;@hanafimohan&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://twitter.com/#!/syachranie_"&gt;@syachranie_&lt;/a&gt;  dengan HashTag &lt;a href="http://twitter.com/#!/search/%23AkhirMusimDingin"&gt;#AkhirMusimDingin&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puisi Twit ini dimuat kembali di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/puisi-twit-akhirmusimdingin.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-9044013372568075377?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/9044013372568075377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/puisi-twit-akhirmusimdingin.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/9044013372568075377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/9044013372568075377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/puisi-twit-akhirmusimdingin.html' title='[Puisi Twit] #AkhirMusimDingin'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-bR6lfNXuQyc/Tf-WcVgvhTI/AAAAAAAAASg/tGfDwbNRaLs/s72-c/sakura1_akhirMusimDingin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-709182696185481281</id><published>2011-06-19T07:31:00.008+07:00</published><updated>2011-06-25T05:27:29.329+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba-Serbi Melayu'/><title type='text'>#Pansai [Bebahase Melayu Pontianak di Twitter]</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-nszdkKt6AZ4/Tf1Ed8LqkpI/AAAAAAAAASY/oZPLXgHa8wY/s1600/kabel-kusut-13.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="320" width="256" src="http://1.bp.blogspot.com/-nszdkKt6AZ4/Tf1Ed8LqkpI/AAAAAAAAASY/oZPLXgHa8wY/s320/kabel-kusut-13.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Sangkelah dah pansai, rupenye lom.. @syachranie_ @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do @fauziahsyauz @FikieAyank , #kancai #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun Favorite Reply Delete&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Ape ee yg pansai...?RT @hanafimohan: Sangkelah.. @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do @fauziahsyauz @FikieAyank , #kancai #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun Favorite Undo Retweet Reply&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Nasi’ Kebuli ni ha,kuater ja’ pesai. RT @syachranie_ Apeny yg pansai? @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do @fauziahsyauz @FikieAyank , #pansai&lt;br /&gt;9 Jun Favorite Reply Delete&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Dudi tak untong rugi,,,RT @hanafimohan: Nasi’ Kebuli ni ha,kuater ja’ pesai RT @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do @fauziahsyauz @Fikie #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Udah kena' kecai-kecai, RT @syachranie_ Dudi tx untong rugi, RT @hanafimohan: Nasi’ Kebuli ni ha, @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Asal jgn smpai Benyai yak RT @hanafimohan: Udah kena' kecai-kecai, RT @hanafimohan: Nasi’ Kebuli @ezakkacax @pak_tehMaMau #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun Favorite Retweet Reply&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Ndak pula' Benyai,cuman pesai diketai-ketai ja', RT @syachranie_ Asal jgn smpai Benyai ja' @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Seram, Benyai Ketak-ketak,,,RT @hanafimohan: Ndak pula' Benyai,cuman pesai diketai-ketai ja', RT @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun Favorite Retweet Reply&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; ezakkacax&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;ape ndeeeRT @syachranie_ Seram, Benyai Ketak-ketak,,,RT @hanafimohan: RT @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun Favorite Reply&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;hee..,bukan name age',dah bederai tebunsai-bunsai, RT @syachranie_ Seram, Benyai Ketak-ketak,, @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Ndeee au ney sampaikan nak teburai-tebunsai-tebebas RT @ezakkacax: ape ndeee RT @hanafimohan: RT @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun Favorite Retweet Reply&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;tebebas koyak rabai ni haaa... RT @syachranie_ Ndeee au ney smpaikn nak tburai-tbunsai-tbebas RT @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Takkan tadak, tidok kurng tkulai2 RT @hanafimohan: tebebas koyak rabai ni haaa... RT @syachranie_ Ndee @ezakkacax @pak_tehMaMau #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun Favorite Retweet Reply&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;mamai dah acam org bulai, RT @syachranie_ Takkan tadak, tidok kurng tkulai2 @syachranie_ Ndee @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; ezakkacax&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;baru nak telepeeRT @syachranie_ Takkan tadak, tidok kurng tkulai2 RT @hanafimohan: tebebas koyak rabai RT @syachranie_ Ndee @pak_tehMaMau #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun Favorite Reply&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;ni dah tejuntai-juntai,telempai-lempai, RT @ezakkacax baru nak telepee @syachranie_ @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; wid_do&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Cincai jak RT @hanafimohan: tebebas koyak rabai ni haaa... RT @syachranie_ Ndeee au ney smpaikn nak ... http://tmi.me/bk25j&lt;br /&gt;9 Jun Favorite Retweet Reply&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Kuater ja' dah jadi Tapai, RT @wid_do Cincai jak,,, @syachranie_ @ezakkacax @pak_tehMaMau #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; pak_tehMaMau&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Ingat2 ular RT @hanafimohan Nasi’ Kebuli ni ha,kuater ja’ pesai. RT @syachranie_ Apeny yg pansai? @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do&lt;br /&gt;9 Jun Favorite Retweet Reply&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;ular mentaduk yg kena' bantai di pantai ye..?, RT @pak_tehMaMau Ingat2 ular RT @syachranie_ @ezakkacax @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Tekilai-kilai RT @hanafimohan: ni dah tejuntai-juntai,telempai-lempai, RT @ezakkacax baru nak telepee @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;ati-ati kesambaian Antu Katai.., RT @syachranie_ Tekilai-kilai.., @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Hmmm antu longgak "@hanafimohan: ati-ati kesambaian Antu Katai.., RT @syachranie_ Tekilai-kilai.., @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai"&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Pastilah Antu-nye kusot-masai, RT @syachranie_ Hmmm antu longgak, @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Lupa belanger RT @hanafimohan: Pastilah Antu-nye kusot-masai, RT @syachranie_ Hmmm antu longgak, @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Langer-nye beli di Kedai, RT @syachranie_ Lupa belanger RT @hanafimohan, Antuny kusot-masai, @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Pegi kedai Ati-ati tepelongkeng RT @hanafimohan: Langer-nye beli di Kedai, RT @hanafimohan, Antuny kusot-m @ezakkacax @pak_tehMaMau #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;dah tepelongkeng, bekisai-kisai pula' tu, RT @syachranie_ Pegi kedai Ati-ati tepelongkeng, @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Bekisai, tegusal-gusal, teganyah-ganyah teRT @hanafimohan: dah tepelongkeng, bekisai-kisai , RT @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Bolehlah di-terai tu..? RT @syachranie_ Bekisai, tegusal-gusal, teganyah-ganyah te @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Diterai nante' bederai RT @hanafimohan: Bolehlah di-terai tu..? RTBekisai, tegusal-gusal, teganyah @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Kalau Bederai,tinggallah di-Lem pakai Tapai, RT @syachranie_ Diterai nante' bederai, @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Telempai-lempai RT @hanafimohan: Kalau Bederai,tinggallah di-Lem pakai Tapai, RT Diterai nante @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Makenye, di-dedai-lah, RT @syachranie_ Telempai-lempai @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;9 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Dikebas-kebas lok sblm di-dedai RT @hanafimohan: Makenye, di-dedai-lah, RT Telempai-lempai @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;10 Jun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Santai ja', ni age' makan satai, RT @syachranie_ Dikebas-kebas lok sblm di-dedai @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;10 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Abes kosa kate dah "Ranap" RT @hanafimohan: Santai ja', ni age' makan satai, RT Dikebas-kebas @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;10 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&gt;&gt; hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Bukannye ranap, tapi pansai. RT @syachranie_ Abes kosa kate dah "Ranap" @ezakkacax @pak_tehMaMau @wid_do #Pansai&lt;br /&gt;10 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# * # * #&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yang Bekicau:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;-) &lt;a href="http://www.facebook.com/navy.xbart"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt; &gt;&gt;&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/hanafimohan"&gt;@hanafimohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-) &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1744431489"&gt;Syach Ranie&lt;/a&gt; &gt;&gt;&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/syachranie_"&gt;@syachranie_&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-) &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000015770056&amp;ref=ts#!/profile.php?id=100000015770056&amp;sk=info"&gt;Ezak Kacax&lt;/a&gt; &gt;&gt;&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/ezakkacax"&gt;@ezakkacax&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-) &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1347613418&amp;ref=ts#!/profile.php?id=1347613418&amp;sk=info"&gt;Widodo Do&lt;/a&gt; &gt;&gt;&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/wid_do"&gt;@wid_do&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-) &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000459003217&amp;ref=ts#!/profile.php?id=100000459003217&amp;sk=info"&gt;Maulid Mallaikian&lt;/a&gt; &gt;&gt;&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/pak_tehMaMau"&gt;@pak_tehMaMau&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yang Nyuson Ulang:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.koprol.com/users/hanafi_mohan"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Minggu 19 Juni 2011&lt;br /&gt;06:30 WIB&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://aneh-tapi-nyata.blogspot.com/2009/05/kabel-kabel-ruwet-dari-seluruh-dunia.html"&gt;http://aneh-tapi-nyata.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pedabolan ini sebelomnye berasal dari:&lt;/b&gt;  &lt;a href="http://twitter.com/#!/hanafimohan"&gt;http://twitter.com/&lt;/a&gt; dengan HashTag &lt;a href="http://twitter.com/#!/search?q=%23Pansai"&gt;#Pansai&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pedabolan ini kemudian dimuat age' di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/pansai-bebahase-melayu-pontianak-di_19.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-709182696185481281?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/709182696185481281/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/pansai-bebahase-melayu-pontianak-di_19.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/709182696185481281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/709182696185481281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/pansai-bebahase-melayu-pontianak-di_19.html' title='#Pansai [Bebahase Melayu Pontianak di Twitter]'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-nszdkKt6AZ4/Tf1Ed8LqkpI/AAAAAAAAASY/oZPLXgHa8wY/s72-c/kabel-kusut-13.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-8996689267948815482</id><published>2011-06-16T20:39:00.006+07:00</published><updated>2011-06-25T05:30:07.224+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba-Serbi Melayu'/><title type='text'>[Bahase Melayu Pontianak via Twitter] #Berungot</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-UKdOTrkjOfY/TfoJXVQ7vrI/AAAAAAAAASA/qgSqGGNwW0s/s1600/Nyamuk%252BAedes.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="191" width="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-UKdOTrkjOfY/TfoJXVQ7vrI/AAAAAAAAASA/qgSqGGNwW0s/s200/Nyamuk%252BAedes.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; &lt;b&gt;hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Asalkan jgn berungot-rungot ja' #Berungot&lt;br /&gt;7 Jun Favorite Reply Delete&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; &lt;b&gt;syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Pantas lh taq nmpak sine' upe ee,,ape di ungot ney,,,hmmm RT @hanafimohan: Asalkan jgn berungot-rungot ja' #Berungot&lt;br /&gt;7 Jun Favorite Retweet Reply&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; &lt;b&gt;hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Ndak bah, budak2 ni tx tntu pasal ape ja' yg dicakapkn RT @syachranie_ Pantas lh taq nmpak sine' upe ee,,ape di ungot ney,,,hmmm' #Berungot&lt;br /&gt;7 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; &lt;b&gt;syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Pantaslah d grup tak timbol, bdak berungot di grup ke,,?RT @hanafimohan: Ndak bah, budak2 ni tx tntu pasal ape ja' yg dicakapkn #Berungot&lt;br /&gt;7 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; &lt;b&gt;hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Bukan pula',nyamok ni nya,abeees aku dihentam sungot-nye, RT @syachranie_ Pantaslah d grup tak timbol, bdak berungot di grup ke? #Berungot&lt;br /&gt;7 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; &lt;b&gt;syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Hmm,dh tgas nymok sungot mnsungot, ambek baek ee,obt nymok laku,RT @hanafimohan: Bukan pula',nyamok ni nya,abeees aku dihentam sung#Berungot&lt;br /&gt;7 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; &lt;b&gt;hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Darah di PMI pon jadi laku, RT @syachranie_ Hmm,dh tgas nymok sungot mnsungot, ambek baek ee,obt nymok laku, #Berungot&lt;br /&gt;7 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; &lt;b&gt;syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Klu nymok taq ad, sian kryawn baygon (PHK),,,tak ade yg sie2 dr nymok RT @hanafimohan: Darah di PMI pon jadi laku, RT #Berungot&lt;br /&gt;7 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; &lt;b&gt;hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Sian dgn Krywan #baygon,drah qt abes dhntamny, RT @syachranie_ Klu nymok taq ad,sian kryawn baygon (PHK).Tx ade yg sie2 dr nymok #Berungot&lt;br /&gt;7 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; &lt;b&gt;syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Saling brbagi, cuman lewat nymok, jgn brbruk sangke ngan nyamok #Donorsehat RT @hanafimohan: Sian dgn Krywan #baygon,drah qt abes dhn #Berungot&lt;br /&gt;7 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; &lt;b&gt;hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Mnding didonorkn,tapi ini jd kurus kereng, RT @syachranie_ Saling brbagi, cuman lwat nymok,jgn brbruk sngke dgn nyamok #Donorsehat #Berungot&lt;br /&gt;7 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; &lt;b&gt;syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Jgn lh smpai kurus kereng, jgn maen d kandang nymok. Sikit2 tk ape RT @hanafimohan: Mnding didonorkn,tapi ini jd kurus kereng, #Berungot&lt;br /&gt;7 Jun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; &lt;b&gt;hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;ni bukan kndangny ge',tapi markasny RT @syachranie_ Jgn lh smpai kurus kereng, jgn maen d kandang nymok. Sikit2 tk ape #Berungot&lt;br /&gt;7 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; &lt;b&gt;hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;@syachranie_ @ezakkacax @pak_tehMaMau @fauziahsyauz _Berungot melangot2 dihentam sungot http://bit.ly/jPMysU http://bit.ly/kYs0P4 #Berungot&lt;br /&gt;7 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; &lt;b&gt;syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Seram,,,,markas ee, nyamok pon dh macam nak perang RT @hanafimohan: ni bukan kndangny ge',tapi markasny RT @syachranie_ Jgn lh #Berungot&lt;br /&gt;7 Jun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; &lt;b&gt;hanafimohan&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;@ezakkacax ,Aookk..,dari manusie, smpaikn nyamok pon suke bperang, RT @syachranie_ Seram,,,mrkas ee,nyamok pon dh mcam nak perang #Berungot&lt;br /&gt;7 Jun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; &lt;b&gt;syachranie_&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;Nymok Racing, ney kan agek musem Moto GP V.Rossi RT @hanafimohan: @ezakkacax ,Aookk..,dari manusie, smpaikn nyamok pon suke #Berungot&lt;br /&gt;7 Jun Favorite Retweet Reply &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#*#*#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yang Bekicau:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/navy.xbart"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt; &gt;&gt;&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/hanafimohan"&gt;@hanafimohan&lt;/a&gt; &amp; &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1744431489"&gt;Syach Ranie&lt;/a&gt; &gt;&gt;&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/syachranie_"&gt;@syachranie_&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yang Nyuson Ulang:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.koprol.com/users/hanafi_mohan"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Ciputat, Kames 16 Juni 2011&lt;br /&gt;19:49 - 20:29 WIB&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://mantabjayapolpolan.blogspot.com/2011/05/8-ciri-orang-yg-sering-digigit-nyamuk.html"&gt;http://mantabjayapolpolan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pedabolan ini sebelomnye berasal dari:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/hanafimohan"&gt;http://twitter.com/&lt;/a&gt; dengan HashTag &lt;a href="http://twitter.com/#!/search?q=%23Berungot"&gt;#Berungot&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pedabolan ini kemudian dimuat age' di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/bahase-melayu-pontianak-via-twitter.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-8996689267948815482?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/8996689267948815482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/bahase-melayu-pontianak-via-twitter.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/8996689267948815482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/8996689267948815482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/bahase-melayu-pontianak-via-twitter.html' title='[Bahase Melayu Pontianak via Twitter] #Berungot'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-UKdOTrkjOfY/TfoJXVQ7vrI/AAAAAAAAASA/qgSqGGNwW0s/s72-c/Nyamuk%252BAedes.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-1452901228262271114</id><published>2011-06-13T06:37:00.006+07:00</published><updated>2011-06-13T07:12:05.371+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerobongkat'/><title type='text'>[Cerobongkat] "Alejandro Kebuloghan"</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-2C8KTNTgO2Y/TfVNSRbY7dI/AAAAAAAAARo/klTo5mS_pIs/s1600/perut%2Blapar.jpeg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="167" width="167" src="http://1.bp.blogspot.com/-2C8KTNTgO2Y/TfVNSRbY7dI/AAAAAAAAARo/klTo5mS_pIs/s400/perut%2Blapar.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pagi-pagi sekali, atau kalau orang Melayu mbilangkannye tu “pagi-pagi buta’”, tibe-tibe dari dalam suatu ghumah tedengar orang age’ tepekek jeghet alias tepekek kaong, “Kebuloghaaan… !!! Ooouuuugghhhh ….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selidik punye selidik, tenyate TKP (Tempat Kejadian Peristiwe) ni di rumahnye Alejandro bin Augusto. Yang beteriak tepekek kaong tu tak laen dan tak bukan adelah Alejandro.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Marimar betanya', "Alejandro, benarkah dirimu kebuloghan...???"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dijawab oleh Alejandro, "Tak salah lagi, Marimar. Sungguh aku age' kebuloghan. Tolonglah engkau belikan aku bubogh..!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marimar pon nyaot "Tunggulah lo’, Bang Alejandro eee…, Dek Mar nak njemogh cucian lo’. Nante' betai’ lalat pula’ kaen baju’ ni."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‎"Sampai atinye ga' engkau, Adinda Marimar. Mati kebuloghan-lah Kakanda ni," Alejandro sambel nahan pedeh di perotnye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‎"Mane pula’ sampai ati Dinde ni, Bang Alejandro eee…. Sebentar ja’ Dinde ndedai baju’ ney. Janganlah alay gitu’, Bang Alejandro..! Macam tak suwah puase ja’." Marimar maseh njemor, sisa’ dua’ elai age’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‎"Dah lah kalau Adinda Marimar ndak mao' mbelikan bubogh. Biarlah Kakanda masak Indomie ja'. Kalau pon tak ade Indomie, kera'-kera' nasi' sisa' semalam pon tak ape-ape lah untok nampal perot ni ha." Alejandro pon langsung pegi ke dapo', selongkar sana' sine'. Buka' tudong saji', tinggal tulang ikan ja' yang tesisa'. Buka' lemari laok-paok, tinggal sayo' asam pedas yang dah basi' ja' yang tesisa'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mao’ tak mao’ Alejandro nunggu Marimar selesai ndedai cucian lo’, "Oooow… Mar…!!! Isa' beghape elai age’ jemoghan kau tu..? Ya Allah…, dah melilet-lilet dah perot Abang ni. Pandangan pon dah mulai kabogh, nak selap dah rasenye." Sampaikan keluagh ae’ mate Alejandro, tak tau kaghene sedeh atau karene kebuloghan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ooiiyyy...Cek Abang..., sabagh-sabaghlah sikit. Ghamai ga' manusie kebuloghan di muke bumi ni, tapi ndak-lah macam Abang tu yang tepekek jeret tepekek kaong di pagi-pagi buta' ni," Marimar pon tepekek jeret ga' belawan ngan laki-nye, Alejandro bin Augusto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang ghamai yang kebuloghan, tapi tak macam kebuloghan Abang kau ni. Nak bejalan soghang pon dah tak bedaye ghasenye. Dah lah kalau Cek Adek lama’-lama’, Abang nak meghayap ja’ peginye."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alejandro meghajo' nak pegi ke daghat mbeli bubogh pakai meghayap macam cecak, kaghene nak bejalan dah tadak bedaye age’. Cammane jenes laparnye tu..? Ya Salaaammmm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pon dah tak kuase nak meghayap, Alejandro nak beguling-guling ja’. Tak payah…, gertak laot nak ke daghat pon pas dah merengnye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas Alejandro age' ngasek meghayap-ghayap, pas di depan muke pintu, tibe-tibe ayahnye pon masok. Untong ja' tak belanggagh ngan Alejandro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Rabbanaaa..., ape hal kau ni, Alejandro..? Pagi-pagi buta’ ni bah dah beghagam. Cobe ga' kau angkotkan lo' ae' dari paghet tu..! Ayah nak mandi' ni ha." Name ayahnye Alejandro tu adelah: Augusto bin Frederico.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‎"Alaaamaaakkk…, Ayah tengoklah kondisi Alee (Alejandro) ni...! Nak bejalan pon dah tak bedaye ngangkat badan, mane-kan age’ nak ngangkat ae'. Alee dah kebuloghan dah ni, Yah," dengan muke minta’ kesian, Alejandro nyaot ayahnye yang minta’ ambe’kan ae'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak beghape lama', Marimar pon dah selesai ndedai kaen baju'. Kemudian die pon masok ke dalam ghumah, rencanenye nak mbelikan Bubogh Ae' untok Alejandro. Kuategh ga' die ngan laki-nye tu. Pas lewat di depan muke pintu, ditengoknye Alejandro dah tekapagh tejalagh macamkan oghang kalah perang. {~}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penules:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/navy.xbart"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt; &amp; &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1744431489&amp;ref=ts"&gt;Syach Ranie&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penyunteng dan Penyelaras Akher:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/hanafimohan"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;CATATAN:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cerobongkat” merupekan singkatan dari “Cerite Nyambong-Nyambong yang Singkat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerite ini ditules di dalam Bahase Melayu Logat Pontianak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Ciputat, Senen 13 Juni 2011&lt;br /&gt;06:32 WIB&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://dunianyaanakkita.blogspot.com/2011/01/kenapa-saat-lapar-perut-berbunyi-krucuk.html"&gt;http://dunianyaanakkita.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cerite ini sebelomnye berasal dari:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1340184521721&amp;id=1744431489&amp;ref=notif&amp;notif_t=feed_comment_reply"&gt;http://www.facebook.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cerite ini kemudian dimuat age' di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/cerobongkat-alejandro-kebuloghan.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-1452901228262271114?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/1452901228262271114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/cerobongkat-alejandro-kebuloghan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1452901228262271114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1452901228262271114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/06/cerobongkat-alejandro-kebuloghan.html' title='[Cerobongkat] &quot;Alejandro Kebuloghan&quot;'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-2C8KTNTgO2Y/TfVNSRbY7dI/AAAAAAAAARo/klTo5mS_pIs/s72-c/perut%2Blapar.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-7610392044472577740</id><published>2011-05-10T00:55:00.007+07:00</published><updated>2011-05-10T08:39:39.635+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerobong &quot;TdCB&quot;'/><title type='text'>Cerobong: “Tesangkot di Cempedak Bengas” (Bagian - 1)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ynw7NNxE5XE/TcgsABEpSlI/AAAAAAAAARc/qqsEJaDwBdM/s1600/65703_1432167046762_1310477777_31062555_844939_a.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="265" src="http://4.bp.blogspot.com/-ynw7NNxE5XE/TcgsABEpSlI/AAAAAAAAARc/qqsEJaDwBdM/s400/65703_1432167046762_1310477777_31062555_844939_a.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, idoplah seorang anak manusie di Negeri Cempedak Bengas. Dengar punye dengar, tenyate namenye tu Jema'en. Setelah disusor galor, tenyate Jema'en ni anak dari Pak Tanggok, dan cucu' dari Tok Kaye Buang. Jadi, name lengkap Jema'en ni kalau pakai "bin" (ciri khas Orang Melayu kan namenye tu pakai "bin") yaitu: Jema'en bin Tanggok bin Buang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jema’en ni punye kawan kareb, namenye Seman. Istilah Orang Melayu, dua’ orang sahabat ni dah setido’ sepemakanan. Dari keci’ sampailah besa’, dua’ orang sahabat ni selalu besame-same. Dari belajar ngaji, sembayang ke surau, mandi’ di sungai, njale, maen, dan sebagainye. Jema’en dan Seman pon selalu sekolah di sekolah yang same, dari SD sampailah SMP. Pas sekolah SMA, baru’lah tak same-same age’. Jema’en ni budaknye pemalu, takot same cewek. Kalau ade cewek lewat, die suke betapo’ di bawah bangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahdan, ari beganti ari, minggu beganti minggu, bulan beganti bulan, taon beganti taon. Dengar punye dengar, Jema’en ni rupenye nakal diam-diam. Waktu SMP, kalau age’ di dalam kelas, Jema’en ni suke benar begendang. Ape kan age’ kalau pas jam istirahat, ataupon age’ tak ade guru. Lagu andalannye kalau age’ benyanyi di dalam kelas yaitu Lagu Bang Haji Rhoma Irama. Lagu Bang Haji Rhoma Irama yang age’ ngetop waktu itu adelah lagu bejudul “Stress”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paleng mbuat Jema’en maseh ingat sampai sekarang adelah ketue kelasnye waktu SMP. Entah tak tau di mane rimba’nye sekarang, rindu’ ga’ Jema’en nak jumpe dengannye tu. Maklomlah, ketue kelas yang satu ni adelah ketue kelas yang paleng nakal, ketue kelas yang suke ngulukan budak-budak ribot di dalam kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jema’en nggelar kawannye yang jadi ketue kelas tu sebagai ketue kelas abadi. Bayangkan, dari kelas 1 sampai kelas 3, malar muke die tak die ja’ yang jadi Ketue Kelas. Padehal bukannye tak ramai budak-budak di dalam kelas tu yang bise dipileh dan pantas menjadi ketue kelas. Tapi age’-age’…, setiap pemilehan ketue kelas, selalulah Ketue Kelas abadi tu yang tepileh. Heran ga’ ngape bise begitu’. Jangan-jangan Ketue Kelas Abadi tu ade kongkalikong kali' ngan Guru Wali Kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dolo’ waktu SMA, Jema'en ni pernah nakser adek kelasnye yang bename Zulaeha. Selidik punye selidik, rupenye name Ayahnye Zulaeha yaitu Pak Alang Ramli, sedangkan Emaknye yaitu Mak Long Baidah. Pak Alang Ramli anak dari Tok Uneng Deraman. Jadi, kalau name Zulaeha pujaan hati Jema’en ni dijejerkan acam budak SD bebares nak masok kelas, make haselnye acam ini: Zulaeha binti Ramli bin Deraman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dolo’-dolo’ ge’ jeman sekolah, Jema'en bin Tanggok bin Buang ni sempat ga’ ngurat Zulaeha binti Ramli bin Deraman. Jalan seminggu Jema'en ngurat, akhernye sampai waktunye dirase dah tak mampu nak nahan-nahan perasean hatinye. Diajaknyelah Zulaeha binti Ramli bin Deraman ni bejumpe tang taman kote.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatta…, sampailah masenye Jema’en nak meluahkan semue isi’ hatinye kepade Zulaeha pujaan hatinye tu. Zulaeha cuman tetundok-tundok tak berani natap wajah Jema’en. Entah ape pula’ pasalnye bise macam itu, seakan-akan wajah Jema’en tu seram benar acam antu bangket menaon. Kalau Jema’en jangan ditanya’ age’, saat itu lutotnye begegar tak tentu rudu bagai rumah age’ kena’ guyu' raksasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nak mbuka cerite, Jema'en pon betanya' lah ngan Zulaeha, “Ha.., tade’ ke sine’ naek ape..?” (Ha = Leha = Zulaeha)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Leha ke sine’ naek sampan tambang, Bang Ma'en ee,” jawab Zulaeha. (Ma'en = Jema'en).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siape pula yang maseh nambang malam-malam ni..?" tanya’ Jema'en, karene biasenye orang nambang sampan cuman sampai Maghreb ja’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leha pon njawab, "Maseh ade pula' seorang dua' orang yang nambang tu, Bang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ooo..., gitu'," kate Jema'en.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memangnye Abang tade' naek ape..?", tanya' Leha kepade Jema'en. Kalau Jema'en malar ja' nak mandang wajah Leha, sedangkan Leha malar ja' tetundok-tundok mandang ke bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Abang sih tade' naek Spid di Tambang Spid yang dekat Mesjed Jami' tu. Tambang ape namenye tu..?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceh, ceh, ceeehhh..., Jema'en ni... pandaaaiii mbawa' cerite ke arah laen, jadi pasal tambang-menambang pula' yang dicakapkannye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dah puas bedabol, Jema'en pon nengok jam yang ade di taman kote yang nunjokkan jam 20:33, basa-basi dirase dah cukop, sampailah saat-saat yg mendebarkan, "Nak nunggu bile agek’..?" dalam hati Jema'en bekate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jema'en pon teputar sana', teputar sini', kulu' kile', ke laot ke darat, ke kanan ke kiri', sampai-sampai Leha pon heran dibuatnye. Dalam hati Leha bekate, "Entah ape-ape ja' yang dibuat Wak Ander satu ni. Tekaca-ganyah sekali' geraknye. Kalau nak becakap, becakaplah langsung. Betunggu tanggar kite dibuatnye."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementare Jema'en jangan ditanya' age', geraknye semaken tak tentu rudu. Nak becakap ga', tapi malu-malu ga'. Ape hal…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leha pon dah tak tahan mandang Jema'en yang hundu-hander tak tentu pasal tu. Akhernye, telepas cakaplah Leha, "Bang Ma'en ni sebenarnye ade maksod ape ngajak-ngajak Leha ke sine'..?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haaahhh.... kau…, teperanjat Jema'en ndengar Leha cakap model cam itu. Jadi, mao' tak mao'lah Jema'en pon njawab petanyaan Leha tu, "Gini' bah Leha, maksod Abang ngajak Leha ke sine' ni ade hal yang sangat penting yang nak dicakapkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hal ape tu, Bang..?", tanya' Leha age'. Tutor katenye mengalon-ngalon dan mendayu-dayu, khas gadis Melayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hufff…,” Jema'en pon narek napas panjang, cek-ceknye macam orang nak ngumpolkan kekuatan. “Gini’ bah Leha, kite ni dari dolo’ sampailah sekarang selalulah besekolah di sekolah yang same.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Memangnye ngape Bang Ma'en eee..?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Itulah die…, sebelomnye Abang mao’ nanya', Leha udah ade yang punye ke..?” Sikit gugup Jema'en mberanikan diri’ nanya' Leha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leha pon njawab dengan tegasnye, “Leha dah ade yang punye, Bang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hee… eh …, benarlah sikit ...?” tanya’ Jema’en dengan raot wajahnye yang agak sikit teperanjat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iye…, Bang. Masa’ pula’ Leha nak mbualkan Abang. Tak ade untongnye bah mbualkan Abang tu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau boleh tau…, memangnye siape budaknye tu …?” Jema’en semaken penasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bukannye budak-budak, Bang, tapi orangnye tu dah berumor,” wajah Leha nampak sangat serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oooo…, begitu’.” Telihat dari raot wajahnye, Jema’en nampak sangat kecewe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasane pon agak sikit hening sebentar. Waktu bagaikan berenti sejenak dari peputarannye. Dalam benaknye Jema’en bekate, “Nasebnye ga’ aku. Pantaslah selama’ ini Si Leha selalu menghindar. Rupenye die dah ade yang punye.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tibe-tibe Leha betanya’, “Apenye pula’ yang begitu’ tu, Bang?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya’ macam itu, Jema’en macam orang tekejot pula’, “Yang begitu’ yang mane pula’?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ndak eh …, Abang ga’ tade’ bilang …. Oooo…, begitu’. Maksodnye apenye yang begitu’ tu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iye…, begitu’lah die maksodnye.” Care becakap Jema’en semaken tak tentu rudu dan semaken tak beratoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Abang mao’ tau ndak siape orang yang dimaksod tu?” tanya’ Leha kepade Jema’en.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jema’en pon njawab, “Bolehlah …, daripade ga’ penasaran.” Padehal hati Jema’en dari tade’ dah betuku’ nahankan rase.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Begini’ bah, Bang. Orang yang Leha maksod tu adelah Orang Tue-nye Leha, Ayah dan Emak-nye Leha… bah. Hehehehe….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ndengar itu, baru’lah wajah Jema’en bise cerah becahaye macam bulan purname.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau itu sih …. tentulah…. Abang pon begitu’ ga’, dah ade yang punye, hahahaha…,” baru’lah Jema’en bise ketawa’ lepas. Untong ja’ rahangnye tu tak sampai telepas karene ketawa’ lebar-lebar, lebarnye dah macam singe yang age’ nganga’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‎"Ndak eee…, Bang Ma'en ni…, ketawa’ pula’ die ye. Leha betanya' dari tade’ belom dijawab-jawab."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakeng gembirenye Jema'en, sampai lupa lape' ngan yang ditanya'kan Leha.&lt;br /&gt;"Leha tade’ nanya’ ape ye?" sambel garok-garok kepala, Jema'en cobe ngingat ape yang di tanya'kan Leha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Halaaah Abang ni…, belom ga’ sejam Leha nanya' …, dah lupa dah. Bang Ma'en ngajak Leha ke sine' ni, ade ape?" Dengan muke serius Leha negaskan agek pertanyaannye. "Hari ni dah malam, Leha tak bise balek malam-malam, nante’ Bapak Leha beleter, Bang eee...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gini’ bah Adinde Leha, dari tade’ tu sebenarnye Kande Ma’en ni pengen ngungkapkan sesuatu. Cuman itulah…, payahnyeee ga’ nak ngungkapkannye tu. Kate Orang Melayu, beratnye tu terase macamlah kena’ timpa’ langet yang runtoh. Cobelah bayangkan, cammanelah rasenye kalau kena’ timpa’ langet yang runtoh! Tentulah Adinde tak bise mbayangkannye, karene belom pernah kena’ timpa’ langet runtoh. Betol ndak?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu’lah die bunyinye cakap Jema’en. Sekarang dah pandai pula’ manggel pakai sebotan Adinde kepade Leha jantong hatinye tu, dan mbahasekan diri’ die tu pakai sebotan Kakande. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aookk…, Kande, memang belom bise dibayangkan yang acam gitu’ tu. Jangankan kena’ timpa’ langet runtoh, kena’ timpa’ langet-langet rumah ja’ tak pernah. Jaohkan bale lah Adinde kena’ yang macam itu,” jawab Leha dengan selembenye, sambel ga’ mbahasekan diri’nye Adinde, dan manggel Jema’en pakai sebotan Kande. Ndengar itu, kembang kuncup hati Jema’en yang tak laen adelah budak Kampong Sampan Beranyot tu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leha mulai resah dan gelisah sambel nengok-nengok jam yang melingkar ditangannye. Udah larot malam, belom ga’ Jema'en mengungkapkan sesuatu yang entah ape yang akan diungkapkannye tu, Leha pon tak tau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhernye Leha betanya’ age’ untok yang kesekian kalinye. "Kande...? Sebenarnye Kande ni mao’ ngomong ape? Cepatlah sikit.., hari ni dah semaken malam, nante’ Dinde kena’ leterkan Emak same Ayah pula’ kalau balek malam-malam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ndengar petanyaan Leha.., Jema'en jadi semaken kalot tak tentu rudu dan jantongnye bedegup kencang bedebar-debar. Setiap Jema'en mau ngungkapkan isi’ hatinye, selalu ja’ ragu, dan suarenye macam nyangkot di kerongkongan. Peraseannye becampor adok antare mao’ ngungkapkan perasean dengan takot kalau-kalau cintenye ditolak same Dinde Leha pujaan hatinye tu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnye Jema’en urongkan niatnye, karene die takot cintenye betepok sebelah tangan. Selanjotnye, Jema’en antarkan Leha balek ke rumah. Dalam pejalanan balek ke rumah, pikerannye becampor adok. Tapi memang dasar Jema’en tu maseh budak-budak, takot nak nyatekan cintenye. Sampai di rumah, die bejumpe ngan Pak Cik Ramli Bujang Telajak yang tak laen adelah Pak Mude-nye. Die ceritekan prihalnye dengan Leha. Pak Cik Ramli bekate, “Kalau kau takot nyatekan cinte dengan Leha, biar Pak Cik yang maju, telanjor Pak Cik kau nih belom dapat bini. Biar nante’ Pak Cik melamar die jadi bini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak piker panjang, Jema’en pon becicak lari ke rumah Leha. Biarpon dah malam, tak ape-ape pikernye, asalkan Leha tau bahwe die cinte ngan Leha, daripade disambar Pak Cik Ramli Bujang Telajak, tambah parah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan napas tejengap-jengap karene bekejar, akhernye sampailah Jema'en di depan rumah Leha. Dengan begitu besemangatnye, Jema'en pon ngetok pintu rumah Leha. Untong ja’ Leha yang mbuka’kan pintu, cobelah semisalkan ayahnye Leha yang mbuka’kan pintu, bise-bise batal age’ niatnye untok nyatekan cintenye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betape tekejotnye Leha melihat Kande Jema'ennye udah tecogok di depan muke pintu dengan napas yang tejengap-jengap. "Ade ape, Kande? Macam orang kena’ kejar antu bangket ja'.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jema’en berusahe ngator napasnye supaye bise ngomong dan ngungkapkan isi’ hatinye. Tekadnye udah bulat mau ngomong hari itu ga’ sebelom kedolo’an Pak Cik Ramli-nye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhernye Jema'en mberanikan diri’ nyampaikan isi’ hatinye. "Dinde Leha …, sebenarnye Kande ke sine’ ni eeeemmm...maaa.....ooo’...,” kate-katenye teputos-putos, macamlah berat benar yang nak diucapkan tu, "… ngomong kalau Kande cinte same Dinde." Dengan tebate-bate Jema'en ngomong, akhernye terucap ga’ kalimat yang dari tade’ tetahan di batang lehernye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ndengar ucapan Jema’en tu, Leha pon teperanjat. Dan pas die nengok ke kaki Jema'en, rupenye Jema'en pakai kaki ayam (alias tak pakai alas kaki). Lalu Leha pon berucap, "Kesiannye Kande Jema'en bele-bele ke sini' tengah-tengah malam buta' ni cuman nak mbilangkan cinte ngan Leha. Dah itu cuman pakai kaki ayam pula' tu. Memangnye kaki Kande Jema'en ditaro' di mane? Tak marah ke ayam kakinye Kande pakai?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ndak eh Adinde ni, kaki Kande pula' yang dimasalahkannye. Nak pakai kaki ayam ke, nak pakai kaki kude ke, nak pakai kaki manusie ke, yang penting bise cepat sampai ke sine'. Jawablah lo'! Diterima' ndak cinte Kande ni?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leha tekejot ndengarnye. Rase bahagie tak tehingge, karene akhernye pujaan hatinye dah berani mbilangkan cinte kepadenye. Tanpa disadari Leha, rupenye Jema’en dah lari balek ke rumahnye. Rupenye ade Ayah-nye Leha di belakang pintu. Leha pun pucat ketakotan, karne ayanye tak suke kalau Leha becinte dengan Ma’en. Die lebih suke kalau Leha same Ramli Bujang Telajak. Leha pon bingong nak mileh mane: orang tue ke …, atau cintenye… Kande Jema’en buntat kaseh intan berlian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalaman itu Leha nanges. Nangesnye besambong-sambong. Berenti sebentar, dah itu nanges age’, dah itu berenti age’, dah itu nanges age’. Besoknye, dengan mate yang maseh sembab karene nanges semalaman, Leha melangkahkan kaki ke rumah Jema'en. Leha nceritekan semue yang dikatekan ayahnye semalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betape tekejotnye Jema'en ndengar cerite dari Leha, karene cinte Pak Cik Ramli-nye disambot baek oleh ayahnye Leha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cammane jadinye ni, Kande? Kande haros bebuat sesuatu,” kate Leha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jema'en merenong sambel bepiker, sampai bekerot-kerot kenengnye. Die sadar kalau die tak ada duet nak ngelamar Leha. Ape age’ orang Melayu pasti ade antarannye tu. Kalau nak kawen lari, die pon tak punye ongkos tambang nak mbawa’ lari Si Leha. “Oh … naseb …, ngape ke jadi begini’, susahnye ga’ jadi orang melarat tak punye kerje,” bekate-kate Jema’en di dalam benaknye. Teringat die kalau Leha maseh nunggu jawabannye. Yang pasti, Jema’en bingong nak njawab ape.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang ..., di Negeri Cempedak Bengas pade mase itu tak menutop kemungkinan budak-budak yang maseh sekolah SMA bise menikah. Tapi age'-age' semuenye balek ke orangnye. Keluarge melarat macam keluargenye Jema'en tentunye payahlah nak nyampaikan hajat yang macam itu. Datoknye Jema'en memang orang kaye (Datoknye Jema'en bename Tok Kaye Buang), tapi Ayahnye Jema'en bukanlah orang kaye. Dolo'-dolo' Ayahnye Jema'en memang banyak punye tanah, kaye sangat pon ndak, tapi ndak-lah melarat macam sekarang ni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritenye, Ayahnye Jema'en ni pade mase mudenye adalah pekerje keras. Tapi ndak tau lah, kire-kire pas beliau berumor 40-an, mulailah bedatangan penyaket macam-macam yang nginggap. Sehingge tanahnye yang banyak tu akhernye satu-pesatu dijual untok biaye pengobatannye. Menurot istilah Orang Negeri Cempedak Bengas, itulah die yang namenye "bejual sesak". Namenye bejual sesak, jangan harap bise bejual tanah tu dengan harge yang sesuai keinginan kite. Bahkan tanah-tanah yang dijual tu kebanyak’an dibayar incet-incet (berangsor-angsor).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karene sadar dengan keadean ekonomi keluargenye yang boleh dikate sangat tebatas, bukan orang bepunye, dan didorong ga’ oleh keingenannye untok meminang pujaan hatinye, Jema'en akhernye betekad untok ncare' kerje, kerje ape ja'lah yang penting halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadean gundah gulane, tibe-tibe Jema'en teringat kawan karebnye dari keci' sampai besa', yang selalu besame-same, yang udah setido' sepemakanan. Udah lama ga’ die tak pernah age’ bejumpe ngan Seman, sahabatnye yang kini bekerje di luar kote. Jema'en dapat kabar kalau kawan karebnye tu sekarang udah balek ke kampongnye. Mengetahui hal itu, dengan tegese-gese Jema'en bejalan nuju ke rumah Seman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah jalan, Jema'en bejumpe dengan Tok Endap. Tok Endap ni merupekan Datok Kemanak’an Jema’en, lebeh tepatnye yaitu adek dari Datoknye Jema’en, yaitu Tok Kaye Buang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pucok dicite, ulam pon tibe. Aku tu dari semalam mao’ betemu kau ni, Ma'en,” ucap Tok Endap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ade can ape ni Atok ncare' saye?” tanya Jema'en dengan mate bebinar-binar, ngarapkan ade can baek untoknye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Begini’, Atok mao’ minta’ tolong kau ngantarkan Atok ke tempat orang yang mao’ mbeli tanah Atok yang di Paret Lengkong. Cammane Ma'en, bise ndak kau antarkan Atok ke tempat orangnye tu?” tanya’ Tok Endap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alaaaa… Tok…, bukannye saye ndak mao’, tapi saye age’ sibok hari ini ni. Kebetolan saye nak pegi ke rumah Seman, dengar-dengar die ade balek, age’ berade di kampong kite ni. Memang Tok Endap nak minta’ diantarkan ke mane..?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Minta’ tolong ngan kau untok antarkan Atok ke Kampong Derian Runtoh, ke rumah Si Ramli. Ape budak-budak biase manggelnye tu...,” Tok Endap sambel ngingat-ngingat. “Aaaa…, budak-budak biase manggelnye tu … Pak Alang Ramli.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Haaahhh…, benarlah sikit, Tok..?” Jema’en sambel tegamam, karene rumah yang dimaksod tu tak laen dan tak bukan adelah rumahnye Leha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ndak eh…, ngape pula’ kau tekejot..?” tanya’ Tok Endap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ndak bah, Tok. Biase ja’,” jawab Jema’en becampor senang dan bingong. Senang, karene rumah yang nak didatanginye tu rumahnye Leha. Bingong, karene die belom njawab petanyaan Leha tempo hari tu. Pokoknye becampor adoklah peraseannye saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ma'en, boleh ndak Atok cerite ke kau mengenai suatu hal..?" tanya' Tok Endap kepade Jema'en.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jema'en pon njawab dengan lugasnye, "Tentulah boleh, Tok. Hal ape yang nak Atok ceritekan tu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ehwal amanah dari Almarhom Tok Buang kau."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Amanah ape tu, Tok..?" Jema'en betanya' age'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tok Buang kau pernah beamanah kepade Atok, kalau suatu waktu Tok Buang kau dah tak ade di dunie ni, dan Tok Endap maseh idop, make beliau minta' tolong perhati-perhatikan anak-cucu'nye."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oooo..., gitu'. Atok selama' ini kan dah sangat perhatian dengan anak cucu' Tok Buang, temasok sangat perhatian kepade saye dan keluarge saye."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ma'en, Datok kau pernah punye keinginan, beliau ingen anak-cucu'nye njadi orang yang beilmu dan bependidek’an tinggi. Beliau bepesan kepade Atok, kalau beliau dah tak ade di dunie ni, beliau minta' Atok untok ngarahkan anak-cucu'nye njadi seperti keingenannye tu. Tapi kau tau sendiri', Atok ni pon banyak tanggongan, dan bukanlah orang yang berade benar. Atok cuman bise sampaikan hal ini. Atok betekad, kalau memang Atok ade rejeki lebeh, Atok pengen nyekolahkan salah seorang cucu' Datok kau."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oooo..., begitu' ke, Tok."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iye, memang begitu'lah adenye. Dan mungkin kau lah Jema'en orangnye yang akan Atok sekolahkan, bahkan insya-ALLAH sampai bependidek’an tinggi. Kau do’ekan ja' semoge Atok selalu sehat wal afiat, dan dilancarkan rejeki oleh ALLAH."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Amiiin…, mudah-mudah Atok sehat dan murah rejeki," Jema'en ngaminkan do'e Tok Endap-nye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi…, kire-kire jam berape nak berangkat ni, Tok? tanya' Jema'en.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayo'lah kite sekarang berangkat. Memangnye nak nunggu ape age'..? Nak nunggu Lebaran Belande ke ape..?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hahahaha..., ade-ade ja' Atok ni. Sekalian ja' nunggu Jepang besunat," ujar Jema'en.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Haaahh..., tau bah kau. Kalau begitu', ayo'lah kite begegas ke Kampong Derian Runtoh. Kebetolan ga' matahari belom tenjak ni."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhernye Jema'en dan Tok Endap pon berangkat nuju ke Kampong Derian Runtoh pakai sampan punye ayahnye Jema'en. Yang bekayoh jadi juru mudi yaitu Jema'en, sedangkan Tok Endap dudok manis di tengah-tengah sampan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah panas bedengkang, sampan yang dikayoh Jema’en begerak pasti menelusori Sungai Cempedak. Sayu-sayu tedengar Tok Endap besenandong lagu "Seroja"....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari menyusun seroja&lt;br /&gt;Bunga seroja ah... ah...&lt;br /&gt;Hiasan sanggul remaja&lt;br /&gt;Puteri remaja ah... ah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupa yang elok&lt;br /&gt;Dimanja jangan dimanja ah... ah...&lt;br /&gt;Puja lah ia sekadar&lt;br /&gt;Oh sekadar saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kau bermenung&lt;br /&gt;Oh adik berhati binggung&lt;br /&gt;Mengapa kau bermenung&lt;br /&gt;Oh adik berhati binggung&lt;br /&gt;Lupakan saja asmara&lt;br /&gt;Pada asmara...&lt;br /&gt;Lupakan saja asmara &lt;br /&gt;Pada asmara...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari menyusun seroja&lt;br /&gt;Bunga seroja ah... ah...&lt;br /&gt;Hiasan sanggul remaja&lt;br /&gt;Puteri remaja ah... ah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupa yang elok&lt;br /&gt;Dimanja jangan dimanja ah... ah...&lt;br /&gt;Puja lah ia sekadar&lt;br /&gt;Oh sekadar saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berape lama’, sampailah Jema’en dan Tok Endap ke Kampong Derian Runtoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laen Tok Endap, laen pula' Jema'en. Pas die ndengar lagu Seroja yang dinyanyikan oleh Tok Endap, seakan-akan die-lah (Jema'en) yang nyanyikannye besame-same ngan Zulaeha. Dalam bayangan Jema'en, seakan-akan die dan Zulaeha age' berade di Taman Bunge, sambel nyanyi Lagu Seroja, dan alam pon seakan-akan menjadi musik pengirengnye. (Maklomlah.., Jema'en ni suke Nonton Pelam India, Pelam Rhoma Irama, dan Pelam Allahyarham Tan Sri P. Ramlee).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asek-asek Jema'en ngayal, lupa’ cerite kalau dah sampai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ma'en…, nak bekayoh ke mane kau ni, Cu'? Dah sampai oiii!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teperanjat Jema'en ndengar suare Tok Endap manggelnye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerite, Jema'en dan Tok Endap dah sampai ke Kampong Derian Runtoh, tepatnye di rumah Pak Alang Ramli yang tak laen adelah Ayahande dari Zulaeha Si Jantong Hati Belahan Jiwe Jema'en budak Kampong Sampan Beranyot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati Jema'en bedegap-degup tak tentu rudu, sambel njelang-njeling ke dalam, kali' ga' ade Zulaeha. Sementare Jema'en njelang-njeling ke dalam rumah, Pak Alang Ramli pon njeling-njeling ga'. Laen yang dijeling oleh Jema'en, laen pula' yang dijeling oleh Pak Alang Ramli. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memangnye ape atau siape yang dijeling oleh Pak Alang Ramli...? Tak laen dan tak bukan, Jema'en lah yang age’ dijeling oleh Pak Alang Ramli. Pak Alang Ramli tentunye tak berani nak marah-marah ke Jema'en pasal tempo hari Jema'en tengah-tengah malam buta' ke rumahnye (ke rumah Pak Alang Ramli), karene saat ini besame ngan Jema'en ade Tok Endap yang tak laen adelah datok kemanak’an Jema'en. Apekan age' saat ini sedang belangsung pembicarean hal ehwal jual-menjual tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laen yang di luar, laen pula' yang di dalam. Siapelah age' kalau bukan Zulaeha si Cahaye Mate Pujean Jiwe Jema'en. Ceritenye, Zulaeha ni ndak tau pasalnye kalau Jema'en age' berade di rumahnye. Saat ini Zulaeha ege' temenong-temenong sendiri' sambel mbace surat dari Jema'en. Entah ape ke isi'nye tu, cuman Jema'en, Zulaeha, dan Tuhan ja' yang tau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lamat-lamat didengar oleh Zulaeha suare dari luar. Dalam benak Zulaeha bekate, "Macam kenal pula' suare orang di luar tu. Tapi ... siape ye?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memanglah begitu' adenye kalau orang yang saleng cinte. Maseng-maseng orang biasenye saleng mengenal satu same laennye. Temasok dalam hal ini yaitu suare. Walaupon tak mandang wajah orangnye, tapi dari suarenye dah bise tau kalau suare tesebot adelah suare orang yang dicinteinye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua' orang yang saleng cinte tu macamlah magnet yang bebede kutub, die akan tarek menarek. Ade reaksi kimia kalau kedua'-dua'nye saleng betemu. Walaupon dari jarak yang jaoh, seorang pecinte pasti akan tau kalau orang yang dipandangnye dari jaoh tu adelah orang yang dicinteinye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penasaran, Leha keluar dari kamarnye dengan perasean yang becampor adok dah macam Es Campor. Leha ngelangkahkan kakinye nuju ke ruang tengah rumah, nak ngintep untok mastikan suare yang didengarnye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelan-pelan sambel bejinjet, Leha bejalan njage supeye langkahnye tadak didengar ayahnye. Ibarat kate pepatah, Leha ni bejalan "Semot dipijak pon tadak mati".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu’ sampai di muke pintu pembatas antare ruang tamu ngan ruang tengah rumah, Leha pelan-pelan nyingkap horden, "Haaa... kaaan…, betoool perasaan Leha, ni pasti suare Kande Jema'en," gumam Leha dalam hati. Senangnye minta’ ampon. Baru’ ndengar suare Jema'en ja’, hatinye dah bebunge bunge. Kalau acam pelam kartun tu … ade kembang api meledak-ledak di atas kepala' Leha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tibe-tibe ade suare orang mendehem-dehem. "Alamaakk.., suare siape pula' tu..?" Leha becakap dalam hati. "Kalau suare Kande Jema'en tentunye tak parau macam itulah. Selaen parau, seram pula' tu. Suare Kande Jema'en kan merdu acam suare P. Ramlee."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementare di luar age' ade yang betanding jeling-menjeling. Jema'en njeling ke dalam rumah, sedangkan Pak Alang Ramli njeling ke Jema'en, sambel ga' becakap ngan Tok Endap pasal jual-menjual tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selidik punye selidik, rupenye suare mendehem tade' tu tak laen dan tak bukan adelah suare Pak Alang Ramli. Beliau mendehem setiap kali nengok Jema'en yang age' njeling ke dalam rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Usah njeling-njeling sangat, nante’ bise jadi juling!” tedengar semacam suare sergah dari bawah tingkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jema'en yang age' ngasek njeling-njeling ke dalam rumah tibe-tibe teperanjat ndengar suare yang antare jelas dan ndak baru' ga' tedengar dari bawah tingkap. "Weishh..., suare siape pula' tu," benak Jema'en. Yang pasti, itu bukan suare Pak Alang Ramli yang age' berade di dalam rumah, karene suare yang baru' didengarnye tu berasal dari arah luar rumah, lebeh tepatnye berasal dari dekat-dekat tingkap. Demi ngilangkan penasarannye, Jema'en pon nuju ke dekat tingkap asal suare tade' tu. Ketika die njengok keluar, tenyate ditengoknye ade budak keci' seumoran SD lari tunggang-langgang. "Hahahaha...", suare ketawa' Jema'en tetahan-tahan, tak berani nak ketawa' besa'-besa'. Dalam benaknye Jema'en berujar, "Itu rupenye budak yang nyergah aku tade' tu. Ade-ade ja' budak tu ye."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budak yang nyergah yang kemudian lari tunggang langgang tu tenyate namenye Daod. Sebenarnye Si Daod ni cuman kebetolan melintas di depan rumah Pak Alang Ramli. Ditengoknye lampu strongkeng nyilau mate, macam ada beruwah (kenduri) ja’. Daod ni kebetolan kena’ suroh datoknye mbeli kopi ngan gule di Kedai Si Ango yang ade di Ile’ Kampong Sampan Beranyot. Penasaran dengan wujod ape ke bende yang besinar-sinar macam lampu strongkeng tu, Si Daod pon ndekat ke rumah Pak Alang Ramli. Pas die njengok dari bawah tingkap, tepandanglah olehnye Abang Jema’en kite tu asek tejeling-jeling ja’. Lalu Daod dengan mbesa’kan suarenye (macam nyergah) bekatelah demikian itu yang sampai mbuat Jema’en tekejot. Setelah itu, sambel mbetolkan kain sarongnye, Daod begegas langsung bedebus lari di atas gertak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah agak jaoh dari rumah Pak Alang Ramli, Daod pon berenti di dekat pelantar rumah orang yang berade pas di tepi gertak. Napas die keci’ besa’ keci’ besa’, sambel becekak pinggang Daod bekate, "Hadoooh…, naseb baek orangnye tak nengok aku. Buat tebiatlah tade’ tu. Mane sendal aku pon jadi putos ni ha. Naseeeb…, naseeeb…," direjamkannye sendalnye ke ae’ (ke sungai).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jema'en balek dudok dekat Tok Endap-nye, sambel ndengarkan cakap Pak Alang Ramli ngan Tok Endap-nye. Dalam hati Jema'en bekate, "Besa’ nampaknye can Tok Endap ni. Cuman…, tanah yang sebelah mane yang nak dijual Tok Endap  ni?" Nampak Jema’en macam age’ ngingat-ngingat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh... iye, tanah yang di Paret Lengkong. Baru’ ingat aku," benak Jema'en. Dan seingat Jema'en, tanah ayahnye pon ade ga' di Paret Lengkong tu. Dolo' waktu maseh SD, seingat Jema'en, die besame ayahnye pernah bejalan-jalan ke Paret Lengkong untuk betandang ke rumah salah seorang kerabatnye. Setelah itu, sambel ga' ninjau-ninjau tanah punye ayahnye di Paret Lengkong tu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laen yang ade di ingatan Jema'en, laen ga' kenyateannye. Tenyate tanah ayahnye yang di Paret Lengkong tu dah abes dijual waktu nak mengobati penyaket ayahnye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tibe-tibe Pak Alang Ramli mekek, dan itu udah sukses memecah lamonan Jema'en.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ooo… Baedah…, Baedaaah…! Dari tade’ aku bedabol ngan Pak Endap ni, kereng teka’. Mane ae’ kopi ni?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iyeee, Bang, tunggu lo’, ae’nye baru’ ndideh ni," jawab Zubaedah isteri Pak Alang Ramli, sambel berungot-ungot sorang di dapo’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memanglah Abang ni, tau-nye merintah ja’. Cobe ga’ beli termos, nyamanlah nak nyimpan ae’ panas ni. Tada’lah dah ade orang datang baru’lah nak njerang aek’. Waktu ujan waktu berangkot. Bekalot kite dibuatnye," gumam Mak Long Baidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak beberape lama’, keluarlah seorang perempuan setengah baye dari dalam rumah sambel mbawa’ baki yang berisi’ tige cawan ae’ kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Silekanlah... Pak diminom," ucap perempuan tesebot yang tak laen adelah isteri Pak Alang Ramli, yaitu Mak Long Baidah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementare itu, Jem. a'en masih temenong. Sedeh hati Jema'en begitu’ sadar kalau tanah ayahnye udah abes tejual. Tak ade age' harte ayahnye yang bise diharapkan Jema'en. Kini yang tesisa’ cuman sebuah rumah sederhane yang kini didiami mereke sekeluarge&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jema'en pon mulai nak ngayal. Dalam hatinye bekate, "Andaikan aku punye sebuah pulau ye. Aku akan mbawa’ Leha untok tinggal besame-same bedua’ ja’ di pulau itu, biar tak ade yg ngacau." Huuff..., Jema'en mbuang napas menyudahi khayalannye yang maseh tebayang baying, serase tak rele berenti ngayal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepandang Pak Alang Ramli ni dengan Jema'en, lalu timbol kesian nengok Jema'en dudok sorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oooo... Jema'en, sine' gak!" pekek Pak Alang Ramli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ade ape Pak Alang manggel saye?" Sambong Jema'en sambel ngorek idong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oooo… Jema'en, kau tau ndak kisah asal-usol pisang Wak Uguk? " tanya’ Pak Alang Ramli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"He eeeh…, dari mane pula’ ceritenye tu? Puas saye ngumpol di Seng-Hi, tak suwah pula’ ndengar cerite macamm itu." Jemaen pening kepala’nye karene bingong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Alang Ramli pon nyilekan Tok Endap minom kopi, “Silelah dipinom kopi tu, Pak Endap eee…. ,Tadak ade ape-ape ni…, maklomlah….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belom Tok Endap minom, Pak Alang Ramli pon dah negok kopi-nye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yarabbanaaaa…, kopi ape pula’ ni, tadak berase ape-ape…, tang pait ja’ yang ade."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oooo… Baidah, ngape kopi kau ni?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ndengar Pak Alang Ramli tepekek kaong, berenti Mak Long Baidah yang tengah ngasek mbelinatkan sambal untok makan karang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Ade ape, Bah?" Pekek Mak Long Baidah dari dapo’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baedah, kopi yang kau buat ni ngape pulak pait? Kau kan tau selere aku, 35 taon dah kite kawen, maseh gak kau ni salah ngado'kan aku kopi,” leter Pak Alang Ramli. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sadar Pak Alang Ramli ni liornye meletop kena' pipi Tok Endap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ooo … Bah, aku ni ja’ tak tau ngape bise jadi macam gitu’," Mak Long Baidah pon kalot ga’, rase-rase die tak ade pula’ yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mmmm.... kau ni, Baedah. Cobe ga’ kau agak Si Apeng sana'!" Kate Pak Alang Ramli sambel ngesat bekas lior-nye di pipi Tok Endap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laen Pak Alang Ramli yang age’ tepekek jeret bin tepekek kaong, laen ga’ Leha yang tesengeh-sengeh ketawa’ di dalam kamar. Tak berape lama’, tedengar suare Mak Long Baidah manggel-manggel, “Oiiyyy Leha…, ke dapo’ ga’ sebentar..!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alamaakk…, ketauan pula’,” ucap Leha pelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Leha pon begegas ke dapo’. Pas dah di dapo’, ditengoknye Emaknye age’ bekalot. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ade ape manggel-manggel Leha, Mak?” tanya’ Leha dengan lemah lembut dan sopannye kepade Emaknye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Emak kan tade’ minta’ kau ngancorkan kopi untok orang di luar tu. Ayah kau bilang, kopi tu pait lege. Memangnye kau kasi’ gule ndak ae’ kopi tu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh iye, Mak. Tade’ tu Ae’ Kopi-nye memang belom dikasi’ gule. Tade’ tu Leha age’ tekaca-kaes nyare’ gulenye. Eh…, tibe-tibe pas Leha balek age’ ke meje, budak tu dah ilang. Piker Leha dah Emak kasi’ gule dan dah Emak angkatkan ke luar. Abes itu, Leha pon langsunglah ngigal masok ke kamar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padehal, Leha memang sengaje mbuat ae’ kopi tu tak pakai gule. Entah ape ja’ maksod anak dare yang satu ni. Memang kadang ga’ Leha ni tekeluar tebiat degelnye tu. Betuah raye-lah engkau Jema’en kalau suatu saat nante’ bebinikan Leha yang degel tu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dah lah Ramli eee…, pasal ae’ kopi pait pon nak kau ribotkan," tibe-tibe Tok Endap nyeletok. “Cerite tanah kite ni cammane?” lanjut Tok Endap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ooiyee…, ini pasal budak-budak ngancorkan kopi pait yang pait lege, sampai lupa’ saye cerite tanah ni. Dah sampai mane cerite tanah kite tade’ tu, Pak Endap?” Pak Alang Ramli betanya balek kepade Tok Endap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Haaahh..., itulah.., tanah aku yang di Paret Lengkong tu nak dilepas. Bukan ga' ape-ape, ade suatu hajat nak aku sampaikan, sehingge tanah tu pon pengen aku jual," ucap Tok Endap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau memang hargenye masok, mao' pula' saye ngambe'nye tu. Memangnye berape nak dilepas?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementare Pak Alang Ramli ngan Tok Endap age' khusyu' dengan pembicarean tingkat tinggi, sedangkan Jema'en age' bediri dengan syahdunye di tepi tingkap, mandang ke arah luar rumah. Dipandangnye ade motor ae', sampan, bandong, tongkang, raket kayu’, ponton, tug boat, dan sepid yang lalu lalang ngeramaikan sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Age' ngase'-ngase'nye mandang suasane sungai yang ramai tu, tibe-tibe melintaslah sesosok Puteri Jelite. Alamaakk, siape pula' tu..? Siape age' kalau bukan buah hati belahan jiwe cahaye mate-nye Jema'en. Tak laen tak bukan, Leha lah yang age' melintas di gertak di depan rumahnye, sambel mandang ke arah Jema'en. Leha tesenyum, Jema'en pon tesenyum ga'. Kuater ja' Leha yang melintas sambel tesenyam-senyum tu melabor ke sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asek-asek Jema'en mandangkan Leha lewat tang gertak, tibe-tibe…, "Ma'en…, oooo… ‘En…." Jema'en tekejot. Rupenye Tok Endap-nye yang manggel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Udah yok kite, hari pon dah nak Maghreb, nante' lalu gelap pula’ hari tu, lalu-lah terudu-teradak kau bekayoh." Tok Endap ngajak Jema'en balek. Nampak-nampaknye urosan tanah antare Tok Endap ngan Pak Alang Ramli ni dah selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iye…, iye Tok," tegopoh-gopoh Jema'en njawab Tok Endap-nye, sambel ga’ biji' mate-nye nengok ke tingkap karene nak mandang Leha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dah lah Ramli, aku nak balek lo’. Kalau duet awak dah ade, kabar-kabar ja’, jadi … surat tanahnye biar bise aku siapkan," sambong Tok Endap sekalian izin nak balek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cahaye matehari sore dah nampak di kaki langet. Kemilaunye memperindah sepanjang aleran sungai. Sebagaimane sepanjang aleran sungai, kemilau cahaye matahari sore pon menambah semarak setiap sudut hati Jema'en yang age' bebunge-bunge. Sambel bekayoh, sambel ga’ pikerannye bekelane ke mane-mane. Sampan yang dikayohnye pon teros melaju, belomba’ dengan waktu yang dah nak petang, yang kemudian akan disongsong oleh damainye malam yang berhiaskan semaraknye bintang gemintang dan lembutnye cahaye rembulan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laen Jema'en, laen ga’ hal-nye dengan Leha. Sambel dudok di tepi tangga’ tempat Jema'en nampatkan sampannye, die menatap jauh Jema'en yanga age’ bekayoh sampai ilang tak nampak age’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dudok di petang hari, di tepi sungai sambel menikmati suasane senja yang bewarne jingge. Leha mbayangkan age’ bedua’ besame Jema'en bemaen-maen ae’, ataupon bekayoh sampan bedua’ nyusor tepian sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bile ke semuenye jadi nyete'?' ucap leha dalam ati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agek ngasek temenong-menong, Leha dikejotkan panggelan bapaknye, ''Ohhhh … Leha..., ape kau buat duduk temenong di sito’? Ngitong tai’ anyot ke ape?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leha bebalek nengok Bapaknye yang bejarak 1 meter di belakangnye. Dalam ati Leha bekate, “Ape ja’ ayah ni, orang age’ ngayalkan romantisme bedua’ besame Bang Ma'en bah, eee… dibilangnye pula’ ngitong tai’ beranyot.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Ndak, Yah. Ape pula’ pasalnye nak ngitong tai’ anyot. Leha ni nak nunggu Maghreb, jadi… sekalian ja’ nak ngambe’ ae’ sembayang. Tadak-lah leteh tebolak-balek ke tangga’ ae’'' jawab Leha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“he eeeh …, pandai pula’ aku ni ncare’ alasan',” ucap leha di dalam ati age’ sambel senyam-senyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Alang Ramli cuman manggot-manggot ja’, “Dah-lah…, ayo’lah kite ambe’ sembayang same-same!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhernye dua’ beranak tu ngambe’ ae’ sembayang di tangga’ tempat Jema'en nambatkan sampannye tade’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama' kemudian, Azan pon besaot-saotan di langgar-langgar, surau-surau, dan mesjed-mesjed yang berade di sepanjang Sungai Cempedak dan Sungai Bengas (itulah makenye negeri tesebot dinamekan "Negeri Cempedak Bengas", karene negeri tesebot dialeri dan dibelah oleh dua' sungai, yaitu Sungai Cempedak dan Sungai Bengas. Di petemuan dua’ sungai itulah petame kali didirikan Negeri Cempedak Bengas. Masyarakat kemudian mengenali kawasan itu sebagai Simpang Tige Cempedak Bengas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Maha Besar. Mentari senja pon sujod di bawah kekuasean-Nye. Rakyat Negeri Cempedak Bengas tenggelam ke dalam lantonan Kalimah Thayyibah: tasbeh, tahmed, tahlel, takber. Ziker dan Do’e memenohi segenap Negeri Cempedak Bengas yang dahulunye dipangku’ oleh Para Sultan yang adel dan bijaksane. Begitu’lah Negeri Cempedak Bengas yang didirikan dan diazaskan demi tegaknye panji kejayean Islam, serte demi gemilangnya peradaban dan budaya Bangse Melayu. {~}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * * Besambong ke Bagian - 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penules:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/navy.xbart"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1744431489&amp;amp;ref=ts"&gt;Syach Ranie&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/irwanto.liverpool?ref=ts#!/irwanto.liverpool?sk=wall"&gt;Irwanto Hpd&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000615019379&amp;amp;ref=ts"&gt;Gemini Ti&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000223212687&amp;amp;ref=ts"&gt;Yana ‘Begitu Indah’&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/farizqiutama?ref=ts"&gt;Riez Qi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001809272572&amp;amp;ref=ts"&gt;Rinoa Smile&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000926708904&amp;amp;ref=ts"&gt;Fauziah B Syauz&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100002287455967&amp;amp;ref=ts"&gt;Arys Dw&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penyunteng dan Penyelaras Akher:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#!/hanafimohan"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;CATATAN: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cerobong” merupekan singkatan dari “Cerite Nyambong-Nyambong”, karene awalnye cerite ini berasal dari Grup FB "&lt;a href="http://www.facebook.com/?ref=home#!/home.php?sk=group_121097681291633"&gt;Cinte Bahase Melayu KALBAR (CBMKB)&lt;/a&gt;" , yaitu pas &lt;a href="http://www.facebook.com/#!/home.php?sk=group_121097681291633&amp;amp;id=145387662195968&amp;amp;notif_t=like"&gt;Update Status yang ini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Selase 10 Mei 2011&lt;br /&gt;00:07 WIB&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://thecoffemorning.blogspot.com/2011/01/katakan-cintamu-sebelum-terlambat.html"&gt;http://thecoffemorning.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulesan ini kemudian dimuat age' di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/05/cerobong-tesangkot-di-cempedak-bengas.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-7610392044472577740?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/7610392044472577740/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/05/cerobong-tesangkot-di-cempedak-bengas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/7610392044472577740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/7610392044472577740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/05/cerobong-tesangkot-di-cempedak-bengas.html' title='Cerobong: “Tesangkot di Cempedak Bengas” (Bagian - 1)'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-ynw7NNxE5XE/TcgsABEpSlI/AAAAAAAAARc/qqsEJaDwBdM/s72-c/65703_1432167046762_1310477777_31062555_844939_a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-1167651328639580043</id><published>2011-05-01T19:18:00.001+07:00</published><updated>2011-05-01T19:20:51.812+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Puisi Terakhir Allahyarham Sayyid Quthb Sebelum Dieksekusi di Tiang Gantungan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-pZSkxWk6-24/Tb1Og2uV6PI/AAAAAAAAARM/_tXVzrlzcNQ/s1600/Sayyid%2BQuthb.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="241" width="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-pZSkxWk6-24/Tb1Og2uV6PI/AAAAAAAAARM/_tXVzrlzcNQ/s320/Sayyid%2BQuthb.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat,&lt;br /&gt;Andainya kematianku ini kau tangisi&lt;br /&gt;Pusaraku kau siram dengan air matamu&lt;br /&gt;Maka di atas tulang belulangku yang sudah hancur luluh&lt;br /&gt;Nyalakan obor untuk ummat ini&lt;br /&gt;Dan ... lanjutkan gerak merebut kemenangan&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sahabat,&lt;br /&gt;Kematianku hanyalah suatu perjalanan&lt;br /&gt;Memenuhi panggilan kekasih yang merindu&lt;br /&gt;Taman-taman indah di syurga Tuhan&lt;br /&gt;Terhampar menanti&lt;br /&gt;Burung burungnya berpesta menyambutku&lt;br /&gt;Dan berbahagialah hidupku di sana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat,&lt;br /&gt;Puaka kegelapan pasti 'kan lebur&lt;br /&gt;Fajar 'kan menyingsing&lt;br /&gt;Dan alam ini 'kan disinari cahaya lagi&lt;br /&gt;Relakanlah rohku terbang menjelang rindunya&lt;br /&gt;Jangan gentar berkelana ke alam abadi&lt;br /&gt;Nun di sana ... cahaya fajar sedang memancar {~}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://muslimkuonline.blogspot.com/2010/03/media-utama-dakwah.html"&gt;http://muslimkuonline.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber tulisan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://smalldeeds.wordpress.com/2009/02/08/puisi-assyahid-sayyid-qutb/"&gt;http://smalldeeds.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://penarevolusi.wordpress.com/2011/03/31/puisi-terakhir-asy-syahid-sayyid-quthb/"&gt;http://penarevolusi.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://mrfajarsyah.wordpress.com/2007/04/13/sajak-oleh-asy-syahid-sayyid-qutb-sebelum-syahid-d/"&gt;http://mrfajarsyah.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puisi ini kemudian dimuat kembali di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/05/puisi-terakhir-allahyarham-sayyid-quthb.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-1167651328639580043?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/1167651328639580043/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/05/puisi-terakhir-allahyarham-sayyid-quthb.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1167651328639580043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1167651328639580043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/05/puisi-terakhir-allahyarham-sayyid-quthb.html' title='Puisi Terakhir Allahyarham Sayyid Quthb Sebelum Dieksekusi di Tiang Gantungan'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-pZSkxWk6-24/Tb1Og2uV6PI/AAAAAAAAARM/_tXVzrlzcNQ/s72-c/Sayyid%2BQuthb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-6709538888107561748</id><published>2011-04-18T23:12:00.005+07:00</published><updated>2011-04-19T14:46:20.050+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Melayu'/><title type='text'>Sajak Senja Kelana</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-MzWXrTzGdOc/TaxevmVABGI/AAAAAAAAAQ4/T6xO6B3XYG4/s1600/senja-wailago.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-MzWXrTzGdOc/TaxevmVABGI/AAAAAAAAAQ4/T6xO6B3XYG4/s320/senja-wailago.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Di sempadan senja&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Elok mendera maya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Kalam berbuah sabda&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Syair seumpama cahaya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Bersalam melalui pawana&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Semilir kata bertaut rasa&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Kadang berderai air mata&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Kadang tergelak riang tawa&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Ku titi untaian nada&lt;br /&gt;Memerangkaki lekuk irama&lt;br /&gt;Jelajahi madah pujangga&lt;br /&gt;Renangi samudera cita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamba kelana, hamba musafir lata&lt;br /&gt;Terengah-engah di belantara Gurun Sahara&lt;br /&gt;Terkapai-kapai menuju puncak nirwana&lt;br /&gt;Tertatih-tatih mengeja makna bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera kan kusatukan kepingan-kepingan yang tercerai itu&lt;br /&gt;Menyusunnya menjadi bangunan indah yang semarakkan dunia&lt;br /&gt;Terangnya cahaya itu sungguhlah sirnakan gelapnya malam&lt;br /&gt;Sehingga segenap makhluk bumi kan silau terpana melihatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takkan lagi ada prahara yang memisahkan&lt;br /&gt;Hanya deburan ombak syahdu niscaya kan membawa ke tepian&lt;br /&gt;Semesta alam yang menyatukan&lt;br /&gt;Yang telah terukir kisahnya semenjak azali&lt;br /&gt;Yang tertulis pada lembaran-lembaran takdir di Lauhul Mahfuzh&lt;br /&gt;{~}&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Hanafi Mohan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Minggu - Senin (17 - 18 April 2011)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://linki7.blogspot.com/2010/10/rindu-kandas.html"&gt;http://linki7.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/04/sajak-senja-kelana.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-6709538888107561748?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/6709538888107561748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/04/sajak-senja-kelana.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/6709538888107561748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/6709538888107561748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/04/sajak-senja-kelana.html' title='Sajak Senja Kelana'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-MzWXrTzGdOc/TaxevmVABGI/AAAAAAAAAQ4/T6xO6B3XYG4/s72-c/senja-wailago.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-7765583990545361909</id><published>2011-03-29T22:56:00.004+07:00</published><updated>2011-03-29T23:03:37.658+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Melayu'/><title type='text'>Sajak Lembayung Kencana</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ZzYeMzyVicM/TZH7yCmINbI/AAAAAAAAAQw/BzMQqkNNRsw/s1600/lembayung-senja-di-sungai-bulan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-ZzYeMzyVicM/TZH7yCmINbI/AAAAAAAAAQw/BzMQqkNNRsw/s320/lembayung-senja-di-sungai-bulan.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Saujana mata memandang kilauan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Selalulah teja baris berbaris di awan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Memendar cahaya lembayung kencana&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Memenuhi setiap sudut ruang di mata&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Persada bumi semesta raya&lt;br /&gt;Kilau berkilau intan permata&lt;br /&gt;Menaja cita ‘azamkan di hati&lt;br /&gt;Menjana amanah sudah terlafazi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Alangkah indah selaksa suasana&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Serasa berada di puncak nirwana&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Ketika pawana membelai kalbu&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Di waktu damai menyapa syahdu&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Ingin kutitir canang sahut-sahutan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Kurangkai syair madah-madahkan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Persembahkan kalung intan permata&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Kutatahkan alunan nyanyian jiwa&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Lembayung kencana penanda setia&lt;br /&gt;Bersalam takzim beruntai kata&lt;br /&gt;Kepada angin yang bertiup lembut&lt;br /&gt;Titipkan segenap rasa yang maujud {~;~}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Hanafi Mohan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Senin - Selasa (28 - 29 Maret 2011)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://billystovano.wordpress.com/2010/09/04/cinta-dan-kenangan/"&gt;http://billystovano.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/03/sajak-lembayung-kencana.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-7765583990545361909?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/7765583990545361909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/03/sajak-lembayung-kencana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/7765583990545361909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/7765583990545361909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/03/sajak-lembayung-kencana.html' title='Sajak Lembayung Kencana'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-ZzYeMzyVicM/TZH7yCmINbI/AAAAAAAAAQw/BzMQqkNNRsw/s72-c/lembayung-senja-di-sungai-bulan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-4658457316135326942</id><published>2011-03-19T17:38:00.006+07:00</published><updated>2011-03-19T18:54:14.645+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Melayu'/><title type='text'>Sajak Rajawali Garuda</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-S1ys2nU1PIE/TYSF4qgQiMI/AAAAAAAAAQg/nXcGktWafQw/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="188" src="http://1.bp.blogspot.com/-S1ys2nU1PIE/TYSF4qgQiMI/AAAAAAAAAQg/nXcGktWafQw/s320/images.jpg" width="268" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rajawali Garuda Lambang Negare Indonesia&lt;br /&gt;Dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak&lt;br /&gt;Walaupon kini belomlah dapat bejumpe bersua&lt;br /&gt;Cukoplah karya hambe mewakili di Pontianak sana’&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bedayong sampan ke Galaherang&lt;br /&gt;Perahu Kakap menelusuri sungai&lt;br /&gt;Walaupon jaoh di Negeri Orang&lt;br /&gt;Negeri sendiri’ tetaplah selalu dicintai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lancang Kuning perahu kesultanan&lt;br /&gt;Gagah belayar membelah laotan&lt;br /&gt;Sungguh pon jaoh dari pandangan&lt;br /&gt;Kote Khatulistiwa tak pernah lupa’ dari ingatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budaye Melayu memayongi segenap negeri&lt;br /&gt;Bijak dan adel Yang Mulie Sultan betahte&lt;br /&gt;Beta yang jaoh mengenang dalam di sanubari&lt;br /&gt;Dekatlah selalu di hati, walaupon jaoh di mate {~}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-EG73X2Sjk2U/TYSGHcwmHnI/AAAAAAAAAQo/C5z9Rt3M55k/s1600/garuda.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="188" src="http://2.bp.blogspot.com/-EG73X2Sjk2U/TYSGHcwmHnI/AAAAAAAAAQo/C5z9Rt3M55k/s320/garuda.JPG" width="189" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Hanafi Mohan&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Sabtu 19 Maret 2011&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;14:07 – 14:22 WIB&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;Sajak ini khusus ditulis dan dipersembahkan kepada kawan-kawanku sekalian yang tergabung di &lt;a href="http://www.facebook.com/home.php?sk=group_121097681291633&amp;ap=1"&gt;Grup FB "Cinte Bahase Melayu KALBAR (CBMKB)"&lt;/a&gt; yang pada malam ini (Sabtu, 19 Maret 2011) akan melaksanakan pertemuan di Taman Alun-Alun Kapuas-Kota Pontianak-Kalimantan Barat. Semoga acaranya sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sajak ini juga dipersembahkan kepada tanah kelahiranku tercinta "Pontianak Bumi Khatulistiwa Betuah", kau selalu kurindukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sajak ini juga dipersembahkan kepada Allahyarham Sultan Hamid II (Sultan ke-7 dari Kesultanan Melayu Pontianak) yang telah berjasa mengangkat marwah Negeri Kalimantan Barat, yang telah berjasa menggagas Federalisme Indonesia, yang telah berjasa dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia demi melepaskan negeri ini dari cengkeraman penjajah, yang telah berjasa merancang Lambang Negara Indonesia "Rajawali Garuda Pancasila".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sajak ini juga dipersembahkan demi pelestarian Budaya Melayu, demi pelestarian Sastra Tradisi Melayu, demi pelestarian Bahasa Melayu, demi menyugang dan menggemakan Peradaban Bangsa Melayu. &lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6541645"&gt;http://www.kaskus.us/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://curhatkita.blogspot.com/2010/11/informasi-untuk-sobat-sobat-muda.html"&gt;http://curhatkita.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/03/sajak-rajawali-garuda.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-4658457316135326942?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/4658457316135326942/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/03/sajak-rajawali-garuda.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/4658457316135326942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/4658457316135326942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/03/sajak-rajawali-garuda.html' title='Sajak Rajawali Garuda'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-S1ys2nU1PIE/TYSF4qgQiMI/AAAAAAAAAQg/nXcGktWafQw/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-7658694954215879069</id><published>2011-03-12T00:28:00.011+07:00</published><updated>2011-03-12T07:00:07.955+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Melayu'/><title type='text'>Madah Buah Berangan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-jj3BUJJ7jJI/TXpkwQeKtpI/AAAAAAAAAQI/TpFx9fecgM4/s1600/mengasah-ketajaman-pena.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-jj3BUJJ7jJI/TXpkwQeKtpI/AAAAAAAAAQI/TpFx9fecgM4/s200/mengasah-ketajaman-pena.jpg" width="149" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Buah berangan …, buah berangan gugur terbuang&lt;br /&gt;Tidak ke mana … aduhai sayang …, tidak ke mana buah berserak&lt;br /&gt;Merak kayangan …, merak kayangan dinanti orang&lt;br /&gt;Gagak di rimba … aduhai sayang …, gagak di rimba dijeling tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;Cuplikan Lagu "Zapin Beradat", Voc: Noraniza Idris&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Yusni Abeb Nahkoda: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Nasi lemak buah bidara&lt;br /&gt;Sayang selasih hamba lurutkan&lt;br /&gt;Hilang emak hilang saudara&lt;br /&gt;Karena kasih hamba turutkan&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Adat orang berkajang basah di hujung kaki&lt;br /&gt;Adat berkasih susah senang belumlah pasti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;Cuplikan Lagu "Zapin Beradat", Voc: Noraniza Idris&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Yusni Abeb Nahkoda: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Anak campuran Cina-Melaka&lt;br /&gt;Pulang ke rumah di Bukit Pekan&lt;br /&gt;Andai kena dengan cara&lt;br /&gt;Nyawa dan badan diberikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bunga kemboja …, bunga kemboja gugur di taman&lt;br /&gt;Berarak mendung ... aduhai sayang …, berarak mendung di tengah hari&lt;br /&gt;Apakan daya …, apakan daya nasibnya badan&lt;br /&gt;Duka bergantung ... aduhai sayang …, duka bergantung di ulu hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;Cuplikan Lagu "Zapin Beradat", Voc: Noraniza Idris&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Yusni Abeb Nahkoda: &lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Di ulu hati dekatnya jantung&lt;br /&gt;Jantung berdetak bukannya bingung&lt;br /&gt;Menahan rindu dalam gedung&lt;br /&gt;Kini suara hati yang bersenandung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Adat orang bermadah syair bukan sebati&lt;br /&gt;Adat orang berkisah suka duka berganti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;Cuplikan Lagu "Zapin Beradat", Voc: Noraniza Idris&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Yusni Abeb Nahkoda: &lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Petik sayur si daun maman&lt;br /&gt;Makan berulam daun pegaga&lt;br /&gt;Habis tahun berganti zaman&lt;br /&gt;Kasih rindu dinanti jua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;‎'Ku tempa intan …, 'ku tempa intan cincin kencana&lt;br /&gt;Rupanya kaca ... aduhai sayang …, rupanya kaca kilau berseri&lt;br /&gt;'Ku kira bulan …, 'ku kira bulan jatuh ke riba&lt;br /&gt;Rupa berpagar ... aduhai sayang …, rupa berpagar bintang berduri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;Cuplikan Lagu "Zapin Beradat", Voc: Noraniza Idris&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Haikal Al-Habsyah:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Janganlah suke maenkan arang&lt;br /&gt;Arang dibuang terase sayang&lt;br /&gt;Kalau dah diam di kampong orang&lt;br /&gt;Janganlah lupa’ same kampong sorang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Bny Shb: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ikan suamang ikan tenggiri &lt;br /&gt;Dijual di tempat Si-Ango&lt;br /&gt;Pade ke abang-abang ni&lt;br /&gt;Ngape pula’ sekarang baru’ nongol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Yusni Abeb Nahkoda: &lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Kilau berseri bulan purnama&lt;br /&gt;Bulan purnama terang di jendela&lt;br /&gt;Nampaklah terang tiada tara&lt;br /&gt;Sungguh bercahaya dan mulia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Yusni Abeb Nahkoda: &lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Bukan rapat sembarang rapat&lt;br /&gt;Dari jauh melangkah selari&lt;br /&gt;Silakan yang ade hajat&lt;br /&gt;Luahan hajat kita dengari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Apabila terpelihara mata&lt;br /&gt;Sedikitlah cita-cita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila terpelihara kuping&lt;br /&gt;Khabar yang jahat tiadalah damping&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila terpelihara lidah&lt;br /&gt;Niscaya dapat daripadanya faedah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;"Gurindam 12", Pasal yang Ketiga, Karya: Raja Ali Haji&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Yusni Abeb Nahkoda: &lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Jubah hijau dari Rasulullah&lt;br /&gt;Duduk bersila dalam berdakwah&lt;br /&gt;Tiada diri nak bermadah&lt;br /&gt;Menuturkan kata yang berfaidah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan&lt;br /&gt;Daripada segala berat dan ringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila perut terlalu penuh&lt;br /&gt;Keluarlah fi'il yang tiada senonoh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota tengah hendaklah ingat&lt;br /&gt;Di situlah banyak orang yang hilang semangat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendaklah peliharakan kaki&lt;br /&gt;Daripada berjalan yang membawa rugi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;"Gurindam 12", Pasal yang Ketiga, Karya: Raja Ali Haji&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Yusni Abeb Nahkoda: &lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Daun tetap di atas dulang&lt;br /&gt;Anak udang mati dituba&lt;br /&gt;Dalam kitab ada terlarang&lt;br /&gt;Perbuatan haram jangan dicoba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hati kerajaan di dalam tubuh&lt;br /&gt;Jikalau zalim segala anggota pun roboh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila dengki sudah bertanah&lt;br /&gt;Datanglah daripadanya beberapa anak panah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;"Gurindam 12", Pasal yang Keempat, Karya: Raja Ali Haji&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Banglong Ferry:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;‎Ikan sepat di dalam paret&lt;br /&gt;Sepat belari dikejar gabos&lt;br /&gt;Kalau sering maen internet&lt;br /&gt;Hati-hati kocek tebobos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt; Banglong Ferry: &lt;/b&gt; &lt;br /&gt;‎Cincen perak dibuat gelang&lt;br /&gt;Gelang dipakai si anak mude&lt;br /&gt;Andai merak dikerling orang&lt;br /&gt;Gagak pon terbang ke burong dare&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kontributor:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://www.facebook.com/navy.xbart"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100001372725094"&gt;Yusni Abeb Nahkoda&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000029509728"&gt;Haikal Al-Habsyah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://www.facebook.com/bny.shahab"&gt;Bny Shb&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://www.facebook.com/banklong.ferry"&gt;Banglong Ferry&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Dikompilasi oleh&lt;/i&gt; &lt;b&gt;Hanafi Mohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ciputat, 11 - 12 Maret 2011&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://dokterzulmi.blogspot.com/2010/12/aku-hanya-sebuah-kertas-tiada-berdaya.html"&gt;http://dokterzulmi.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber tulisan:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/navy.xbart/posts/149779028407634"&gt;http://www.facebook.com/navy.xbart/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/03/madah-buah-berangan.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-7658694954215879069?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/7658694954215879069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/03/madah-buah-berangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/7658694954215879069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/7658694954215879069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/03/madah-buah-berangan.html' title='Madah Buah Berangan'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-jj3BUJJ7jJI/TXpkwQeKtpI/AAAAAAAAAQI/TpFx9fecgM4/s72-c/mengasah-ketajaman-pena.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-4312950723941881891</id><published>2011-03-07T09:58:00.002+07:00</published><updated>2011-03-07T10:06:54.756+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Melayu'/><title type='text'>Syair Shubuh Hari</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-fAA7mb37uP8/TXRJa9yeg8I/AAAAAAAAAPw/u6PoD2-S6IQ/s1600/sunrise21.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-fAA7mb37uP8/TXRJa9yeg8I/AAAAAAAAAPw/u6PoD2-S6IQ/s320/sunrise21.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dengan bismillah lafaz pembuka&lt;br /&gt;Di Shubuh hari kulirihkan kata&lt;br /&gt;Berzikir bertasbih madah berdo’a&lt;br /&gt;Menyambut kalimah cahaya mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syair penanda bersalam setia &lt;br /&gt;Untaian kata dari khatulistiwa&lt;br /&gt;Mengaliri sungai kilau permata&lt;br /&gt;Penyejuk qalbu hamba di Jawa&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lancang kuning arungi negeri&lt;br /&gt;Pesonakan kota yang disinggahi &lt;br /&gt;Elok nian madah dinda bestari&lt;br /&gt;Bersambut syair di shubuh hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyapa malam dalam sepi&lt;br /&gt;Menanti fajar lazuardi pagi&lt;br /&gt;Melihat sunyi lirih hayati&lt;br /&gt;Menata hati damai imani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalau benar hadir di sanubari&lt;br /&gt;Menjejak langkah semula jadi&lt;br /&gt;Niscaya mewujud prasasti hati&lt;br /&gt;Kekalkan takdir semenjak azali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantunkan do’a lafazkan zikir&lt;br /&gt;Menjemput asa meraih takdir&lt;br /&gt;Hamba ini cuma makhluk fakir&lt;br /&gt;Hanya bisa bermadah bersyair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tengadah menghadap langit dunia&lt;br /&gt;Bermohon berdo'a untuk Sang Puja&lt;br /&gt;Hanya berharap kepada Rabbana&lt;br /&gt;Semoga Sang Puja damai sentausa {~}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Hanafi Mohan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Senin 7 Maret 2011&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;05:17-06:57 WIB&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://mirnamir.blogspot.com/2011/01/doa-pagi-hari.html"&gt;http://mirnamir.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/03/syair-shubuh-hari.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-4312950723941881891?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/4312950723941881891/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/03/syair-shubuh-hari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/4312950723941881891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/4312950723941881891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/03/syair-shubuh-hari.html' title='Syair Shubuh Hari'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-fAA7mb37uP8/TXRJa9yeg8I/AAAAAAAAAPw/u6PoD2-S6IQ/s72-c/sunrise21.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-5198791345914886609</id><published>2011-02-24T09:24:00.002+07:00</published><updated>2011-02-24T12:07:24.223+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Melayu'/><title type='text'>Syair Kodrat Ilahi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-jgeSTXfXF5o/TWXBChfJ4KI/AAAAAAAAAPQ/WyCBZhGJMEs/s1600/20434_1190672609735_1315964153_453496_3605990_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-jgeSTXfXF5o/TWXBChfJ4KI/AAAAAAAAAPQ/WyCBZhGJMEs/s200/20434_1190672609735_1315964153_453496_3605990_n.jpg" width="176" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu'alaykom daku ucapkan&lt;br /&gt;Kepada hadirin hadirat sekalian&lt;br /&gt;Tuan dan Puan marilah dengarkan&lt;br /&gt;Syair Melayu yang daku lantunkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak awalnya Tuhan ciptakan&lt;br /&gt;Ada lelaki dan ada perempuan&lt;br /&gt;Ada mentari dan ada rembulan&lt;br /&gt;Ada kekuatan, ada pula kelembutan&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan di dunia ini&lt;br /&gt;Dari dahulu hinggalah kini&lt;br /&gt;Telah menjadi takdir Ilahi&lt;br /&gt;Kedua-duanya saling melengkapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada banyak hal keduanya sama saja&lt;br /&gt;Punya kewajiban dan hak yang sama&lt;br /&gt;Boleh berpendidikan, boleh pula bekerja&lt;br /&gt;Mengabdikan diri kepada Nusa Bangsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berganti, zaman pun berubah&lt;br /&gt;Kaum Hawa kini telah banyak yang berkiprah&lt;br /&gt;Namun janganlah hanya karena latah&lt;br /&gt;Perempuan seharusnya jangan salah langkah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari menjadi kuli sampai menjadi Perdana Menteri&lt;br /&gt;Ada yang pramusaji hingga pramugari&lt;br /&gt;Yang jadi peragawati hingga wartawati&lt;br /&gt;Namun semuanya jangan salahi kodrati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kodratnya perempuan yakni menjadi ibu&lt;br /&gt;Terhadap putra-putrinya menjadilah guru&lt;br /&gt;Yang patut digugu dan juga ditiru&lt;br /&gt;Surga itu di bawah telapak kakimu {-:-}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Hanafi Mohan&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; Ciputat, Sabtu 11 Desember 2010&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** Syair ini telah dibacakan pada &lt;b&gt;Lomba Membaca Syair Melayu&lt;/b&gt; "&lt;a href="http://www.borneotribune.com/pemprov/festival-seni-budaya-melayu-vi-siap-digelar.html"&gt;Festival Seni Budaya Melayu Kalimantan Barat&lt;/a&gt;" Desember 2010 yang dilaksanakan di Kota Pontianak. Syair ini khusus ditulis untuk dibacakan oleh seorang perempuan yang ketika itu menjadi kontestan &lt;b&gt;Lomba Membaca Syair Melayu "Festival Seni Budaya Melayu Kalimantan Barat"&lt;/b&gt; mewakili Kota Pontianak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://ahmadrinaldiansyah.wordpress.com/2010/01/02/jangan-takut-menjadi-sholehah/"&gt;http://ahmadrinaldiansyah.wordpress.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/02/syair-kodrat-ilahi.html"&gt;http://hanafimohan.blosgpot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-5198791345914886609?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/5198791345914886609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/02/syair-kodrat-ilahi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/5198791345914886609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/5198791345914886609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/02/syair-kodrat-ilahi.html' title='Syair Kodrat Ilahi'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-jgeSTXfXF5o/TWXBChfJ4KI/AAAAAAAAAPQ/WyCBZhGJMEs/s72-c/20434_1190672609735_1315964153_453496_3605990_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-3379430607220980749</id><published>2011-02-12T16:09:00.005+07:00</published><updated>2011-02-12T16:20:51.952+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Melayu'/><title type='text'>Syair Bertenggang Rasa</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-IynSHTX7L1A/TVZNPYo7EPI/AAAAAAAAAPI/VMQ_Ei_w-nU/s1600/9-PENGARUH-AGAMA-ISLAM-TERHADAP-1.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="292" src="http://1.bp.blogspot.com/-IynSHTX7L1A/TVZNPYo7EPI/AAAAAAAAAPI/VMQ_Ei_w-nU/s320/9-PENGARUH-AGAMA-ISLAM-TERHADAP-1.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan Bismillah permulaan kalam&lt;br /&gt;Kepada hadirin terhaturkan salam&lt;br /&gt;Wahai para budiman dengarlah dalam-dalam&lt;br /&gt;Lantunan syair seorang anak Adam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimantan Barat indah negerinya&lt;br /&gt;Berlimpah ruah sumberdayanya&lt;br /&gt;Bermacam ragam suku bangsanya&lt;br /&gt;Beraneka warna seni budayanya&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Negeri indah ini Tuhan anugerahkan&lt;br /&gt;Untuk kita jaga serta lestarikan&lt;br /&gt;Berpuak-puak bangsa kita diciptakan&lt;br /&gt;Bukanlah untuk saling nista-menistakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunlah negeri tumpah darah ini&lt;br /&gt;Menjalin kebersamaan niscayalah kini&lt;br /&gt;Bersatu berkelindan masyarakat di sini&lt;br /&gt;Bertengganglah rasa semestinya kini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau terdedah secuil masalah&lt;br /&gt;Jalan keluarnya tentu musyawarah&lt;br /&gt;Kalaulah ada segunung salah&lt;br /&gt;Janganlah dahulu dendam amarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi marwah negeri kita ini&lt;br /&gt;Tinggikanlah martabat luhurkanlah budi&lt;br /&gt;Ingatlah selalu kata bertuah ini&lt;br /&gt;Bhinneka Tunggal Ika semboyannya berbunyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puji dan syukur ke hadhirat Allah&lt;br /&gt;Telah berlimpah ruah diberikan-Nya anugerah&lt;br /&gt;Banyaklah sudah nikmat dan berkah&lt;br /&gt;Semoga negeri kami semakin jayalah {~}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Hanafi Mohan&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; Ciputat, Sabtu 11 Desember 2010&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** Syair ini telah dibacakan pada &lt;b&gt;Lomba Membaca Syair Melayu&lt;/b&gt; "&lt;a href="http://www.borneotribune.com/pemprov/festival-seni-budaya-melayu-vi-siap-digelar.html"&gt;Festival Seni Budaya Melayu Kalimantan Barat&lt;/a&gt;" Desember 2010 yang dilaksanakan di Kota Pontianak. Syair ini khusus ditulis untuk dibacakan oleh &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000270696796"&gt;Adikku&lt;/a&gt; yang ketika itu menjadi kontestan &lt;b&gt;Lomba Membaca Syair Melayu "Festival Seni Budaya Melayu Kalimantan Barat"&lt;/b&gt; mewakili Kota Pontianak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://gurumuda.com/bse/pengaruh-agama-islam-terhadap-perkembangan-kebudayaan-di-indonesia"&gt;http://gurumuda.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/02/syair-bertenggang-rasa.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-3379430607220980749?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/3379430607220980749/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/02/syair-bertenggang-rasa.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/3379430607220980749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/3379430607220980749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/02/syair-bertenggang-rasa.html' title='Syair Bertenggang Rasa'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-IynSHTX7L1A/TVZNPYo7EPI/AAAAAAAAAPI/VMQ_Ei_w-nU/s72-c/9-PENGARUH-AGAMA-ISLAM-TERHADAP-1.png' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-1008679825336541961</id><published>2011-02-10T02:32:00.003+07:00</published><updated>2011-02-10T02:43:02.608+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Melayu'/><title type='text'>Gurindam Suara Kalbu</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TVLrr5qXopI/AAAAAAAAAPA/qBE2NRhgPJs/s1600/gurindam_ist2_2114006_poetry.jpg" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="194" width="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TVLrr5qXopI/AAAAAAAAAPA/qBE2NRhgPJs/s200/gurindam_ist2_2114006_poetry.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat gelisah selimuti jiwa&lt;br /&gt;Diri terdedah damai tak rasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenggelam surya hari dah petang&lt;br /&gt;Malam pun tiba hadirlah bintang&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bilakah esok datang menjelma&lt;br /&gt;Terbitkan elok riang bergema&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara mengurai kalbu berdentang&lt;br /&gt;Walau tercerai tetaplah senang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah diri karena cinta&lt;br /&gt;Jiwa terpatri hingga meronta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah insan cinta ‘kan makhluk&lt;br /&gt;Tak ‘kan jadikan Tuhan mengutuk [~,~]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Hanafi Mohan&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; Ciputat, 13 Juni 2006&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://panggilan-pertiwi.blogspot.com/2007/09/malam-kemerdekaan-semilir-angin-dingin.html"&gt;http://panggilan-pertiwi.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/02/gurindam-suara-kalbu.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-1008679825336541961?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/1008679825336541961/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/02/gurindam-suara-kalbu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1008679825336541961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1008679825336541961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/02/gurindam-suara-kalbu.html' title='Gurindam Suara Kalbu'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TVLrr5qXopI/AAAAAAAAAPA/qBE2NRhgPJs/s72-c/gurindam_ist2_2114006_poetry.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-5821092055851853646</id><published>2011-02-08T23:19:00.006+07:00</published><updated>2011-02-09T18:04:52.876+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Melayu'/><title type='text'>Seloka Senyum Tertawa</title><content type='html'>&lt;b&gt;--&gt; A Baybar Roodee:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pabila dekat selalu kugoda&lt;br /&gt;Di kala jauh bayanganmu terbawa&lt;br /&gt;Aduhai kasih aduhai Dinda&lt;br /&gt;Kurindukan engkau senyum tertawa&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;--&gt; Hanafi Mohan: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Di kala jauh bayanganmu terbawa&lt;br /&gt;Saat terlelap maupun terjaga&lt;br /&gt;Kurindukan engkau senyum tertawa&lt;br /&gt;Teranglah langit cerahlah mega&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;--&gt; A Baybar Roodee:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Saat terlelap maupun terjaga&lt;br /&gt;Kurindukan engkau senyum tertawa&lt;br /&gt;Ketika senja memerah jingga&lt;br /&gt;Kukenangkan dirimu sepenuh hati dan jiwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;--&gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kurindukan engkau senyum tertawa&lt;br /&gt;Hadirkan bahagia pelipur lara&lt;br /&gt;Kukenangkan dirimu sepenuh hati dan jiwa&lt;br /&gt;Zikirkan namamu di tengah rindu yang mendera&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;--&gt; Syach Ranie:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hadirkan bahagia pelipur lara&lt;br /&gt;Dibawa bedendang lagu hati yang patah&lt;br /&gt;Zikirkan namamu di tengah rindu yang mendera&lt;br /&gt;Mengobat hati yang sedang gundah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;--&gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dibawa bedendang lagu hati yang patah&lt;br /&gt;Yang disenandongkan oleh Siti Nurhaliza&lt;br /&gt;Mengobati hati yang sedang gundah&lt;br /&gt;Sibokkan diri dengan seribu satu karya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;--&gt; Syach Ranie:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Yang disenandongkan oleh Siti Nurhaliza&lt;br /&gt;Elok melenggang irama Cindai&lt;br /&gt;Sibokkan diri dengan seribu satu karya&lt;br /&gt;Bebalas Seloka besambong berantai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;--&gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Elok melenggang irama Cindai&lt;br /&gt;Disambong pula' dengan Zapin Pusake&lt;br /&gt;Bebalas Seloka besambong berantai&lt;br /&gt;Luhorkan budi bahase lestarikan budaye&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Seloka ini berasal dari &lt;a href="http://www.facebook.com/home.php?sk=group_121097681291633&amp;view=permalink&amp;id=128395517228516"&gt;Berbalas Seloka&lt;/a&gt; di Grup FB &lt;a href="http://www.facebook.com/home.php?sk=group_121097681291633"&gt;Cinte Bahase Melayu KALBAR (CBMKB)&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Disusun ulang oleh &lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt; di Ciputat, pada Selasa malam, 5 Rabiul Awwal 1432 H / 8 Februari 2011 M&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kontributor:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1174575919"&gt;A Baybar Roodee&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1548000384503&amp;id=1369878064#!/hanafi.mohan"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1744431489"&gt;Syach Ranie&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/02/seloka-senyum-tertawa.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-5821092055851853646?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='' href='http://www.facebook.com/home.php?sk=group_121097681291633&amp;view=permalink&amp;id=128395517228516' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/5821092055851853646/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/02/seloka-senyum-tertawa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/5821092055851853646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/5821092055851853646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/02/seloka-senyum-tertawa.html' title='Seloka Senyum Tertawa'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-2540182282841075076</id><published>2011-01-05T12:44:00.007+07:00</published><updated>2011-01-05T14:41:48.675+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kilasan'/><title type='text'>Kilas Waktu di Simpang Tiga Kapuas-Landak</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TSQEaUlYuBI/AAAAAAAAAOU/5J0t7RQOYnM/s1600/Senja%2BMasjid%2BJami%2527.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="214" src="http://4.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TSQEaUlYuBI/AAAAAAAAAOU/5J0t7RQOYnM/s320/Senja%2BMasjid%2BJami%2527.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panas menyengat mentari khatulistiwa yang ditemani hembusan sejuk angin sungai tetap takkan bisa kulupa. Lintasilah Simpang Tiga itu walau sejenak. Rasakanlah detik-detik waktu seakan-akan terdiam beberapa saat, roda waktu itu berhenti dari perputarannya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Apa yang sedang kau rasakan kini, begitu juga yang aku rasakan. Mungkinkah ada lagi negeri lain yang lebih indah dari negeri kita? Kiranya tak ada lagi senja merah jingga yang elok menawan selain senja di sepanjang sungai kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin kupinjam dan kulayarkan Lancang Kuning yang membawa Sultan Syarif Abdurrahman Al-Qadri menyusuri Kapuas ketika hajatnya mendirikan negeri. Kemudian akan kurasakan waktu kilas berkilas hingga dua abad silam. Dalam kilasan itu kusaksikan meriam ditembakkan dari Batulayang. Pelurunya pun jatuh di daerah Simpang Tiga Kapuas-Landak. Di situ pun kemudian untuk pertama kalinya didirikan Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrahman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah selalu, negeri kita diazaskan pada tegaknya Islam serta gemilangnya peradaban dan budaya bangsa kita. Singgahlah kau di Istana Qadriah tempat para Sultan memangku negeri. Niscaya di sana kan kau dapati kitab-kitab yang ditulis para Sultan, Ulama, dan Pujangga negeri tercinta kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TSQE-mo9dzI/AAAAAAAAAOk/agHekSTnN5c/s1600/Senja%2BKapuas.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="214" src="http://2.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TSQE-mo9dzI/AAAAAAAAAOk/agHekSTnN5c/s320/Senja%2BKapuas.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sejenak, kusesapkan kilasan-kilasan itu, kemudian kusimpan sebagai kekuatan hati. Kelak kan kau rasakan, betapa hancurnya hati ketika meninggalkan Simpang Tiga Kapuas-Landak, ketika menyusuri meninggalkan negeri kita, ketika melewati Tugu Khatulistiwa, ketika melewati Makam Batulayang, ketika sudah mendekati keluar dari muara untuk kemudian menuju lautan lepas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelak juga kan kau rasakan betapa bahagianya hati ketika kembali memasuki muara Sungai Kapuas, melintasi Batulayang, Tugu Khatulistiwa, berlabuh di dermaga, kemudian melintasi Simpang Tiga Kapuas-Landak, lalu singgah di Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrahman untuk menunaikan sembahyang. Saat-saat itulah waktu yang paling berbahagia di dalam hidupmu. Kenangan itu akan kau bawa hingga ruh berpisah dari jasad. Karena kenangan itu, maka kau akan kembali lagi ke kota kelahiran kita, walaupun kau telah terpelesat jauh meninggalkan Bumi Khatulistiwa Betuah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelak kau akan menyadari, walaupun telah banyak negeri indah lainnya yang kau singgahi, walaupun begitu mengagumkannya peradaban lain yang kau kenali, namun kau akan tetap mengakui bahwa negeri kitalah yang paling indah, bahwa peradaban negeri kita juga sama-sama mengagumkannya jika dibandingkan dengan peradaban negeri lain yang mungkin pernah menggoda dan membius kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, senja semakin jingga, malam pun kan disambut cahaya rembulan yang syahdu. Tidurlah dengan tenang, kelak esok pagi kan kau jumpai lagi fajar yang menyingsing malu dari ufuk timur. Bersamaan dengan mentari pagi itu seakan-akan kau lihat kelopak matanya yang indah itu mengintipmu, memandangmu, menatapmu, dan menyemangati cerahnya pagimu. [~]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Hanafi Mohan&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; Di pinggiran Selatan Batavia&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; Ciputat, Senin 3 Januari 2011&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; &lt;u&gt;10:33 - 12:42 WIB&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://firdaus45.wordpress.com/2010/03/26/keindahan-kapuas/"&gt;http://firdaus45.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/01/kilas-waktu-di-simpang-tiga-kapuas.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-2540182282841075076?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/2540182282841075076/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/01/kilas-waktu-di-simpang-tiga-kapuas.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/2540182282841075076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/2540182282841075076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/01/kilas-waktu-di-simpang-tiga-kapuas.html' title='Kilas Waktu di Simpang Tiga Kapuas-Landak'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TSQEaUlYuBI/AAAAAAAAAOU/5J0t7RQOYnM/s72-c/Senja%2BMasjid%2BJami%2527.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-223022277572885402</id><published>2011-01-02T17:37:00.006+07:00</published><updated>2011-02-09T08:25:07.791+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Melayu'/><title type='text'>Berbalas Pantun “Tahun Baru Semangat Baru”</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TSBVZOogKUI/AAAAAAAAAOM/dovv7TpCxIo/s1600/sms%2Btahun%2Bbaru%2B2011.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="190" src="http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TSBVZOogKUI/AAAAAAAAAOM/dovv7TpCxIo/s320/sms%2Btahun%2Bbaru%2B2011.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Irwanto Hpd: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Kenape tulisannye betumpuk tumpuk.he.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betumpuk tumpuk sabot kelape&lt;br /&gt;Disusun dijelar sebelah batu&lt;br /&gt;Malam tadi semua gembira&lt;br /&gt;Rupanya ada lagi tahun baru&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Hehe...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Spm.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Sitti Qamariah Hakim:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Budaya Melayu, berpantun :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Komunitas Melayu Pontianak: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kate orang muke saye tampan &lt;br /&gt;Kate emak saya…, saye anak yang baek&lt;br /&gt;Biar negare belom lah mapan&lt;br /&gt;Kite Orang Melayu harus selalu di depan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; FikRiah Rizky Amanda: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pohon Beringin berdaun rindang&lt;br /&gt;Tempat berteduh semua orang&lt;br /&gt;Biar mati di ujung pedang&lt;br /&gt;Asalkan dapat Si orang seberang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;hehehehe....&lt;/i&gt;) :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Sitti Qamariah Hakim:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;hehehe... mantap2..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; FikRiah Rizky Amanda: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Buah pepaya di dalam pagar&lt;br /&gt;Ambilkan galah tolong jolokkan&lt;br /&gt;inilah saya yang baru belajar&lt;br /&gt;Kalaulah ada yang salah tolong tunjukkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Ria Qomariah:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ular kobra&lt;br /&gt;Ular berbisa &lt;br /&gt;Bukan saya tak mau coba&lt;br /&gt;Tapi karena saya memang tak bisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;@Irwanto Hpd, &lt;br /&gt;Kota Tolouse kota yang indah&lt;br /&gt;Megah ceria berbata merah&lt;br /&gt;Dengan tulus dan dari hati&lt;br /&gt;Kuucap Selamat Tahun Baru, semoga diberkati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;‎@Komunitas Melayu Pontianak,&lt;br /&gt;Lebat kayu pantang ditebang&lt;br /&gt;Sudah berbuah lalu berdaun&lt;br /&gt;Adat Melayu pantang dibuang&lt;br /&gt;Sudah pusaka turun-temurun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; FikRiah Rizky Amanda: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Lebat daun bungalah tanjung&lt;br /&gt;Baunya harum bunga cempaka&lt;br /&gt;Adat dijaga, pusaka dijunjung&lt;br /&gt;Barulah terpelihara adat pusaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;‎@FikRiah Rizky Amanda,&lt;br /&gt;Cantik sungguh Puteri Palembang&lt;br /&gt;Sayang bersunting bunga pudak&lt;br /&gt;Berapa keras dilambung gelombang&lt;br /&gt;Kucacakkan tiang, kulayarkan juga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;‎@FikRiah Rizky Amanda,&lt;br /&gt;Adat kayu berdiri tegak&lt;br /&gt;Tegak tinggi besar bertambah&lt;br /&gt;Adat Melayu bersendi syara'&lt;br /&gt;Syara' bersendi Kitabullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;@Ria Qomariah,&lt;br /&gt;Ular kobra ular sawah&lt;br /&gt;Bukannya tidak bisa, tapi hati merendah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Badarudin Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Kain katun di beli di pasar tarakan&lt;br /&gt;Kain belacu dibeli di Kota Pariaman&lt;br /&gt;Berbalas pantun teruslah dilestarikan&lt;br /&gt;Supaya Budaya Melayu tak punah oleh zaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; FikRiah Rizky Amanda: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tuan puteri belajar menari&lt;br /&gt;Tari diajar oleh Bu Hairun&lt;br /&gt;Kalau Tuan bijak bestari&lt;br /&gt;Apa yang naik tak pernah turun?????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;Jawab ya Om&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;‎@Badarudin Mohan,&lt;br /&gt;Apa guna orang bertenun&lt;br /&gt;Untuk membuat pakaian adat&lt;br /&gt;Apa guna orang berpantun&lt;br /&gt;Untuk mengingat petuah amanat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;@Badarudin Mohan,&lt;br /&gt;Apa guna orang bertenun&lt;br /&gt;Untuk membuat kain dan baju&lt;br /&gt;Apa guna orang berpantun&lt;br /&gt;Untuk mengangkat tuah Melayu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; FikRiah Rizky Amanda: &lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Om Badar,&lt;br /&gt;Ada ikan namanya tenggiri&lt;br /&gt;Ikan dibawa ke Pariaman&lt;br /&gt;Melestarikan budaya negeri &lt;br /&gt;Bukanlah hanya tugas seniman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; FikRiah Rizky Amanda: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Minum susu memakai rantang&lt;br /&gt;Tumpah di bantal di ranjang kayu&lt;br /&gt;Anak cucu di masa datang&lt;br /&gt;Jangan tak kenal Budaya Melayu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;‎@FikRiah Rizky Amanda,&lt;br /&gt;Belajar mengaji dengan Pak Amat&lt;br /&gt;Tuan puteri belajarnye malas-malas&lt;br /&gt;Kalau saye tak salah ingat&lt;br /&gt;Yang Puan maksod itu adalah naek haji dan naek kelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Badarudin Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;@Fikriah,&lt;br /&gt;Buah labu tolong kupaskan&lt;br /&gt;Sayur santan coba buatkan&lt;br /&gt;Kalau itu yang Fikriah tanyakan&lt;br /&gt;Boleh diterka dulu yang akan saya sampaikan&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;Carilah sabut kelapa Bali, Kelapa parut di dalam talam, Sekali sebut ia berlari, Dua kali sebut ia pun diam ......&lt;/i&gt;)....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; FikRiah Rizky Amanda: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Om Hanafi,&lt;br /&gt;Di tepi kali saya singgah&lt;br /&gt;Untuk Menghilangkan penat&lt;br /&gt;Orang tua jangan disanggah&lt;br /&gt;Jawaban Om Hanafi betul sangat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Hehehehe... :D&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Faliq Augmented:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mari budayakan menulis. hehee..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Badarudin Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;@Hanafi Mohan (Aan),&lt;br /&gt;Kain pelekat berwarna-warna&lt;br /&gt;Tenun sutera coba serahkan&lt;br /&gt;Ingin mengangkat budaya bangsa&lt;br /&gt;Berbalas pantun teruslah dilestarikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Ria Qomariah:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Buah kurma manis rasanya&lt;br /&gt;Kalau tak bisa tiada gunanya.....!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Badarudin Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;@Fikriah,&lt;br /&gt;Tinggi gelombang di Laut Cina&lt;br /&gt;Perahu Tuan Nakhoda berlayar di malam bulan purnama&lt;br /&gt;Kalau boleh saya bertanya&lt;br /&gt;Fikriah Rizki Amanda di Pontianak tinggalnya di mana ??? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; FikRiah Rizky Amanda: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Om Badar,&lt;br /&gt;Ukir diukir si kayu jati&lt;br /&gt;Indah terpajang sebuah jambangan&lt;br /&gt;Gang.H Said Tambelan Sampit&lt;br /&gt;Di sana tempat saya gerangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Badarudin Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;@Ria Qomariah,&lt;br /&gt;Buah kurma di Negeri Arab&lt;br /&gt;Enak dimakan bersama segelas kopi&lt;br /&gt;Kalau tak salah saya menatap&lt;br /&gt;Bukankah Puan yang punya usaha fotocopy ?????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Syamsul Kurniawan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ikan gabus dimakan biawak&lt;br /&gt;Bagus, Wak....he3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Badarudin Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;@Fikriah, &lt;br /&gt;Angin berhembus di waktu pagi&lt;br /&gt;Hawa sejuk nyaman rasanya&lt;br /&gt;Kalau boleh saye bertanya lagi&lt;br /&gt;Siapakah nama ayah dan ibunya ??&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;rase2 nye kenal Awak nih, maklom maseh sekampong wkwkwkwk....&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Badarudin Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;@Syamsul, &lt;br /&gt;Ambil cermin kacalah muka&lt;br /&gt;Bedak lah muka pakai bedak dari Arab&lt;br /&gt;Kalau boleh saya menerka&lt;br /&gt;Bukankah Awak keponakan Pak Uteh Wahab ????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; FikRiah Rizky Amanda: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Di sana gunung, di sini gunung&lt;br /&gt;Di tengah-tengah pohon mahoni&lt;br /&gt;Saya bingung sungguh bingung &lt;br /&gt;Menjawab dengan pantun ni....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;@Om Badar,  Papa: Bahtiar n Mama: Fauziah.., kenal ga’ Om...?&lt;br /&gt;Sorry Om, jawabnya ga’ pake pantun. hehehe&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Badarudin Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;@Fikriah,&lt;br /&gt;Pohon manggis batangnya basah&lt;br /&gt;Petir menyambar pohonnya pun hangus&lt;br /&gt;Rupenye Fikriah cucu' Yong Naisah&lt;br /&gt;Datoknye bername Haji Muh. Syaus&lt;br /&gt;&lt;i&gt;hehehe...... &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; FikRiah Rizky Amanda: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Yupppzzzz....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Dwi Radial:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Segarnye buah semangke&lt;br /&gt;Karne segar banyak diburu&lt;br /&gt;Sungguh tak disangke&lt;br /&gt;Udah tahun baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Badarudin Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;@All,&lt;br /&gt;Orang buta jalan dituntun&lt;br /&gt;Orang bisu belajar mengaji&lt;br /&gt;Lelah sudah kita berpantun&lt;br /&gt;Lain waktu kita lanjutkan lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;Fikriah, salam untuk Bapak same Mamak, Nenek &amp;amp; Datok&lt;/i&gt;). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; FikRiah Rizky Amanda: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;InsyaAllah Om... ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Dwi Radial: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Canteknye bahan kain katun&lt;br /&gt;Digunakan juga minyak wangi&lt;br /&gt;Kalau sudah lelah kita berpantun&lt;br /&gt;Jangan lupa nanti disambung lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; FikRiah Rizky Amanda: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;@Om Badar, Fikri ma Ortu skrg tinggal di Bekasi, kalau Kakek ma nenek ada di Pontianak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Al Rendi: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;‎&amp;gt;&amp;gt; i like it !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Andi Rusdi:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;ahaha,,balak2,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Badarudin Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;@Fikriah,&lt;br /&gt;Sepak raga bertandingnya di Kinibalu&lt;br /&gt;Bina Raga diadakan di Halaman Sekolah&lt;br /&gt;Keluarga di Bekasi semoga sehat-sehat selalu&lt;br /&gt;Keluarga di Pontianak alhamdulillah dalam lindungan Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Andi Rusdi:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tilam lah kabu tadaklah rate&lt;br /&gt;Anak tetidok dalam kelambu&lt;br /&gt;Taon baru di depan mate&lt;br /&gt;Maseh ke Pontianak mati lampu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Rinoa Smile:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ma’kasehlah&lt;br /&gt;aq kebagian jatah :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Dwi Radial: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ada anak sedang mandi&lt;br /&gt;Ibunya jahit kelambu&lt;br /&gt;Saya jawab pertanyaannya Andi Rusdi&lt;br /&gt;Masih sering Pontianak mati lampu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Andi Rusdi:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Batu kerikil batu kerakal&lt;br /&gt;Diam di bawah ikan betutu&lt;br /&gt;Menanggapi Bang Dwi Radial&lt;br /&gt;Tak ade yang baru kote kite tu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Dwi Radial: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tontonlah Film Kuntilanak&lt;br /&gt;Bagi yang mau sungguh pemberani&lt;br /&gt;Bagi yang cinte dengan Pontianak&lt;br /&gt;Yo’ same-same bangon kote kite ni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Andi Rusdi:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jalan-jalan naek kerete&lt;br /&gt;Singgah sebentar di Kampong Bangke&lt;br /&gt;Bukannye kamek tadaklah cinte&lt;br /&gt;Cuman ndak tau macam mane carenye&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kalau Awak bekayoh pakai sampan&lt;br /&gt;Jangan lupa' singgah ke Kampong Tambelan&lt;br /&gt;Cintailah negeri tanah kelahiran&lt;br /&gt;Karena itu adalah sebagian daripada iman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Andi Rusdi:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dari Pontianak ke Pahauman&lt;br /&gt;Singgah di Pinyoh membeli sendal&lt;br /&gt;Tadaklah itu kamek lakukan&lt;br /&gt;Sebab sanaklah kame’ berasal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Dwi Radial: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Burung Kasuari warnenye indah&lt;br /&gt;Cukop dipandang sangat menyenangkan&lt;br /&gt;Cukop dengan care yang mudah&lt;br /&gt;Dengan budaye yang haros dilestarikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Burong lah Nuri terbang rendah&lt;br /&gt;Kemudian hinggap di Pokok Punti&lt;br /&gt;Kalau kepengen Melayu jadi Bangse Bermarwah&lt;br /&gt;Luhorkanlah akhlak, bahase, dan budi pekerti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Andi Rusdi:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Beras sikit hendak dimakan&lt;br /&gt;Membeli labu’ pileh yang besa’&lt;br /&gt;Sebatas sikit yang bise dilakukan&lt;br /&gt;Nunggu sokongan yang lebeh besa’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Dwi Radial: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Enak dipandang cantek wajahnye&lt;br /&gt;Kalau pengen memandang, jangan ditahan&lt;br /&gt;Kalau seperti itu jawabannye&lt;br /&gt;Saye setuju dengan Bang Hanafi Mohan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Ria Qomariah:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;@Badarudin Mohan,&lt;br /&gt;Kalau makan roti memang enak rasanya&lt;br /&gt;Apalagi ditemani dengan segelas kopi&lt;br /&gt;Memang itu benar adalah saya&lt;br /&gt;Yang punya usaha fotokopi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Yusni Abeb Nahkoda:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Budak-budak berlari ke padang&lt;br /&gt;Luka kaki terpijak duri&lt;br /&gt;Berapa tinggi gunung yang dipandang&lt;br /&gt;Tinggi lagi harapan kami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Badarudin Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;@Ria Qomariah,&lt;br /&gt;Hitam putih kentara bedanya&lt;br /&gt;Kuning dan jingga jadinya merah muda&lt;br /&gt;Kalaulah boleh saye bertanya&lt;br /&gt;Berape segelas harge es kelapa muda ?&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;hehehehe....&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;‎@Badarudin Mohan,&lt;br /&gt;Satu, dua’, tige, dan empat&lt;br /&gt;Lima', enam, tujoh, delapan&lt;br /&gt;Kate kawan kame' yang namenye Ria Qomariah tu&lt;br /&gt;Kelapa' Mude segelasnye 2 ribu, sebuah 3 ribu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Ria Qomariah:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;@Badarudin Mohan,&lt;br /&gt;Jalan-jalan ke Pasar Seruni&lt;br /&gt;Janganlah lupa membeli sayur&lt;br /&gt;Kalau Anda sudi&lt;br /&gt;Janganlah sungkan mampir minum air nyiur....&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;hehehe&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Badarudin Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;@Ria Qomariah,&lt;br /&gt;Dari Malaka pergi berniaga ke Negeri Kedah&lt;br /&gt;Sampai di Kedah bermalam di rumah keluarga serumpun&lt;br /&gt;Barusan kame' lewat, bukan ndak sudi nak singgah,&lt;br /&gt;Nanti ganggu Mbak Ria yang lagi sibuk ngarang pantun&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Hahahay..... &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;‎@Ria Qomariah &amp;amp; Badarudin Mohan,&lt;br /&gt;Negeri Melake di mase lalu diserang Portugis&lt;br /&gt;Pendudoknye pon betabor-biaran hingge ke Negeri Bugis&lt;br /&gt;Takkan pula' kawan kame' tu (Qomariah) tak bise ngarang panton&lt;br /&gt;Kalau bingong-bingong, die bise nanya' Bang Sabron&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Ria Qomariah:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;@Hanafi &amp;amp; Badarudin Mohan,&lt;br /&gt;Bukan kebon sembarang kebon&lt;br /&gt;Kebon ini banyak padinye&lt;br /&gt;Bukan panton sembarang panton&lt;br /&gt;Panton ini sangatlah susah ngonsepnye&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;‎@Ria Qomariah,&lt;br /&gt;Kalau maksud hati nak bekebon&lt;br /&gt;Tanamlah Bunge Melor yang indah warnenye&lt;br /&gt;Kalau maksud hati nak bepanton&lt;br /&gt;Tentulah tak susah-susah nak ngonsepnye&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;macam Pidato ja' pakai konsep segale&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Norita Budiman:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Makan bubor pedas sedap rasanya&lt;br /&gt;Makan asam pedas tak kalah nikmatnya&lt;br /&gt;Bile sahabat lama’ hendak bersua&lt;br /&gt;Janganlah lupa’ tentukan tanggalnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Badarudin Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Irama melayu syahdu melantun&lt;br /&gt;Irama gambus syairnya sangat sedih dinyanyikan oleh Pak Haji&lt;br /&gt;Kalaulah susah nak mengarang pantun&lt;br /&gt;Datang ja’ ke rumah bawa’ ayam puteh, biar keci’ asalkan betaji&lt;br /&gt;&lt;i&gt;hehehe....&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bubor pedas buatan Kampong Tambelan&lt;br /&gt;Paleng nyaman rasenye di seantero dunia&lt;br /&gt;Kalau nak bersua dengan kawan-kawan&lt;br /&gt;Tunggulah sampai kame' balek ke sana&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;utk kawan2 se-SMP 4 Pontianak: Norita Budiman, Ria Qomariah, dll&lt;/i&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Ria Qomariah:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kote Pontianak Kote Khatulistiwa&lt;br /&gt;Sungguh elok dan bersahaja&lt;br /&gt;Pasti banyak orang tertawa &lt;br /&gt;Membaca pantun saya seperti mengonsep berita&lt;br /&gt;&lt;i&gt;hehehe......&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Badarudin Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Buah kuini enak rasenye&lt;br /&gt;Pohon jambu tukal di samping pohon durian&lt;br /&gt;Kalau nak Reuni, pilehlah dulu panitianye&lt;br /&gt;Baru’lah tanggal dan tempat ditentukan kemudian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;‎@Ria Qomariah,&lt;br /&gt;Kote Pontianak panas bedengkang-menyengat&lt;br /&gt;Singgahlah sebentar di toko Qomariah beli Es Kelapa' Mude&lt;br /&gt;Ndak pula' panton Qomariah tu macam konsep berite sangat&lt;br /&gt;Kalau panton kame' ni baru'lah namenye macam konsep berite&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Ria Qomariah:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sangat enak makan buah durian&lt;br /&gt;Kalau ingin bersua atau reunian &lt;br /&gt;Tunggu sekalian undangan pernikahan Hanafi Mohan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Dwi Radial: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Di pantai banyak pasir dan karang&lt;br /&gt;Di laut juga ada gurita&lt;br /&gt;Ape panton sekarang&lt;br /&gt;Macam pidato dan berita&lt;br /&gt;:D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kalau ke pasar mbeli durian dan duku&lt;br /&gt;Buah langsat nyaman rasenye&lt;br /&gt;Kalau kawan-kawan yang nak Reunian mao' nunggu&lt;br /&gt;InsyaALLAH tak lama' age' masenye&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Ryan Zamrud:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;saye ngambe' penutop ja',&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Kota Malang jalannya licin&lt;br /&gt;Banyak pengamen tido' mendengkor&lt;br /&gt;Malang nian naseb Solihin&lt;br /&gt;Adek dah kawen, dienye maseh belanggor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= = = = = *#* = = = = =&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini bersumber dari kolom komentar berupa berbalas pantun pada Catatan FB-ku yang berjudul: &lt;a href="http://www.facebook.com/#%21/notes/hanafi-mohan/berbalas-pantun-menyambut-tahun-baru-2011/491950864437"&gt;Berbalas Pantun “Menyambut Tahun Baru 2011”&lt;/a&gt;. Terima kasih kepada rekan-rekan sekalian yang telah memberikan sumbangsih berbalas pantun dan menyedekahkan Like alias Jempol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah sedikit dari bagian usaha melestarikan Budaya Melayu. Kupersembahkan kepada tanah tumpah darahku tercinta, tanah kelahiranku tercinta &lt;b&gt;"Pontianak Bumi Khatulistiwa Betuah"&lt;/b&gt; yang di sana telah terukir kenangan terindah di dalam hidupku di bawah naungan keagungan Budaya Melayu dan luhurnya akhlak Islam. Kurindukan engkau wahai tanah kelahiranku tercinta. Hanya dengan mencintaimu aku tetap bisa bersemangat menjalani kehidupan ini. Hanya dengan mencintaimu ku tetap bisa menjejakkan kaki di atas tanah dunia yang fana ini. Hanya dengan mencintaimu ku merasa menjadi manusia yang paling beruntung, karena telah dilahirkan, dibesarkan, dan dididik di alammu yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Rasa rindu ini kutitipkan kepada angin di saat bertiup lembut,&lt;br /&gt;kupesankan kepada hujan di saat rintik-rintik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niscaya pawana sampaikan untaian kata ini&lt;br /&gt;Rintik hujan pun kan tuturkan kisah ini&lt;br /&gt;Di kala embun yang basahi pagi&lt;br /&gt;Di saat fajar menyingsing pelan dari ufuk timur&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Hanafi Mohan&lt;br /&gt;Ciputat, Minggu 2 Januari 2011&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Di tengah kerinduan yang membuncah&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.myherro.com/2011/01/hari-pertama-tahun-2011.html"&gt;http://www.myherro.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/01/berbalas-pantun-tahun-baru-semangat.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-223022277572885402?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/223022277572885402/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/01/berbalas-pantun-tahun-baru-semangat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/223022277572885402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/223022277572885402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/01/berbalas-pantun-tahun-baru-semangat.html' title='Berbalas Pantun “Tahun Baru Semangat Baru”'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TSBVZOogKUI/AAAAAAAAAOM/dovv7TpCxIo/s72-c/sms%2Btahun%2Bbaru%2B2011.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-9094804069975362962</id><published>2011-01-01T08:10:00.016+07:00</published><updated>2011-03-19T15:18:51.850+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Melayu'/><title type='text'>Berbalas Pantun “Menyambut Tahun Baru 2011”</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TR56jWGRJBI/AAAAAAAAAOE/3b6bVf-cXDY/s1600/kembang%2Bapi%2Bthn%2Bbaru%2B2011.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="230" src="http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TR56jWGRJBI/AAAAAAAAAOE/3b6bVf-cXDY/s320/kembang%2Bapi%2Bthn%2Bbaru%2B2011.jpg" width="180" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Di sungai ada batu&lt;br /&gt;Di jalanan juga banyak batu&lt;br /&gt;Sebentar lagi tahun baru&lt;br /&gt;Mesti bikin resolusi baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Yusni Abeb Nahkoda:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Banyak batu di atas bukit&lt;br /&gt;Bukit jauh dari pandangan&lt;br /&gt;Untuk itu mari kita bangkit&lt;br /&gt;Dalam tujuan dan perjuangan&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jalan-jalan ke Pasar Baru&lt;br /&gt;Awas-awas jangan kesasar&lt;br /&gt;2011 tahun baru&lt;br /&gt;Semoga mawas diri dan sukses besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Yusni Abeb Nahkoda:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ke pasar baru beli belati&lt;br /&gt;Belati di simpan di balik pinggang&lt;br /&gt;Kalau udah ada keyakinan hati&lt;br /&gt;Itulah menjadi pegangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Si anggit paku lembayung&lt;br /&gt;Gelenggang ada, di bawah budak&lt;br /&gt;Menangis merengkuh dayung&lt;br /&gt;Hendak pulang beremas tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Yusni Abeb Nahkoda:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Paku limbung di dalam hutan&lt;br /&gt;Dipungut si anak raja&lt;br /&gt;Kalau hati tiada tertahan&lt;br /&gt;Apalah daya hendak dikata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; A Baybar Roodee:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Benang nan biru kain rajutan,&lt;br /&gt;Disimpan nak gadis di atas dipan.&lt;br /&gt;Selamat tahun baru diucapkan&lt;br /&gt;Semoga dapat gadis baru taon depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Hahahahahay...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hempaskan mentimun dendang&lt;br /&gt;Kerantung beri bertali&lt;br /&gt;Lepaskan dagang ‘nak pulang&lt;br /&gt;Kalau untung ia kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; A Baybar Roodee:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jauh rantau negeri seberang,&lt;br /&gt;Anak dagang bermenung bersedih hati.&lt;br /&gt;Anak rantaupun ingin pulang,&lt;br /&gt;Terkenang Adinda yang lama menanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Orang Jawa pulang ke Jawa&lt;br /&gt;Membawa pulang tiang bersambung&lt;br /&gt;Badan terletak putuslah nyawa&lt;br /&gt;Nyawa tidak dapat dihubung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; A Baybar Roodee:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Buah pandan dan asam jawa&lt;br /&gt;Harum baunya si bunga melati&lt;br /&gt;Bercerai badan dengan nyawa&lt;br /&gt;Jika tiada bertemu terbawa mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Yusni Abeb Nahkoda:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Air terjun di celahan batu&lt;br /&gt;Udara nyaman petang dan pagi&lt;br /&gt;Kasih terkumpul di sudut kalbu&lt;br /&gt;Berpisah jangan sampai ke mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; A Baybar Roodee:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Kerang-kerang dalam peti&lt;br /&gt;Mari dibawa balik belanja.&lt;br /&gt;Kalau orang jauh setia menanti&lt;br /&gt;Tunggu hamba pulang sahaja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Yusni Abeb Nahkoda:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Ada perigi di pantai bangka&lt;br /&gt;Padi dibakar menjadi abu&lt;br /&gt;Pulau bangka laut tenang&lt;br /&gt;sudah pergi janganlah lama&lt;br /&gt;Tidak daya menanggung rindu&lt;br /&gt;Siang malam rasa terbayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sayang baldu si kain baldu&lt;br /&gt;Tersangkut kayu si kayu jati&lt;br /&gt;Kalau rindu katakan rindu&lt;br /&gt;Tidaklah saya bersusah hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Yusni Abeb Nahkoda:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Kain baldu warnanya biru&lt;br /&gt;Dicuci si anak dara&lt;br /&gt;Kini hati memanglah rindu&lt;br /&gt;Tiada mampu mulut nak berkata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jari pedih terkena sembilu&lt;br /&gt;Kepada ibu daku mengadu&lt;br /&gt;Senyum sendiri terasa malu&lt;br /&gt;Terbayang wajah yang dirindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Badarudin Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pergi berburu ke hutan yang lebat&lt;br /&gt;Pulang berburu mampir ke warung Bu Habibah&lt;br /&gt;Selamat tahun baru buat teman &amp;amp; sahabat&lt;br /&gt;Semoga di tahun yang baru rezeki kita selalu bertambah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; A Baybar Roodee:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sebatang gaharu disimpan di haluan&lt;br /&gt;Mari dibelah oleh si anak dara&lt;br /&gt;Selamat Tahun Baru Puan dan Tuan&lt;br /&gt;Semoga berkah, bahagia dan sejahtera&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Amiiin Yaa Rabb.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Rosadi Jamani:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Amin diucapkan atas doanya&lt;br /&gt;Allah merahmati umat manusia&lt;br /&gt;Allah juga bisa melaknatnya&lt;br /&gt;Semua kita menentukan dunia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Mordi Adi:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sungguh wangi si kayu gaharu&lt;br /&gt;Hargenye mahal tak bise dilawan&lt;br /&gt;Selamat merayekan taon baru&lt;br /&gt;Kalau dah sejahtera jangan lupakan kawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; A Baybar Roodee:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kayu patah marilah dikerat&lt;br /&gt;Bawa sebatang melintasi jalan&lt;br /&gt;Mase susah mesti berkawan erat&lt;br /&gt;Mase senang dilupakan jangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Yusni Abeb Nahkoda:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Berjalan malam ke kota baru&lt;br /&gt;Kelap kelip lampu dilalu&lt;br /&gt;Semua orang sudah tau&lt;br /&gt;Sebentar lagi tahun baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Selamat Tahun Baru, Semoga Sukses Selalu.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Badarudin Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hang Tuah pergi naik perahu&lt;br /&gt;Perahu didayung ke pulau seberang&lt;br /&gt;Selamat menyambut tahun yang baru&lt;br /&gt;Semoga sehat dan umurnya panjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; A Baybar Roodee:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hang Tuah pergi ke hulu&lt;br /&gt;Membawa Keris Tamingsari&lt;br /&gt;Badan betuah di tahun baru&lt;br /&gt;Selamat sehat badan berseri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Yusni Abeb Nahkoda:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Ke pulau seberang pakai sampan&lt;br /&gt;Dikayoh seorang pangeran&lt;br /&gt;Terima kasih atas ucapan&lt;br /&gt;Yang bepanton orangnye tampan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Bank In:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Cerahnya langit berwarna biru&lt;br /&gt;Dihiasi pelangi indah melintang&lt;br /&gt;Indahnya nian malam tahun baru&lt;br /&gt;Di Kota Ale-Ale Kota Ketapang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mercon udah meletap-letop&lt;br /&gt;Terompet pon udah bebunyi rioh&lt;br /&gt;Taon baru age' jadi Trending Top(ic) ... [&lt;i&gt;maksenye ga'&lt;/i&gt;]&lt;br /&gt;Di taon 2011-lah sebentar age' kite 'kan belaboh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Bank In:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Terompet bersahutan berbunyi riuh&lt;br /&gt;Hati-hati di jalan jangan habiskan gas&lt;br /&gt;Selamat tinggal Dua Ribu Sepuluh&lt;br /&gt;Selamat datang Dua Ribu Sebelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Mercon dah meletop, terompet pon rioh&lt;br /&gt;Bensin dah abes, duet pon tebengkas&lt;br /&gt;Banyak kenangan di Dua' Ribu Sepuloh&lt;br /&gt;Selanjotnye ukerlah sukses di Dua' Ribu Sebelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; A Baybar Roodee:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Maseh lanjut rupenye bebalas panton di saat ini nie...&lt;br /&gt;Aku salin yee Wak... Sayang klo ilang nie...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Bank In:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;wkwkwkwkwwkkkkk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;MangTafffff. Ini aku pon age' nyalennye, dan sebentar age' aku posting di Blog aku. Tunggu ja' sekejap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Bank In:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ada pelita ada gak lilin&lt;br /&gt;Menerangi tetangga sebelah&lt;br /&gt;Kalau mau minta izin nyalin&lt;br /&gt;Pakai pantun gak lah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; A Baybar Roodee:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pakai lilin pakai lampu minyak tanah&lt;br /&gt;Karena nyalin listriknye padam... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;wkwkwkwk&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; A Baybar Roodee:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hanafi, Mantabs...aku tunggu copyan ente yaklaah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Itu baru' ga' aku posting. Boy, Bank In minta' awak klau nak nyalennye tu pkai panton ga'. Hahaha...., listrek tmpat awak padam rupenye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; A Baybar Roodee:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Taglaah Wak ke FB aku...&lt;br /&gt;Bank In tuu lagi di Ketapang, Adeknye Cik Akin menikah...sesame budak HMI gak... Mantan Ketum Cabang ngan Mantan Kabid PA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Agak lama' yg dari Blog tu jadi Catatan FB. Klau dah jadi Catatan FB, pasti aku tag ke Ente. Sementare ini Ente bace ja'lah lo' link yg dari Blog-nye yg ini: &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/01/berbalas-pantun-menyambut-tahun-baru.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/2011/01/berbalas-pantun-menyambut-tahun-baru.html&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Oh..., tau pula' aku Bank In tu age' di Ketapang. Kan ade di dlm balasan pantonnye tu. Ceh, ceh, ceh, Bank In tu bilang pula' die maseh baru'2 belajar mbuat panton. Hayyyy..., pas dah bepanton, bagos pula'. Ndak ke, Bank In?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Yarab, payah budak2 HMI Cab. Ptk ni, care'lah pasangan tu yg di luar HMI, ini maseh ja' teputar-belet rantau-rantau situ' ga'. Ekspansi-lah, biar bekembang "&lt;i&gt;Yaken Usahe Sampai&lt;/i&gt;" tu. Ndak ke, Boy?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; A Baybar Roodee:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bank In bepanton tuu karena nahan risau, karene kena langkahi Adeknye... Die blm kawen2 lagee...Cume mengharapkan dapat cincin pelangkah...&lt;br /&gt;Kesiaan umor dah lanjut...wkwkwkwkwk...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;@A Baybar Roodee, do'e2kan-lah Bank In tu Boy, smoga senior kite tu cpat dpt jodoh. Jgn smpai awak kena' tulah pula'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Bank In:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sungguh enak daging ikan&lt;br /&gt;Daging sapi mahal harganya&lt;br /&gt;Tak ada yang perlu dirisaukan&lt;br /&gt;Tunggu saja tanggal maennya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; Hanafi Mohan:&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;@Bank In, setujaaa..., eh... setujuuu. Pokoknye "&lt;i&gt;Yaken Usahe Sampai&lt;/i&gt;", Bang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;-&amp;gt; A Baybar Roodee:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Setuju Bg,.. tunggu jak tanggal maennye, ujong2nye konsernye batal terus... wkwkwkwkwk...&lt;br /&gt;Yakin Usaha Sampai sich boleh jaak, jgn Yakin Usaha Bile Sampainye...qiqiqiqiqiqiqiqi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= = = = =  # * #  = = = = =&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Hanafi Mohan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i&gt; Dikompilasi di Kantor PUSKOM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i&gt; (Lt. 1 Gedung FSH &amp;amp; FAH - Kampus I UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i&gt; Ciputat - Kota Tangerang Selatan - Provinsi Banten&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;Jum'at 31 Desember 2010 - Sabtu 1 Januari 2011&lt;/u&gt;&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt;  &lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=180794898617195&amp;amp;set=a.115373038492715.14118.100000600572147&amp;amp;ref=nf"&gt;facebook.com/witsa.yuri&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini berasal dari Update Status FB:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/hanafi.mohan/posts/177331968955889"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=160303004016558&amp;amp;id=100001372725094"&gt;Yusni Abeb Nahkoda&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=182513311767148&amp;amp;id=1174575919"&gt;A Baybar Roodee&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://www.facebook.com/bmohan2#%21/search.php?q=Pergi%20berburu%20ke%20hutan%20yg%20lebat&amp;amp;init=quick&amp;amp;tas=0.8156184130759541&amp;amp;type=fposts"&gt;Badarudin Mohan&lt;/a&gt;, yang kemudian disusun ulang dengan beberapa penyesuaian untuk dimuat di: &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2011/01/berbalas-pantun-menyambut-tahun-baru.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber pantun yang pertama yang saya tulis di Update Status FB saya tersebut di atas&lt;/b&gt; (&lt;i&gt;- Di sungai ada batu - Di jalanan juga banyak batu - Sebentar lagi tahun baru - Mesti bikin resolusi baru&lt;/i&gt;) &lt;b&gt;yaitu setelah menelusuri kembali sumber asalnya, ternyata berasal dari:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://etikush.blogspot.com/2008/12/pantun-tahun-baru.html"&gt;http://etikush.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Terima kasih kepada rekan-rekan yang telah berpartisipasi berbalas pantun:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/home.php#%21/profile.php?id=100001372725094"&gt;Yusni Abeb Nahkoda&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/home.php#%21/profile.php?id=1174575919"&gt;A Baybar Roodee&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/home.php#%21/bmohan2"&gt;Badarudin Mohan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/home.php#%21/profile.php?id=100000011095432"&gt;Rosadi Jamani&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/home.php#%21/mordiadi"&gt;Mordi Adi&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://www.facebook.com/home.php#%21/profile.php?id=100000076633178"&gt;Bank In&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Terima kasih pula kepada rekan-rekan yang telah menyedekahkan Like:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/home.php#%21/supri.tanpa.i"&gt;Supri Tanpa A&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/home.php#%21/bmohan2"&gt;Badarudin Mohan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/home.php#%21/profile.php?id=100001918401077"&gt;Nuryahman Latief&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/home.php#%21/profile.php?id=1831675745"&gt;Nurul Badi'ah&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/home.php#%21/profile.php?id=100000429039401"&gt;Surya R Pertiwi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/home.php#%21/zenrizal"&gt;Abu Zen&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/home.php#%21/profile.php?id=100000021620433"&gt;Yetti Kusmirnawati&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000242817992&amp;amp;ref=ts#%21/profile.php?id=100000449450673"&gt;Eka Fatma Handayani&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000242817992&amp;amp;ref=ts#%21/profile.php?id=100001799456432"&gt;UbethNa Amanda NewEdition&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000242817992&amp;amp;ref=ts#%21/profile.php?id=1796878712"&gt;Dewi Parama Darmawadi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000242817992&amp;amp;ref=ts#%21/rini.sahanaya"&gt;Rini Sahanaya&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000242817992&amp;amp;ref=ts#%21/profile.php?id=100000852660827"&gt;Ernie Yanti&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000242817992&amp;amp;ref=ts#%21/profile.php?id=1488519258"&gt;Suhartini Surya&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000242817992&amp;amp;ref=ts#%21/profile.php?id=100000719095396"&gt;Phutrie Tunggal&lt;/a&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-9094804069975362962?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/9094804069975362962/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/01/berbalas-pantun-menyambut-tahun-baru.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/9094804069975362962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/9094804069975362962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2011/01/berbalas-pantun-menyambut-tahun-baru.html' title='Berbalas Pantun “Menyambut Tahun Baru 2011”'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TR56jWGRJBI/AAAAAAAAAOE/3b6bVf-cXDY/s72-c/kembang%2Bapi%2Bthn%2Bbaru%2B2011.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-143902451825280096</id><published>2010-12-13T11:43:00.009+07:00</published><updated>2010-12-27T14:44:44.311+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Kepada Adikku</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TQWitJkj1QI/AAAAAAAAAN4/gXHiQUlVGxQ/s1600/gurindam-12.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TQWitJkj1QI/AAAAAAAAAN4/gXHiQUlVGxQ/s200/gurindam-12.jpg" width="183" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puisi: Hanafi Mohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bagaikan dua sayap rajawali&lt;br /&gt;Yang satu saling menguatkan yang lain&lt;br /&gt;Ketika sayap yang satu akan patah,&lt;br /&gt;maka sayap yang lain membantu menegakkannya&lt;br /&gt;Ketika sayap yang satu akan rapuh.&lt;br /&gt;maka sayap yang lain mengokohkannya&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://khumaidimohan.blogspot.com/"&gt; Wahai adikku&lt;/a&gt;,&lt;br /&gt;bersama kita terbangkan rajawali ke angkasa&lt;br /&gt;Jangan biarkan sayap-sayap kita menjadi patah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di suatu ketika rajawali sedang dahaga,&lt;br /&gt;bawalah ia menuju oase di tengah Gurun Sahara&lt;br /&gt;Singgahkanlah pula ia ke sungai-sungai&lt;br /&gt;nan panjang dan lebar di pulau kita,&lt;br /&gt;susuri dari mata air-mata air kesenian,&lt;br /&gt;kebudayaan, dan tradisi kita,&lt;br /&gt;hingga menuju ke muara, ke lautan,&lt;br /&gt;dan ke samudera peradaban kita&lt;br /&gt;Biarkan rajawali mereguk sejuknya keindahan sastra,&lt;br /&gt;alunan musik, merdunya nyanyian,&lt;br /&gt;dan takzimnya tarian tradisi kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu terbangkanlah rajawali&lt;br /&gt;untuk mengelilingi dunia,&lt;br /&gt;mengabarkan kepada segenap persada bumi&lt;br /&gt;akan agungnya budaya dan peradaban&lt;br /&gt;negeri tumpah darah tercinta kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://twitter.com/khumaidi_mohan"&gt; Wahai adikku&lt;/a&gt;,&lt;br /&gt;terima kasih atas tantangan itu&lt;br /&gt;Karena tantangan tersebut,&lt;br /&gt;hadirlah semangat baru&lt;br /&gt;untuk terus berkarya mempesonakan dunia&lt;br /&gt;setelah menyelami kembali nilai-nilai agung&lt;br /&gt;seni, budaya, dan tradisi kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://themeydi.multiply.com/"&gt; Wahai adikku&lt;/a&gt;,&lt;br /&gt;teruslah berkarya,&lt;br /&gt;serta lestarikan seni, budaya, dan tradisi kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah selalu ajaran para guru kita&lt;br /&gt;dan petuah para leluhur kita&lt;br /&gt;Buatlah mereka tersenyum bangga&lt;br /&gt;menyaksikan seni, budaya, dan tradisi kita&lt;br /&gt;telah tegak di negeri tumpah darah kita,&lt;br /&gt;walaupun mereka kebanyakan kini&lt;br /&gt;telah mendahului kita&lt;br /&gt;dan damai berada di hadhirat Allah Rabbul Izzati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do'akanlah selalu para guru dan leluhur kita&lt;br /&gt;yang dari perjuangan dan tangan dingin mereka&lt;br /&gt;telah mendidik kita di bawah naungan keluhuran ilmu pengetahuan,&lt;br /&gt;kemuliaan akhlak Islam, dan keagungan Budaya Melayu [~::~]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;~ Teruntuk &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000270696796"&gt;adikku&lt;/a&gt; yang akan mengikuti &lt;b&gt;&lt;i&gt;"Lomba Membaca Syair Melayu"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; mewakili Kota Pontianak di ajang &lt;b&gt;"&lt;a href="http://www.borneotribune.com/pemprov/festival-seni-budaya-melayu-vi-siap-digelar.html"&gt;Festival Seni Budaya Melayu Kalimantan Barat&lt;/a&gt;"&lt;/b&gt; pada hari Kamis 16 Desember 2010.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Teriring do'a untuk mendiang paman sekaligus guru kami: &lt;b&gt;&lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2009/04/cerbung-senja-merah-jingga-11-duta.html"&gt;Allahyarham Al-Ustadz H.M. Kasim Mohan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; (Yah Long), beliaulah yang telah mendidik kami untuk terus melestarikan &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2009/05/cerbung-senja-merah-jingga-16-seni.html"&gt;Budaya Melayu&lt;/a&gt;. ~&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; Ciputat, Minggu 12 Desember 2010&lt;br /&gt;&lt;u&gt; 16:17-17:11 WIB&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://massahar-tiga.blogspot.com/2010/04/syair-sinar-gemala-mustika-alam.html"&gt;http://massahar-tiga.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2010/12/kepada-adikku.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-143902451825280096?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/143902451825280096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/12/kepada-adikku.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/143902451825280096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/143902451825280096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/12/kepada-adikku.html' title='Kepada Adikku'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TQWitJkj1QI/AAAAAAAAAN4/gXHiQUlVGxQ/s72-c/gurindam-12.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-8620691542870814433</id><published>2010-12-08T12:14:00.005+07:00</published><updated>2010-12-27T14:46:38.569+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Lepas'/><title type='text'>Inspirasi yang Tersendat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TP8Vd0-oXNI/AAAAAAAAANQ/f3IYAnBbYaI/s1600/dWWBGB25xF.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="250" width="250" src="http://1.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TP8Vd0-oXNI/AAAAAAAAANQ/f3IYAnBbYaI/s320/dWWBGB25xF.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Entah mengapa, &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/"&gt;Arus Deras&lt;/a&gt; inspirasiku akhir-akhir ini jadi tersendat-sendat. Biasa-biasanya sih mengalir deras bagai &lt;a href="http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2010/11/25/bantimurung/-12"&gt;Air Terjun Bantimurung&lt;/a&gt; yang ada di Kabupaten Maros-Sulawesi Selatan yang beberapa tahun lalu pernah kukunjungi, atau setidaknya kadang mengalir tak terlalu deras dan tak terlalu lambat tapi pasti menuju ke laut bagai aliran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sungai_Kapuas"&gt;Sungai Kapuas&lt;/a&gt; yang ada di kota kelahiranku tercinta (Pontianak). Saking tersendatnya inspirasiku kini, bahkan tulisan yang sedang anda baca kini pun tertatih-tatih kutulis.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi aku tak tahu apa penyebab ketersendatan inspirasiku ini. Bisa jadi karena kini aku jarang membaca koran dan jarang pula menonton televisi. Jarang membaca koran karena aku memang tidak langganan koran. Paling-paling membaca koran kalau kebetulan sedang nongkrong atau kongkow-kongkow di Warung Makan dekat kosanku. Warung Makan yang satu ini memang keren, walaupun kecil, tapi berlangganan koran, sehingga selalu tersedia koran untuk dibaca oleh para konsumen warung tersebut. Selain itu yang lebih keren lagi bahwa di Warung Makan ini juga terdapat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hotspot"&gt;Hotspot Internet&lt;/a&gt; yang menggunakan teknologi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi"&gt;Wi-Fi&lt;/a&gt; (&lt;i&gt;Wireless Fidelity&lt;/i&gt;), sehingga kita bisa mengakses internet cukup bermodalkan &lt;b&gt;Laptop&lt;/b&gt;. Harganya juga murah, yaitu paling-paling 1000 hingga 2000 rupiah per-jam. Jadi, bagi yang punya Laptop dan mau internetan menggunakan sarana &lt;b&gt;Wi-Fi&lt;/b&gt;, tinggal nongkrong aja di Warung Makan yang top-markotop ini. Tapi jangan lupa, beli dulu kuponnya, mau bayar langsung atau belakangan, terserah, yang penting bayar, dan uangnya bukan uang palsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau akhir-akhir ini jarang menonton televisi, tak lain karena televisi di kosanku kini hanya bisa mengeluarkan suara, tetapi gambarnya gelap-gulita. Alasan lainnya mengapa aku tak berusaha untuk mengakses kedua media tersebut, karena koran dan televisi kurasakan kni semakin tak bisa mencerdaskan kehidupan bangsa, apalagi berita-berita maupun tayangan-tayangannya akhir-akhir ini lebih cenderung tendensius dan terkesan membodohi masyarakat. Sehingga dengan tidak mengakses kedua media tersebut menurutku sepertinya akan bisa lebih mencerdaskan kehidupan bangsa. Dan memang dengan jarangnya menyentuh kedua media tersebut ternyata kemudian menjadikan kita bisa lebih produktif berkarya, setidak-tidaknya bagi diriku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin juga ada beberapa hal lain yang membuat ketersendatan inspirasiku akhir-akhir ini. Yang pasti aku belum bisa memastikan apakah benar adanya bahwa hal-hal tersebutlah sumber ketersendatan inspirasiku. Kukatakan demikian, karena walaupun di blog ini sudah jarang ku posting tulisan terbaru, tetapi ada juga catatan-catatan tertentu yang kadang masih begitu lancar kutulis yang itu tidak diniatkan untuk dipublikasikan, kecuali ada pihak-pihak lain yang iseng ingin mempublikasikannya entah dengan alasan apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih tepatnya, catatan yang dimaksud tak lain adalah semacam catatan rahasia yang hanya aku dan Tuhan yang boleh tahu isinya. Saking rahasianya, bahkan semut-semut merah yang berbaris di dinding dan cicak-cicak yang merayap di dek (plafon/langit-langit) kosanku pun tak boleh tahu apa isi catatan tersebut. &lt;a href="http://ot-indo.blogspot.com/2010/04/profil-julian-assenge-tokoh-dibalik.html"&gt;Julian Assange&lt;/a&gt; dan Situs &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/WikiLeaks"&gt;WikiLeaks&lt;/a&gt;-nya pun bahkan tak bakalan bisa menjebol kerahasiaan catatan tersebut, karena catatan itu hanya berada di komputerku yang berada di kosan yang kini kudiami dan flashdisk yang selalu kubawa ke mana-mana. Kecuali kalau memang ada teman se-kosanku yang iseng-iseng mengotak-atik dan membuka-buka data yang ada di komputer itu, dan kemudian tanpa sengaja membaca dokumen yang sangat rahasia tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun misalkan catatan tersebut berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, maka tetap saja tak boleh ada orang lain yang tahu apa isinya, kecuali hanya satu orang lagi yang boleh membacanya. Yang pasti orang tersebut selain diriku. Kepada orang tersebutlah catatan rahasia itu kelak dipersembahkan. Hanya aku dan dia yang boleh membacanya, disaksikan oleh Zat yang jiwa ini berada di tangan-Nya. []&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;i&gt;Hanafi Mohan&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i&gt; Ciputat, Selasa 1 Muharram 1432 H / 7 Desember 2010 M&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;15:29-17:36 WIB&lt;/u&gt;&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.adsfm.co.cc/2010/09/perbaikan-jaringan-pdam-di-watulimo.html"&gt;http://www.adsfm.co.cc/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2010/12/inspirasi-yang-tersendat.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-8620691542870814433?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/8620691542870814433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/12/inspirasi-yang-tersendat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/8620691542870814433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/8620691542870814433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/12/inspirasi-yang-tersendat.html' title='Inspirasi yang Tersendat'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TP8Vd0-oXNI/AAAAAAAAANQ/f3IYAnBbYaI/s72-c/dWWBGB25xF.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-6274157691280684518</id><published>2010-11-16T09:28:00.002+07:00</published><updated>2010-11-16T09:32:16.180+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Lepas'/><title type='text'>Tangisan Gayus; Drama "Air Mata Buaya" Season-2</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TOHp3I3lNAI/AAAAAAAAANE/pzWGXH5ez7o/s1600/Gayus+Bali.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="100" src="http://2.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TOHp3I3lNAI/AAAAAAAAANE/pzWGXH5ez7o/s200/Gayus+Bali.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ketika menyebut nama Gayus, maka aku ingat pada kata "&lt;i&gt;jayus&lt;/i&gt;". Arti dari kata "jayus" ini masih sulit untuk kuterjemahkan secara harfiah, paling-paling hanya bisa kuperkira-kirakan saja artinya. Ketika menyebut nama Gayus, aku juga teringat dengan satu merk minuman instant berupa serbuk. Entah apa hubungan antara Gayus, &lt;i&gt;jayus&lt;/i&gt;, dan merk minuman instant tersebut. Yang pasti, diakui atau tidak, Gayus telah menyedot perhatian kita.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurutku, Gayus bolehlah disejajarkan dengan nama-nama besar lainnya. Pendahulunya adalah Edi Tansil, kemudian Anggodo, dan kini Gayus. Kalau dijadikan merk produk, sepertinya nama Gayus cukup menjual. Kalau dijadikan nama band, mungkin akan segera laku di pasaran. Kalau sekarang ini diadakan Pemilihan Presiden dan Gayus dijadikan sebagai salah kandidatnya, mungkin "tokoh besar" kita ini akan menjadi kandidat yang terkuat kansnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin di persidangan, Gayus meneteskan air mata sembari mengakui bahwa foto yang tersebar di media massa yang dikatakan mirip dirinya di Bali itu tak lain memang itu benar adalah dirinya. Entah apakah itu tangisan kesedihan, keharuan, atau mungkin tak lebih hanya mengejek institusi penegak hukum di negeri ini. Melihat tangisan Gayus, kita diingatkan dengan tangisan yang mungkin hampir sama sekitar setahun yang lalu ketika seorang petinggi dari institusi penegak hukum negeri ini meneteskan air mata di hadapan para anggota DPR pada Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPR dengan institusi penegak hukum tersebut. Ketika itu, seorang sastrawan menuliskan pada update status situs jejaring sosialnya bahwa setelah melihat tangisan petinggi institusi penegak hukum itu barulah ia mengerti makna dari frase "&lt;i&gt;air mata buaya&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat semua drama ini, kita hanya bisa "tersenyum". Gayus…, oh Gayus…, sebegitu hebatnyakah dirimu? Hebat karena institusi penegak hukum di negeri ini menjadi tak berdaya ketika berhadapan denganmu. Hebat karena walaupun berstatus sebagai tahanan, tapi engkau masih bebas pergi ke mana-mana yang kau sukai. Hebat karena walaupun berstatus sebagai tahanan, tapi engkau lebih banyak berada di luar tahanan. Kalau sudah seperti ini, kau memang layak diangkat menjadi Pahlawan Nasional setelah nanti kau tiada dari alam dunia ini, yaitu pahlawan bagi para koruptor, bagi para maling, bagi para mafia dan pelaku tindak kriminal di &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2009/11/negeri-para-bedebah.html"&gt;Negeri Para Bedebah&lt;/a&gt; ini, di &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2009/11/republik-mimpi-buruk.html"&gt;Republik Mimpi Buruk&lt;/a&gt; ini. []&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Hanafi Mohan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Ciputat, Selasa 16 November 2010&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;16:50-07:46 WIB&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber foto:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://nasional.kompas.com/read/2010/11/11/17065150/Gayus.Bukan.Gampang.Banget.Buktikannya-4"&gt;http://nasional.kompas.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2010/11/tangisan-gayus-drama-air-mata-buaya.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-6274157691280684518?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/6274157691280684518/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/11/tangisan-gayus-drama-air-mata-buaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/6274157691280684518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/6274157691280684518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/11/tangisan-gayus-drama-air-mata-buaya.html' title='Tangisan Gayus; Drama &quot;Air Mata Buaya&quot; Season-2'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/TOHp3I3lNAI/AAAAAAAAANE/pzWGXH5ez7o/s72-c/Gayus+Bali.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-1007274405348713892</id><published>2010-10-09T15:36:00.007+07:00</published><updated>2010-10-28T12:01:34.603+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Lepas'/><title type='text'>REMSSI dan Persahabatan yang Tak Pernah Pudar</title><content type='html'>Entah dari mana cerita ini harus kumulai. Yang pasti, pagi ini aku terbangun tak dikejutkan oleh apa-apa. Kebiasaanku pas bangun tidur selalu melihat jam yang ada di HP. Oh Tuhan, ternyata sepagi ini sudah ada SMS yang masuk. Perkiraanku, mungkin SMS dari salah seorang fans-ku yang entah siapa, karena memang beberapa bulan terakhir ini aku tak jarang mendapatkan SMS dari nomor kontak yang tak kukenal tuannya. Isi SMS-nya macam-macam: ada yang menawarkan produk ini dan itu, kuis berhadiah, nasihat, cerita, ngajak kenalan, hingga penipuan dengan modus yang beraneka-ragam. Inilah dia (HP) alat perlengkapan pribadi yang lebih seringnya tak menghormati ruang privasi si pemakai.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ternyata SMS tersebut dari seorang sahabat karibku di Pontianak. Isinya memberitahukan bahwa hari Minggu ini (10 Oktober 2010) akan diadakan Reuni Pengajian Remaja yang pernah kami kelola beberapa tahun yang lalu ketika kami SMA. Sahabatku itu meminta aku membuat suatu catatan yang menceritakan mengenai pengajian kami tersebut. Entah bisa atau tidak kubuat catatan yang dimaksud. Yang pasti, kini aku sedang berusaha membuat catatan tersebut, sambil mengumpulkan serpihan-serpihan nostalgia yang telah lama berlalu itu. Catatan yang mungkin akan kutulis dari sisi yang sungguh subjektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REMSSI, begitulah nama pengajian remaja yang kami kelola itu. Singkatan dari: Remaja Ash-Shiddiqin, yang artinya kurang lebih yaitu: remaja yang benar atau remaja yang jujur. Cerita punya cerita, namanya ini berasal dari nama surau yang berada di Kampong Semerangkai, masuk ke dalam wilayah Kelurahan Dalam Bugis, atau mungkin Kelurahan Tanjung Hilir. Entah meengapa kemudian perkumpulan remaja Islam ini menjadi suatu organisasi yang independen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih lekat di ingatanku, suatu sore (atau mungkin Ba’da Maghrib) datanglah bertandang ke rumahku yang ada di Kampong Tambelan (Kelurahan Tambelan Sampit) beberapa orang teman SMP-ku (SMP Negeri 4 Pontianak). Ketika itu aku masih duduk di kelas 2 SMK Negeri 4 (STM 2) Pontianak. Telah cukup lama aku tak bertemu dengan teman-teman SMP-ku itu selepas kami lulus dari SMP. Entah ada angin dari mana, teman-teman ku itu mengajakku bergabung dengan pengajian remaja Islam yang ketika itu mereka kelola, yang belakangan kuketahui nama pengajian yang dimaksud yaitu REMSSI. Tak disangka bahwa perjumpaan tersebut adalah awal dari masa-masa indah penuh perjuangan, persahabatan, kreativitas, dan keceriaan, dibumbui kisah-kisah suka dan duka ala remaja di masa SMA yang kadang diselingi dengan kekonyolan, terkadang juga terselip kisah cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan rutin kami ketika itu adalah pengajian setiap hari Minggu. Entah mengapa dipilih hari Minggu. Yang kuingat, ketika itu di hari Minggu agendaku dan beberapa teman yang lainnya cukup banyak. Paginya kami membina Pramuka di SMP 4 Pontianak. Siangnya pengajian REMSSI yang tiap minggunya digilir dari rumah ke rumah. Belakangan, kegiatan kami bertambah dengan diadakannya latihan Taekwondo. Kebetulan beberapa anggota kami sebelum-sebelumnya pernah aktif latihan di beberapa perguruan Taekwondo. Dan yang menjadi kegiatan rutin tahunan kami ketika itu adalah menjadi peserta perlombaan Perkampungan Ramadhan di Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrahman Al-Qadri yang diadakan oleh REMSA (Remaja Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrahman Al-Qadri). Beberapa kali kami pernah memenangkan perlombaan yang dimaksud, tentunya dengan perjuangan dari segenap anggota pengajian kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya, anggota pengajian kami ketika itu kebanyakan berasal dari siswa dan alumni SMP Negeri 4 Pontianak. Sisanya adalah rekrutan berdasarkan jalur pertemanan. Yang patut pula diingat bahwa kami bergerak secara independen, hal yang bertahun-tahun kemudian melekat pada diriku, terutama ketika aku menjadi aktivis di organisasi mahasiswa ekstra kampus. Pendanaan kegiatan kami sokong secara swadaya. Jika mengingat semuanya itu, barulah kusadari bahwa semenjak remaja aku telah dilatih untuk selalu independen dan tak pernah mau dikooptasi oleh kekuatan manapun. Begitu besar jasa REMSSI dalam hal melatih jiwa keorganisasian dan kepemimpinanku, sehingga belakangan setelah di perguruan tinggi aku beraktivitas dan juga kadang dipercayakan memimpin organisasi mahasiswa, dari organisasi Paduan Suara Mahasiswa, Lembaga Pers Mahasiswa, Senat Mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa, hingga Himpunan Mahasiswa Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REMSSI yang kukenal adalah pengajian remaja Islam yang tak mengenal sekat-sekat etnis, latar belakang sosial dan ekonomi, latar belakang ideologi keagamaan, dan sekat-sekat lainnya yang memungkinkan kami terpecah belah. Yang kami ketahui ketika itu adalah kami terus beraktualisasi dan berkreasi mengisi masa-masa remaja kami dengan kegiatan yang positif. Walaupun tak dapat kupungkiri bahwa di tengah-tengah jalinan persahabatan itu kadang terselip hal-hal yang kalau mengingatnya aku jadi ingin tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengajian remaja ini awalnya ditulang-punggungi oleh beberapa orang temanku. Kemudian setelah aku dan beberapa teman yang lain bergabung, seiring bertambah dan berkurangnya anggota, maka dapatlah dikatakan bahwa pengajian ini ditulang-punggungi oleh enam orang pemuda, termasuk aku di dalamnya. Anggota perempuan tentunya tak dapat juga diabaikan, walaupun banyak di antaranya yang kadang-kadang aktif, kadang-kadang tidak. Belakangan, bertambah lagi tulang punggung pengajian kami dengan bergabungnya dua orang teman laki-laki kami. Formasi 6 + 2 inilah yang kemudian bertahan hingga akhir, hingga aku memutuskan hijrah ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikan. Dan formasi 6 + 2 ini terus menjalin persahabatan, sehingga kemudian dikenal sebagai 6 ******* 2 **** *******. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalinan persahabatan ini di kemudian hari menjadi semacam jaringan persahabatan yang cukup luas, tak hanya sekedar lingkup pengajian. Jalinan persahabatan ini kadang bisa melakukan hal-hal yang di luar dugaan. Bayangkan, kami bersekolah di tempat yang berbeda-beda, tapi entah mengapa, kami bisa bolos sekolah bersama-sama. Maklumlah, aktivitas sekolah kadang membuat kami bosan. Bolos (dalam bahasa Pontianak disebut mbelet) menjadi suatu pelarian dari kebosanan itu. Banyak hal yang bisa membuat kami bolos bersama tersebut. Kami menunggu oplet ataupun bis di persimpangan jalan yang sama, sehingga sangat memungkinkan kami bertemu di persimpangan jalan tersebut. Waktu itu yang kuingat bahwa sopir oplet ataupun bis begitu enggan untuk mengambil penumpang pelajar, karena bayarannya setengah dibandingkan penumpang umum. Kalau masa menunggu angkutan umum itu sudah sampai pada saat-saat mendekati bel masuk sekolah, maka kami pun enggan untuk masuk sekolah. Bolos adalah salah satu pelarian, karena kalau balik lagi ke rumah, maka tentunya malu dengan keluarga yang ada di rumah. Kalau sudah seperti itu, maka kami saling memberikan kode yang masing-masing dari kami sudah sangat mengerti akan kode yang dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami bolos tidak sekedar bolos, bukan ke kawasan pasar yang banyak tempat hiburannya, melainkan kami mengarungi daerah hulu Sungai Landak, tentunya memakai angkutan penumpang dan barang berupa transportasi sungai seperti motor air. Tujuan kami biasanya ke daerah Kuala Mandor yang di sana bermukim kerabat dari seorang teman kami. Inilah bolos yang paling indah, karena sambil bolos, kami bisa sambil melihat-lihat pemandangan yang indah, unik, dan khas Sungai Landak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah ke Kuala Mandor ini, maka setidaknya besok paginya baru bisa balik ke Pontianak. Maklum, transportasi sungai memang terbatas jumlahnya. Namun yang diherankan, kami balik ke rumah masing-masing juga masih di waktu jam sekolah. Inilah yang dinamakan “Bolos Kuadrat”.Bagi yang tidak malu dengan keluarganya, biasanya langung balik ke rumah. Sedangkan bagi yang malu dengan keluarga, maka baru balik ke rumah ketika agak siang, kira-kira sudah waktunya bel pulang sekolah. Yang balik ke rumah pun kadang-kadang tak ditanyai oleh orang tua masing-masing: dari mana baru pulang hari ini, mengapa tidak masuk sekolah, mengapa pulang sekolah agak awal, dan semacamnya. Begitulah orang tua kami, sangat memberikan kebebasan kepada anak-anaknya. Imbal baliknya, kami harus pandai-pandai menjaga pergaulan, serta juga pandai-pandai menjaga nama baik orang tua dan keluarga kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara kami, kebanyakan memiliki bakat seni. Jika sedang membaca shalawat, kami bisa bersuara merdu. Ketika membaca Al-Quran, kami bisa membacanya secara fasih, bahkan ada yang sangat merdu dan indahnya ketika mengalunkan ayat-ayat suci. Sedangkan aku sendiri lebih sering membaca Al-Quran dengan ejaan yang terpatah-patah. Tak lain tak bukan aku hanya ingin membaca Al-Quran secara baik dan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal yang lain, kami lebih seringnya memiliki hobi yang sama. Apalagi kalau bukan hobi bermusik. Di antara kami ada yang begitu pandai bermain gitar. Bahkan aku sendiri selain bisa memainkan gitar, juga bisa memainkan piano, selain juga bisa bernyanyi dengan merdu. Kedua alat musik ini kupelajari secara autodidak. Gitar kupelajari semenjak SD, sedangkan piano kupelajari semenjak SMP. Hobi bermusik inilah yang kadang menjadi penghidup suasana ketika kami berkumpul. Ada yang senang menyanyikan lagu dangdut Bang Haji Rhoma Irama, ada yang senang menyanyikan lagu Rock. Sedangkan aku berada di tengah-tengahnya. Kalau lagi memegang gitar, maka lagu yang kumain dan kunyanyikan adalah lagu Rock. Tak lama kemudian berganti dengan lagu pop nostalgia. Beberapa saat kemudian berganti dengan lagu dangdut. Kemudian terseliplah lagu India dan lagu Arab. Di akhirnya kututup dengan lagu Senandong Melayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nostalgia ini tak lengkap kiranya tanpa tontonan film-film India dan film-film Allahyarham Tan Sri P. Ramlee. Ketika itu lagi booming film-film India yang dibintangi oleh Shahrukh Khan, Salman Khan, Amir Khan, Kajool, dan beberapa bintang film India yang lagi naik daun ketika itu. Beberapa film yang ngetop ketika itu antara lai: Kuch-Kuch Hota Hai, Maan, dan beberapa yang lainnya. Bahkan film Kuch-Kuch Hota Hai sampai beberapa kali ditonton tak pernah jemu-jemu. Karakter Shakhrukh Khan sendiri hingga bisa ditiru oleh seorang di antara kami Sedangkan film-film Allahyarham Tan Sri P. Ramlee antara lain: Bujang Lapok, Pendekar Bujang Lapok, Do-Re-Mi, Musang Bejanggot, dan beberapa yang lainnya yang sungguh merupakan film-film yang penuh inspirasi, yang dialog-dialognya sering kami tiru ketika sedang mengobrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah, apalagi yang harus kutulis, karena begitu banyaknya nostalgia tersebut jika semuanya ditulis. Kadang aku tersenyum-senyum mengingatnya, bahkan kadang juga bagai teriris-iris sembilu jika mengingat sesuatu yang hingga kini belum bisa kugapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan, sungguh indah persahabatan yang telah kita jalin. Biarlah masa-masa yang telah lalu itu menjadi kenangan kolektif kita. Jangan pernah putuskan jalinan ini. Hanya ajal yang akan memisahkan kita. Senyumku untuk kalian semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Selamat be-reuni ria. &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;[Hanafi Mohan – Ciputat, Sabtu 9 Oktober 2010, 06:29 – 13:52 WIB]&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber foto:&lt;/b&gt; &lt;i&gt;Koleksi Pribadi Hanafi Mohan&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2010/10/remssi-dan-persahabatan-yang-tak-pernah.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-1007274405348713892?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/1007274405348713892/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/10/remssi-dan-persahabatan-yang-tak-pernah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1007274405348713892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1007274405348713892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/10/remssi-dan-persahabatan-yang-tak-pernah.html' title='REMSSI dan Persahabatan yang Tak Pernah Pudar'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-6130641063247070639</id><published>2010-07-15T13:30:00.001+07:00</published><updated>2010-07-15T13:34:32.804+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi Hati'/><title type='text'>Terasa Ada Setelah Hilang</title><content type='html'>Tak pernah bisa kumengerti makna dari rintik-rintik hujan. Merembes ia ke selubung jiwa. Entah keterpautan apakah ini, sungguh tak dapat kupahami. Semakin menjauh, semakin terasa dekat. Semakin berjarak, semakin terasa tak bersekat. Semakin berdinding api, semakin terasa untaian bunga-bunga indah. Semakin sakit, semakin terasa syahdu. Semakin hilang, semakin terasa ada.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kesabaran penantian seribu tahun akhirnya berderai-derai karena ketergesa-gesaan sesaat. Wahai detik-detik waktu, kembalikan masa-masa penantian itu ketika sebelum ketergesa-gesaan itu menghampiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh, tak kuat rasanya kalau harus kehilangan cahaya pagi yang selama seribu tahun ini telah menuntun hidupku. Cahaya pagi itu selama ini telah menguatkan jiwaku, telah menerangi hatiku, telah menghiasi dan menyemarakkan taman sanubariku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari-hari ini ingin kurasakan damai, tapi entah kapan kedamaian itu kan datang. Damai ..., seiring rintik-rintik hujan yang membasahi bumi. Damai yang menghadirkan cahaya di mata. Damai yang redakan kekalutan di jiwa. Damai yang sirnakan kebimbangan di hati. Damai yang terbitkan lagi cahaya pagi setelah diselimuti gelapnya malam. &lt;b&gt;[Hanafi Mohan – Ciputat, 15 Juli 2010 – 08:54-10:16 WIB]&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2010/07/terasa-ada-setelah-hilang.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-6130641063247070639?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/6130641063247070639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/07/terasa-ada-setelah-hilang.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/6130641063247070639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/6130641063247070639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/07/terasa-ada-setelah-hilang.html' title='Terasa Ada Setelah Hilang'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-2742432248059363688</id><published>2010-05-25T14:09:00.002+07:00</published><updated>2010-05-25T14:12:30.681+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Lepas'/><title type='text'>Ya 'Uyuuni, Muhammad As-Salman, dan Kerinduan terhadap Ibu</title><content type='html'>&lt;i&gt;Ya 'Uyuuni&lt;/i&gt; artinya yaitu "wahai mata air". Mungkin mata air yang dimaksud adalah seorang ibu, atau kasih sayang yang tulus dari seorang ibu terhadap anak-anaknya, kasih sayang yang tak pernah meminta balasan, kasih sayang yang terus menerus mengucur bagaikan mata air, yang terus menerus mengucur memberikan kedamaian bagi anak-anaknya, yang terus menerus mengucur memberikan kedamaian bagi keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika anda cinta terhadap ibu, mendengarkan lagu &lt;i&gt;"Ya 'Uyuuni"&lt;/i&gt; sungguh membuat anda akan semakin sadar betapa mulianya seorang ibu. Sungguh begitu dalam pesan yang disampaikan pada lagu Nasyid Arabia yang satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda yang sedang berada jauh dari ibu, entah karena anda merantau atau karena yang lainnya, sungguh lagu ini membuat anda semakin merindukan ibu yang jauh di sana, yang dengan sabar menunggu kedatangan anda, menunggu keberhasilan anda merealisasikan cita-cita anda dan cita-cita kedua orang tua anda, yang dalam setiap doanya selalu mendoakan keselamatan dan kebaikan anda di dunia dan akhirat. Apalagi jika ibu anda telah wafat, tentunya mendengar lagu ini semakin membuat anda sadar betapa pentingnya keberadaan seorang ibu. Tapi apalah daya, ibu yang anda cintai telah menghadap ke hadhirat Tuhan. Jika ibu anda masih hidup, mungkin anda bertekad untuk lebih banyak lagi berbakti padanya, karena selama masa hidupnya begitu sedikit derma bakti yang telah anda berikan kepada Sang Ibu. Setelah beliau wafat, barulah anda mengerti arti kehilangan seorang ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh kalau anda seorang yang perasa, ketika mendengarkan lagu ini, tanpa tersadar menetes butiran embun dari wajah anda. Begitu sempurnanya Muhammad As-Salman menyanyikan nasyid yang satu ini, tanpa adanya iringan alat musik, hanya suaranya yang merdu dengan lisan Arab-nya yang fasih, jernih, dan hening. Hening ... hening ..., syahdu ... syahdu ..., damai ... damai .... Ibu, kurindukanmu, kurindukan kasih sayangmu, kesabaranmu tiada tara. Sungguh benar kiranya surga itu di bawah telapak kakimu. &lt;b&gt;[Hanafi Mohan – Ciputat, Selasa Pagi 25 Mei 2010]&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2010/05/ya-uyuuni-muhammad-as-salman-dan.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-2742432248059363688?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/2742432248059363688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/05/ya-uyuuni-muhammad-as-salman-dan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/2742432248059363688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/2742432248059363688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/05/ya-uyuuni-muhammad-as-salman-dan.html' title='Ya &apos;Uyuuni, Muhammad As-Salman, dan Kerinduan terhadap Ibu'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-4517171789700026416</id><published>2010-05-25T13:53:00.002+07:00</published><updated>2010-05-25T13:56:56.690+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Lepas'/><title type='text'>Kolena Ensan, Samira Said, dan Pesan Kemanusiaan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S_tznJjdCwI/AAAAAAAAAMs/JwNN4Xh-QlY/s1600/220px-DIVA_SAMIRA.HOME.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S_tznJjdCwI/AAAAAAAAAMs/JwNN4Xh-QlY/s200/220px-DIVA_SAMIRA.HOME.JPG" width="166" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;Kolena Ensan&lt;/i&gt; (&lt;i&gt;Kulina Insan&lt;/i&gt;) secara harfiahnya berarti "semua manusia" atau "kita semua adalah manusia". Samira Said menyanyikan lagu ini begitu sempurnanya dengan suaranya yang merdu. Ada pesan kemanusiaan di dalamnya. Jarang kudengarkan lagu Arabia yang seperti ini. &lt;span class="fullpost"&gt;Biasanya lagu Arabia menyenandungkan cinta dan kerinduan. Mungkin ini adalah cinta dan kerinduan dalam bentuk yang lain, yaitu cinta dan rindu akan kedamaian, akan perdamaian, akan nilai-nilai kemanusiaan yang hakiki di atas dunia ini. &lt;b&gt;[Hanafi Mohan – Ciputat, Selasa Pagi 25 Mei 2010]&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Link terkait:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;- Biografi Samira Said: &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Samira_Said"&gt;http://ms.wikipedia.org/wiki/Samira_Said&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Lagu Kolena Ensan (Samira Said): &lt;a href="http://vids.myspace.com/index.cfm?fuseaction=vids.individual&amp;amp;VideoID=21329795"&gt;http://vids.myspace.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber Gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Samira_Said"&gt;http://ms.wikipedia.org/wiki/Samira_Said&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2010/05/kolena-ensan-samira-said-dan-pesan.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-4517171789700026416?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/4517171789700026416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/05/kolena-ensan-samira-said-dan-pesan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/4517171789700026416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/4517171789700026416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/05/kolena-ensan-samira-said-dan-pesan.html' title='Kolena Ensan, Samira Said, dan Pesan Kemanusiaan'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S_tznJjdCwI/AAAAAAAAAMs/JwNN4Xh-QlY/s72-c/220px-DIVA_SAMIRA.HOME.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-1597874568380156839</id><published>2010-05-16T14:05:00.001+07:00</published><updated>2010-05-16T14:07:05.615+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seputar Pontianak'/><title type='text'>Sedikit Hal Mengenai Masyarakat Madura di Pontianak</title><content type='html'>Kalimantan merupakan salah satu pulau terluas di Asia Tenggara, ketiga terluas di dunia setelah Greenland dan Irian (Papua). Pulau ini (Kalimantan) dinaungi oleh tiga negara serumpun, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Konsentrasi penduduknya lebih banyak berada di kawasan pesisir. Berbeda dengan pulau lain di kawasan Asia Tenggara, maka Kalimantan mempunyai ciri khas tersendiri dalam hal masyarakatnya yang heterogen. Khusus Kalimantan Barat, etnis mayoritasnya adalah Melayu, Dayak, dan Tionghoa. Jika etnis Melayu terkonsentrasi di kawasan pesisir (hilir), maka etnis Dayak terkonsentrasi di kawasan pedalaman (hulu), sedangkan etnis Tionghoa hampir merata di semua kawasan, terutama di kawasan kota. Sisanya adalah keturunan Arab, keturunan India, Bugis, Madura, Jawa, dan beberapa etnis lainnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di Kota Pontianak, setidaknya ada beberapa etnis yang cukup mudah dikenali dari bahasa dan budayanya (&lt;i&gt;maksudnya yaitu yang selain Melayu, karena bahasa sehari-hari di Pontianak adalah Bahasa Melayu, ditambah lagi keturunan Arab, keturunan India, Bugis, dan beberapa suku lainnya juga mengidentifikasi diri sebagai orang Melayu, sehingga sebenarnya cukup sulit membedakan seseorang itu Melayu atau bukan&lt;/i&gt;). Etnis yang dimaksud yaitu Tionghoa dan Madura. Pada tulisan ini ini akan dibahas mengenai Etnis Madura dengan sampel komunitas masyarakat Madura yang berada di Kecamatan Pontianak Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umumnya masyarakat Madura di Pontianak Timur hidup dalam komunitas sesama mereka, sebagian mungkin jarang yang mau berbaur dengan masyarakat lainnya. Di Pontianak Timur, pemukiman masyarakat Madura terkonsentrasi di tiga kelurahan yang dekat dengan kawasan Istana Qadriyah Kesultanan Pontianak. Kelurahan yang dimaksud yaitu Kelurahan Dalam Bugis, Tambelan Sampit, dan Tanjung Hilir. Khusus di Kelurahan Tambelan Sampit, masyarakat Madura terkonsentrasi di Kampong Luar (&lt;i&gt;Kelurahan Tambelan Sampit terdiri dari tiga kampong, yaitu Kampong Tambelan, Kampong Sampit, dan Kampong Luar&lt;/i&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang cukup khas dari komunitas masyarakat Madura yaitu dalam hal perilaku beragamanya. Hampir dapat dikatakan bahwa masyarakat Madura yang berada di Pontianak Timur mayoritasnya beragama Islam. Setidak-tidaknya dari pengalaman dan pengamatan penulis sendiri, sebenarnya tak terlampau sulit membedakan antara orang dari etnis Madura dibandingkan orang dari etnis lainnya dalam hal perilaku beragama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang sering ditemui berkaitan dengan perilaku beragama masyarakat Madura, baik itu orang yang taat beragama, maupun yang tidak taat beragama. Misalkan ketika shalat, bagi kalangan prianya sudah menjadi keharusan memakai peci dan sarung, seakan-akan berpeci dan bersarung ketika shalat itu adalah kewajiban agama. Bagi mereka, kalau tidak berpeci dan bersarung ketika shalat akan mengurangi keafdhalan shalat yang dilaksanakan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumah orang-orang Madura juga akan kita dapati kekhasan tersendiri, yaitu mereka senang memajang foto para ulama (kyai). Orang Madura sangat menghormati para ulama (kyai), bahkan terkadang cenderung mengkultuskan. Dalam hal perayaan hari besar Agama Islam, mereka juga sangat khas. Hampir pada setiap perayaan hari besar Islam mereka aktualisasikan dengan cara-cara yang mungkin bagi masyarakat lain hal tersebut terlalu berlebih-lebihan dan tidak proporsional. Selain itu, dalam hal menyekolahkan anak-anaknya, masyarakat Madura lebih cenderung memilih sekolah-sekolah agama seperti madrasah, pesantren, dan semacamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekhasan perilaku beragama seperti ini tentunya menarik untuk dikaji dan diteliti, terlepas dari apakah perilaku beragama tersebut cenderung positif ataupun negatif. Dengan demikian diharapkan bisa ditemukan jawaban mengapa perilaku beragama masyarakat Madura bisa seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bangsa yang plural dan berbhinneka tunggal ika, kita tentunya mafhum bahwa begitulah adanya Bangsa Indonesia. Kekhasan pada suatu masyarakat (ataupun etnis) seperti yang ditunjukkan oleh masyarakat Madura tentunya menjadi kekayaan tersendiri bagi negara bangsa ini. Dengan begitu, kita menjadi bisa saling memahami, menghargai, menghormati, dan bertoleransi antar sesama masyarakat Indonesia, antar sesama anak bangsa yang katanya besar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam ajaran Islam disebutkan bahwa perbedaan itu adalah suatu rahmat. Pada konteks Indonesia, tentunya diharapkan kemajemukan bangsa ini adalah warna-warni yang indah yang selayaknya dirajut sedemikian rupa sehingga menjadi tenunan yang bernilai tinggi. &lt;b&gt;[Hanafi Mohan – Ciputat, 15-16 Mei 2010]&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tulisan ini kupersembahkan kepada seseorang yang berada di Pontianak, karena beberapa informasi yang berkaitan dengan tulisan ini kudapatkan darinya.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2010/05/sedikit-hal-mengenai-masyarakat-madura.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-1597874568380156839?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/1597874568380156839/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/05/sedikit-hal-mengenai-masyarakat-madura.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1597874568380156839'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1597874568380156839'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/05/sedikit-hal-mengenai-masyarakat-madura.html' title='Sedikit Hal Mengenai Masyarakat Madura di Pontianak'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-4053018532708103274</id><published>2010-04-15T20:12:00.001+07:00</published><updated>2010-04-15T20:15:41.878+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Hai Fajar Hidupku</title><content type='html'>&lt;b&gt;Puisi: Hanafi Mohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah sepuluh tahun ini kau menjadi kekuatanku&lt;br /&gt;Menjadi fajar yang menerangi setiap pagiku&lt;br /&gt;Menyinari relung-relung hatiku&lt;br /&gt;Ceriakan detik-detik sepiku&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu perasaanmu&lt;br /&gt;Begitu juga engkau tahu perasaanku&lt;br /&gt;Tapi entah mengapa, begitu sulitnya hati kita menyatu&lt;br /&gt;Bagaikan ada dinding api yang menghalangi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau menghargai perasaanku&lt;br /&gt;Aku pun juga menghargai perasaanmu&lt;br /&gt;Kisah silam kita begitu indah jika kuingat&lt;br /&gt;Juga kisah kita kini yang mengharu-biru perasaan&lt;br /&gt;Mungkin lebih fenomenal dari karya Habiburrahman As-Shirazi dan Andrea Hirata jika kutuliskan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari-hari yang lalu,&lt;br /&gt;setiap berlandas di pelabuhan kota kita,&lt;br /&gt;selalu engkau yang kurindukan&lt;br /&gt;Bahkan kerinduan itu telah membumbung tinggi ketika bertolak dari pelabuhan kota metropolitan&lt;br /&gt;Semakin membuncah-buncah kerinduan itu ketika memasuki muara sungai kota kita&lt;br /&gt;Bagaikan ada aura kesyahduan memenuhi sepanjang aliran sungai itu&lt;br /&gt;Yang menghadirkan kilasan-kilasan nostalgia kita&lt;br /&gt;Yang memanggil-manggil kerinduanku untuk bertemu denganmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini aku tak tahu bagaimanakah kelanjutan kisahnya&lt;br /&gt;Aku hanya berharap suatu masa nanti ada keajaiban Tuhan&lt;br /&gt;Yang menjadikan kisah ini berakhir bahagia&lt;br /&gt;Seperti senja merah jingga nan indah yang sering kulihat di tepian sungai kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;[Hanafi Mohan - Ciputat, Kamis 15 April 2010 _ 17.25-18.24 WIB]&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2010/04/hai-fajar-hidupku.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-4053018532708103274?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/4053018532708103274/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/04/hai-fajar-hidupku.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/4053018532708103274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/4053018532708103274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/04/hai-fajar-hidupku.html' title='Hai Fajar Hidupku'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-240706250112116829</id><published>2010-03-08T10:30:00.008+07:00</published><updated>2010-03-08T11:33:20.964+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kosakata Bahasa Melayu Pontianak'/><title type='text'>(Entry B) Kosakata Bahasa Melayu Pontianak</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S5Rz-RhmsiI/AAAAAAAAAMI/lWPq9WfQ9vk/s1600-h/lambang%20kesultanan%20Ptk.png" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S5Rz-RhmsiI/AAAAAAAAAMI/lWPq9WfQ9vk/s1600/lambang%20kesultanan%20Ptk.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Lambang Kesultanan Pontianak &lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Kosakata Bahasa Melayu Pontianak yang dituliskan di sini sedikit banyak diawali dari &lt;a href="http://www.facebook.com/topic.php?uid=55419648112&amp;amp;topic=8291"&gt;Diskusi Thesaurus Bahasa Melayu Pontianak&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=55419648112"&gt;Grup FB Pontianak – KalBar&lt;/a&gt;. Semakin disadari, sungguh begitu banyak kosakata Bahasa Melayu Pontianak ini jika lebih telaten lagi dikumpulkan dan dituliskan. Yang bisa ditampilkan di sini mungkin baru sebagian kecilnya saja. Tapi setidaknya ini mudah-mudahan menjadi awal yang baik demi penyusunan lebih lanjut, apalagi jika ada yang mau menyusun semacam Panduan Tata Bahasa (Grammar) dan Ejaan (Spelling) Bahasa Melayu Pontianak, serta penelitian-penelitian lebih lanjut lagi mengenai Bahasa Melayu Pontianak.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada Entry B ini, mungkin tidak semuanya kata dasar, karena cukup banyak kata-kata berimbuhan. Hal tersebut disebabkan makna dari kata dasar dan kata berimbuhannya kadang agak sedikit berbeda. Perbedaannya bukan hanya dari sisi perubahan dari kata benda menjadi kata kerja atau kata sifat, atau dari kata kerja menjadi kata sifat atau kata benda, ataupun menjadi kata keterangan, melainkan perbedaannya kadang pada nuansa dan rasa bahasa, serta pada penekanan dan intonasi kata. Dan terkadang juga memang agak sulit membedakan antara kata dasar dengan kata berimbuhan. Jangan-jangan yang tadinya dikira kata berimbuhan, ternyata itu adalah kata dasar. Karena itulah, pada Entry B ini dimasukkan saja semuanya tanpa harus membedakan apakah itu kata dasar atau kata berimbuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, pada Entry B ini begitu banyak pula kata-kata yang berhomonim dan bersinonim. Satu kata kadang bisa diturunkan menjadi beberapa kata. Berbeda satu huruf saja kadang sudah berbeda nuansa dan rasa bahasanya, walaupun artinya hampir sama. Ada juga yang hanya berbeda antara "o" dan "u", atau antara "a" dan "e", atau antara "e" dan "é", atau antara "i" dan "é", maka maknanya pun menjadi berbeda, atau setidaknya nuansa dan rasa bahasanya yang berbeda. Mungkin tak disebutkan di sini apa saja kata-kata yang dimaksud itu, silakan saja dibaca sendiri kosakata yang ada bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan kata yang bersinonim. Misalkan, dalam penyusunan Entry B ini, sungguh banyak didapatkan kata bersinonim yang artinya adalah berkelahi atau bertarung. Entah mengapa, jangan-jangan masyarakat Pontianak sangat gemar berkelahi, sehingga banyaklah tercipta kata-kata untuk mengungkapkan hal tersebut. Namun jika lebih dicermati, tentunya tidaklah demikian adanya. Kata-kata tersebut memang bersinonim, tapi kadang memiliki makna yang agak sedikit berbeda. Nah, dalam hal ini, mungkin orang Pontianak paling lihai dalam membedakan kata-kata tersebut. Misalkan, kata untuk mengungkapkan mengenai orang yang berkelahi menggunakan tangan kosong berbeda dengan kata untuk mengungkapkan mengenai orang yang berkelahi menggunakan senjata. Orang yang berkelahi menggunakan senjata tajam berbeda ungkapannya dengan orang yang berkelahi menggunakan senjata tumpul. Orang yang berkelahi menggunakan beladiri yang satu berbeda dengan orang yang berkelahi menggunakan beladiri yang lainnya. Orang yang berkelahi seperti orang yang sedang bergulat berbeda ungkapannya dengan orang yang berkelahi seperti Koboi. Silakan anda baca sendiri kosakata di bawah ini untuk membuktikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang pasti, orang Pontianak bukanlah orang yang senang berkelahi hanya gara-gara sinonim kata berkelahi sangat banyak di dalam Bahasa Melayu Pontianak. Ini mungkin kebetulan saja saya yang menyusunnya dan kebetulan juga saya menemukan kata-kata unik tersebut bagaikan menemukan intan berlian di tengah jalan (rugi kalau tidak diambil dan dituliskan di sini). Kalau orang lain yang menyusunnya, mungkin sinonim kata yang ditemukannya adalah berkenaan dengan belajar dan menuntut ilmu. Sehingga kemudian dikatakanlah pula bahwa orang Pontianak itu sangat gemar belajar dan menuntut ilmu, karena kata yang bersinonim dengan bekajar dan menuntut ilmu sangat banyak terdapat di dalam Bahasa Melayu Pontianak. Tentunya tidaklah sesederhana demikian untuk menyimpulkan mengenai kehidupan sosial suatu masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, biar tidak berpanjang lebar, silakan anda baca langsung kosakata yang ada di bawah ini yang mudah-mudahan tidaklah banyak dan tidak membuat anda letih dan bosan membacanya. Bagi yang mungkin agak susah membacanya karena ada karakter-karakter khusus dan pelafalan yang khas dari Bahasa Melayu Pontianak, silakan membaca dahulu bagian keterangan pada bagian akhir dari postingan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat membaca. &lt;b&gt;[Hanafi Mohan – Ciputat, Minggu 7 Maret 2010]&lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;~ B ~&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. B29 = Salah satu merek sabun cuci yg berbentuk batangan yg pd zaman dahulu (era 80-an – 90-an) cukup ngetop, ngetrend, menjadi idola, dan digemari oleh masyarakat Pontianak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ba Lo'/ Ba Lok = Sabar dulu (meminta orang lain utk sabar menunggu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Babagh/Babar = Mbabagh/Mbabar, Keadaan melebar dan menyebarnya suatu titik (misalkan warna pada kertas atau kain), Mengembang merata, Memaparkan, Menguraikan, Menjadi banyak (berkembang-biak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Babat = Menebas, Merambah (pohon-pohon, semak belukar, rerumputan, dsb), Menghabikan, Menyikat habis (makanan, dsb), Mengalahkan lawan-lawan (dlm pertandingan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Babat = Perut besar pd binatang yg memamahbiak (sapi, kerbau, kambing, dsb), Daging perut sapi, kerbau, kambing, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Babél = Suka membantah, Tdk menuruti nasihat, Keras kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Babét = Rembet, libat. Mbabét = Merembet pd yg lain, Melibat-libatkan yg lain, Menyangkut-pautkan pd hal yg lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Bacin  = Kondisi Bau disaat bangun tidur, Bau yang tidak enak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Badau = Nama salah satu daerah yg berada di Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Badi = Pengaruh buruk (dari orang mati, binatang yg terbunuh, pohon keramat, dsb), Kelakuan yg luar biasa (mirip hewan, dsb) yg diperoleh pd saat dilahirkan, Zat yg menularkan penyakit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Bagan = Pangkalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Bah = Penegas di akhir kata atau di akhir kalimat. Misal: Betol bah, Iye bah, Aku bah yang buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Bahél/Bakhél  = Bakhil, Pelit, Kikir (diadaptasi dari Bahasa Arab).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Bahlol  = Bahlul, Makian khas Pontianak, Bodoh/tidak cerdas, Bego'. Kata ini diadaptasi dari Bahasa Arab, yaitu "Bahlul".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Baju' = Baju&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Baju' Kembang = Suatu jenis baju perempuan (mungkin artinya sama dengan Gaun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Baju' Kotang = Baju Singlet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Baju' Kughong/Baju' Kurong = Baju kurung (pakaian tradisional Melayu yg dipakai oleh lelaki dan perempuan dgn model yg berbeda).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Baju' Panas Dalam = Baju Singlet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Baju' Telo' Belange/Baju' Telo' Belanga' = Baju Telok Belanga, yaitu pakaian tradisional Melayu yang dipakai oleh lelaki yg di bagian pinggang hingga lutut dilengkapi dgn Kaén Setengah Tiang (Kain Setengah Tiang).   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Bak = Wadah (tempat) untuk menampung air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Bakong = Tumbuhan enceng gondok (biasannya hidup di rawa-rawa, sering terdapat mengapung di sungai).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Baki  = Nampan Kecil Untuk membawa Minuman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Bal  = Bola&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Bala'/Balak = Bala bencana, Musibah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Bala'/Balak  = Hebat, Keren, Mantap (ucapan kekagumana terhadap sesuatu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Balam = Mendung yg sangat hitam (gelap).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Balé'/Balék  = Balik, Pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Bale = Bala bencana, Musibah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Bale = Takjub, Terkesima (ungkapan yg diucapkan ketika takjub atau terkesima terhadap sesuatu). Namun dapat juga digunakan untuk menunjukkan ekspresi tidak suka pada sesuatu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Balégh/Balér = Akil Baligh (Masa ketika seseorang sudah bisa membedakan baik dan buruk. Pada lelaki ditandai dgn mimpi basah. Pada perempuan ditandai dgn menstruasi. Dgn demikian diwajibkan utk menjalankan syari'at Islam seperti shalat, dsb).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Balo'/Balok = Balok, Kayu Balok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. Balogh/Balor = Tanda di tubuh bekas terkena pukulan ataupun hantaman benda keras ataupun cambuk, Tanda bekas luka ataupun tergores, Tanda bekas goresan pd sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. Balogh/Balor = Meluluri, Melumuri minyak atau param pd tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. Bam = Kayu panjang yg berdiameter kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Bandong = Bandung (nama Ibu Kota Jawa Barat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. Bandong = Kghopo' Bandong/Kropok Bandong = Kerupuk yang biasa dijual di kedai (warung) yg bentuknya bulat dan disimpan di dalam kaleng segiempat yg salah satu sisinya tembus pandang (orang Jakarta menyebutnya Kerupuk Kaleng/Kerupuk Kalengan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Bandong = Motor air (transportasi sungai) atau kapal yg berbentuk seperti rumah yg bisa memuat barang dlm jumlah yg banyak (mungkin hingga berton-ton) yg biasanya digunakan sbg transportasi utk membawa barang-barang dari daerah hilir sungai (pesisir) ke daerah hulu sungai (pedalaman) dan juga sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Bang = Singkatan dari kata Abang (panggilan terhadap saudara laki-laki yg lebih tua dari kita ataupun terhadap lelaki manapun yg kita anggap pantas utk dipanggil Abang/Bang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. Bang  = Azan (Panggilan utk menunaikan shalat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. Bangagh/Bangar  = Kondisi buah yang rusak di dalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42. Bangke = Tue Bangke = Sangat Tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43. Bangke = Bangka (nama salah satu pulau di Provinsi Bangka Belitong/Bangka Belitung).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44. Bangke = Bangka, Kampong Bangke (nama salah satu kampong yg terletak di Pontianak Tenggara, termasuk ke dlm wilayah Kelurahan Bangke Belitong/Bangka Belitung).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45. Bangke Belitong = Bangka Belitung (nama salah satu provinsi di dekat Pulau Sumatera).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;46. Bangke Belitong = Bangka Belitung (nama salah satu kelurahan di Pontianak Tenggara).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47. Bangkét  = Hantu Bangkit, Makhluk Mitologi Pontianak berupa orang meninggal dunia yang bangkit dari kuburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48. Bangkéng  = Kurus, Kue yg tidak mengembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;49. Bangsawan = Salah satu seni teater (seni pertunjukan) tradisional Melayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50. Banségh/Bansér = Bansir, yaitu nama salah satu parit (sungai kecil/kanal) yg juga sekaligus nama salah satu kampong yg dilewati oleh parit tsb yg berada di kawasan Kecamatan Pontianak Tenggara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;51. Banjagh/Banjar = Nama salah satu suku yg berasal dari Kalimantan Selatan. Suku ini juga banyak menyebar di hampir semua kawasan Pulau Kalimantan. Yg terbanyak selain di Kalimantan Selatan yaitu di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Keturunan Suku Banjagh (Banjar) juga banyak berada di Kalimantan Barat, tetapi kebanyakan sudah membaur dengan Orang Melayu, menjadi Orang Melayu, dan menyebut dirinya sbg Orang Melayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;52. Banjagh/Banjar = Nama salah satu kampong yang ada di Pontianak Timur (termasuk ke dalam wilayah Kelurahan Banjagh Seghasan/Kelurahan Banjar Serasan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;53. Banjaghmasin/Banjarmasin = Nama ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;54. Bantal Guling = Bantal Guling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;55. Bantal Panggah = Bantal Guling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;56. Bantal Pipéh  = Bantal Kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;57. Bantat = Kue kering ataupun kue basah yg tidak sempurna hasilnya setelah dipanggang.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;58. Baong = Ikan sungai sejenis Ikan Keli' atau sejenis ikan lele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;59. Bapak = Ayah, Panggilan terhadap orang tua laki-laki (orang tua kandung ataupun orang tua tiri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;60. Bass Tongkang = Bass Klasik yg biasanya bentuknya besar, diletakkan berdiri di atas lantai ketika dimainkan (jenis alat musik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;61. Batang Buro'/Batang Burok = Batang kayu yang sudah lapuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;62. Batang Buro'/Batang Burok = Nama salah satu kue khas Pontianak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;63. Bate = Rasa kesemutan, Mati rasa pada tubuh (biasanya pd kaki atau lengan) karena kelamaan tak bergerak, Kebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;64. Batulayang = Nama salah satu kawasan yang berada di Pontianak Utara. Di kawasan ini juga terdapat Makam Batulayang yg merupakan makam khusus Keluarga Besar Kesultanan Pontianak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;65. Bau = Bahu (punggung).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;66. Bau = Bau (kata netral utk jenis bau apapun, tdk seperti orang Jakarta yg menggunakan kata ini utk mengungkapkan bau yg busuk atau bau yg tdk sedap).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;67. Baulu = Kue Bolu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;68. Bau Biku'/Bau Bikuk  = Bau Kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;69. Bau Nage = Bau busuk seperti bau mulut naga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;70. Bawa' = Bawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;71. Bawa' = Bawa atau membawa suatu lantunan syair pd Seni Hadrah, Barzanji, dan Shalawat. Pd Seni Hadrah, hal ini dilakukan oleh Pemukul Tar yg melantunkan syair Hadrah pd saat jeda sebelum memukul kembali Tar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;72. Bawal = Nama sejenis ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;73. Be = Penegas di akhir kata atau di akhir kalimat. Misal: Betol be, Iye be, Aku be yang buat. Biasanya diucapkan oleh masyarakat Kota Mempawah dan sekitarnya (Kabupaten Pontianak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;74. Béb = Panggilan akrab terhadap Orang Melayu keturunan Arab yg memiliki gelar Habib di depan namanya. Panggilan ini juga kadang digunakan sebagai sapaan terhadap siapapun (tdk mesti terhadap orang yg bergelar Habib), mungkin hal tsb tak lebih hanya utk menunjukkan keakraban. Habib yaitu gelar khusus Orang Melayu keturunan Arab yg merupakan keturunan Nabi Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;75. Bebagh/Bebar = Deg-degan, Berdebar-debar (biasanya disertai semacam rasa takut yg menyelusup ke dlm hati).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;76. Bebal = Susah diajar/dididik, Sulit utk mencerna pelajaran, Sulit utk memahami suatu ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;77. Bedabol  = Bercakap-cakap yg kadang berpanjang lebar tak ingat waktu, Ngobrol ngalor ngidul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;78. Bedansing = Menari, Berdansa. Kata ini berasal dari Bahasa Inggris, yaitu "Dancing" yg artinya berdansa atau menari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;79. Bedebam = Bunyi seperti barang jatuh, dan bunyinya cukup keras (nyaring).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;80. Bedebos  = Lari Ngacir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;81. Bedebu  = Berlari sekencang-kencangnya, kabur, melarikan   diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;82. Bedebus  = lihat "Bedebos".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;83. Bedegagh/Bedegar = Kasar, kadang mengacu kepada sikap yang kasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;84. Bedél = Bedil atau Meriam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;85. Bedél Buloh = Bedil atau Meriam yg terbuat dari buloh (bambu) yg biasanya dimainkan oleh anak-anak pd saat Bulan Puase/Puasa (Bulan Ramadhan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;86. Bedél Buloh = Suatu ungkapan utk menyatakan perbuatan tdk menunaikan puasa atau berbuka puasa (makan, minum, merokok, dsb) pd siang hari bulan puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;87. Bedemon  = Kelamaan menunggu, Bermesraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;88. Bedémpét = Berdempet, menempel satu sama lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;89. Bedengkang  = Terik (Panas). Panas Bedengkang = Panas Terik atau sangat panas pd waktu siang harii (dlm konteks panas yg disebabkan oleh sinar matahari). Maklum, Pontianak kan salah satu kota yg pas dilalui oleh Garis Khatulistiwa/Equator (Garis Edar Matahari), sehingga cuaca pd siang harinya sangat panas seperti sedang berada di daerah padang pasir. Namun ini adalah panas yg alami dari efek sinar matahari, bukanlah panas karena polusi seperti di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;90. Bedengong = Berdengung, Bunyi sesuatu (kadang diasosiasikan dgn bunyi yg kurang enak), Bunyi yg hilang-hilang datang sehingga cenderung mengganggu pendengaran (seperti bunyi pesawat, bunyi nyamuk, dsb).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;91. Bedengong = Bau yg kurang enak (bagaikan suara yg mendengung).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;92. Bedenyut/Bedenyot  = Berdenyut (Digunakan dalam konteks rasa sakit), irama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;93. Bedepégh/Bedepér  = Tidak Jernih, Noise, Bergema.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;94. Bedepuh/Bedepoh  = Lari Tunggang-Langgang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;95. Bedesat = Pergi secara terburu-buru/Cepat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;96. Bedesing = Rasa sakit di telinga seperti ada bunyi yg terngiang-ngiang dgn frekwensi suara yg tinggi. Hal ini biasanya dirasakan setelah mendengarkan suara berfrekwensi tinggi, misalkan ketika mendengarkan bunyi Meriam Karbit (Meriam Karbit adalah tradisi di Kota Pontianak utk menyambut Idul Fitri). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;97. Bedesut  = Pergi secara terburu-buru/Cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;98. Bedesut = Lahap ketika makan, mungkin karena makanannya enak ataupun mungkin karena sedang lapar. Biasanya makannya dgn irama yg cepat, bahkan berkali-kali nambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;99. Bedimpét = Berdempet, Menempel satu sama lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;100. Begagap  = Meraba-raba, Mengira-ngira, Terbata-bata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;101. Begajol  = Nakal, Susah diatur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;102. Begampét  = Berdempet, menempel satu sama lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;103. Begasa'/Begasak = Berkelahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;104. Begegagh/Begegar = Bergetar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;105. Begetik  = Badan Berkeringat/Daki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;106. Bégha'/Bérak = Buang air besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;107. Beghabon/Berabon = Diasap-asapi. Biasanya menjadi suatu prosesi akhir setelah menamatkan latihan silat tradisional Melayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;108. Beghacah-ghacah/Beracah-racah = Saling Melakukan gerakan yg menyesatkan lawan (biasanya menggunakan senjata tajam) sebelum mengadakan serangan yg sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;109. Beghacu-ngacu/Beracu-Racu = Saling Melakukan gerakan yg menyesatkan lawan (biasanya menggunakan senjata tajam) sebelum mengadakan serangan yg sebenarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;110. Beghadu/Beradu = Bertanding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;111. Beghama'/Beramak = Keadaan sesuatu yang dipenuhi hama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;112. Beghama'/Beramak = suatu kiasan utk menyatakan bahwa kita merasa malu atau kehilangan muka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;113. Beghambos/Berambos = Pergi. Pd konteks tertentu biasanya digunakan untuk mengusir secara kasar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;114. Beghamo'/Beramok = Berkelahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;115. Beghang-Beghang/Berang-berang = Nama sejenis hewan (kalau tak salah, hidupnya di sekitar daerah rawa-rawa ataupun daerah yg banyak air, walaupun binatang ini sebenarnya bukanlah hewan air).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;116. Beghantam/Berantam = Saling berhantaman, Berkelahi, (kata orang Jakarta yaitu Berantem).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;117. Beghanto'/Berantok = Saling bertabrakan kepala bertemu kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;118. Beghanyot/Beranyot  = Ikut Arus Sungai Atau Laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;119. Beghas = Beras&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;120. Beghé'/Beré' = Beri (memberikan sesuatu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;121. Beghembon/Berembon = Berembun, Begadang, Terkena embun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;122. Beghemo/Beremo = Salah satu tradisi orang-orang Melayu keturunan Bugis. (masih agak ragu dgn kosakata dan deskripsinya. Bagi yg tahu, mohon masukannya).&lt;/span&gt;&lt;br style="color: red;" /&gt; &lt;br /&gt;123. Beghempah/Berempah = Berempah, Berbumbu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;124. Beghencah/Berencah = Berbumbu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;125. Beghi/Beri = Pukul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;126. Beghimpét/Berimpét = Berhimpit, Menempel satu sama lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;127. Beghinjot/Berinjot = Bergetar, Berderak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;128. Beghinjut/Berinjut = lihat Beghinjot/Berinjot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;129. Begho'/Berok = Beruk, Hewan sejenis monyet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;130. Beghoman/Beroman  = Pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;131. Béghot/Bérot  = Miring, Tidak lurus, Tidak rapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;132. Beghudu/Berudu = Bertabrakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;133. Beghunai/Berunai = Tempat pelacuran, Lokalisasi PSK/WTS. Kata ini berasal dari Bahasa Inggris, yaitu dari kata "Blue Night".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;134. Beghungot/Berungot = Menggerutu, Ngomel, (bahasa Jakarta-nya yaitu "Mendumel").&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;135. Beghunjot/Berunjot = Bergerak seperti sedang ditarik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;136. Beghunjut/Berunjut = lihat "Beghunjot/Berunjot". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;137. Beghunya'/Berunyak  = Ngomel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;138. Beghuwah/Beruwah = Tahlilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;139. Bégi = Suatu model celana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;140. Begumbu'/Begumbuk = Berselimut di tempat tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;141. Begumpal = Bergumpal, Mengkristal, Membentuk bulatan-bulatan (mungkin seperti air raksa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;142. Begumpal = Berkelahi dlm jarak dekat, mungkin seperti bergulat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;143. Beguyu'/Beguyuk = Bergerak-gerak (bergoyang-goyang) seperti sedang ditiup angin kencang atau gempa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;144. Bejéjégh/Bejejer  = Tersusun Rapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;145. Bejéngké'/Bejéngkék = Berjingkik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;146. Bejibun  = Sangat Banyak, Masif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;147. Bejijégh/Bejijér = lihat "Bejéjégh/Bejéjér".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;148. Bejingké'/Bejingkék = lihat "Bejéngké'/Bejéngkék". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;149. Bejingkét = Berjingkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;150. Bék = Pemain belakang pd olahraga sepakbola yg bertugas menghalangi agar bola tdk mendekat ke gawang.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;151. Bekal = Perbekalan, Uang Jajan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;152. Bekalot = Melakukan sesuatu karena panik atau diburu-buru waktu, Repot-repot melakukan sesuatu.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;153. Bekap = Bekap, Menutup mulut utk membungkam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;154. Békap  = Melempar keras-keras, Pukul atau dilempar pakai Bola Kasti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;155. Békagh/Békar = Piala (Trophy).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;156. Bekaghat/Bekarat = Berkarat (pd besi dan logam sejenisnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;157. Bekaghat/Bekarat = Berkelahi (biasanya pd konteks binatang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;158. Bekanjagh/Bekanjar = Bergerak-gerak (mungkin seperti melompat-lompat) ke atas ke bawah dsb, sehingga menimbulkan bunyi gaduh pd lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;159. Bekantan = Nama hewan sejenis monyet.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;160. Bekeghénah/Bekerénah = Mengerjakan sesuatu secara kreatif.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;161. Bekeghinah/Bekerinah = lihat " Bekeghénah/Bekerénah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;162. Bekeghoh/Bekeroh = Ngorok ketika tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;163. Bekemas  = Berberes-Beres, Berdandan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;164. Bekésah  = Berkisah, Bercerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;165. Bekincah = Berkelahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;166. Bekincah = Menghabiskan atau menyelesaikan sesuatu sampai tandas (selesai) dan cenderung secara cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;167. Bekisai  = Bergaruk-garuk, Menggaruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;168. Bekubang  = Mandi atau berenang di Sungai atau di Parit. Kadang sungai atau parit menjadi keruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;169. Bekumbah = Mencuci yg biasanya dgn cara menghabis-menghabiskan banyak air. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;170. Bekuntau = Berkuntau. "Kuntau" adalah salah satu gerakan (serangan) pd beladiri Kungfu yg cukup mematikan, yang dituju adalah mata si lawan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;171. Belacan  = Terasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;172. Belacu = Nama suatu jenis kain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;173. Beladagh/Beladar  = Ban dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;174. Belahauw  = Kurang Pintar (-- di akhir kata, yaitu "….hauw" diucapkan agak sengau/sengung --)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;175. Belalang Sembah = Belalang yg bentuknya seperti orang yg sedang menyembah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;176. Belampagh/Belampar = Tidur di lantai beramai-ramai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;177. Belampagh/Belampar = Kondisi ketika sesuatu (misalkan barang) yang bertabur-biaran di lantai, kadang juga cenderung kondisinya berantakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;178. Belampaghan/Belamparan  = Berantakan di lantai (pd konteks barang), Tidur di lantai beramai-ramai (pd konteks manusia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;179. Belampas = Pertarungan pd latihan silat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;180. Belan = Sakit di tubuh, biasanya terasa seperti ada biji di dalam kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;181. Belana'/Belanak = Nama suatu jenis ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;182. Belanat  = Pukul, Memukul sejadi-jadinya, Memukul semau-maunya, Memukul seenak hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;183. Belande Besunat = Belanda Bersunat, yaitu suatu ungkapan untuk menyatakan waktu yg masih lama, atau suatu pekerjaan yg mungkin sangat lama baru bisa direalisasikan dan diselesaikan, atau sesuatu yg tak mungkin utk dilaksanakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;184. Belang = Warna kulit yang tdk mulus dikarenakan terbakar panas dan semacamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;185. Belang-Belang = Warna bergaris-garis selang-seli antara satu warna dengan warna lainnya (seperti warna Zebra).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;186. Belanga'/Belangak = Belanga, Panci, Suatu wadah untuk memasak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;187. Belanggagh/Belanggar  = Bertabrakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;188. Belanggogh/Belanggor  = Nongkrong, Standby.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;189. Belangkégh/Belangkér  = Tak dipercaya, Pembohong, Pembual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;190. Belangkas = Nama hewan sejenis kepiting atau keramak (ketam/yuyu) yg besar, berkulit keras (menyerupai penyu), berekor panjang seperti sangkur yg dpt digerak-gerakkan (biasanya didapati berpasang-pasangan, di Jawa lazim disebut "mimi").&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;191. Belangkas = Sangkur yg bentuknya seperti ekor Belangkas.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;192. Belangkén = Sisa pembuangan minyak (biasanya berwarna agak hitam), Zat sisa pengolahan minyak tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;193. Belanta'/Belantak = Berkelahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;194. Belantu = Nama salah satu daerah (tempat) di Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;195. Belanya'/Belanyak = Menginjak-injak secara demonstratif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;196. Belas = Perasaan iba atau sedih melihat orang lain menderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;197. Belat = Sejenis alat utk menangkap ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;198. Belatogh/Belator  = Berjejer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;199. Belatong = Belatung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;200. Belau = Warna Biru. Kata ini diadaptasi dari Bahasa Inggris, yaitu "Blue" yg berarti "Biru".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;201. Belau  = Sejenis bahan pencerah pakaian (biasanya utk baju berwarna putih), serbuknya berwarna biru, digunakan pd air bilasan terakhir ketika mencuci pakaian utk mendapatkan efek warna biru cerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;202. Bele = Merawat, Mengasuh, Memelihara, Mengurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;203. Béle = Bela.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;204. Belebagh/Belebar  = Berlebaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;205. Belebau = Berkelahi. Lebau = Mendesak lawan dgn cara mengibaskan (atau lebih tepatnya memukulkan) senjata ke arahnya (biasanya senjata tumpul seperti tongkat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;206. Belebu'/Belebuk = Berkelahi. Lebu'/Lebuk = Memukul lawan dgn menggunakan tangan kosong (tdk menggunakan senjata).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;207. Beléghéng/Beléréng  = Naik Sepeda, Bersepeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;208. Belék = Kaleng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;209. Belema'/Belemak = Bersantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;210. Beleming  = Berminyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;211. Belendégh/Belendér = Berlendir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;212. Beléng = Beling, Pecahan kaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;213. Belénggang  = Melangkah Pergi, Jalan santai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;214. Belétégh/Belétér = Berkata-kata terus menerus dan tdk karuan maksudnya, Mengoceh, Mengomel (cenderung berulang-ulang, tak putus-putus, seakan-akan tak ada hentinya). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;215. Belia'/Beliak = Terkejut (kaget) dgn reaksi berupa membesarnya rongga mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;216. Belian = Kayu Besi/Kayu Ulin (pohon yg menghasilkan kayu ini hanya tumbuh di Kalimantan, kayunya sangat keras dan tahan rayap, sehingga sangat cocok untuk dijadikan bahan bangunan, namun harganya cukup mahal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;217. Belida'/Belidak = Nama sejenis ikan sungai (utk mendapatkan ikan ini cukup susah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;218. Belimpas = Berpapasan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;219. Belinat = Mengerjakan sesuatu secara serius. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;220. Belinya'/Belinyak = Menginjak-injak secara demonstratif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;221. Beliogh/Belior  = Keluar Air Liur/Ngiler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;222. Belitang = Nama salah satu daerah di Provinsi Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;223. Belitégh/Belitér = lihat "Belétégh/Belétér". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;224. Belitong = Nama salah satu pulau di Provinsi Bangke Belitong (Bangka Belitung).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;225. Belitong = Nama salah satu kampong yg terdapat di Kelurahan Bangke Belitong (Bangka Belitung) Kecamatan Pontianak Tenggara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;226. Belonggo'/Belonggok  = Banyak, Bertumpuk-tumpuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;227. Belukagh/Belukar  = Makelar, Pialang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;228. Belukang = Nama sejenis ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;229. Belonjogh/Belonjor = Selonjoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;230. Belodagh/Belodar = Nama sejenis kue basah khas Pontianak (semacam kue bolu) yg terbuat dari adonan santan yg dimasak secara khusus dan tepung gandum (terigu). Berbeda dengan kue basah atau bolu yg menggunakan mentega (margarin) sbg campuran adonannya, maka pd kue ini mentega diganti dgn santan yg dimasak secara khusus tsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;231. Beludagh/Beludar = lihat "Belodagh/Belodar".   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;232. Belunjogh/Belunjor = lihat "Belonjogh/Belonjor".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;233. Beluntas = Nama sejenis tumbuhan semak yang sering dibuat pagar, daunnya kecil dan agal bulat. Daunnya ini biasa dijadikan obat ataupun lalapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;234. Bemban = Nama suatu tumbuhan hutan menyerupai rotan, batangnya biasa dianyam menjadi bakul, tikar, bidai, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;235. Beminya'/Beminyak = Berminyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;236. Benaés  = Borok, kondisi luka yg parah, sering disertai  dgn keluarnya cairan nanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;237. Benam = Meneggelamkan, Menanamkan, Menyembunyikan, Memendam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;238. Béncot = Bengkak yg disebabkan karena bertubrukan atau terpukul benda keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;239. Benga'/Bengak  = Bodoh, Cenderung tidak tahu akan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;240. Bengagh/Bengar = lihat "Bangagh/Bangar".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;241. Bengal = Tuli sementara (mungkin karena ditampar, dsb).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;242. Bengal = Susah diajari, Susah memahami sesuatu, Susah memahami pelajaran, Bandel, Keras kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;243. Bengal-bengal = Sangat Bengal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;244. Bengam  = Bau apek (biasanya pada pakaian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;245. Bengam = Diam seribu bahasa, Sikap bungkam, Tidak mau berbicara seperti orang bisu padahal tdk bisu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;246. Bengas = Kondisi buah-buahan yg sudah rusak, tapi tak ketahuan dari luarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;247. Bengkaghong/Bengkarong = Binatang sejenis kadal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;248. Bengkas = Membuka atau membongkar sesuatu (misalkan pintu, dinding, lemari, dsb) secara paksa dan cenderung yg dibuka atau dibongkar itu menjadi rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;249. Bengkighai/Bengkirai = Nama sejenis pohon, kayunya sering dijadikan bahan bangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;250. Bengo'/Bengok = Suatu penyakit berupa pembengkakan di leher.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;251. Béngot = Miring, Tidak lurus, Tidak rapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;252. Béntol = Tanda di tubuh bekas gigitan nyamuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;253. Benua Melayu Daghat = Benua Melayu Darat, yaitu nama salah satu kelurahan di Kecamatan Pontianak Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;254. Benua Melayu Laot = Benua Melayu Laut, yaitu nama salah satu kelurahan di Kecamatan Pontianak Selatan.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;255. Bentan  = Bengkak sehabis sunat (khitanan) pd anak lelaki, Merasakan sakit lagi (kambuh) setelah sebelumnya sembuh (pd konteks khitanan yaitu setelah efek bius/sebalnya hilang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;256. Bentang = Menghamparkan (tikar, permadani, karpet, dsb), Mengembangkan (layar, sayap, dsb), Menguraikan atau menerangkan panjang lebar (pendapat, dsb).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;257. Benyai  = Rusak , Hancur, Bonyok, Lebam, Lembut, Lembek seperti bubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;258. Bepaham = Mencari kesepahaman (mufakat/kesepakatan), Berkesepahaman, Bermufakat, Bersepakat, Bermusyawarah, Berkompromi, Lobi-lobi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;259. Bepangka'/Bepangkak  = Saling Bertendang (kaki bertemu kaki).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;260. Bepaot  = Berpegang, Saling Tarik Menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;261. Bepekat = Mencari kesepakatan (mufakat), Bermufakat, Berkesepakatan, Berkesepahaman, Bermusyawarah, Berkompromi, Lobi-lobi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;262. Bepeloh  = Berkeringat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;263. Besa' Bual/Besak Bual = Sangat bohong, Suka dan sering membual (berbohong).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;264. Besa' Dagom/Besak Dagom  = Sangat Besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;265. Besa' Nabau/Besak Nabau  = Sangat Besar (diadaptasi dari hewan mitologi yg ada di Kalimantan Barat, yaitu "Nabau" yang berbentuk jelmaan Naga yang berukuran besar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;266. Besa' Malu/Besak Malu  = Malu, Pemalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;267. Besampo'/Besampok = Serentak, Berbarengan, Bersamaan waktunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;268. Besampo'/Besampok  = Tabrakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;269. Bésan = Hubungan kekerabatan antara orang tua suami dengan orang tua istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;270. Besilat = Bersilat, Berkelahi (biasanya kedu-dua yg bertarung menguasai Beladiri Silat, atau setidaknya beladiri yg lain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;271. Besile = Duduk bersila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;272. Besimbah  = Berhamburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;273. Besimbah = Bersimbah, Membuat menjadi basah, Mereciki air dlm jumlah yg banyak (kadang juga secara berlebihan). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;274. Besimpoh = Duduk bersimpuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;275. Besogha'/Besorak = Bersorak, Applause.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;276. Besogho'/Besorok = Bersembunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;277. Besugho'/Besurok = lihat " Besogho'/Besorok".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;278. Bét = Alat pemukul bola pingpong pada permainan (olahraga) tenis meja (pingpong). Kata ini diadaptasi dari Bahasa Inggris, yaitu dari kata "Bat" yg artinya pentungan atau alat pemukul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;279. Betabogh Biagh/Betabor Biar  = Berantakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;280. Betabu'/Betabuk = Berkelahi, Bertarung (biasanya menggunakan tangan kosong atau tanpa senjata).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;281. Betampok  = Permainan dengan Biji Keranji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;282. Betanda'/Betandak = Menari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;283. Betandang = Bertamu, Berkunjung, Singgah di suatu tempat atau ke suatu tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;284. Betang = Rumah Panjang (rumah tradisional Suku Dayak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;285. Betangas = Mengeluarkan keringat menggunakan panas asap ataupun panas uap air, Sauna, Memanaskan diri dgn uap, Mandi dgn uap (diuapi supaya berkeringat). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;286. Betanggam = Sangat puas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;287. Betapo'/Betapok  = Sembunyi, Bersembunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;288. Betaghé'/Betarék  = Adu Laju (Balapan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;289. Betas  = Terlepasnya jahitan pd kain atau pakaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;290. Beté'/Beték = Pepaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;291. Bété'/Béték = Genit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;292. Beteba'/Betebak = Berkelahi (biasanya menggunakan senjata).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;293. Betegagh/Betegar = Berkarat (pd besi ataupun logam sejenisnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;294. Beteghan/Beteran = Berusaha sekuat-kuatnya utk mengeluarkan isi perut (biasanya ketika buang air besar atau bisa juga pd saat yg lain), pd Bahasa Betawi yaitu "Ngeden".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;295. Beteka'/Betekak  = Perang Mulut (Berdebat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;296. Bétél = Suatu model rambut (mungkin diadaptasi dari nama grup band "The Beatles").&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;297. Beténggé'/Beténggék = Bertengger, atau duduk di suatu tempat dgn cara berjongkong (nongkrong). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;298. Betépé'/Betépék  = Berlebihan, Banyak, Bertumpuk, Cemong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;299. Betibu'/Betibuk = Berkelahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;300. Betimbos =Ditanam dalam tanah (seperti halnya mengubur mayat). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;301. Betindé'/Betindék = Bertindik, Memakai anting-anting, Proses melubangi telinga utk dijadikan sbg tempat memasnag anting-anting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;302. Betindéh = Menghimpit (bertumpuk) yg satu di atas yg lain, Overlapping.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;303. Beting = Nama salah satu kampong (termasuk wilayah Kelurahan Dalam Bugis) yg berada di dekat kawasan Istana Qadriyah Kesultanan Pontianak (Kecamatan Pontianak Timur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;304. Betinggé'/Betinggék = lihat "Beténggé'/Beténggék". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;305. Betinju = Bertinju, Berkelahi (biasanya dgn tangan kosong, berkelahi ala Koboi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;306. Betipé'/Betipek = lihat "Betépé'/Betépék".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;307. Betombo'/Betombok  = Berkelahi, Bertarung (cenderung menggunakan tangan kosong seperti orang yg sedang bertinju).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;308. Betuah  = Bertuah, Keberuntungan, Kemujuran, Bernasib baik, Berkekuatan gaib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;309. Betuah Ghaye/Betuah Raye = Suatu ungkapan yg menyatakan bahwa sesuatu itu sangat wah, sangat beruntung, sangat mujur, bernasib sangat baik. Karena itulah, kadang diasosiasikan bahwa hal tsb sulit utk dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;310. Bezanji = Barzanji, yaitu suatu jenis sastra Arab yg biasanya dibaca pd saat Maulid Nabi Muhammad atau pd hajatan-hajatan tertentu (seperti pd tradisi Gunténg Ghambot/Gunténg Rambot atau Naé' Tojang/Naék Tojang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;311. Bibi' = Panggilan akrab terhadap perempuan Madura yg mungkin seumuran dgn ibu kita atau lebih tua dari ibu kita. Kadang juga merupakan panggilan akrab terhadap perempuan Madura yang berprofesi sbg penjual sayuran, makanan, minuman, dan sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;312. Bicin = Vetsin (penyedap rasa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;313. Bidagh/Bidar = Sejenis sampan yg digunakan untuk lomba balap sampan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;314. Bighah/Birah = Genit yg cenderung berlebihan (kegatalan). Kata ini diambil dari nama suatu jenis tumbuhan Keladi (talas) yg getahnya sangat gatal jika tersentuh ke tubuh kita. Keladi jenis ini sepertinya tak pernah dijadikan sbg bahan makanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;315. Bighas/Biras = Hubungan kekerabatan antara ipar dgn ipar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;316. Bigi' = Biji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;317. Bigi' Kedambi'/Bigik Kedambik  = Testis (buah zakar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;318. Bigi' Kelepégh/Bigik Kelepér = Testis (buah zakar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;319. Bigi' Pelégh/Bigik Pelér = Testis (buah zakar)  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;320. Biji' = lihat "Bigi'".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;321. Biji' Kedambi'/Bijik Kedambik  = lihat "Bigi' Kedambi'/Bigik Kedambik".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;322. Biji' Kelepégh/Bijik Kelepér = lihat "Bigi' Kelepégh/Bigik Kelepér".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;323. Biji' Pelégh/Bijik Pelér = lihat "Bigi' Pelér/Bigik Pelér".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;324. Biku'/Bikuk = Hewan sejenis labi-labi atau kura-kura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;325. Biku'/Bikuk = Sejenis penyakit di kaki (mungkin semacam kutu air).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;326. Bile  = Bila, Kapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;327. Bilogh/Bilor = Tanda di tubuh bekas terkena pukulan ataupun hantaman benda keras ataupun cambuk, Tanda bekas luka ataupun tergores. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;328. Binat = Mengerjakan sesuatu secara serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;329. Bingal  = Tidak mau mendengarkan nasihat, Bandel, Keras kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;330. Bincot = lihat "Béncot".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;331. Bingkas = Bergerak secara cepat (tak banyak cingcong). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;332. Bingke = Suatu penganan (kue) khas Pontianak yg terbuat dari adonan tepung, telur, dan campuran lainnya. Cetakannya terbuat dari logam khusus (mungkin tembaga), bentuknya seperti bunga yg sedang mekar atau bintang yg ujungnya oval. Dimasak dengan cara meletakkan cetakan yg sudah berisi adonan langsung di atas api. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;333. Bingke Beghendam/Bingke Berendam = Salah satu jenis Kue Bingke yg paling enak karena di dlm adonannya sangat banyak campuran telur. Jenis Bingke ini teksturnya sangat lembut, terlihat seperti berendam di dlm air.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;334. Bingot = lihat "Béngot".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;335. Bini = Istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;336. Bintét = Tanda merah di area sekitar mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;337. Bintol = lihat "Béntol".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;338. Biryani = Nasi berminyak yg di dalamnya terdapat campuran daging dan beberapa campuran lainnya (merupakan masakan/makanan khas orang-orang Melayu keturunan Arab).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;339. Bisan = lihat "Bésan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;340. Bising  = Ribut, Suasana yg tdk nyaman, Risau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;341. Bisték = Bistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;342. Blahauw = lihat "Belahauw".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;343. Blankégh/Blangkér = lihat "Belangkégh/Belangkér".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;344. Blanat  = lihat "Belanat".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;345. Blau = lihat "Belau".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;346. Blék = lihat "Belék".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;347. Blodagh/Blodar = lihat "Belodagh/Belodar".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;348. Bludagh/Bludar = lihat "Beludagh/Beludar".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;349. Bob = Pangilan akrab terhadap sesama teman lelaki (mungkin seperti kata "Bro" pd bahasa gaul).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;350. Boco'/Bocok = Kelambu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;351. Bodoh Bale  = Sangat Bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;352. Bodok = Nama salah satu daerah (tempat) di Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;353. Boghdah/Bordah = Burdah, yaitu suatu jenis sastra Arab yg biasanya dibaca pd saat Maulid Nabi Muhammad atau pd hajatan-hajatan tertentu (seperti pd tradisi Gunténg Ghambot/Gunténg Rambot atau Naé' Tojang/Naék Tojang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;354. Bol = Bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;355. Bombe = Pemadam kebakaran. Kata ini diadaptasi dari Bahasa Inggris, yaitu "Bomber".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;356. Bombon  = Permen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;357. Bonbon = lihat "Bombon".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;358. Boneng = Gigi yg tersembul keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;359. Bonyo'/Bonyok = Kondisi buah yg sudah rusak. Kerusakannya terlihat dari luar buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;360. Bonyo'/Bonyok = Muka yg lebam-lebam karena dipukul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;361. Boto'/Botok  = Pepes Ikan yg dibungkus dgn daun Mengkudu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;362. Boy = Pangilan akrab terhadap sesama teman lelaki (mungkin seperti kata "Bro" pd bahasa gaul).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;363. Brén  = Senjata otomatis (Sejenis Ak47, M16, dll).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;364. Buagh/Buar = Boros.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;365. Buah Kana = Nama sejenis buah-buahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;366. Buah Nona = Nama sejenis buah-buahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;367. Bual = Bohong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;368. Buang Gas = Kentut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;369. Buang Tebiat   = Sikap/Perilaku aneh sebelum terjadinya musibah, Kelakuan yang tidak biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;370. Buang-buang = Tradisi membuang telur (dan sebagainya yg disyaratkan) ke sungai utk menghindarkan bencana ataupun sbg salah satu syarat pd beberapa upacara adat Melayu Pontianak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;371. Buat = Buat, Bikin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;372. Buat = Untuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;373. Buat-buat = Guna-guna, Teluh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;374. Buaya'/Buayak = Buaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;375. Bubogh/Bubor = Bubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;376. Bubogh Asughah/Bubor Asurah = Bubur 'Asyura, yaitu makanan khas Melayu yg khusus dibuat dan disajikan pd saat Perayaan Hari Asughah ('Asyura) setiap tanggal 10 Muharram tahun Hijriyah. Makanan ini yaitu berupa bubur kacang hijau yang dicampur dengan 10 macam bahan makanan. Bubur kacang hijau ini dimasak bersama dgn santan dan rasanya manis yg didapatkan dari Gula Merah ataupun Gula Kelapa. Bubur ini dibuat oleh tiap-tiap rumah dgn bahan campuran yg berbeda-beda, setelah itu barulah dikumpulkan di surau, langgar, ataupunn masjid terdekat. Setelah semua "Bubogh Ashughah" itu terkumpul, kemudian semuanya dicampur-aduk menjadi satu. Setelah ritual pembacaan doa selesai, barulah "Bubogh Asughah" yg telah bercampur aduk itu dihidangkan. "Asughah" ('Asyura) merupakan tradisi keislaman di Pontianak (Hari Asughah) yg dirayakan setiap tgl 10 Muharram (pd sistem penanggalan Hijriyah) yg biasanya tiap kampong mempunyai tradisi yg berbeda-beda. Misalkan dengan mengadakan semacam ritual pembacaan doa di surau, langgar, ataupun masjid terdekat. Setelah itu dihidangkanlah "Bubogh Asughah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;377. Bubogh Lambo'/Bubor Lambok = Bubur Lambok, yaitu makanan khas Melayu (tapi sayang tak bisa dideskripsikan, karena lupa modelnya seperti apa dan disajikan pd saat apa. Bagi yg tahu, mohon masukannya).&lt;/span&gt;&lt;br style="color: red;" /&gt; &lt;br style="color: red;" /&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; 378. Bubogh Makghoni/Bubor Makroni = Bubur Makaroni, yaitu makanan khas Melayu berupa bubur yg bahan utamanya adalah makaroni dicampur kentang, dsb. (mengenai nama dan deskripsinya masih agak ragu, karena bisa jadi Bubor Makroni dan Bubor Sop adalah makanan yg sama. Bagi yg tahu, mohon masukannya).&lt;/span&gt;&lt;br style="color: red;" /&gt; &lt;br style="color: red;" /&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; 379. Bubogh Méghah Putéh/Bubor Mérah Putéh = Bubur Merah Putih, buburnya terdiri dari dua warna, yaitu Coklat dan Putih. Yg Coklat rasanya manis, sedangkan yg putih rasanya agak asin/gurih (atau mungkin kebalikannya. Bagi yg tahu, mohon masukannya). Bubur ini dibuat dan disajikan pd saat prosesi pemberian nama anak. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;380. Bubogh Pedas/Bubor Pedas = Bubur Pedas, yaitu makanan khas Melayu berupa bubur yg bahan utamanya yaitu beras yang ditumbuk (dihaluskan), dicampur berbagai macam sayuran. Nuansa rasanya yg khas didapatkan dari Daon Kesom (Daun Kesum).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;381. Bubogh Sop/Bubor Sop = Bubur Sop, yaitu makanan khas Melayu berupa bubur nasi yang di dalamnya terdapat campuran kentang, makaroni, daging sapi, dsb, berkuah kaldu (sop) yg dimasak bersama bubur, taburannya berupa daun sop, daun bawang, dan bawang goreng. (mengenai nama dan deskripsinya masih agak ragu, karena bisa jadi Bubor Makroni dan Bubor Sop adalah makanan yg sama. Bagi yg tahu, mohon masukannya).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;382. Bubogh Sumsum/Bubor Sumsum = Bubur Sumsum, yaitu makanan khas Melayu yg biasanya dibuat dan disajikan setelah selesainya berkemas-kemas memberesi segala hal usai resepsi pernikahan. Makanan ini terbuat dari tepung yg dicampur berbagai bahan dan dimasak menjadi bubur dan disajikan berkuah manis. Dinamakan "sumsum", karena bubur ini berwarna putih bagaikan sumsum, dan dimakan dgn maksud utk menambah "sumsum" tubuh kita setelah letih bekerja mengadakan resepsi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;383. Buco'/Bucok = lihat "Boco'/Bocok". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;384. Bucu'/Bucuk = lihat "Boco'/Bocok".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;385. Budak-budak  = Anak-anak, Teman-teman, Kawan-kawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;386. Budu'/Buduk = Makanan yg terbuat dari ikan yang dibusukkan, atau lebih tepatnya diawetkan dengan cara diasamkan  (difermentasi/dipekasam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;387. Bugél = Bugil, Telanjang bulat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;388. Bugés = Bugis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;389. Bughdah/Burdah = lihat "Boghdah/Bordah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;390. Bughong Daghe/Burong Dare = Burung Dara (burung merpati).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;391. Bughong Layang-layang/Burong Layang-layang = Nama burung yg sejenis burung walet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;392. Bughong Pipit/Burong Pipit = Nama sejenis burung yg kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;393. Bughot/Burot = Burut, Hernia, Turun Bero'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;394. Bujang  = Anak Muda Laki-laki, Pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;395. Bujogh/Bujor  = Bujur, Lurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;396. Bujogh/Bujor = Suatu sesi pd pertunjukan Seni Zikir Hadrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;397. Bujogh Aghos/Bujor Aros  = Menurut, Ikut Mainstream, Tidak Macam2, Diluruskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;398. Buka' Sumbat/Bukak Sumbat = Kentut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;399. Bukan Name  = Ungkapan utk menyatakan bahwa sesuatu tsb Sangat, Lebih, ataupun Paling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;400. Bulagh/Bular  = Cacat Mata, Rabun, Tak Jelas Penglihatan, Kelainan pd mata berupa bola mata yg berwarna agak putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;401. Bulai = Bule, Albino, Kelainan pd pigmen kulit sehingga keseluruhan tubuh menjadi berwarna putih bagaikan kulit orang Bule (Eropa &amp;amp; sebangsanya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;402. Buloh = Buluh, Bambu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;403. Bumbe = lihat "Bombe".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;404. Buncai = Hancur berantakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;405. Bundong = Tali Rafia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;406. Bundong Jepang = lihat "Bundong".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;407. Bungas  = Yang pertama (perdana), Yang melakukan pertama kali (Bahasa Jakarta yaitu "yang memperawani").&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;408. Bunsai = lihat "Buncai".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;409. Buntal = Gembung, Buncit, Gemuk, Membungkus dgn kain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;410. Buntal = Nama sejenis ikan yg bisa menggemukkan perutnya bila disentuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;411. Buntat  = Kesayangan, Satu-satunya/hanya (jika digunakan pada konteks manusia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;412. Buntat = Sejenis batu-batuan yg mirip sesuatu (bagian yg menjadi keras dan membatu pd tumbuh-tumbuhan atau badan binatang). Biasanya dijadikan sbg batu cincin, liontin, dan perhiasan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;413. Buntong = Buntung. Sinonimnya yaitu: Kodong atau Kudong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;414. Bunyo'/Bunyok = lihat "Bonyo'/Bonyok".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;415. Bugho' Laco'/Burok Lacok  = Jelek Sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;416. Bugho' Lanta'/Burok Lantak = Sangat buruk, Sangat jelek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;417. Bugho' Siku'/Burok Sikuk  = Memberi lalu mengambil/meminta kembali dgn tdk Ikhlas, Kondisi ketika seseorang yg telah mengerjakan sesuatu yg kemudian pekerjaannya itu diakui oleh orang lain (diakui dikerjakan oleh orang lain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;418. Busu' Lagho'/Busuk Larok = Sangat busuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;419. Busu' Lanta'/Busuk Lantak = Sangat busuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;420. Busu' Lasu'/Busuk Lasuk  = Bau yang teramat sangat, Sangat Busuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;421. Buta'/Butak = Buta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;422. Buta' Kayu'/Butak Kayu  = Tidak tahu apa-apa, Buta Huruf, Buta Aksara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;423. Butoh  = Alat kelamin laki-laki (Penis, Zakar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;424. Butohayah = Suatu kata umpatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;425. Butoh Ayah = lihat "Butohayah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;426. Butol Tegulé'-gulé'/Butol Tegulék-gulék  = Botol Berguling-guling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Diedit dan disusun ulang oleh:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/hanafi.mohan"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;dan sumbangsih yang begitu besar dari&lt;/i&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1343403724"&gt;Hendra Gunawan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/andries.maha"&gt;Andries Maha&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1637652583"&gt;Acid Moeslim&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;serta rekan-rekan Facebooker yang tergabung di&lt;/i&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=55419648112"&gt;Grup FB Pontianak - KalBar&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;khususnya yang telah menyumbangkan Kosakata Bahasa Melayu Pontianak, serta ide, saran, dan kritikan pada diskusi&lt;/i&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/search/?q=pontianak+kalbar&amp;amp;init=quick#%21/topic.php?uid=55419648112&amp;amp;topic=8291"&gt;Tesaurus Bahasa Melayu Pontianak&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keterangan Huruf, Gabungan Huruf, Tanda Baca Khusus, dan Pelafalannya (Transliterasi):&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&amp;gt; gh = dibaca seperti membaca huruf Ghain/Aaghin pada aksara Arab. Seperti orang Perancis yang mengucapkan huruf "r", seperti: Mercy, Bonzour.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&amp;gt; ' = seperti mengucapkan huruf Hamzah pada aksara Arab, biasanya terletak di akhir kata. Seperti mengucapkan kata: Tidak, Tak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&amp;gt; é = e pepet, seperti membaca: Tameng, Bopeng, Pepet, Copet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keterangan Warna:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&amp;gt; &lt;span style="color: red;"&gt;Kata berwarna merah&lt;/span&gt; = Kosakatanya, atau deskripsinya, atau kosakata dan deskripsinya masih agak ragu betul atau tidaknya (kemungkinan masih ada yang keliru). Patut ditelusuri lebih lanjut kosakatanya, atau deskripsinya, atau kosakata dan deskripsinya yang tepat dan tidak keliru. Bagi yang tahu, mohon masukannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kosakata yg patut diperiksa lagi keakuratannya karena mungkin terdapat kekeliruan dan keraguan yaitu nomor: 122, 377, 378, 379, 381.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber Gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Pontianak"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Pontianak&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2010/03/entry-b-kosakata-bahasa-melayu.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-240706250112116829?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/240706250112116829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/03/entry-b-kosakata-bahasa-melayu.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/240706250112116829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/240706250112116829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/03/entry-b-kosakata-bahasa-melayu.html' title='(Entry B) Kosakata Bahasa Melayu Pontianak'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S5Rz-RhmsiI/AAAAAAAAAMI/lWPq9WfQ9vk/s72-c/lambang%20kesultanan%20Ptk.png' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-2631736328034533475</id><published>2010-02-25T21:36:00.005+07:00</published><updated>2010-02-26T14:46:38.031+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kosakata Bahasa Melayu Pontianak'/><title type='text'>(Entry A) Kosakata Bahasa Melayu Pontianak</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S4aOi4X891I/AAAAAAAAAME/honSuIAi4dQ/s1600-h/Id-ponti.png" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="161" src="http://4.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S4aOi4X891I/AAAAAAAAAME/honSuIAi4dQ/s200/Id-ponti.png" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Bendera Kesultanan Pontianak&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Alhamdulillah, selesai juga Entry A &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/search/label/Kosakata%20Bahasa%20Melayu%20Pontianak"&gt;Kosakata Bahasa Melayu Pontianak&lt;/a&gt;. Awal penyusunan Kosa Kata ini adalah dari Diskusi mengenai &lt;a href="http://www.facebook.com/search/?q=pontianak+kalbar&amp;amp;init=quick#%21/topic.php?uid=55419648112&amp;amp;topic=8291"&gt;Tesaurus Bahasa Melayu Pontianak&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=55419648112"&gt;Grup FB Pontianak - KalBar&lt;/a&gt;. Tentunya telah banyak kontribusi dari teman-teman di Grup FB Pontianak-Kal-Bar yang telah ikut menyumbangkan kosakata ini. Sungguh seru, dan banyak cerita di balik penyusunan Kosakata Bahasa Melayu Pontianak ini. Kami di Grup FB Pontianak-Kal-Bar sungguh bersemangat menyumbangkan Kosakata Bahasa Melayu Pontianak yang kami ketahui. Ternyata, sungguh banyak kosakata dari bahasa ibu dan bahasa daerah kami ini. Mungkin sebelumnya kami tak pernah menyadari hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik demi pelestarian Bahasa Melayu Pontianak. Tak banyak yang kami harapkan, kecuali agar Bahasa Melayu Pontianak yang kaya, indah, dan unik ini bisa memasyarakat lebih luas lagi, bahkan mungkin hingga ke seluruh dunia. Bagi yang mengetahui mengenai Bahasa Melayu Pontianak dipersilakan untuk menyumbangkan ide, gagasan, kritikan, dan juga menyumbangkan kosakata-kosakata Bahasa Melayu Pontianak di kolom komentar pada tulisan ini. Bagi masyarakat Pontianak di mana pun berada dan apapun suku bangsa anda, mudah-mudahan sedikit kosakata yang ada pada postingan ini bisa menjadi semacam memori kolektif kedaerahan kita, dan mungkin juga semacam nostalgia akan Kota Pontianak tercinta. Bagi yang bukan berasal dari Pontianak, mudah-mudahan postingan ini bisa menjadi semacam wawasan baru mengenai keindonesiaan, kebudayaan, dan kebahasaan dalam lingkup Wawasan Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, selamat membaca Entry A Kosakata Bahasa Melayu Pontianak berikut ini. Entry-entry berikutnya akan menyusul kemudian pada postingan-postingan selanjutnya. Bagi yang mungkin agak susah membacanya karena ada karakter-karakter khusus dan pelafalan yang khas dari Bahasa Melayu Pontianak, silakan membaca dahulu bagian keterangan pada bagian akhir dari postingan ini. Tanpa berpanjang lebar, silakan membaca entry di bawah ini. Mudah-mudahan bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;~ A ~&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Aba' = Panggilan terhadap Orang tua laki-laki (orang tua kandung ataupun orang tua tiri). Diadaptasi dari Bahasa Banjar yg juga masih serumpun dengan Bahasa Melayu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Abah = Panggilan terhadap orang tua laki-laki (orang tua kandung ataupun orang tua tiri). Kemungkinan diadaptasi dari Bahasa Arab atau diadaptasi dari panggilan sehari-hari orang-orang Melayu keturunan Arab yg ada di Pontianak dan sekitarnya terhadap orang tua laki-lakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Abang = Panggilan terhadap saudara laki-laki yg lebih tua dari kita. Juga merupakan panggilan akrab terhadap siapapun (laki-laki) yg lebih tua dari kita yg memang pantas kita panggil Abang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Abang = Gelar kebangsawanan (ningrat) pd salah satu kesultanan yg ada di Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Abi = Panggilan terhadap orang tua laki-laki (orang tua kandung ataupun orang tua tiri). Kemungkinan diadaptasi dari Bahasa Arab atau diadaptasi dari panggilan sehari-hari orang-orang Melayu keturunan Arab yg ada di Pontianak dan sekitarnya terhadap orang tua laki-lakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Abu = Panggilan terhadap orang tua laki-laki (orang tua kandung ataupun orang tua tiri). Kemungkinan diadaptasi dari Bahasa Arab atau diadaptasi dari panggilan sehari-hari orang-orang Melayu keturunan Arab yg ada di Pontianak dan sekitarnya terhadap orang tua laki-lakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Abu = Bekas pembakaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Acagh/Acar = Acar, Makanan yg dibuat dari buah-buahan, sayuran, dsb yg diasamkan dgn cuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Acah = Main-main, Pura-pura, Melakukan gerakan yg menyesatkan lawan sebelum mengadakan serangan yg sebenarnya, Melakukan sesuatu dgn berpura-pura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Acam Mane  = Bagaimana, Bertanya, biasa juga pengucapannya disingkat saja (Cammane?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Acap  = Banjir, Air Pasang Naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Acap = Kerap, Sering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Aci = Saripati atau Tepung. Misalkan: Aci Sagu = Saripati Sagu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Aci = Menghaluskan dinding yg baru disemen dgn semen yg dicampur air.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Aci'/Acik = Berasal dari kata keci' (kecil), yaitu panggilan dalam Sistem Kekerabatan Melayu Pontianak yang artinya adalah orang yang ciri-ciri tubuhnya lebih kecil di antara saudara-saudaranya, dengan catatan dia bukan anak pertama (Along), bukan anak kedua (Angah), bukan anak ketiga (Ude), bukan anak yang bungsu (Usu/Ucu), dan bukan juga anak tunggal (Unggal). Biasanya disingkat "Ci'/Cik" saja. Misal: Pak Cik, Mak Cik, Bang Cik, Kak Cik, Tok Cik, Nék Cik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Ade = Ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Adé'/Adék = Adik, panggilan terhadap saudara (laki-laki ataupun perempuan) yang lebih muda dari kita. Juga merupakan panggilan akrab terhadap siapapun (laki-laki ataupun perempuan) yang lebih muda dari kita yang memang pantas kita panggil seperti itu. Biasanya disingkat Dé'/Dék saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Adoi  = Aduh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Ado'/Adok = Aduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. 'Aén = 'Ain, yaitu nama huruf Arab (hijaiyah) yg berada pada urutan ke-18.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Aé'/Aék  = Air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Aé' Blék/Aék Blék  = Air Kaleng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Aé' Botol/Aék Botol  = Air Botol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Aé' Es/Aék Es = Air Es&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Aé' Gas/Aék Gas  = Air yang ada gasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Aé' Ghoja'/Aék Rojak  = Air yang terbuat dari timun (mentimun) dan nenas (nanas). Kadang rasanya agak pedas, karena dicampur cabe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Aé' Ghuja'/Aék Rujak  = Air yang terbuat dari timun (mentimun) dan nenas (nanas). Kadang rasanya agak pedas, karena dicampur cabe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Aé' Hangat-hangat Kuku/Aék Hangat-hangat Kuku = Air putih yang hangat, tapi tidak terlalu panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Aé' Kencing Beghanyot/Aék Kencing Beranyot= Air kopi dan semacamnya yg tak karuan rasanya, karena tidak kental dan cenderung tawar (tidak manis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Aé' Meghéné'/Aék Merénék  = Air Mendidih 100 derajat Celcius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Aé' Melega'/Aék Melegak = Air Mendidih 100 derajat Celcius. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Aé' Mendidéh/Aék Mendidéh = Air Mendidih 100 derajat Celcius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. Aé' Panas/Aék Panas = Air Panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. Aé' Pasang/Aek Pasang = Air pasang naik dari sungai/laut yg rutin terjadi setiap tahunnya di Pulau Kalimantan, terutama di kawasan yg dekat dgn sungai/laut.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. Aé' Pengambos/Aék Pengambos = Air ramuan untuk menghilangkan panas ketika sedang demam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Aé' Penguségh/Aék Pengusér = Air Pengusir, yaitu Ae' Seghbat ataupun Ae' Sepang yg disajikan pd akhir suatu acara/resepsi dengan maksud agar tamu mengerti bahwa acara atau resepsi tsb sudah berakhir, sehingga mereka (tamu) bisa bersiap-siap utk segera meninggalkan tempat acara/resepsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. Aé' Pipo/Aék Pipo = Soft Drink Khas Pontianak, kemasan botol atau. kantong plastik kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Aé' Putéh/Aék Putéh = Air Putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Aé' Sasi/Aék Sasi = Soft Drink Khas Pontianak, kemasan botol atau. kantong plastik kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. Aé' Seghbat/Aék Serbat = Air Serbat, yaitu air yang diramu dari campuran rempah-rempah, baunya harum, dan rasanya cukup manis. Air ini biasanya disajikan pada akhir suatu acara/resepsi. Masyarakat Pontianak mengenalnya sebagai air pengusir (Aé' Pengusegh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. Aé' Seju'/Aék Sejuk = Air Putih yang tidak panas dan tidak pula dingin (Bukan air panas dan bukan pula air es).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42. Aé' Sepang/Aék Sepang = Air Sepang, yaitu air yang diramu dari campuran rempah-rempah, baunya harum, dan rasanya cukup manis. Bahan utamanya adalah Sepang. Air ini biasanya disajikan pada akhir suatu acara/resepsi. Masyarakat Pontianak mengenalnya sebagai air pengusir (Aé' Pengusegh). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43. Aé' Setengah Mati/Aék Setengah Mati = Air Putih yang tidak panas dan tidak pula dingin (Bukan air panas dan bukan pula air es).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44. Aé' Suam-suam Kuku/Aék Suam-suam Kuku = Air putih yang hangat, tapi tidak terlalu panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45. Aé' Sughot/Aék Surot = Air surut setelah beberapa jam terjadi pasang naik dari sungai-sungai yang ada di Pulau Kalimantan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;46. Aga'/Agak = Agak (cenderung).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47. Aga'/Agak = Menemui seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48. Agas = Sejenis nyamuk yang biasanya berada di tanah becek seperti di sawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;49. Agé'/Agék  = Lagi, biasa juga diucapkan secara singkat (ge'/gek).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50. Agha'/Arak = Arak, Minuman Keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;51. Agha'/Arak = Arak, Berjalan bersama-sama dgn beriring-iringan (biasanya pd rombongan pengantin/mempelai laki-lakii yg menuju ke rumah pengantin/mempelai perempuan ataupun rombongan khataman Alquran yg menuju ke rumah guru mengajinya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;52. Aghab = Arab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;53. Aghén = Aghin/Ghain, yaitu nama huruf Arab (hijaiyah) yg berada pada urutan ke-19.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;54. Agi'/Agik = Lagi, biasa juga diucapkan secara singkat (ge'/gek).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;55. Aghét/Arét = Arit (Senjata tajam khas suku Madura sejenis celurit atau carok). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;56. Aghet/Aret = Suatu alat untuk mencari ikan di sungai. Alat ini dimasukkan ke air (sungai), kemudian ditarik menggunakan sampan ataupun sambil berjalan di jalan Gertak yang ada di pinggir sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;57. Agi'/Agik = Lagi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;58. Ajan = Azan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;59. Aka'/Akak = Kakak, panggilan terhadap saudara perempuan yang lebih tua dari kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;60. Aki = Kakek, Orang tua laki-laki dari orang tua kita, Dato'/Datok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;61. Akogh/Akor = Akur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;62. Akoghdion/Akordion = Akordion, yaitu alat musik yg digendong di depan, bilah-bilah nadanya seperti bilah-bilah nada pada piano (menggunakan tuts-tuts nada), sumber suaranya dihasilkan dengan cara memompa (tangan kanan memencet tuts nada, sedangkan tangan kiri memompa anginnya). Alat musik ini biasanya digunakan untuk mengiringi lagu-lagu Melayu (Senandong, Zapin, Dondang, Joget, dan semacamnya). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;63. Aku = Saya. Kata "Aku" biasanya diucapkan sebagai kata ganti orang pertama terhadap orang kedua yang sebaya ataupun lebih muda dari kita. Kata ini tak boleh diucapkan di hadapan orang yang lebih tua dari kita, karena bisa dianggap kurang ajar/kurang sopan/kurang beradat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;64. Alama'/Alamak  = Ya Ampun, Ucapan spontan karena kaget atau Takjub atau Kecewa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;65. Alang = Panggilan dalam Sistem Kekerabatan Melayu Pontianak terhadap seseorang yang sebelumnya telah terlanjur dipanggil sebagai Usu/Ucu (anak bungsu), tapi tiba-tiba ia punya adik lagi, sehingga adiknyalah yang kemudian dipanggi Usu/Ucu (bungsu). Kalau masih tersedia nama panggilan lain terhadap dirinya yang cocok dengan urutan kelahiran ataupun ciri-ciri fisiknya, misalkan Angah (anak kedua), Ude (anak ketiga), Cik (kecil), Itam (hitam), Uneng (kuning), Uteh (putih), Anjang (panjang), Anda' (pendek), Inde' (pendek), ataupun Mok/Mo' (gemuk), maka ia memakai panggilan itu. Tapi kalau tidak ada lagi urutan kelahiran ataupun ciri-ciri fisik yang tersedia dan cocok untuk dirinya, maka dia kemudian dipanggil Alang (biasa juga disingkat "Lang"). Misal: Bang Alang, Bang Lang, Pak Alang, Pak Lang, To' Alang, Ne' Alang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;66. Alang = Halang, Lintang, Dinding penyekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;67. Alang-Alang  = Tidak Tuntas, Tanggung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;68. Alang-Alang = Dek, Para', Loteng, Langit-langit, Bagian atas rumah yang berada pas di bawah atap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;69. Alang Kepalang = Tidak tuntas, Tanggung, Alang-alang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;70. Alaydrus = Al-Idrus, yaitu nama salah satu marga keturunan Arab (dikatakan juga sebagai keturunan Nabi Muhammad) yang berasal dari Hadhralmaut-Yaman. Orang-orang Melayu keturunan Arab bermarga Alaydrus (Al-Idrus) ini banyak berdiam di Pontianak dan sekitarnya. Juga merupakan marga dari keluarga besar Kesultanan Kubu yg berada di Kabupaten Kubu Raya-Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;71. Alép = Alif, Nama huruf pertama pd urutan huruf hijyaiyah (abjad Arab). Biasa juga dijadikan istilah utk menyatakan bahwa seorang lelaki itu tdk mandul atau tdk lemah syahwat.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;72. Ale-Ale = Makanan khas masyarakat Kalimantan Barat berupa kerang yang diawetkan dengan cara difermentasi (dipekasam).    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;73. Aléh  = Alih, Ganti, Mengubah, Memindahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;74. Ali = Ngali-ngali = Menghalang-halangi pandangan ataupun gerakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;75. Ali-Ali = Pengumban tali, Tali pelontar batu. Biasanya pada permainan Kelayang (layang-layang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;76. Almaghi/Almari = Lemari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;77. Almanak = Kalender&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;78. Along = Panggilan terhadap anak pertama (sulung) dalam Sistem Kekerabatan Melayu Pontianak. Biasanya disingkat "Long" saja. Misal: Bang Along, Bang Long, Kak Long, Pak Long, Mak Long, Tok Long, Nek Long.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;79. Aloi/Aloy = Rayu, Goda, Mempengaruhi agar orang tsb mau menuruti keinginan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;80. Al-Idrus = Alaydrus, yaitu nama salah satu marga keturunan Arab (dikatakan juga sebagai keturunan Nabi Muhammad) yang berasal dari Hadhralmaut-Yaman. Orang-orang Melayu keturunan Arab bermarga Al-Idrus (Alaydrus) ini banyak berdiam di Pontianak dan sekitarnya. Juga merupakan marga dari keluarga besar Kesultanan Kubu yg berada di Kabupaten Kubu Raya-Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;81. Al-Kadri = Al-Qadri, yaitu nama salah satu marga keturunan Arab (dikatakan juga sebagai keturunan Nabi Muhammad) yang berasal dari Hadhralmaut-Yaman. Orang-orang Melayu keturunan Arab bermarga Al-Kadri (Al-Qadri) ini banyak berdiam di Pontianak dan sekitarnya. Juga merupakan marga dari keluarga besar Kesultanan Pontianak yg berada di Kota Pontianak-Kalimantan Barat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;82. Al-Qadri = Al-Kadri, yaitu nama salah satu marga keturunan Arab (dikatakan juga sebagai keturunan Nabi Muhammad) yang berasal dari Hadhralmaut-Yaman. Orang-orang Melayu keturunan Arab bermarga Al-Qadri (Al-Kadri) ini banyak berdiam di Pontianak dan sekitarnya. Juga merupakan marga dari keluarga besar Kesultanan Pontianak yg berada di Kota Pontianak-Kalimantan Barat.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;83. Alu = Alu, Alat penumbuk (pasangannya adalah lesong/lesung).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;84. Alu = Haluan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;85. Alus = Halus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;86. Alus Gedebos  = Mikroskopik, ungkapan untuk sesuatu yang sangat kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;87. Alus Meghenyam/Alus Merenyam = Mikroskopik, ungkapan untuk sesuatu yang sangat kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;88. Amak/Ama'  = Hama; Beghama'= keadaan sesuatu yang dipenuhi hama; Beghama' muke ni = suatu kiasan untuk menyatakan bahwa kita merasa malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;89. Ambang = keadaan yang tidak jelas pilihannya; Ngambang = pusing tujuh keliling seperti sedang berada di atas kapal, tidak mengapung dan tidak pula tenggelam (keadaan antara mengampung dan tenggelam); Teghambang= dibiarkan terbuka, misalkan pada pintu atau jendela; Ghambang = ragu-ragu untuk memilih yang mana.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;90. Ambé' = Ambil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;91. Ambén/Ambin  = gendong di punggung; Beghamben = bergendong di punggung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;92. Ambol/Ngambol = Melambung-lambungkan atau menganjur-anjurkan suatu hal yang biasanya secara berlebihan. Misalkan dalam hal makanan, atau bisa juga dalam hal pekerjaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;93. Amo'/Amok = Hamo'/Hamok, Amuk. Beghamo'/Beramok = Mengamuk, Berkelahi, Bertikam. Ngamo'/Ngamok = Menyerang dgn membabi-buta (karena marah, gelap mata, dsb).   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;94. Amoy = Panggilan untuk perempuan Tionghoa, biasanya yang masih gadis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;95. Ampu = Menyangga, Menahan di bawah (dgn tangan, dsb), Mengangkat, Menyokong dari bawah (supaya tdk runtuh).   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;96. Ana = Saya (diadaptasi dari Bahaa Arab).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;97. Anai/Anai-Anai = Binatang/Serangga sejenis laron yang biasanya keluar pada malam hari untuk mencari tempat yang lebih terang, biasanya suka berada di dekat sumber cahaya seperti lampu atau api, ukurannya lebih kecil dari laron &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;98. Anak Kampang  = Anak Haram&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;99. Anak Mude  = Jagoan (tokoh utama di film)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;100. Ancai/Ancay = Berhamburan, Rusak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;101. Ancal = Menempati atau Menaiki atau Menduduki atau Menindih sesuatu. Ngancal = Ungkapan kasar utk menyatakan bahwa orang yang menempati sesuatu (kursi, pekerjaan, dsb) tanpa meminta izin dahulu kepada orang yang menempati sebelumnya. Juga merupakan kata-kata vulgar (kasar) yg artinya yaitu bersetubuh (hubungan seks).     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;102. Ancang-ancang = Awalan utk memulai sesuatu, Persiapan hendak berbuat sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;103. Ancagh-Ancagh/Ancar-Ancar = Perkiraan (waktu, tempat, dsb) utk melakukan sesuatu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;104. Ancing = Hancing, yaitu bau busuk seperti bau air kencing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;105. Anco'/Ancok = Kata-kata kasar (vulgar) utk menyatakan mengenai hubungan seks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;106. Ancor/Ancogh  = Hancur, Rusak, Jelek, Membuat minuman, misal: ancogh kopi/ngancogh kopi= meramu atau membuat minuman kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;107. Anda'/Andak = Panggilan dalam Sistem Kekerabatan Melayu Pontianak yg artinya adalah orang yg pendek di antara saudara-saudaranya, dengan catatan dia bukan anak pertama (Along), bukan anak kedua (Angah), bukan anak ketiga (Ude), bukan anak yg bungsu (Usu/Ucu), dan bukan juga anak tunggal (Unggal). Misal: Pak Anda', Mak Anda', Bang Anda', Kak Anda', Tok Anda', Nek Anda'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;108. Ande = Ude, yaitu Panggilan dalam Sistem Kekerabatan Melayu Pontianak yg artinya adalah anak yg ketiga, dengan catatan dia bukan anak yg bungsu (Usu/Ucu). Biasanya disingkat "De" saja. Misal: Ande Dolah, Pak Ude, Mak Ude, Bang De, Kak Ude, Tok De, Nek De. Secara harfiah, Ude atau Ande berarti anak yg lebih muda (mude) dari anak yg kedua/tengah (Ngah) atau adik dari anak yg kedua/tengah (Angah) dan lebih tua dari anak yg bungsu (Usu). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;109. Andér/Andégh  = Tak ada kerjaan, Keluyuran ke sana ke mari yang tak jelas arah tujuannya, Mengerjakan sesuatu yang tidak jelas, padahal ada sesuatu yang lebih penting bisa atau harus dilakukannya saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;110. Andok/Ando'  = Handuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;111. Androk = Rok (pakaian bawah perempuan) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;112. Aném = Listrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;113. Anéng = Unéng, yaitu panggilan dalam Sistem Kekerabatan Melayu Pontianak yg artinya adalah orang yg memiliki ciri kulit berwarna agak kuning di antara saudara-saudaranya, dengan catatan dia bukan anak pertama (Along), bukan anak kedua (Angah), bukan anak ketiga (Ude), bukan anak yang bungsu (Usu/Ucu), dan bukan juga anak tunggal (Unggal). Biasanya disingkat "Néng" saja. Misal: Pak Anéng, Pak Unéng, Pak Néng, Mak Néng, Bang Néng, Kak Néng, Tok Néng, Nék Néng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;114. Angah = Panggilan terhadap anak kedua (tengah) dalam Sistem Kekerabatan Melayu Pontianak, asalkan dia bukan anak yg bungsu (Usu). Biasanya disingkat "Ngah" saja. Misal: Bang Angah, Bang Ngah, Kak Ngah, Pak Ngah, Mak Ngah, Tok Ngah, Nék Ngah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;115. Angét = Angit, Hangét (Hangit), yaitu berbau seperti kerak yg terbakar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;116. Angén Pukol Angén  = Cerita Bohong, Tipu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;117. Angkét =Angkit, Angkat, yaitu mengangkat sesuatu (cerek, kuali, dsb) dari tungku ataupun kompor (mengangkat sesuatu yg sedang dimasak), ataupun mengangkat sesuatu (pakaian, dsb) yg sedang dijemur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;118. Angkot = Angkut.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;119. Angkot-Angkot = Binatang kecil seperti Penyengat (tawon) yg membuat Sarang dari tanah di dinding atau langit2 rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;120. Anglo = Tungku, Perapian (dapur) kecil dgn arang sbg bahan bakarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;121. Angon = Menggembala, Memelihara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;122. Angot = Tua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;123. Angpau = Hadiah atau pemberian uang pd saat Tahun Baru Cina. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;124. Angsogh/Angsor = Angsur, Sedikit demi sedikit, Cicil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;125. Ani-Ani = Alat pertanian berupa pisau atau gunting pemotong padi utk memotong/mengetam padi yg akan dipanen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;126. Anja'/Anjak = Berpindah, Bergerak, Beringsut, Pergi, Meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;127. Anja'/Anjak = Semacam gangguan makhluk halus ketika kita terjaga, tertidur (bermimpi), ataupun antara tidur dan terjaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;128. Anjang = Panggilan dalam Sistem Kekerabatan Melayu Pontianak yang artinya adalah orang yang badannya panjang di antara saudara-saudaranya, dengan catatan dia bukan anak pertama (Along), bukan anak kedua (Angah), bukan anak ketiga (Ude), bukan anak yang bungsu (Usu/Ucu), dan bukan juga anak tunggal (Unggal). Misal: Pak Anjang, Mak Anjang, Bang Anjang, Kak Anjang, Tok Anjang, Nék Anjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;129. Anjong  = Menaikkan seseorang dengan cara berdiri di punggung kita, Salah satu cara menaikan Kelayang (layangan/layang-layang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;130. Anjong Tapah = Permainan anak-anak di sungai dengan cara orang pertama berada di bawah, sedangkan yang kedua berdiri di punggung yang pertama, yang pertama menyelam tak terlalu dalam kemudian muncul ke permukaan untuk memberikan dorongan agar orang yang berada di atasnya bisa terlempar ke atas dan biasanya bersalto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;131. Anok/Ano'  = Itu, Anu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;132. Antam = Hantam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;133. Anténg/Anténg-Anténg= Anting/Anting-Anting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;134. Anténe = Antena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;135. Anto'/Antok = bertabrakan dengan sesuatu (yang bertabrakan biasanya bagian sekitar muka dan kepala).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;136. Antu = Hantu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;137. Antu Bangkét  = Salah satu Makhluk Halus/Mitos Khas Pontianak berupa orang yg meninggal dunia yg bangkit dari kuburan. Bisa juga merupakan ungkapan makian (umpatan). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;138. Antu Kunyét  = Permainan Tradisional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;139. Antu Menaon = Salah satu Makhluk Halus/Mitos Khas Pontianak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;140. Antu Ujan Panas  = Salah satu Makhluk Halus/Mitos Khas Pontianak yang konon katanya suka berkeliaran pada saat hujan panas. Dalam hal yg lain berarti ejekan untuk  orang berambut pirang (arti ini agak meragukan, tapi mungkin memang ada beberapa kampong di Pontianak menggunakan kata ini sebagai ungkapan ejekan seperti yang dimaksud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;141. Anu = Anu, biasanya diucapkan ketika lupa akan sesuatu atau seseorang yang akan disebutkan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;142. Anya'/Anyak = Ayak. Menganya'/Menganyak = Mengayak (menapis dengan pengayak). Penganya'/Penganyak = Pengayak (alat utk mengayak/Ayakan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;143. Anyang-Anyang = Sejenis tumbuhan yg gatal (Miang) jika terkena kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;144. Ao'/Aok  = Iya, Menjawab panggilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;145. Apa’/Apak  = Bapak, Ayah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;146. Apa'/Apak = Apek, Bau yang tidak sedap pd suatu barang karena lama disimpan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;147. Apai Kato  = Ucapan untuk Layangan Putus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;148. Apal = Hapal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;149. Apam = Sejenis kue tradisional Melayu yg terbuat dari adonan tepung. Kue ini dikukus. Ketika disajikan, biasanya dilengkapi dengan taburan kelapa parut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;150. Apam Ade'/Apam Adek = Sejenis kue tradisional Melayu yg terbuat dari adonan tepung. Kue ini dikukus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;151. Apam Pulo Pinang = Martabak manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;152. Ape Buat = Apa yg sedang dilakukan/dikerjakan (kalimat tanya).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;153. Ape Can  = Lagi Apa (kalimat tanya), Menanyakan kondisi orang yang  disapa dan bersifat basa-basi, termasuk Bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;154. Ape Pasal  = Apa Masalahnya (kalimat tanya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;155. Apél = Ngapél, Kencan (biasanya dgn cara mendatangi rumah pacar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;156. Apkégh/Apkér = bekas, biasanya untuk barang bekas atau barang yang sudah tidak bisa dipakai lagi, atau barang yang manfaat, kegunaan, dan fungsinya sudah mulai berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;157. Asa'-Asa'/Asak-Asak = Kecewa, Tak Mendapatkan Apa-apa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;158. Asam = Semacam buah mangga (atau mungkin memang mangga): Asam Kuini, dan sebagainya. Bisa juga berarti bumbu masakan berupa buah asam semacam asam jawa atau asam kandis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;159. Asam Jawe = Asam Jawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;160. Asam Kandés = Asam Kandis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;161. Asam Kelembawan/Asam Kelembauan = Sejenis buah Asam yang biasanya dijadikan manisan, asinan, dan semacamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;162. Asam Paya' = Sejenis buah Asam yang biasanya dijadikan manisan, asinan, dan semacamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;163. Asam Pedas = Jenis masakan berkuah dengan bahan utama ikan yang rasanya adalah campuran antara asam dan pedas, rasa asam didapatkan dari asam (asam kandis, asam jawa, dsb), ataupun dari buah Teghong Asam (Terong Asam) ataupun dari buah nenas (nanas), sedangkan rasa pedas didapatkan dari cabe kering (ciri khas masakan Melayu adalah menggunakan cabe kering, bukanlah menggunakan cabe merah yang masih segar,. Karena itulah nuansa rasanya pun berbeda antara masakan yang menggunakan cabe kering dengan yang menggunakan cabe merah yang masih segar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;164. Asi = Boleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;165. Asughah/Asoghah = Asyura, Tradisi keislaman di Pontianak (Hari Asughah) yg dirayakan setiap tgl 10 Muharram (pd sistem penanggalan Hijriyah) yg biasanya tiap kampong mempunyai tradisi yg berbeda-beda. Misalkan dengan mengadakan semacam ritual pembacaan doa di surau, langgar, ataupun masjid terdekat. Setelah itu dihidangkanlah "Bubogh Asughah", yaitu bubur kacang hijau yang dicampur dengan 10 macam bahan makanan. Bubur ini dibuat oleh tiap-tiap rumah dgn bahan campuran yg berbeda-beda, setelah itu barulah dikumpulkan di surau, langgar, ataupunn masjid terdekat. Setelah semua "Bubogh Ashughah" itu terkumpul, kemudian semuanya dicampur-aduk menjadi satu. Setelah ritual pembacaan doa selesai, barulah "Bubogh Asughah" yg telah bercampur aduk itu dihidangkan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;166. Awa'/Awak  = Anda, Kamu, Kau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;167. Awang = Gelar kebangsawanan (ningrat) pd salah satu kesultanan yg ada di Kalimantan (mungkin Kesultanan Brunei Darussalam, atau kesultanan yg ada di Kalimantan Timur, atau kesultanan lain yang berada di Pulau Kalimantan, atau memang kesultanan yg ada di Kalimantan Barat). Namun yg pasti, orang dgn nama depan "Awang" cukup banyak di Kalimantan Barat (entah itu gelar kebangsawanan ataupun bukan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;168. Awang-Awang = Ruang antara langit dan bumi, Ruang antara lantai dan atap, Langit-langit, Masih jauh, Perasaan seperti melayang-layang di ruang hampa (tdk berpijak di lantai/tanah/tempat yg rendah dan tdk juga bisa meraih yg diinginkan/yg lebih tinggi/langit). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;169. Ayah = Panggilan terhadap Orang tua laki-laki (orang tua kandung ataupun orang tua tiri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;170. Ayal = Lambat, Lalai, Bimbang, Ragu-ragu, Terbawa suasana sehingga lalai terhadap pekerjaan yg seharusnya dilselesaikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;171. Ayam Aostghali/Ayam Aostrali = Ayam Ras, Ayam Negeri, Ayam Broiler, Ayam yg cepat pertumbuhannya. Kata "Aostghali/Aostrali" mungkin berasal dari kata "Australi" atau "Australia", yg juga dikenal sbg Negeri Kanguru. Entah dari mana kata ini bermula, mungkin dahulunya ada orang Pontianak yg pernah berlayar ataupun berdagang hingga ke Australia. Atau jangan-jangan ada sebagian orang Pontianak yg merupakan keturunan orang Australia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;172. Ayam Bangkok = Ayam yang berasal dari Bangkok-Thailand. Biasanya dijadikan sbg Ayam Sabong (ayam aduan) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;173. Ayam Jugu'/Juguk = Ayam Jago, Ayam Jantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;174. Ayam Kampong = Ayam kampung (ayam buras). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;175. Ayam Pancong = Ayam hasil persilangan antara Ayam Kampong dengan Ayam Bangkok.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;176. Ayam Pedagéng = Ayam Pedaging, yaitu ayam yg cepat pertumbuhannya yg mempunyai manfaat sbg penghasil daging. Warna seluruh bulunya putih, biasanya mengacu pd "Ayam Aostghali".    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;177. Ayam Petelo' = Ayam Petelur, yaitu ayam yg khusus diternakkan utk menghasilkan telur. Warna seluruh bulunya coklat, biasanya mengacu pd “Ayam Aostghali”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;178. Ayam Sabong = Ayam jantan yang khusus untuk diadu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;179. Ayam Sayo' = Ayam yang biasanya untuk dikonsumsi dijadikan sayuran/masakan, bisa juga merupakan istilah untuk meremehkan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;180. Ayam Selaséh = Ayam Selasih, yaitu ayam yg warna bulu, tulang, kaki, dan dagingnya hitam. Biasanya dijadikan sbg obat pd penyakit tertentu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;181. Ayang = Sayang, Panggilan terhadap kekasih.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;182. 'Azam =  Tujuan, Cita-cita, Maksud, Niat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;183. Azan = Azan, Ajan, Bang, Seruan utk mengajak orang melakukan shalat (Sembayang/Sembahyang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Diedit oleh:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/hanafi.mohan"&gt;Hanafi Mohan&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;dan sumbangsih yang begitu besar dari&lt;/i&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1343403724"&gt;Hendra Gunawan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/andries.maha"&gt;Andries Maha&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1637652583"&gt;Acid Moeslim&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;serta rekan-rekan Facebooker yang tergabung di&lt;/i&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=55419648112"&gt;Grup FB Pontianak - KalBar&lt;/a&gt;, &lt;i&gt;khususnya yang telah menyumbangkan Kosakata Bahasa Melayu Pontianak, serta ide, saran, dan kritikan pada diskusi&lt;/i&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/search/?q=pontianak+kalbar&amp;amp;init=quick#%21/topic.php?uid=55419648112&amp;amp;topic=8291"&gt;Tesaurus Bahasa Melayu Pontianak&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keterangan Huruf, Gabungan Huruf, Tanda Baca Khusus, dan Pelafalannya (Transliterasi):&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&amp;gt; gh = dibaca seperti membaca huruf Ghain/Aghin pada aksara Arab. Seperti orang Perancis yang mengucapkan huruf "r": Mercy, Bonzour.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&amp;gt; ' = seperti mengucapkan huruf Hamzah pada aksara Arab, biasanya terletak di akhir kata. Seperti mengucapkan kata: Tidak, Tak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&amp;gt; é = e pepet  (ctrl+',e), seperti membaca: Tameng, Bopeng, Pepet, Copet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Pontianak"&gt;http://ms.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Pontianak&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2010/02/kosakata-bahasa-melayu-pontianak-entry.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-2631736328034533475?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/2631736328034533475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/02/kosakata-bahasa-melayu-pontianak-entry.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/2631736328034533475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/2631736328034533475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/02/kosakata-bahasa-melayu-pontianak-entry.html' title='(Entry A) Kosakata Bahasa Melayu Pontianak'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S4aOi4X891I/AAAAAAAAAME/honSuIAi4dQ/s72-c/Id-ponti.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-2770608089620334573</id><published>2010-02-14T16:29:00.003+07:00</published><updated>2010-02-14T16:40:07.735+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba-Serbi Melayu'/><title type='text'>Mengapa Orang Cina Banyak Bermukim di Kawasan Budaya Melayu?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S3fDGRU_FUI/AAAAAAAAAL8/4VR4mVcPWa0/s1600-h/220px-Barongsai_Pontianak.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S3fDGRU_FUI/AAAAAAAAAL8/4VR4mVcPWa0/s1600/220px-Barongsai_Pontianak.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Jika anda sedang berjalan-jalan di kawasan budaya Melayu seperti di Semenanjung Melayu (Malaysia), Sumatera, dan Kalimantan, maka dengan mudahnya anda akan mendapati banyak orang-orang keturunan Cina (Tionghoa) yang bermukim di tempat itu. Bukan hanya bermukim, melainkan dengan leluasanya mengembangkan kebudayaannya. Anda mungkin agak terheran-heran mendapati orang-orang keturunan Cina dapat dengan mudahnya berbicara dalam bahasa Cina di tempat-tempat umum. Mungkin agak berbeda dengan warga keturunan Cina yang berada di Pulau Jawa yang sehari-harinya berbicara dalam Bahasa Indonesia (apalagi di tempat umum).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia ini mungkin hanya di Pulau Kalimantan yang beberapa kotanya dinamakan dengan bahasa Cina (antara lain Kota Sambas dan Singkawang). Kota kelahiranku pun, yaitu Pontianak mempunyai nama khusus di dalam bahasa Cina. Nama khusus untuk Pontianak dalam bahasa Cina (Mandarin) yaitu Khuntien. Jika anda menonton Program Berita Metro Xinwen di Metro TV, yaitu pas bagian Prakiraan Cuaca, maka anda akan mendapati Kota Pontianak disebutkan dengan nama Khuntien, sedangkan kota-kota lainnya di Indonesia dilafalkan sesuai dengan nama kotanya itu dalam bahasa Indonesia yang pengucapannya hanya disesuaikan dengan logat Mandarin. Di Kalimantan pula ada kota yang dijuluki sebagai Kota Amoy atau Kota Seribu Klenteng, yaitu Singkawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya banyak faktor mengapa orang keturunan Cina (Tionghoa) banyak bermukim di kawasan budaya Melayu. Seperti diketahui bersama, bahwa kawasan budaya Melayu kebanyakan terletak di pesisir, dan dapat dipastikan bahwa di tempat-tempat tersebut juga ada pelabuhan. Kawasan-kawasan budaya Melayu ini sejak dahulu hingga kini adalah daerah kosmopolis, tempat berbagai macam bangsa hidup, berinteraksi, dan mengembangkan budayanya masing-masing dengan damai dan saling bertoleransi antara satu dengan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Melayu juga adalah bangsa yang terbuka. Dengan begitu, orang-orang Melayu dengan mudahnya bisa menerima bangsa lainnya untuk hidup dan mengembangkan kebudayaannya di kawasan yang notabene adalah kawasan budaya Melayu. Tapi tentunya ada catatan, bahwa bangsa lain yang datang itu bermaksud baik, bukannya bermaksud jahat seperti menjajah dan semacamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Perayaan Imlek di kota-kota lain di Indonesia baru mulai ramai dan kelihatan pada Pasca Reformasi, maka lain halnya di kawasan budaya Melayu. Semenjak masa Orde Lama dan Orde Baru (bahkan jauh sebelum itu), di kawasan budaya Melayu sudah begitu semarak perayaan Imleknya, walaupun mungkin ketika itu perayaan Imlek sangat semarak hanya di wilayah-wilayah yang banyak bermukimnya warga keturunan Cina. Kalau sekarang jangan ditanya lagi, Perayaan Imlek tentunya lebih semarak lagi, bahkan mungkin Liong dan Barongsai bisa dengan leluasanya dan sangat semarak dipertontonkan di jalan-jalan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah setidaknya keberadaan orang-orang keturunan Cina di kawasan-kawasan budaya Melayu. Asimilasi dan akulturasi yang terjadi memang benar-benar secara alami, tak ada unsur paksaan dari pihak penguasa. Sehingga jangan heran, mungkin hanya di Kalimantan ada Wakil Gubernur dan Walikota yang berasal dari keturunan Cina: yaitu Christiandi Sanjaya (Wakil Gubernur Kalimantan Barat) dan Hasan Karman (Walikota Singkawang Kalimantan Barat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika di kota-kota lain di Indonesia masih sangat mempermasalahkan mengenai keberadaan orang-orang keturunan Cina (apalagi sampai memegang jabatan politik), maka bagi kami orang-orang Kalimantan sungguh tidak ada permasalahan berkaitan dengan semua itu. Kalaupun sekali-sekali terjadi gesekan-gesekan, maka itu tak lebih hanyalah riak-riak kecil yang menjadikan kami ke depannya harus lebih saling mentoleransi dan bertenggang rasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan terkadang konflik antar etnis yang pernah terjadi di bumi Kalimantan beberapa tahun silam lebih merupakan konflik yang sengaja diciptakan oleh pihak-pihak penguasa yang notabene pihak penguasa lokal di Kalimantan ketika itu kebanyakan berasal dari luar Kalimantan. Dan memang kalau mau diakui, ketika itu bukan hanya di Kalimantan yang terjadi konflik horizontal, melainkan hampir di seluruh Indonesia juga terjadi konflik yang sama. Diakui atau tidak, ketika itu adalah akhir rezim Orde Baru dan awal pasca Reformasi yang merupakan masa-masa ketidakstabilan politik, ekonomi, sosial, dan keamanan di seluruh Indonesia.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kami, orang-orang keturunan Cina sama saja dengan orang-orang dari etnis yang lain, hanya kebetulan saja mereka keturunan Cina, sedangkan yang lainnya pribumi Indonesia. Jika di Indonesia kini baru didengung-dengungkan mengenai multikulturalisme, maka multikulturalisme itu sudah menjadi keseharian kami di Kalimantan, dan sudah kami terapkan dari dahulu kala. Kalimantan adalah bumi yang damai untuk hidupnya semua bangsa yang saling menghargai satu sama lain, saling bertoleransi dan bertenggang rasa, mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, berprinsip yang sama "Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir kata, Selamat Merayakan &lt;i&gt;Taon Baghu Cine&lt;/i&gt; (Tahun Baru Imlek) 2561 bagi saudara-saudaraku warga keturunan Cina (Tionghoa). Semoga Tuhan selalu melimpahkan keberkahan pada kita semuanya. &lt;i&gt;Gong Xi Fa Cai&lt;/i&gt;. &lt;b&gt;[Hanafi Mohan – Ciputat, Jum'at-Minggu, 12-13 Februari 2010]&lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://alamku.blog.com/2008/04/28/kota-pontianak/"&gt;http://alamku.blog.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2010/02/mengapa-orang-cina-banyak-bermukim-di.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;                          &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-2770608089620334573?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/2770608089620334573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/02/mengapa-orang-cina-banyak-bermukim-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/2770608089620334573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/2770608089620334573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/02/mengapa-orang-cina-banyak-bermukim-di.html' title='Mengapa Orang Cina Banyak Bermukim di Kawasan Budaya Melayu?'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S3fDGRU_FUI/AAAAAAAAAL8/4VR4mVcPWa0/s72-c/220px-Barongsai_Pontianak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-8909778528030910849</id><published>2010-02-12T12:03:00.004+07:00</published><updated>2010-02-12T12:34:54.178+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba-Serbi Melayu'/><title type='text'>P. Ramlee, Siti Nurhaliza, serta Upin &amp; Ipin</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://picasaweb.google.com/mohanhanafi2/ArusDeras?authkey=Gv1sRgCPiZ7seuw8SC3wE#5437217922313901298" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="191" src="http://4.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S3Tg5InoVPI/AAAAAAAAAL4/muMQOBen00M/s400/3%20legenda%20melayu_edit.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi orang Melayu di manapun keberadaannya, ataupun bagi orang-orang yang tinggal di kawasan berbudaya Melayu (suku bangsa apapun dia), maka tiga nama pada judul tulisan ini tidaklah asing. Ketiga-tiganya adalah ikon seni budaya Malaysia, dua yang pertama adalah manusia, sedangkan satu yang terakhir adalah film kartun (atau lebih tepatnya film animasi). Ketiga-tiganya menjadi idola dan memori keserumpunan orang-orang Melayu di mana pun berada, dari yang muda sampai yang tua, dari yang anak-anak sampai yang sudah bau tanah pasti menyukai dan mengidolakan ketiga-tiganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai rakyat Indonesia, aku cukup salut terhadap Malaysia yang pandai sekali membuat ikon seni budaya yang seperti itu. Bukan hanya menjadi ikon seni budaya di Malaysia, melainkan juga terkenal dan disukai hingga ke Indonesia. Dan bahkan mungkin juga terkenal dan disukai di beberapa Negara yang berada di kawasan Asia Tenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahuku, hingga kini Indonesia belum pernah mempunyai ikon seni budaya yang yang seperti itu dan dikenal hingga hampir di beberapa Negara yang ada di kawasan Asia Tenggara, entah mengapa. Mungkin ada yang tahu penyebabnya? (silakan diskusikan di sini). Padahal sudah kita ketahui bersama bahwa Indonesia memiliki kekayaan seni budaya yang melimpah-ruah dan beraneka ragam, ditambah lagi jagad hiburannya pun sangat semarak berwarna-warni dengan deretan selebritis (artis) yang beraneka rupa tampang dan kreativitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau begitu, adakah yang salah dengan seni budaya yang selama ini dikembangkan di Indonesia? Adakah yang salah arah dari perkembangan jagad hiburan di negeri ini? Kalau memang ada yang salah ataupun keliru, di mana letak kesalahan dan kekeliruannya? Dan ke depannya, strategi apakah yang harus dilakukan anak negeri ini demi perkembangan seni budaya dan hiburan di tanah air tercinta ini? &lt;b&gt;[Hanafi Mohan-Ciputat, Rabu 10 Februari 2010]&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bacaan terkait:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) P. Ramlee: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/P._Ramlee"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/P._Ramlee&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Siti Nurhaliza: &lt;a href="http://muhamadhanafi.blog.friendster.com/2006/03/biography-siti-nurhaliza/"&gt;http://muhamadhanafi.blog.friendster.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Upin &amp;amp; Ipin: &lt;a href="http://media-islam.or.id/2009/08/26/upin-dan-ipin-film-kartun-anak-anak-yang-islami/"&gt;http://media-islam.or.id/&lt;/a&gt;&amp;nbsp;, &lt;a href="http://edukasi.kompasiana.com/2009/10/28/belajarlah-dari-upin-dan-ipin/"&gt;http://edukasi.kompasiana.com/&lt;/a&gt;&amp;nbsp;, &lt;a href="http://www.pasarkreasi.com/news/detail/edutainment/32/memperkenalkan-puasa-pada-anak-lewat-upin-dan-upin"&gt;http://www.pasarkreasi.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) &lt;a href="http://mendulaoblongataku.wordpress.com/2008/07/03/itulah-sayang-rezal-rahman/"&gt;http://mendulaoblongataku.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) &lt;a href="http://khairilhusni.blogmas.com/2007/11/06/siti-nurhaliza-destinasi-cinta/"&gt;http://khairilhusni.blogmas.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) &lt;a href="http://blog.its.ac.id/tintatutatatu/movies/"&gt;http://blog.its.ac.id/tintatutatatu/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2010/02/p-ramlee-siti-nurhaliza-serta-upin-ipin.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-8909778528030910849?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/8909778528030910849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/02/p-ramlee-siti-nurhaliza-serta-upin-ipin.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/8909778528030910849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/8909778528030910849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/02/p-ramlee-siti-nurhaliza-serta-upin-ipin.html' title='P. Ramlee, Siti Nurhaliza, serta Upin &amp; Ipin'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S3Tg5InoVPI/AAAAAAAAAL4/muMQOBen00M/s72-c/3%20legenda%20melayu_edit.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-1644566828237456603</id><published>2010-02-05T21:05:00.011+07:00</published><updated>2010-02-06T18:48:14.531+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>HMI Semakin Tua</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S2w0P2TAQ1I/AAAAAAAAAL0/Fny_6Oztx14/s1600-h/HMI%20tua_2.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="167" src="http://4.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S2w0P2TAQ1I/AAAAAAAAAL0/Fny_6Oztx14/s200/HMI%20tua_2.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puisi: Hanafi Mohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;63 tahun usiamu kini&lt;br /&gt;Sejarahmu katanya gilang-gemilang&lt;br /&gt;Tapi entahlah saat ini dan nanti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1947 kau didirikan&lt;br /&gt;Hari yang keramat itu jatuh pada tanggal 5 Februari&lt;br /&gt;Bersama teman-temannya,&lt;br /&gt;Allahyarham Lafran Pane mendirikanmu, &lt;br /&gt;hanya bertempat di sebuah ruangan kuliah STI-Yogyakarta&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hijau Hitam warnamu&lt;br /&gt;Perisai, pena, jantung, itulah bentuk lambangmu&lt;br /&gt;Di dalamnya ada bulan sabit dan bintang,&lt;br /&gt;yang katanya itu lambang umat Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usiamu semakin hari semakin tua&lt;br /&gt;Namun anehnya makin banyak saja yang tertarik denganmu&lt;br /&gt;Entah karena cinta, atau karena nafsu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Darahmu habis, semangatmu sirna&lt;br /&gt;Yang berkepentingan terhadapmu begitu banyaknya&lt;br /&gt;Ditarik ke sana ditarik ke sini&lt;br /&gt;Hingga compang-camping parasmu&lt;br /&gt;Bahkan terpecah-belah badanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa depanmu masih panjang,&lt;br /&gt;wahai Himpunan Mahasiswa Islam&lt;br /&gt;Umat dan bangsa tentunya menanti kiprahmu&lt;br /&gt;Berkibarlah selalu panjimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat ulang tahun yang ke 63,&lt;br /&gt;wahai HMI yang kucintai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;~ Ciputat, Jum'at 5 Februari 2010 ~&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Puisi ini khusus dipersembahkan untuk memperingati Milad HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) yang ke-63 (5 Februari 1947 – 5 Februari 2010)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1) &lt;a href="http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/a/achmad-tirtosudiro/index.shtml"&gt;http://www.tokohindonesia.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2) &lt;a href="http://hmi-uisu.blogspot.com/2008/08/in-memoriam-lafran-pane-islam-dan.html"&gt;http://hmi-uisu.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;3) &lt;a href="http://www.tempo.co.id/ang/min/02/30/nas3.htm"&gt;http://www.tempo.co.id/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4) &lt;a href="http://www.inilah.com/berita/politik/2008/10/24/57045/nurcholish-madjid-bukan-kultus/"&gt;http://www.inilah.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;5) &lt;a href="http://hmikofah-cabangciputat.blogspot.com/2009/12/makna-lambang-hmi.html"&gt;http://hmikofah-cabangciputat.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2010/02/hmi-semakin-tua.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-1644566828237456603?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/1644566828237456603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/02/hmi-semakin-tua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1644566828237456603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1644566828237456603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/02/hmi-semakin-tua.html' title='HMI Semakin Tua'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S2w0P2TAQ1I/AAAAAAAAAL0/Fny_6Oztx14/s72-c/HMI%20tua_2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-1567936026298404240</id><published>2010-02-04T11:35:00.010+07:00</published><updated>2010-02-04T12:22:18.726+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Lepas'/><title type='text'>Ketika Kerbau Berdemonstrasi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S2pP7qzIvzI/AAAAAAAAALs/tmzxHvBdM3k/s1600-h/kebo1.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S2pP7qzIvzI/AAAAAAAAALs/tmzxHvBdM3k/s200/kebo1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Setelah cicak, buaya, tikus, ayam, gurita, dan macam-macam jenis binatang lainnya menjadi pesan berupa simbol yang disampaikan para demonstran, kini hewan bangsa mamalia dari suku kerbau yang menjadi perhatian khalayak Negeri Antah Berantah ini. Hal tersebut tak lain karena kerbau yang biasanya membajak sawah itu telah berani menampakkan batang hidungnya di jalanan dan menjadi pesan berupa simbol yang disampaikan oleh para demonstran.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pesan yang disampaikan oleh para demonstran berupa simbol "kerbau" itu ternyata kena ke sasaran. Bahkan Bapak Presiden Negeri Impian yang katanya santun dan beretika itu pun jadi panas telinganya, hingga berbusa-busa mulutnya curhat dan mengeluh di hadapan rapat bersama para pejabat negerinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahsyat memang binatang bernama kerbau itu. Jika margasatwa lainnya cukup dibawa gambar, patung, ataupun bonekanya, maka kini kerbaunya langsung yang dengan sukarela turun ke jalan menyampaikan aspirasi, pendapat, dan isi hatinya yang paling dalam mengenai kebobrokan negeri dongeng ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dahsyat lagi, banyak pengamat dadakan muncul di layar kaca pada salah satu &lt;a href="http://www.tvone.co.id/program/view/1/apa_kabar_indonesia_pagi"&gt;acara di pagi hari&lt;/a&gt; di salah satu &lt;a href="http://www.tvone.co.id/"&gt;stasiun televisi swasta&lt;/a&gt;, antara lain yaitu petinggi Dewan Pers dan Pendukung Sang Presiden yang kedua-duanya sudah pandai-pandai menasehati Sang Demonstran mengenai demokrasi yang beretika. Bukan hanya menasehati, bahkan cenderung memarahi, menekan, dan menyalahkan cara demonstrasi yang dilakukan Sang Demonstran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamak, cukuplah Presiden Sang-kerBau-nYaa yang lebay dan super sensi itu yang berbusa-busa mulutnya curhat di hadapan para pejabat dan rakyat demi menanggapi demonstrasi yang menurut beliau menyinggung dirinya itu. Selanjutnya, biarkan rakyat yang menilai siapakah yang dewasa dalam hal ini, Kerbau atau Presiden Sang-kerBau-nYaa, demonstran atau penguasa zalim &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2009/11/republik-mimpi-buruk.html"&gt;Republik Mimpi Buruk&lt;/a&gt; alias &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2009/11/negeri-para-bedebah.html"&gt;Negeri Para Bedebah&lt;/a&gt; ini. &lt;b&gt;[Hanafi Mohan-Ciputat, Kamis 4 Februari 2010]&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://beritafenomenal.wordpress.com/2010/02/03/foto-kerbau-demo-sby-yang-membuat-presiden-geram/"&gt;http://beritafenomenal.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2010/02/ketika-kerbau-berdemonstrasi.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-1567936026298404240?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/1567936026298404240/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/02/ketika-kerbau-berdemonstrasi.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1567936026298404240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1567936026298404240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/02/ketika-kerbau-berdemonstrasi.html' title='Ketika Kerbau Berdemonstrasi'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S2pP7qzIvzI/AAAAAAAAALs/tmzxHvBdM3k/s72-c/kebo1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-2844827186731293879</id><published>2010-01-27T23:49:00.003+07:00</published><updated>2010-01-28T02:03:07.953+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Lepas'/><title type='text'>Antara Sultan Hamid II, Garuda Pancasila, Indonesia, dan Armani Exchange</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S2BtwIt7BBI/AAAAAAAAALo/IbdsnJMQkYQ/s1600-h/sz7wq9.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S2BtwIt7BBI/AAAAAAAAALo/IbdsnJMQkYQ/s200/sz7wq9.jpg" width="170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Rabu pagi 27 Januari 2010 ketika nonton acara "&lt;a href="http://www.tvone.co.id/program/view/1/apa_kabar_indonesia_pagi"&gt;Apa Kabar Indonesia Pagi&lt;/a&gt;" di &lt;a href="http://www.tvone.co.id/"&gt;TV One&lt;/a&gt;, ada dialog mengenai hebohnya pemakaian gambar mirip lambang negara Indonesia pada kaos dengan label &lt;b&gt;Armani Exchange&lt;/b&gt; (A|X) buatan perancang mode terkemuka dunia, &lt;b&gt;Giorgio Armani&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Biasa, masyarakat Indonesia yang nasionalismenya akhir-akhir ini kebablasan menjadi agak "lebay" atau berlebihan menyikapi yang seperti ini. Saking "lebay"nya, seorang pengamat yang hadir di dialog tersebut ketika ada seorang penelepon yang menanyakan kepadanya (kepada pengamat tersebut) mengenai siapa desainer lambang negara Indonesia (Burung Garuda/Garuda Pancasila), ternyata si pengamat tersebut tak tahu sama sekali mengenai siapa desainer lambang negara Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si penelepon kemudian mengatakan, bahwa desainer lambang Burung Garuda Pancasila adalah Mr. Hamid Al-Qadri yang berasal dari Pontianak. Menurut si penelepon, selama ini Pemerintah Indonesia selalu menutup-nutupi fakta sejarah mengenai desainer lambang Burung Garuda Pancasila, karena Mr. Hamid Al-Qadri pada masa itu berhaluan politik yang berbeda dengan Presiden Soekarno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sayang, presenter buru-buru mengakhiri acara, sehingga hanya segitu saja informasi yang bisa disampaikan oleh si penelepon. Entah karena apa, mungkin seperti inilah mental pihak media televisi Indonesia yang akan buru-buru mengakhiri informasi dari penelepon jika informasi tersebut memaparkan fakta sejarah yang selama ini selalu ditutup-tutupi oleh Pemerintah Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr. Hamid Al-Qadri tak lain adalah seorang sultan di Kesultanan Pontianak-Kalimantan Barat. Masyarakat Pontianak dan Kalimantan Barat biasa mengenalnya sebagai Sultan Hamid II. Nama lengkapnya adalah Syarif Abdul Hamid Al-Qadri, merupakan putra sulung Sultan Syarif Muhammad Al-Qadri. Lahir di Pontianak tanggal 12 Juli 1913, meninggal dunia pada 30 Maret 1978 di Jakarta dan dimakamkan di pemakaman Keluarga Kesultanan Pontianak di Batulayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang tak tahu kalau ternyata perancang lambang negara Indonesia adalah seorang Sultan di Kesultanan Pontianak. Kiprahnya dilupakan, bahkan beliau dituding sebagai pengkhianat bangsa. Ia dituduh sebagai dalang pemberontakan APRA (Angkatan Perang Ratu Adil) yang dipimpin oleh Westerling). Begitulah sejarah, siapa yang berkuasa, maka dialah yang bisa menulis sejarah sesuai dengan versinya (versi penguasa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sultan Hamid II memiliki peran besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Beliau adalah Sultan Pontianak yang telah meneguhkan keberadaan Kalimantan Barat sebagai daerah yang seharusnya diperhitungkan dan dihargai sebagai negeri yang bermarwah. Beliau merupakan tokoh yang sudah kenyang asam garam perpolitikan pra kemerdekaan, semasa kemerdekaan dalam prosesi pembentukan identitas Negara Republik Indonesia ini, dan turut menjadi tokoh yang mempunyai peran dalam periode awal kemerdekaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama sejarah berkembangnya negara ini, penuh cerita yang manipulatif, sehingga peranan-peranan putra Kalimantan ini diabaikan dan tiada dianggap sebagai tokoh yang memainkan peranan dalam pembentukan negara-bangsa ini. Sultan Hamid II di-stereotipekan sebagai pemberontak, anti negara kesatuan, dalang APRA, dan sebagainya. Sehingga dengan gampangnya sejarah yang dimunculkan mentadbirkan Sultan Hamid II sebagai sosok antagonis dalam republik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang juga dilakukan untuk menghilangkan eksistensi Sultan Hamid II adalah perihal siapa yang menjadi desainer dari Lambang Negara Indonesia yang masih terpakai hingga saat ini, yaitu Burung Garuda (biasa juga disebut Garuda Pancasila). Meskipun sejarah menutup-nutupi, namun sumbangsih Sultan Hamid II selaku perancang Lambang Negara Indonesia tersebut tak boleh dilupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh jadi sejarah dan pencatatan sejarah tidak berpihak kepada Sultan yang cerdas ini. Begitulah penyakit negara bangsa yang kerap dengan mudahnya menghilangkan jasa-jasa dan apa-apa yang telah diperbuat seseorang hanya karena adanya perbedaan pandangan, adanya perbedaan visi seperti mengenai ideologi dan model/bentuk negara, serta adanya pertentangan politik akibat perbedaan itu, terutama jika bertentangan dengan rezim yang berkuasa. Karena rezim yang berkuasalah yang menentukan seperti apa sejarah hendak dicatat dan diceritakan kepada generasi berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang, satu sisi aku berterima kasih kepada pihak Armani Exchange yang telah cukup membuat masyarakat Indonesia merasa dilecehkan karena lambang negara ini dipakai oleh Armani Exchange sebagai salah satu gambar pada rancangan bajunya. Mudah-mudahan dengan ini akan membuka mata masyarakat Indonesia akan fakta sejarah mengenai desainer lambang Burung Garuda Pancasila yang selama ini selalu ditutup-tutupi oleh pemerintah Indonesia. &lt;b&gt;[Hanafi Mohan-Ciputat, Rabu 27 Januari 2010]&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan terkait mengenai Sultan Hamid II:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Rudi Handoko, "&lt;i&gt;Sultan Hamid II, Federalisme dan Nasib Borneo Barat&lt;/i&gt;”, link: &lt;a href="http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=12044"&gt;http://www.wikimu.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Situs Web Kepustakan Presiden Republik Indonesia, link: &lt;a href="http://kepustakaan-presiden.pnri.go.id/ministers/popup_biodata_pejabat.asp?id=115"&gt;http://kepustakaan-presiden.pnri.go.id/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) “&lt;i&gt;Sultan Hamid II adalah Perancang Lambang Negara Republik Indonesia&lt;/i&gt;”, Yayasan Sultan Hamid II Jakarta, link: &lt;a href="http://istanakadriah.blogspot.com/2007/07/sultan-hamid-ii-adalah-perancang.html"&gt;http://istanakadriah.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) “&lt;i&gt;Sultan Hamid II Perancang Lambang Negara RI yg terlupakan&lt;/i&gt;”, link: &lt;a href="http://swaramuslim.net/galery/more.php?id=A5657_0_18_0_M"&gt;http://swaramuslim.net/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5) "&lt;i&gt;Sultan Hamid II&lt;/i&gt;", link: &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sultan_Hamid_II"&gt;http://id.wikipedia.org/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6) “&lt;i&gt;Sultan Hamid II Pencipta Burung Garuda&lt;/i&gt;”, link: &lt;a href="http://www.liputan6.com/news/?c_id=3&amp;id=142366"&gt;http://www.liputan6.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7) Hanafi Mohan, "&lt;i&gt;Sultan Hamid II; Federalis Itu Bukan Pengkhianat Bangsa&lt;/i&gt;", dimuat di: &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2009/01/sultan-hamid-ii-federalis-itu-bukan.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/2009/01/07/sultan-hamid-ii-federalis-itu-bukan-pengkhianat-bangsa/#more-145"&gt;http://thenafi.wordpress.com/&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://navyxbart.multiply.com/journal/item/50"&gt;http://navyxbart.multiply.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan terkait mengenai kaos Garuda rancangan Armani:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) “&lt;i&gt;Garuda di Armani&lt;/i&gt;”, link: &lt;a href="http://mtamim.wordpress.com/2010/01/27/garuda-di-armani/"&gt;http://mtamim.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) “&lt;i&gt;Kaos Armani Bergambar Burung Garuda Bikin Hebo&lt;/i&gt;h”, link: &lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2010/01/25/231214/1285938/10/kaos-armani-bergambar-burung-garuda-bikin-heboh"&gt;http://www.detiknews.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) “&lt;i&gt;Soal Garuda di Armani, Pemerintah Diminta Bersikap&lt;/i&gt;”, link: &lt;a href="http://berita.liputan6.com/politik/201001/260941/Soal.Garuda.di.Armani.Pemerintah.Diminta.Bersikap"&gt;http://berita.liputan6.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) “&lt;i&gt;Garuda di Armani 'Belah' Facebooker&lt;/i&gt;”, link: &lt;a href="http://www.detikinet.com/read/2010/01/26/121347/1286200/398/garuda-di-armani-belah-facebooker"&gt;http://www.detikinet.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5) “&lt;i&gt;Armani Exchange Minta Maaf atas 'Kaos Garuda'&lt;/i&gt;”, link: &lt;a href="http://nasional.vivanews.com/news/read/124600-armani_exchange_minta_maaf_atas__kaos_garuda_"&gt;http://nasional.vivanews.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6) “&lt;i&gt;Armani "Garuda Pancasila" Dijual Mahal di Situs Amazon.com&lt;/i&gt;”, link: &lt;a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2010/01/26/18315456/Armani.Garuda.Pancasila.Dijual.Mahal.di.Situs.Amazon.com"&gt;http://tekno.kompas.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7) “&lt;i&gt;Kaus Armani "Garuda" Tak Dijual di Jakarta”&lt;/i&gt;, link: &lt;a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2010/01/26/1234415/kaus.armani.garuda.tak.dijual.di.jakarta"&gt;http://tekno.kompas.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8) “&lt;i&gt;Kaos Armani Burung Garuda – Armani Garuda&lt;/i&gt;”, link: &lt;a href="http://achiles-punyablog.blogspot.com/2010/01/kaos-armani-burung-garuda-armani-garuda.html"&gt;http://achiles-punyablog.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9) “&lt;i&gt;Baju Garuda Armani Dihargai $29&lt;/i&gt;”, link: &lt;a href="http://abibakarblog.com/berita/baju-garuda-armani-di-hargai-29/"&gt;http://abibakarblog.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10) “&lt;i&gt;Armani Tarik Kaos Burung Garuda&lt;/i&gt;”, link: &lt;a href="http://www.tvone.co.id/arsip/view/32158/2010/01/26/armani_tarik_kaos_burung_garuda/"&gt;http://www.tvone.co.id/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://mtamim.wordpress.com/2010/01/27/garuda-di-armani/"&gt;http://mtamim.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2010/01/antara-sultan-hamid-ii-garuda-pancasila.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-2844827186731293879?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/2844827186731293879/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/01/antara-sultan-hamid-ii-garuda-pancasila.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/2844827186731293879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/2844827186731293879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/01/antara-sultan-hamid-ii-garuda-pancasila.html' title='Antara Sultan Hamid II, Garuda Pancasila, Indonesia, dan Armani Exchange'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S2BtwIt7BBI/AAAAAAAAALo/IbdsnJMQkYQ/s72-c/sz7wq9.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-1737952340525603583</id><published>2010-01-10T00:05:00.004+07:00</published><updated>2010-01-10T00:17:57.900+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Lepas'/><title type='text'>Tawaran Mendadak Ikut Pelatihan Jurnalistik</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S0i4Bhm7nBI/AAAAAAAAALk/qeKlxbGtHZI/s1600-h/20071210192220.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="http://2.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S0i4Bhm7nBI/AAAAAAAAALk/qeKlxbGtHZI/s200/20071210192220.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Siang tadi dapat SMS dari seorang temanku yang bernama &lt;a href="http://www.facebook.com/hanafi.mohan?ref=profile#/aripin.latip?ref=ts"&gt;Aripin Latip&lt;/a&gt;. Kubaca SMS-nya, ternyata dia menawarkan kepadaku untuk mengikuti Pelatihan Jurnalistik. Tawaran biasa sebenarnya, karena aku memang pernah beberapa kali mengikuti pelatihan yang serupa. Entah mengapa, setiap kali mendapat informasi mengenai Pelatihan Jurnalistik, aku selalu tertarik untuk ikut, walaupun pendaftarannya harus bayar.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Nah, yang ditawarkan temanku ini kebetulan adalah Pelatihan Jurnalistik "gratisan", alias pelatihan yang pendaftarannya dibebaskan dari biaya apapun. Dan yang tak kalah pentingnya, bahwa aku tak usah repot-repot mendaftarkan diri mengikuti pelatihan tersebut, karena sudah langsung didaftarkan. Ini juga sebenarnya tawaran biasa, karena beberapa kali aku mengikuti Pelatihan Jurnalistik, selalu Pelatihan Jurnalistik "gratisan" yang aku dapatkan. Paling-paling perbedaannya dengan Pelatihan Jurnalistik yang ditawarkan temanku ini yaitu aku tak harus repot-repot mendaftarkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tidak biasa dari Pelatihan Jurnalistik tawaran temanku ini yaitu informasinya begitu mendadak, karena pelatihannya dimulai pagi besok 10 Januari 2009 hingga berakhir pada hari Kamis 14 Januari 2009. Sehingga dengan begitu, kalau aku menyetujui untuk mengikuti pelatihan ini, maka dari sekarang aku sudah harus mempersiapkan segala sesuatunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, di sinilah letak keasyikannya dengan sesuatu yang mendadak. Mengapa kukatakan asyik? Karena aku kini (sejak dari siang tadi) harus berkejar-kejaran menyelesaikan suatu pekerjaan yang kini belum tuntas. Setidaknya malam ini pekerjaan tersebut sudah harus beres, sehingga tak ada lagi beban pekerjaanku selama mengikuti pelatihan tersebut. Tulisan ini pun sebenarnya kutulis di tengah-tengah penyelesaian pekerjaan tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan segala pertimbangan, akhirnya kuterimalah tawaran temanku itu dengan segala konsekuensinya seperti yang kutuliskan di atas. Lagian siapa sih yang tak mau mengikuti Pelatihan Jurnalistik "gratisan" selama 5 hari. Apalagi tempatnya cukup menjanjikan dan lumayan mantap, yaitu di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), tepatnya di Anjungan Provinsi Jawa Barat. Penyelenggaranya kalau tidak salah yaitu Pemuda Koperasi DKI Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh sensasi yang luar biasa, harus memutar otak agar semua pekerjaanku beres malam ini, mataku harus agak sedikit tanggap, jantungku dag-dig tak karuan, dan jari-jemariku pun sudah mau keriting rasanya karena harus agak lebih sigap menyelesaikan pekerjaanku sambil menulis apa yang anda baca kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, nanti malam aku juga berencana menghadiri acara: &lt;b&gt;Mengenang Wafatya K.H. Abdurrahman Wahid&lt;/b&gt;, dengan tema &lt;b&gt;"Visi Kebangsaan Gus Dur"&lt;/b&gt; di Aula Student Center UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Mungkin semacam acara dialog. Narasumbernya kalau tidak salah yaitu: Putu Wijaya, Asvi Warman Adam, Roestin Ilyas, Adi Massardi, Ahmad Baso, Imdadun Rahmat, Zastrouw, Romo Tjahyadi Nugroho, Pdt. Nathan Setia Budi, dan Abdul Hadi WM. Acaranya direncanakan dimulai pada pukul 18.00 WIB (Ba'da Shalat Maghrib) hingga pukul 22.00 WIB. Penyelenggara acara ini tak lain adalah teman-temanku, yaitu anak-anak Kelompok &lt;a href="http://www.facebook.com/hanafi.mohan?ref=profile#/group.php?v=wall&amp;ref=ts&amp;gid=193812748162"&gt;Mahakam&lt;/a&gt; bekerjasama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Jurusan (BEMJ) Pemikiran Politik Islam (PPI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Menurut penyelenggaranya, bahwa acara ini dimulai dengan tahlilan terlebih dahulu. "&lt;i&gt;Semoga Allah mengganjar pahala terhadap segala amal baik Almarhum K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan mengampuni jika ada dosa dan kesalahan yang pernah beliau perbuat.&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Arifpn Latip atas informasi dan tawarannya untuk mengikuti Pelatihan Jurnalistik "gratisan". Mudah-mudahan aku diberikan kemudahan untuk mengikutinya hingga selesai. Dan insya Allah ilmu yang kudapatkan di pelatihan jurnalistik tersebut nanti bisa bermanfaat. Nanti kita sharing-sharing lagi mengenai berbagai hal, termasuk juga mengenai dunia tulis menulis dan jurnalisitik. Dan juga bagi-bagi cerita selama aku mengikuti pelatihan jurnalistik tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Gus Dur. Jasamu akan tetap kami kenang. Terima kasih hai Guru Bangsa atas perjuanganmu menegakkan demokrasi di negeri ini, membela kaum minoritas, serta membela kaum tertindas. Terima kasih hai Pahlawan Demokrasi, terima kasih hai Bapak Pluralisme. Engkaulah Guru Bangsa kami, engkaulah Bapak Demokrasi kami. Mudah-mudahan kami para generasi penerusmu diberikan kekuatan, kemudahan, dan ketabahan untuk meneruskan perjuangan yang telah engkau cetus. Kiranya hanya engkaulah Presiden Republik Indonesia yang begitu dekat dengan rakyat, sehingga engkau pun begitu dekat di hati rakyat. Kiranya engkau tak tergantikan hingga saat ini. &lt;b&gt;[Hanafi Mohan, Ciputat, Sabtu 9 Januari 2009, Pukul 17.00-19.19 WIB]&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=13&amp;jd=Pelatihan+Jurnalistik+Perkoperasian&amp;dn=20071210192220"&gt;http://www.kabarindonesia.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2010/01/tawaran-mendadak-ikut-pelatihan.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-1737952340525603583?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/1737952340525603583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/01/tawaran-mendadak-ikut-pelatihan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1737952340525603583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1737952340525603583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2010/01/tawaran-mendadak-ikut-pelatihan.html' title='Tawaran Mendadak Ikut Pelatihan Jurnalistik'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/S0i4Bhm7nBI/AAAAAAAAALk/qeKlxbGtHZI/s72-c/20071210192220.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-3064050802903528684</id><published>2009-12-27T08:18:00.002+07:00</published><updated>2011-12-05T15:31:37.089+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Lepas'/><title type='text'>Andaikan Setiap Hari adalah 'Asyura</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/Sza1YQgAoGI/AAAAAAAAALE/B-AUxX_M-r8/s1600-h/asyura1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/Sza1YQgAoGI/AAAAAAAAALE/B-AUxX_M-r8/s200/asyura1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Hari ‘Asyura&lt;/b&gt;, mungkin banyak yang tahu tentang hari yang bersejarah ini, dan mungkin juga banyak yang tidak tahu. Hari apa tuh ‘Asyura? Setelah Senin, sebelum Jum’at, atau antara Kamis dan Minggu? Atau salah satu nama hari dari tujuh hari yang kita kenali? Dari Bahasa apa tuh ‘Asyura, kok begitu aneh?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi mudah-mudahan anda sekalian adalah orang yang tahu mengenai &lt;b&gt;Hari ‘Asyura&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;‘Asyura&lt;/i&gt; asal katanya adalah “ &lt;i&gt;’asyara&lt;/i&gt; ”, yaitu dari Bahasa Arab yang artinya “sepuluh”. Hari ‘Asyura berarti “hari kesepuluh”, lebih tepatnya lagi adalah hari kesepuluh di Bulan Muharram (bulan pertama pada sistem penanggalan Hijriyah). Menurut sejarah, pada Bulan Muharram ini banyak terjadi peristiwa-peristiwa besar, salah satunya adalah terbunuhnya cucu Nabi Muhammad, yaitu Imam Husayn ibn ‘Ali ibn Abi Thalib di suatu tempat bernama Karbala di Negeri Iraq. Pembunuhan terhadap Imam Husayn bersama-sama dengan pasukannya ini adalah pembunuhan yang begitu sadis dan kejam. Jumlah pasukan Imam Husayn hanya kurang lebih 70 orang, sedangkan pasukan pembantainya adalah Pasukan Yazid ibn Muawiyah yang berjumlah 30.000 orang. Yazid ketika itu menjabat sebagai Khalifah Dinasti Umayyah. Jadi, ini adalah perang yang tidak seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa ini terjadi pada tanggal 10 Muharram ketika itu, yang kemudian dikenal sebagai &lt;b&gt;Hari ‘Asyura&lt;/b&gt;. Hari bersejarah ini setiap tahunnya hingga kini selalu diperingati oleh para Penganut Syiah di berbagai negara, terutama di Iraq, Iran, India, dan Pakistan. Tentunya berbagai macam tradisi pula yang biasanya dilakukan di berbagai negara tersebut untuk mengenang peristiwa paling kelam dalam sejarah perjalanan Islam di awal-awal perkembangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada acara-acara peringatan tersebut, mereka biasanya meneriakkan: “&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kullu yaumin ‘Asyura, kullu syahrin Muharram, kullu ardhin Karbala&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;” (Setiap hari adalah ‘Asyura, setiap bulan adalah Muharram, dan setiap tempat adalah Karbala). Kalau tidak salah, kata-kata ini pernah kubaca di salah satu buku karya Allahyarham Ali Syari’ati (seorang tokoh pemikir / sosiolog revolusioner Syi’ah). Beliau kalau tidak salah juga meninggal karena dibunuh pada usia kurang lebih 30 tahun. Ungkapan ini pertama kalinya dicetuskan oleh Imam Ja’far Ash-Shadiq (salah seorang Imam Mazhab Syi’ah, juga dikenal luas di kalangan Sunni).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain di Iran, lain pula di kampongku. Walau bukan pemeluk aliran Syi’ah, masyarakat kampongku memiliki tradisi tersendiri dalam memperingati Hari ‘Asyura. Kampongku yang berada di pesisir Sungai Kapuas-Negeri Pontianak mayoritasnya adalah pemeluk Agama Islam. Masyarakat Islam Negeri Pontianak umumnya adalah Kaum Tradisionalis. Walaupun begitu, kami bukanlah kaum nahdhiyyin seperti umumnya kaum tradisionalis Islam di Pulau Jawa. Entah mengapa, Nahdhatul Ulama (NU) tak bisa berkembang di kotaku, padahal kami juga adalah penganut Islam Tradisionalis yang setiap harinya hidup dengan tradisi dan kultur Islam seperti halnya kaum nahdhiyyin di Pulau Jawa. Sebut saja tradisi seperti tahlilan, barzanji, qunut, talqin, dan tradisi-tradisi lainnya yang hampir serupa dengan tradisi kaum nahdhiyyin. Seperti halnya NU, Muhammadiyah juga tidak bisa berkembang di kotaku. Sehingga jadilah kami penganut Islam yang bukan NU dan bukan pula Muhammadiyah. Belakangan ketika kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, aku yang bukan NU dan bukan pula Muhammadiyah ini kemudian lebih cenderung untuk tidak bergelut di kedua organisasi tersebut maupun organisasi mahasiswa yang dipayunginya. Pilihanku adalah bergelut di organisasi mahasiswa modernis yang katanya pernah disebut-sebut sebagai anak kandung Masyumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah sejak kapan tradisi ‘Asyura sudah dilaksanakan di kampongku. Setiap tanggal 10 Muharram, tradisi ini kami laksanakan secara hikmat di setiap masjid, surau, maupun langgar di kampong kami. Tentunya berbeda dengan tradisi ‘Asyura yang dilakukan oleh para penganut Syi’ah di Iran yang atraktif, teatrikal, gegap-gempita, serta penuh dengan nuansa revolusi dan perlawanan, maka tradisi ‘Asyura di kampongku lebih berupa ritual sederhana yang di dalamnya diisi dengan pembacaan doa, tahlil, dan zikir. Dan yang paling penting, di akhir acara akan disuguhi dengan “Bubur ‘Asyura” (Logat Melayu Pontianak: &lt;i&gt;Bubogh Asoghah&lt;/i&gt;), yaitu bubur kacang hijau yang dicampur dengan sepuluh macam bahan makanan seperti singkong (orang Melayu Pontianak menyebutnya "ubi kayu"), keladi serawak (talas), ubi cine, kacang tanah, kacang merah, pulot itam (ketan hitam), dan masih banyak lagi bahan campuran lainnya yang jika ditulis di sini mungkin akan banyak sekali, karena setiap rumah biasanya membuat Bubur ‘Asyura ini dengan berbagai macam campuran yang berbeda-beda (tidak seragam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bubur Asyura yang dibuat di tiap-tiap rumah ini kemudian dikumpulkan di langgar, surau, ataupun masjid terdekat. Bukan hanya dikumpulkan, Bubur ‘Asyura dari tiap-tiap rumah itu kemudian dicampur menjadi satu. Setelah selesai pembacaan doa, acara kemudian ditutup dengan memakan Bubur ‘Asyura bersama-sama. Walaupun bukan penganut ajaran Syi’ah, tetapi masyarakat kampongku memiliki kecintaan tersendiri terhadap Imam Husayn (cucu Nabi Muhammad SAW). Para alim ulama dan orang tua di kampongku sering menceritakan mengenai perjuangan Imam Husayn melawan penindasan yang dilakukan oleh penguasa tirani ketika itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pontianak sebagai Kota Pesisir di Pulau Kalimantan (Borneo) awalnya didirikan sebagai sebuah kesultanan Melayu. Kecintaan kami kepada Imam Husayn tak lain karena kota kami didirikan oleh anak cucu keturunan Nabi Muhammad yang bermarga Al-Qadri. Sultan Syarif Abdurrahman Al-Qadri, beliaulah pendiri Kesultanan Pontianak (cikal-bakal Kota Pontianak), sekaligus Sultan Pertama Kesultanan Melayu Pontianak. Kota Pontianak merupakan salah satu kota yang banyak didiami oleh warga keturunan Arab. Dapat dikatakan bahwa orang-orang Arab di kotaku sudah bermetamorfosis menjadi orang Melayu. Di dalam kosakata Bahasa Melayu Pontianak pun, tak jarang ditemui kata-kata yang berasal dari Bahasa Arab. Kami bahkan kadang sering menyapa dengan sapaan-sapaan Bahasa Arab yang sudah dimelayukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikan setiap hari adalah ‘Asyura, maka masyarakat kampongku pasti akan membuat Bubur ‘Asyura, kemudian mengantarkannya ke langgar, surau, ataupun masjid terdekat, lalu Bubur ‘Asyura itu dimakan bersama-sama setelah pembacaan doa. Namun sayang, tidak setiap hari adalah Hari ‘Asyura, sehingga hari bersejarah ini benar-benar menjadi hari yang istimewa di kampongku, bahkan menjadi semacam hari raya selain daripada Idul Fitri, Idul Adha, Maulid Nabi Muhammad, dan Isra’ Mi’raj.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikan setiap hari adalah ‘Asyura, mungkin kita akan selalu teringat perjuangan Imam Husayn untuk menegakkan panji kebenaran, serta melawan tirani dan kezaliman. Namun sayang, ‘Asyura tak terjadi setiap hari, sehingga kita selalu lupa akan tragedi yang menyedihkan itu. Kita selalu lupa, bahwa sejarah kelam ini pernah kerjadi di awal-awal perkembangan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Milan Kundera mengingatkan, “Pergulatan manusia melawan kekuasaan adalah pergulatan ingatan melawan lupa.” &lt;b&gt;[Hanafi Mohan/Ciputat-Agustus 2008]&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini sebelumnya telah dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://thenafi.wordpress.com/2009/01/07/andaikan-setiap-hari-adalah-%E2%80%98asyura/"&gt;http://thenafi.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://islamfeminis.wordpress.com/2008/01/21/peran-perempuan-dalam-tragedi-asyuro-iii/"&gt;http://islamfeminis.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat kembali di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2009/12/andaikan-setiap-hari-adalah-asyura.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-3064050802903528684?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/3064050802903528684/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2009/12/andaikan-setiap-hari-adalah-asyura.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/3064050802903528684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/3064050802903528684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2009/12/andaikan-setiap-hari-adalah-asyura.html' title='Andaikan Setiap Hari adalah &apos;Asyura'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/Sza1YQgAoGI/AAAAAAAAALE/B-AUxX_M-r8/s72-c/asyura1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-1520081122184720149</id><published>2009-12-15T13:20:00.003+07:00</published><updated>2009-12-15T13:50:47.989+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Perginya Seorang Sahabat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SycvRIcZqoI/AAAAAAAAAK8/IHBe_qaqlsk/s1600-h/Forgotten-friend.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SycvRIcZqoI/AAAAAAAAAK8/IHBe_qaqlsk/s200/Forgotten-friend.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Puisi: Hanafi Mohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku,&lt;br /&gt;kau telah pergi meninggalkan kami&lt;br /&gt;Begitu banyak kenangan yang kau tinggalkan&lt;br /&gt;Juga entah begitu banyak cita-cita yang belum engkau raih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titik-titik embun serasa masih lembab di atas pusaramu&lt;br /&gt;Dedaunan pohon yang menaungi makammu masihlah basah ditetesi rintikan hujan di pagi ini&lt;br /&gt;Entah itu dari langit,&lt;br /&gt;mungkin pula dari mata kami yang sembab mengantar kepergianmu&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dari jauh kudengar kepergianmu&lt;br /&gt;Serasa membuncah di dalam dadaku&lt;br /&gt;Seakan tiba-tiba rintik hujan menerpa diriku&lt;br /&gt;Mengalir airnya membasahi segenap wajah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerimis di pagi ini,&lt;br /&gt;Entah dari langit, entah dari mataku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam mimpi tadi malam kulihat burung-burung putih beterbangan&lt;br /&gt;Seekor burung yang terbang itu kulihat bertengger di dahan pohon&lt;br /&gt;Burung itu lalu berkata lirih padaku:&lt;br /&gt;"Kawanku, janganlah bersedih hati.&lt;br /&gt;Kesedihanmu hanya akan menambah beban kepergianku.&lt;br /&gt;Ikhlaskanlah aku, kawan.&lt;br /&gt;Lepaslah aku dengan hati yang lapang.&lt;br /&gt;Semoga dengan itu aku akan mudah menghadap Yang Maha Kuasa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba aku terjaga&lt;br /&gt;Masih terngiang kata-kata di dalam mimpiku&lt;br /&gt;Mungkin hanya untaian do'a yang bisa kukirim padamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salamat jalan, sahabat&lt;br /&gt;Kepingan kenangan kita bersama takkan pernah kulupakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan, hai jiwa yang tenang&lt;br /&gt;Semoga engkau kembali kepada-Nya dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya&lt;br /&gt;Mudah-mudahan engkau digolongkan ke dalam hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal shaleh, serta mendapatkan surga-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Untuk Syahrani,&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Ciputat, 14 Desember 2009 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://netplus.web.id/?p=131"&gt;http://netplus.web.id/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Puisi ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2009/12/perginya-seorang-sahabat.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-1520081122184720149?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/1520081122184720149/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2009/12/perginya-seorang-sahabat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1520081122184720149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/1520081122184720149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2009/12/perginya-seorang-sahabat.html' title='Perginya Seorang Sahabat'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SycvRIcZqoI/AAAAAAAAAK8/IHBe_qaqlsk/s72-c/Forgotten-friend.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-8291224710914319745</id><published>2009-12-12T22:23:00.002+07:00</published><updated>2009-12-15T13:55:57.989+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Lepas'/><title type='text'>Selamat Jalan Syahrani</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SycyUUyHKEI/AAAAAAAAALA/pzhjVldTJxs/s1600-h/letting-go1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SycyUUyHKEI/AAAAAAAAALA/pzhjVldTJxs/s320/letting-go1.jpg" width="224" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;Innalillaahi wa inna ilayhi raaji'un&lt;/i&gt;. Begitulah kalimat pembuka SMS yang kuterima dari adikku jam 9 pagi tadi (Sabtu 12 Desember 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serasa butiran-butiran gerimis menetes dari langit. Mendung rasanya hati INI mendengar berita tersebut. Sahabatku sekaligus keponakanku pagi ini (Sabtu 12 Desember 2009) menghembuskan napas terakhirnya. Pada usianya yang masih muda, dia telah berpulang ke rahmatullah. Sungguh tak kupercaya, sungguh pula tak kuduga. Padahal lebaran yang lalu kulihat ia masih segar bugar.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Terlintaslah berbagai kenangan indah yang pernah kami lalui. Usia kami sebenarnya tak berpaut jauh, paling-paling lebih tua dirinya dibandingkan denganku kira-kira beberapa bulan, atau kurang lebih setahun. Sehingga dapat dikatakan kami adalah sebaya. Ibunya adalah kakak sepupuku, karena kakeknya adalah saudara tertua dari ayahku. Masa kecil hingga remaja tak jarang kami lalui bersama. Di bawah asuhan kakeknya yang tak lain adalah pamanku (Allahyarham/Almarhum H. Kasim Mohan), kami bersama dengan teman-teman sebaya kami di Kampong Tambelan Sampit-Pontianak telah menjadi duta budaya Melayu Pontianak di bidang Seni Tradisional Zikir Hadrah. Di dalam grup Zikir Hadrah kami itu, aku sendiri dipercayakan oleh kakeknya (yang tak lain adalah pamanku) untuk menjadi Kepala Redat, sedangkan dia dipercayakan menjadi pembawa dan pemukul Tar (alat musik perkusi sejenis rebana yang merupakan alat musik pengiring tarian Redat Zikir Hadrah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di surau dekat rumahku di Kampong Tambelan Sampit, kuingat pula bahwa kami berdua menjadi muazzin andalan di surau tersebut. Suaranya cukup merdu ketika mengalunkan azan. Aku yakin, bahwa suara merdunya diturunkan dari kedua orang tuanya dan kakeknya. Ibunya yang biasa kami panggil Ude Men memang memiliki suara yang merdu, apalagi ketika ibunya melantunkan lagu-lagu Senandong Melayu, Syair Melayu, dan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Sedangkan ayahnya yang biasa kami panggil Pak Ki (nama lengkapnya adalah Bayhaqi bin Ubaydillah) adalah imam shalat berjamaah yang menjadi andalan di kampong kami. Kakeknya (yang tak lain adalah pamanku dan guruku) adalah seorang penggiat dan pelestari Budaya Melayu Pontianak juga memiliki suara yang sangat merdu, yang di bawah asuhannya, kami menjadi orang-orang yang mencintai seni budaya Melayu daerah kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di waktu kecil, banyak yang mengatakan bahwa wajah kami mirip. Mungkin ini tak lain karena kami adalah kerabat dekat. Ketika lulus SMP, kami berdua bertekad untuk mendaftar ke SMA Taruna yang ada di kotaku ketika itu (kalau tidak salah namanya adalah SMA Taruna Khatulistiwa, atau mungkin SMA Taruna Nusantara, aku sudah agak lupa namanya). Banyak anak-anak berprestasi bertekad untuk masuk ke SMA Taruna tersebut, karena segala macam biaya dan fasilitas ditanggung oleh sekolah tersebut. Lalu mendaftarlah kami ke SMA tersebut, kemudian menjalani berbagai macam tes masuk. Mungkin belum rezeki kami, ketika pengumuman, kami berdua dinyatakan tidak diterima karena tidak lulus tes seleksi. Jika mengingat itu, ingin rasanya aku tertawa, karena dari awal kami berdua sudah memperkirakan bahwa kecil kemungkinan kami akan diterima di SMA Taruna tersebut jika dicermati beberapa syarat yang mungkin tak bisa kami penuhi. Tapi begitulah kami, segelintir dari anak-anak Melayu yang mempunyai cita-cita yang cukup besar, sehingga segala aral dan rintangan pun akan kami terjang jika memang itu mungkin untuk kami lakukan, dan selama itu masih berada di dalam koridor kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas tidak diterima di SMA Taruna, kami pun berpencar mencari lagi sekolah-sekolah lainnya yang mungkin menurut kami berkualitas. Akhirnya, aku pun diterima masuk di salah satu sekolah menengah kejuruan di kotaku (namanya STM 2/SMK Negeri 4 Pontianak) mengambil Program Studi Elektronika Komunikasi, sedangkan dia diterima di sekolah menengah teknologi industri di kotaku (kalau tak salah namanya SMTI Pontianak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu pun terus bergulir. Kulihat kemahirannya dalam beberapa bidang teknik semakin menunjukkan kemajuan yang cukup pesat, sedangkan aku sendiri kuakui tak ada kemajuan yang cukup berarti dalam bidang teknik pilihanku di STM/SMK. Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun. Setelah tiga tahun menempuh pendidikan kami di sekolah masing-masing, akhirnya kami pun lulus. Beberapa bulan setelah lulus, aku pun kemudian merantau ke Jakarta. Setahun kemudian di Jakarta, barulah aku melanjutkan studiku ke jenjang yang lebih tinggi di salah satu universitas negeri bernama Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta (ketika itu masih bernama Institut Agama Islam Negeri/IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta) dengan pilihan Program Studi Teknik Informatika pada Fakultas Sains dan Teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berada di Jakarta, rutin setiap tahun aku pulang lebaran ke kota kelahiranku (Pontianak). Suatu waktu ketika itu dia pernah bercerita kepadaku bahwa ia ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Tentunya aku sangat senang mendengarnya. Tapi entahlah, beberapa tahun kemudian niatnya itu urung dilaksanakan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada lebaran tahun 2007 yang lalu, dia bersama abangku sempat minta diajarkan Microsoft Office (salah satu paket aplikasi perangkat lunak komputer). Tentunya aku senang sekali, karena walaupun tak melanjutkan studi lebih tinggi, dia tetap punya semangat untuk menambah ilmu dan wawasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik lebaran yang lalu, kudengar bahwa ia berencana untuk menikah. Senang rasanya hatiku, karena ada sahabat dan sanak keluargaku yang akan menuju ke jenjang kebahagiaan melalui pernikahan. Setelah berada di Jakarta lagi, aku belum mendapatkan kabar-kabar terbaru lainnya, misalkan: apakah ia sudah melangsungkan pernikahan atau belum. Tapi kudengar dari abangku, bahwa memang dalam waktu dekat ini sahabat dan keponakanku tersebut akan segera melangsungkan pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahrani, begitulah nama yang diberikan orang tuanya kepadanya. Ciri khas nama laki-laki Melayu Pontianak keturunan suku Banjar biasanya memang ada embel-embel "syah". Di antara saudara-saudaranya, hanya dialah yang kata "syah" di namanya diletakkan di bagian depan nama, sedangkan saudara-saudaranya, kata "syah" diletakkan di akhir nama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya cukup singkat, sama halnya dengan namaku yang juga singkat. Entahlah, orang tua-orang tua kami ketika itu sering memberikan nama yang singkat. Atau kalau pun tidak singkat, nama-nama kami biasanya hanya terdiri dari satu kata. Sehingga jarang sekali kami mempunyai nama belakang. Kalaupun terdiri dari dua kata, paling-paling nama depan kami adalah nama depan yang lumrah sekali pada nama-nama orang Melayu, misalkan Muhammad, Ahmad, Abdul, dan semacamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahrani bin Bayhaqi Ubaydillah, yang kutahu bahwa dirinya memiliki cita-cita yang cukup tinggi, keinginannya pun cukup besar untuk membahagiakan kedua orang tuanya. Walaupun tak terlalu sering, pernah beberapa kali kami bertukar pikiran dan berdiskusi mengenai berbagai macam hal. Dia juga memiliki kesetiakawanan dan kepedulian yang cukup tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usianya yang masih belia, dia telah meninggalkan kami para sahabat dan sanak keluarganya. Dari jauh di negeri rantau, dari jauh di Kota Jakarta, dari jauh di Pulau Jawa, aku hanya bisa memanjatkan doa, semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Yaa ayyatuhaannafsul muthmainnah (27) Irji'ii ilaa rabbiki raadhiyatan mardhiyyah (28) Fadkhulii fii 'ibaadii (29) Wadkhulii jannatii (30)&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;(27) Hai jiwa yang tenang. (28) Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. (29) Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku, (30) dan masuklah ke dalam surga-Ku. (Q.S. Al-Fajr: 27-30) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan kawan, selamat jalan sahabat, selamat jalan keponakanku. Kami akan selalu mengenangmu dalam kenangan yang baik. Di alam barzakh sana, mungkin kau akan bertemu dengan kakekmu (Allahyarham H. Kasim Mohan), dengan nenekmu, dengan ayahku (Allahyarham A. Syukur Mohan), dengan Pak Cu (Allahyarham A. Razak Syafi'i), dengan Encek Zaidah (Allahyarham Zaidah Mohan), dengan Yah Ngah (Allahyarham M. Yusuf Mohan), dan mungkin dengan semua kerabat kita yang sudah berpulang ke rahmatullah. Di alam barzakh sana, mungkin kau akan bercerita mengenai perihal kami para kerabatmu yang masih berada di alam dunia yang fana ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan sahabat, selamat jalan saudaraku. Doa kami akan selalu menyertaimu. [] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dalam kenangan Hanafi Mohan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ciputat, Sabtu 12 Desember 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber gambar: &lt;a href="http://sangbintang.wordpress.com/2009/05/21/opini-pergi-cinta%E2%80%A6/#more-637"&gt;http://sangbintang.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2009/12/selamat-jalan-syahrani.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-8291224710914319745?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/8291224710914319745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2009/12/selamat-jalan-syahrani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/8291224710914319745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/8291224710914319745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2009/12/selamat-jalan-syahrani.html' title='Selamat Jalan Syahrani'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SycyUUyHKEI/AAAAAAAAALA/pzhjVldTJxs/s72-c/letting-go1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-7571210866364134054</id><published>2009-12-01T14:49:00.001+07:00</published><updated>2009-12-01T14:51:28.276+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Lepas'/><title type='text'>Lagi Jatuh Hati Kepada Lenka</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SxTJSjdUQwI/AAAAAAAAAK4/IjYeELa2p-8/s1600/lenka-lp.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="198" src="http://2.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SxTJSjdUQwI/AAAAAAAAAK4/IjYeELa2p-8/s200/lenka-lp.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;Like a Song&lt;/i&gt;, begitulah salah satu judul lagu &lt;b&gt;Lenka&lt;/b&gt;. Setelah mendengar lagu inilah kiranya yang membuat aku jatuh hati kepada biduan yang satu ini. Memang akhir-akhir ini aku jarang sekali mendengarkan lagu-lagu terbaru dari grup band/penyanyi Indonesia. Entah mengapa, mungkin karena telingaku tak bisa lagi mendengarkan lagu-lagu dari grup band/penyanyi Indonesia yang kini kebanyakan tak berkualitas. Mungkin juga karena aku tak ingin merusak intuisi musikku dengan mendengarkan lagu-lagu sampah yang bertebaran di jagad musik Indonesia kini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun ada pilihan lainnya jika aku tetap mau menikmati musik. Pertama, mendengarkan lagu-lagu dari grup band/penyanyi lawas Indonesia. Atau setidaknya lagu-lagu yang beredar sampai batas tahun 2004. Kedua, mendengarkan lagu-lagu Barat. Ketiga, mendengarkan lagu-lagu Senandong Melayu, Arabia, ataupun India. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah, akhir-akhir ini aku lebih sering mendengar lagu dari grup band rock lawas seperti God Bless dan Gong 2000, serta lagu-lagu jazz Indonesia era 80-90'an, dan beberapa grup band dan penyanyi era 80'an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau lagu-lagu Barat, hampir semua jenis musik aku lahap, baik lagu-lagu lawas, maupun lagu-lagu terbaru. Termasuk juga di dalamnya lagu-lagu berirama latin dan instrumentalia (klasik dan juga modern), dari Mozart, Vivaldi, Beethoven, hingga Richard Claydermen, Yanni, Vanessa Mae, Bond, Kitaro, Safri Duo, Dave Koz, Kenny G, dan Maksim. Sedangkan pilihanku untuk mendengarkan lagu-lagu Senandong Melayu, Arabia, dan India tak lain adalah untuk menyeimbangkan intuisi musikku dengan nuansa musik dunia Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah kiranya, dalam beberapa hari ini aku telah terpikat kepada &lt;b&gt;Lenka&lt;/b&gt;. Sebenarnya baru beberapa hari ini aku mendengarkan lagu-lagunya, tapi musik dan alunan suaranya telah membuat aku "&lt;i&gt;jatuh cinta pada pendengaran pertama&lt;/i&gt;".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang, aku belum terlalu banyak tahu mengenai &lt;b&gt;Lenka&lt;/b&gt;. Tapi yang pasti suaranya cukup unik, begitu juga dengan musiknya. Serasa gimanaaa gitu. Menurut info salah satu situs berita (&lt;a href="http://www.kapanlagi.com/a/lenka-lenka-tak-perlu-usaha-keras-temukan-masa-kanak-kanak.html"&gt;kapanlagi.com&lt;/a&gt;), bahwa Lenka merupakan penyanyi pop alternatif asal Australia. Lenka sebelumnya adalah seorang bintang televisi di Australia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyanyi yang bernama lengkap &lt;b&gt;Lenka Kripac&lt;/b&gt; ini mengusung &lt;b&gt;musik pop pseudo-indie&lt;/b&gt;. Lagu-lagunya memang lebih pantas untuk diperdengarkan pada audiensi yang lebih luas daripada hanya di dalam sebuah situs indie saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan lagunya pun cukup manis. Dengan tema sehari-hari seperti putus cinta (&lt;i&gt;Wrote Me Out&lt;/i&gt;), benci diri sendiri (&lt;i&gt;Anything I'm Not&lt;/i&gt;), hubungan yang sulit (&lt;i&gt;Dangerous &amp; Sweet&lt;/i&gt;), dan hubungan jarak jauh (&lt;i&gt;Skipalong&lt;/i&gt;), cocok sekali didengarkan dengan musiknya yang slow dan ringan, namun manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu, Lenka pun menunjukkan teror setiap manusia yang kadang tidak begitu dipedulikan dalam &lt;i&gt;Trouble is a Friend&lt;/i&gt;. Dalam single pertamanya, &lt;i&gt;The Show&lt;/i&gt;, Lenka dengan gaya khasnya membuat kita ikut berpikir bahwa hidup ini hanyalah sebuah pertunjukan. Dan saat kehidupan tak sesuai dengan apa yang kita inginkan, kita berteriak, "&lt;i&gt;I want my money back!&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, beberapa lagu Lenka yang layak dan enak didengar juga antara lain: &lt;i&gt;Like a Song&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Force of Nature&lt;/i&gt;. So, mau lanjut lagi nih mendengar rajikan musik dan alunan suara Lenka, biar semakin meresap ke hati. &lt;b&gt;[Hanafi Mohan-Ciputat, Minggu 29 November 2009]&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://plagueofangels.blogspot.com/2008/12/11-lenka-lenka.html"&gt;http://plagueofangels.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tulisan ini dimuat di:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://hanafimohan.blogspot.com/2009/12/lagi-jatuh-hati-kepada-lenka.html"&gt;http://hanafimohan.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2679379018437232899-7571210866364134054?l=hanafimohan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hanafimohan.blogspot.com/feeds/7571210866364134054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2009/12/lagi-jatuh-hati-kepada-lenka.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/7571210866364134054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2679379018437232899/posts/default/7571210866364134054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hanafimohan.blogspot.com/2009/12/lagi-jatuh-hati-kepada-lenka.html' title='Lagi Jatuh Hati Kepada Lenka'/><author><name>Hanafi Mohan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13638107050855840283</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SKT89MrIrsI/AAAAAAAAAC4/G2iS-p-iulM/S220/foto_gw_1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SxTJSjdUQwI/AAAAAAAAAK4/IjYeELa2p-8/s72-c/lenka-lp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2679379018437232899.post-2197218524975695705</id><published>2009-11-28T16:40:00.001+07:00</published><updated>2009-11-28T16:48:13.657+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bahasa dan Kata'/><title type='text'>Bertahtakan dan Ditasbihkan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SxDvl2GktlI/AAAAAAAAAK0/zz14h131COo/s1600/Foto%20%281%29%20=%20DITAHBISKAN.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_V34vh_yFvN8/SxDvl2GktlI/AAAAAAAAAK0/zz14h131COo/s200/Foto%20%281%29%20=%20DITAHBISKAN.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Akhir-akhir ini tak jarang kita membaca tulisan yang salah kaprah menempatkan kata. Seakan-akan kata yang dituliskan itu sudah tepat dan sesuai dengan maksud dan konteks kalimatnya. Sebagai contoh kalimat berikut ini: &lt;i&gt;Raja kami kemarin ditasbihkan. Di atas kepalanya terlihat mahkota yang bertahtakan intan&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sekilas kalimat tersebut sepertinya tak ada kesalahan. Tapi, cobalah dicermati lagi kalimat tersebut. Kekeliruannya sangat terang, namun sering diulang-ulangi dituliskan dan diucapkan oleh sebagian dari kita, bahkan oleh kalangan akademis dan berpendidikan sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Raja kami kemarin ditasbihkan&lt;/i&gt;, berarti raja tersebut kemarin dijadikan sebagai puji-pujian kepada Allah atau dijadikan sebagai untaian butir manik-manik yang dipakai untuk menghitung ucapan tahlil, tasbih, dan sebagainya. Hal ini karena tasbih berarti puji-pujian kepada Allah dan mengucap subhanallah atau untaian butir manik-manik yang dipakai untuk menghitung ucapan tahlil, tasbih, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, apakah penempatan kata "tasbih" pada kata "Raja kami 
